Archive for the ‘Renungan’ Category
Saturday, May 17th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
DAMAI di hati damai di tulisan. Hebat benar rangkaian kata-kata tersebut. Ya, kalau menulis menjadikan hati bermuatan kedamaian, ketenteraman, ketenangan, kebahagiaan, kenapa tidak. Kalau damai di hati menjadikan damai di pikiran bermuara damai di tulisan, tentu lebih baik. Tidak ada salahnya to.
Minimal jalan katarsis. Minimal pula tulisan ...
Posted in Renungan | 2 Comments »
Saturday, May 17th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
SERING kali, apabila menulis, mulai dari mula sampai menjadi, kita dihinggapi keragu-raguan. Apakah tema tulisannya benar, isinya pas, sajiannya bagus, atau diterima apa tidak oleh pembaca. Syubhat alias keragu-raguan tentang tulisan, wajar saja. Bahkan, syubhat pada takaran tertentu bisa jadi kekuatan.
Saya ingat kuliah-kuliah awal dimana Pak Dosen ...
Posted in Renungan | 1 Comment »
Friday, May 16th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
AGITASI, boleh pula dikatakan provokasi, melalui media cetak, arena seminar, pelatihan, dan terutama (belakangan) melalui www.webersis.com nampaknya sudah saatnya bergeser bingkai. Kalau sebelumnya lebih kepada motivasi, yang penting menulis dulu, kini beralih setapak demi setapak, bagaimana menulis yang nyaman; nyaman dibaca oleh pembaca tentunya, he he.
Hal ini ...
Posted in Renungan | 8 Comments »
Thursday, May 15th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
MAHATMA Gandhi pejuang cerdas dan tangguh Tanah Hindi nampaknya melihat, perjuangan kehidupan adalah perjuangan ‘penyelamatan’ kemanusian, dan bahkan perkebinatangan. Sesama makhluk Sang Mahapencipta jangan menyakiti, apalagi membunuh. Menggunakan kekerasan tabu. Bapak kemanusian berkesederhanaan tersebut sungguh merasuk jiwa.
Tentu Gandhi anti penjajahan. Namun, dalam melawan penjajah bukan harus dengan ...
Posted in Renungan | 16 Comments »
Wednesday, May 14th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
SAYA bukan ambisius, kata seorang teman ketika mengutarakan keinginan menjadi Kepala Daerah. Mau ambisius atau tidak terserah. Banyak orang memahami kosakata ambisius berkonotasi negatif. Kalau berambisi, berkeinginan keras mencapai sesuatu, nyaman secara sosial. Berambisi bagus, ambisius tunggu dulu.
Bila seseorang berambisi menulis tentu bagus. Sebab, keinginan yang kuat ...
Posted in Renungan | 15 Comments »
Tuesday, May 13th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
MENULIS sangat mudah. Kalau ingin menulis, tulis saja. Kalau belum lancar, terus menulis, lama-lama terbiasa. Kalau sudah terbiasa, pasti lancar. Intinya lakukan. Jangan akan. Akan, menulis anu, dan anu. Tulis. Pasti jadi tulisan.
Masih ingat karya Bobbi DePorter, Quantum Learning, Quantum Teaching, Quantum Business atau karya Colin Rose ...
Posted in Renungan | 17 Comments »
Monday, May 12th, 2008
Oleh Ersis warmansyah Abbas
PEMANTIK menulis, sebagaimana rizki, terkadang datang tanpa diduga. Kalau Allah SWT mendatangkan rizki, tanpa mengharapkan akan didapat. Wajar, Rasulullah tidak mengajarkan, tidak ada hadis, menolak rizki. Rizki datang dari Allah.
Menulis tentu bukan ’rizki’ dalam artian harpiah. Hanya saja, kalau mampu dimaknai bisa jadi ‘ibu’ rizki. Menguntungkan secara ...
Posted in Renungan | 14 Comments »
Monday, May 12th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
PERMAINAN atau olah raga yang dapat memicu adrenalin, menaikkan tekanan darah dan denyut jantung, kini seolah mewabah di banyak tempat. Di Taman Impian Jaya Ancol banyak pilihannya, dari tora-tora sampai roadcoaster. Di Bali ada yang melambungkan badan ke udara. Kalau pengecut, jangan coba-coba. Ibarat kata, bisa copot ...
Posted in Renungan | 6 Comments »
Sunday, May 11th, 2008
Oleh Ersis warmansyah Abbas
OTAK tiap hari ditimbuni berbagai informasi. Dari apa yang dilihat, dibaca, didengar, dirasa, diraba atau dipikirkan sekalipun. Proses kerja otak, saking aktifnya, bahkan ketika ‘tidak sadar’ seperti ketika kita tidur, hampir tidak penah berhenti. Memori otak unlimited. Kalau otak berhenti beraktiviatas pertanda sesorang wassalam.
Dapat dibayangkan, betapa banyaknya ...
Posted in Renungan | 4 Comments »
Saturday, May 10th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
ABORIGIN, penduduk asli Autralia mempunyai senjata khas, bumerang. Senjata berbentuk lengkung dari kayu tersebut, apabila dilemparkan dan tidak mengenai sasaran, dapat kembali kepada si pelempar. Perkataan atau perbuatan yang dapat merugikan diri sendiri, disebut bumerang. Dalam menulis, bumerang dapat diartikan apabila ‘melontarkan’ sesuatu, kiritikan atau hujatan, kembali ...
Posted in Renungan | 13 Comments »
Saturday, May 10th, 2008
Oleh Ersis warmansyah Abbas
MENULIS menuangkan pikiran. Begitu sering saya tulis. Kalau pikiran buntu, tidak seorangpun mampu menulis. Ya, bagaimana mau menulis kalau segala ‘lubang’ untuk keluaran pikiran tertutup, buntu. Jangankan mengeluarkan, wong pikirannya saja tertutup he he.
Berbahagialah yang mampu menulis. Apa pun analisisnya, menandakan pikiran tidak buntu. Bisa pula pikiran ...
Posted in Renungan | 5 Comments »
Friday, May 9th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
BODOH. Dari mana kita banyak menimba ilmu atau pengetahuan? Buku. Dapatkah berguru pada buku? Secara definisonal tidak, secara esensial bisa. Definisi buku dan guru berbeda. Dapatkan belajar menulis dari buku? Secara teoritis bisa, pratikknya lakukan sendiri. Buku tidak menulis dirinya, he he. Apalagi, jadi guru.
Boleh saja buku ...
Posted in Renungan | 7 Comments »
Thursday, May 8th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
MACET. Macet ... macet lagi. Begitu banyak keluhan para pesharing menulis. “Bagaimana nich Pak. Ide OK, bahan cukup. Keinginan menulis apa lagi. Tapi, begitu alinea kedua selesai, macet”. Macet?
Biasa saja tu. Sebagai bangsa Indonesia, tidak usah mengeluh. Macet sudah menjadi identitas bangsa, he he. Macet ... macet ...
Posted in Renungan | 7 Comments »
Thursday, May 8th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
MANIAK. Pernah dikatai orang, dengan nada cemeeh, maniak menulis? Maniak berarti orang yang tegila-gila sesuatu; orang yang amat sangat menyukai sesuatu. Kalau belum, kalau menulis secara teratur, bisa jadi suatu saat akan dikatakan maniak menulis.
Kalau saya sih cuek saja. Saya berpikir, jangan-jangan dia berkeinginan menulis dengan nafsu ...
Posted in Renungan | 7 Comments »
Thursday, May 8th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
MAGNET. Pengertian magnet dalam tulisan ini bukanlah secara kamusis, benda yang menghasilkan medan magnet di ruang sekitarnya, atau, besi yang berisi daya tarik. Inspirasi dijumput dari seorang yang sharing menulis. Tulisnya, kalau bergaul, berkomunikasi dengan orang-orang yang suka menulis, kita akan terpengaruh. Dan, ... potensi menulis akan ...
Posted in Renungan | 3 Comments »