Archive for the ‘Revolusi Menulis’ Category

Nikmatnya Kuliner

Tuesday, July 29th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MAKAN. Apabila ke Jakarta, sejak kuliah di Jogja dan Bandung, dua sahabat sejak kecil saya, Ahmad Faisal Tahir dan Sabri Achmad membawa ke tempat makan nyaman. Ke Kramat, berburu Sate Padang sudah rutin. Faisal (almarhum) pejabat keuangan di Departemen Perhubungan dan Sabri Direktur Utama perusahaan ekspedesi sukses. ...

Pendengar Bijak

Monday, July 28th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas PENCERITA. Sebulanan, saya hampir setiap hari bersama seorang teman. Selama ini tidak pernah membayangkan, bagaimana orang bersenggama di atas jukung (perahu kecil) sembari bergoyang-goyang. Setelah itu merogoh kocek Rp.10 ribu. Rp.10 ribu? Ya. Cukup Rp.I0 ribu.   Lebih tidak masuk akal, tempat mangkal para pemuas seks tersebut, di jalan ...

Mengamankan Ide

Saturday, July 26th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah abbas HANG. Pada bahasan pilahan terdahulu, introdusir bagaimana mencari ide telah dipapar secara simpel. Pemahaman dan teknik ‘menjaring’ ide begitu mudahnya. Tinggal, bagaimana membuat kiat-kiat baru menangkapnya. Lebih lanjut, tebaran ide yang mencuat, mampir, dan terbesit, tentu perlu ‘diamankan’ agar tidak menjadi hal sia-sia.   Ide perlu ‘diamankan’. Mengamankan ide ...

Memahami Ide

Saturday, July 26th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas ALAM IDE. Ide sebagai gagasan atau rancangan dalam pikiran dipunyai setiap orang. Kita hidup di  alam pikiran (ide) dan alam kenyataan (obyektif). Apa-apa yang kita lakukan, apa-apa yang kita tampakkan adalah ‘pantulan’ alam ide. Sadar atau tidak, hidup dan kehidupan ‘dikendalikan’ pikiran, ‘dituntun’ ide.   Dalam bentuk lain, saya ...

Memburu Ide

Friday, July 25th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas PROSES. Secara kamusis ide berarti: rancangan yang tersusun di dalam pikiran; gagasan (KBBI, 1988: 319). Pengertian pertama mengarah proses operasional pikiran (otak) dalam merespon sesuatu. Dalam pengertian lebih umum, boleh jadi berarti, sesuatu yang ‘bermain’ di pikiran untuk diformulasikan, dan atau, diwujudkan.   Pengertian kedua lebih kepada sesuatu yang ...

Menkreasii Ide

Thursday, July 24th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MAAF. Saya teringat ketika belajar membaca di Sekolah Rakyat. Gagah perkasa guru mencontohkan kalimat aktif-pasif. Ali memukul anjing (aktif), Anjing dipukul Ali (pasif). Kalau tidak salah, dipungut dari buku Sutan Takdir Alisyahbana (STA), Tata Bahasa Indonesia Baru (1957).   Saya sampai mempopulerkan lelucon satire. Panitia Hadiah Nobel Swedia menerima ...

Menjemput Ide

Wednesday, July 23rd, 2008

Oleh Ersis armansyah Abbas MOOD. Suatu kali peserta sharing EWA’MCo. menyoal: ”Pak, begitu teori yang saya baca dan diterima dari dosen, dalam menulis kita memerlukan mood. Menulis manakala in the mood”.   Saya tertawa terbahak-bahak yang membuat dia bingung dan agak tersinggung. Setelah dijelaskan baru agak nyaman. Lalu, saya goda, coba Sampayan nongkrong ...

Merenggut Ide

Wednesday, July 23rd, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas ANTRIAN. Dua tiga kilo antrian aneka kendaraan berjejar mematri sabar. Ada yang sejak malam hari memarkir kendaraan, ada keluh kesah. Ada yang mengambil praktisnya, membeli BBM di pinggir jalan. Pengecer BBM gembiraria. Peluang usaha dalam kekalutan. Luar biasa solidaritas Indonesia.   Kalau pun mengeluh, kondisi takkan membaik. Pertamina takkan ...

Menangguk Ide

Friday, July 18th, 2008

Oleh Ersis warmansyah Abbas OBROLAN. Dalam kehidupan sehari-hari, bahkan dalam situasi pelik dan rumit, dari mulut banyak orang muncul beragam ide. Pada kondisi tertentu, bisa ternganga-ngaga saking kagum apa yang dibicarakan. Idenya hebat. Tontonalh penjual obat di pinggir jalan ‘berpidato’ yang bisa membuahkan kerinduan, seandainya guru-guru piawai menyampaikan gagasan seperti tukang ...

Menagkap Ide

Thursday, July 17th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MALAM. Menonton Piala Eropa sungguh menghibur. Saya kepincut Tim Turki dan Cheko. Terbayang Liga Indonesia. Pemain asing semakin berjaya. Klub minta dana ke Pemda. Pengurus PSSI yang ‘tangguh’ walau bermasalah. Pemukulan wasit. Suporter berantam. Pokoknya ramai. Prestasi menunduk.   Pikiran bekerja. Muncul pertanyaan, bagaimana agar persepakbolaan nasional membanggakan? Otak ...

Tidak Relevan

Saturday, July 5th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas DISKUSI tentang fallacy (kesalahan logis) kita akhiri dengan bahasan ringkas fallasi Tidak Relevan. Fallasi sedemikian terjadi karena penalaran, tulisan, tidak bertitiktumpu pada pokok masalah.   Seorang mahasiswa memasalahkan dosennya ketika Si Dosen mengingatkan ketidakhadirannya. “Bapak pernah tidak masuk”, katanya bersemangat.   Ya ya ya, yang dipermasalahan ketidakhadiran mahasiswa, itu hal pokoknya. ...

Sesudahnya Maka Karenanya

Saturday, July 5th, 2008

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KALAU tidak salah, ada olok-olokan kepada presiden Susilo Bambang Yudhoyono, SBY presiden bencana. Apa pasal? Sejak SBY dilantik banyak terjadi bencana di Tanah Air. SBY adalah presiden bencana.   Pasti sudah penalaran tersebut keliru. Kesalahan logis dalam penalaran. Harap dicatat, dalam penalaran logis yang menyangkut idea atau peristiwa  adakalanya ...