Archive for the ‘MK Antropologi’ Category
Tuesday, April 15th, 2008
Buku sebagai refernsi kuliah, sekalipun tidak terlalu sulit, pada kenyataannya susah juga didapat. Kebetulan, mahasiswa pengambil mata kuliah Pengantar Antropologi, memulai kuliah dengan menenteng buku Pengantar Ilmu Antropologi (Koentjaraningrat). Ditambah buku lainnya, sebagai refensi kuliah pengantar cukup saja.
Karena membaca, kuliah dilalui lebih enteng. Apalagi, saya didaulat menulis hal-hal menarik tiap ...
Posted in MK Antropologi | 105 Comments »
Sunday, April 13th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Bangsa Indonesia, setidaknya begitu sejarawan menulis atau didengungkan para petinggi, adalah bangsa pelaut. Atau, negara agraris dengan sebagian besar penduduk berkehidupan bertani, menjadi petani. Bahwa, kenyataan menunjukkan, produksi kelautan (ikan) jauh dari yang diharapkan, bahkan dicuri nelayan negara lain, itu soal lain. Bahwa, menjadi pengimpor beras, kedelai, ...
Posted in MK Antropologi | 67 Comments »
Monday, April 7th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Sejak awal bermua, dinamika kehidupan adalah ciri hidup dan kehidupan manusia, baik pada ranah individu, masyarakat, dan atau kebudayaan secara umum. Perubahan (kemajuan) adalah ciri paling menonjol. Secara alami (fisik) saja, misalnya, ketika lahir tidak ‘berbulu’, setidaknya sedikit bulu. Lalu, tumbuh ‘bulu-bulu’; rambut, kumis, janggut, dan bulu ...
Posted in MK Antropologi | 66 Comments »
Monday, March 31st, 2008
Kekacauan dalam banyak hal di Eropa mengibarkan harapan kaum pencinta ‘kebebasan’ bermigrasi ke Amerika. Sejak rombongan pertama berkapal My Flower mendarat di Teluk Boston, ‘perang’ dimulai. Kriminalitas yang memuncak memaksa Inggris ‘meeksport’ para kriminal ke Australia. Pendatang kulit putih gagal hidup berdampingan dengan pribumi. Sampai sekarang, perseteruan tak kikis. Nasib ...
Posted in MK Antropologi | 64 Comments »
Friday, March 28th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Nenek moyang bangsa Indonesia, begitu guru-guru kita mengajarkan sejak SD, berasal dari Champa. Terlepas dari debat akademis sejarawan atau ilmuwan sosial, nenek moyang ‘kita’ bermigrasi dari daratan Asia. Kemudian datang, etnik Arab dari Tanah Arab yang beranak-pinak, dan kawin-mawin dengan ‘pribumi’. Etnik Arab datang sebagai pedagang dan ...
Posted in MK Antropologi | 67 Comments »
Sunday, March 16th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Terlepas dari perdebatan yang tidak kunjung usai tentang dari mana manusia berasal, dan atau, proses ‘menjadinya’ manusia sekalipun ada ‘bukti’ hasilan ekskavasi purbakala, dalam pemahaman Islam, hal itu sudah final: Manusia berasal dari Adam. Adam dan Hawa berasal dari surga dan ketika diusir dari surga bertemu di ...
Posted in MK Antropologi | 66 Comments »
Sunday, March 2nd, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Apabila kita mengamati dan kemudian mendeskripsikan ‘kelakuan’ binatang, dari cara mencari makan sampai melindungi keturunan, akan didapati pola-pola kelakuannya. Pada kadar tertentu pola kelakuan binatang mempunyai kesamaan, baik secara umum, atau pun pada jenis, atau pada komunitas. Intinya, pola umum pola kelakuan binatang dapat dideskripsikan (secara umum).
Lain ...
Posted in MK Antropologi | 60 Comments »
Saturday, March 1st, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Kebudayaan ‘dibangun’ oleh masyarakat pendukungnya. Sebaliknya, manusia ‘dibentuk’ oleh kebudayaan. Kita mengenal beberapa istilah proses bagaimana manusia belajar dari kebudayaan. Proses belajar kebudayaan (sendiri) dapat didekati dengan dengan tiga pilahan; internalisasi, sosialisasi, dan enkulturasi.
Posted in MK Antropologi | 68 Comments »
Friday, February 22nd, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Menilik kejayaan bangsa Indonesia dalam lintasan sejarah, sungguh menarik. Setidaknya, kebesaran kerajaan-kerajaan Nusantara, katakanlah Sriwijaya dan Majapahit, selain bertumpu pada sektor lain, menancapkan aktivitas ---terutama ekonomi--- pada perdagangan. Sesuai perkembangan masa itu, jalur perdagangan dibangun berbasik laut. Berbeda dengan perdagangan Timur-Barat sebelum Konstantinopel ditundukkan Turki (Usmani), perdagangan ...
Posted in MK Antropologi | 63 Comments »
Wednesday, February 20th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Terlepas dari berbagai debat, nampaknya disepakati secara nasional, satu pengendala pembangunan bangsa saat ini adalah perilaku korupsi. Korupsi bukan saja monopoli aparat pemerintahan, tetapi telah menjadi tindak laku segala lapisan masyarakat. Sampai-sampai dikatakan, korupsi sudah membudaya.
Seorang Kepala Daerah, katakanlah Tuan Korup, tercenung setelah berpikir keras bagaimana caranya ...
Posted in MK Antropologi | 95 Comments »
Tuesday, July 10th, 2007
Halo ikwan peserta MK Pengantar Antropologi, silakan cermati nilai Sampeyan. Monggo diprotes apabila ada keberatan atau 'dianggap' ada kekeliruan. Kamis, 12 Juni 2007, nilai final di bagian TU FKIP Unlam. Jadi, segala klaim sebelum tanggal dimaksud.
Posted in MK Antropologi | 6 Comments »
Thursday, June 21st, 2007
1. Pada fase perkembangan ke IV (1930---) antrologi bersifat praktis, tujuannya untuk membangun masyarakat. Lakukan analisis kritis dengan kasus di lingkungan (terkecil dan terdekat) saudara.
2. Wujud kebudayaan dapat didekati sebagai ide, karya, dan hasil karya. Buat brifis analisis dalam aplikasi kehidupan di kampus saudara.
3. Bagaimana mencerna proses evolusi sosial ...
Posted in MK Antropologi | 36 Comments »