Archive for the ‘Guru’ Category

Guru Hebat atau Guru Curang?

Wednesday, July 25th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas* MENULIS tentang guru, atau pendidikan pada umumnya, merupakan proses kerja otak menyenangkan. Memperdalam dasar teori, mengamati kenyataan obyektif, ‘mengoleksi’ pendapat berbagai pihak, dan tidak ketinggalan kajian dalam bingkai solusi ke depan.   

Menulis BH dan Gaji Guru

Wednesday, July 11th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas Suatu kali, saya bertanya kepada mahasiswa, apa sih kepanjangan BH? Bayangkan kira-kira reaksi mahasiswa, terutama yang perempuan. Kalau yang laki-laki malahan tertawa ngakak. Mereka mungkin mengerutu, dasar dosen porno, ngomong di ruang kuliah tidak keru-keruan. Bisa jadi lho. Yang pasti, muka cewek-cewek pada merah tu.

Guru dan Solidaritas

Tuesday, June 5th, 2007

SEJUMLAH guru yang mengungkap kecurangan pelaksanaan unjian nasional (UN) di Medan meminta perlindungan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia. Guru-guru ‘gagah berani’ yang menjiwai inti sari pendidikan berteguh pendapat, pelaksanaan UN curang merusak sendi-sendi utama pendidikan. Apa yang didapat?

Guru Bersuaralah

Monday, June 4th, 2007

PERATARUAN Mendiknas RI Nomor 13 Tahun 2007 menjadi babak baru tentang kualifikasi standar kepala sekolah/madrasah. Permen tersebut lebih maju karena mengacu UU SPN dan UU GdD. Ringkasnya, dibuat dalam rangka pelaksanan Pasal 38 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Guru, Buku, dan Izza Ahsin

Wednesday, May 23rd, 2007

IVAN Illich penulis buku Deschooling yang menguncang itu nampaknya mendapat tempat dalam pemikiran dan praktek kehidupan Muhammad Izza Ahsin Sidqi. Izza, remaja kelahiran 9 Maret 1991, dengan perjuangan luar biasa melawan “penjara sekolah” akhirnya diizinkan orantuanya untuk menjadi manusia merdeka, manusia yang belajar sendiri, tanpa otoritas sekolah yang membelenggu.

Guru dan LPTK

Saturday, May 19th, 2007

SERIAL tulisan saya tentang guru, terutama kualifikasi guru, mendapat tanggapan berbagai kalangan. Yang menarik, tanggapan melalui email dan website. Tanpa maksud mendramatisir, tetapi ada hal-hal yang pantas diketahui publik. Misalnya ‘pengakuan’ Yunizar, seorang mantan mahasiswa LPTK yang kini telah menjadi guru. Komentar (pengakuan) sebagai berikut.

Guru dan Presiden

Friday, May 18th, 2007

Seorang alumnus Sekolah Tinggi Tehnik Pogram D3, akhirnya menyadari, telah salah jalan menempuh jalur pendidikan tinggi. Setelah ditimbang-timbang, berketetapan hati, panggilan batinnya menjadi seorang guru. Maka ditemuilah pamannya seorang anggota DPR. Tapi apa lacur?

Kualifikasi Guru

Sunday, March 18th, 2007

SEJAK beberapa bulan lalu saya ‘terperangkap’ diskusi intens dengan kalangan guru yang aktif bersilancar di internet. Cukup mengangetkan, banyak yang piawai mengelola website. Rupanya program IT/ICT masuk sekolah dimanfaatkan. Ambil misal Pak Urip dari Pangkalan Bun yang membagikan kemampuannya mendisain situs melalui word pres. Pengunjung situsnya ramai. Saya bangga guru-guru ...

Hantu Sertifikasi Guru

Wednesday, February 21st, 2007

Itikat baik Pemerintah RI memajukan kualitas pendidikan nasional perlu diapresiasi positif. Tapak-tapak kokoh ditancapkan dalam keputusan formal kemitraan bersama MPR/DPR RI dengan amendemen UUD 1954 dimana anggaran pendidik minimal 20% dalam APBN. Undang-Undang Guru dan Dosen (UU GdD), peraturan pemerintah dan peraturan menteri adalah lanjutannya secara legal formal. Tidak diragukan ...

Guru ‘Ogah’ Bergaji Layak

Friday, February 16th, 2007

GAJI guru tidak memadai, semua orang sudah tahu, bahkan semutpun tahu. Bahwa pemerintah punya perhatian terhadap gaji guru, ya iyalah. Kita sering mendengar ‘ceramah’ para petinggi atau anggota DPR (DPRD) meyuarakan keprihatinan dan ‘berjuang’ untuk kesejahteraan guru. Satu hal yang belum pernah menjadi kenyataan, guru bergaji memadai. Yang terakhir fakta. Pertanyaannya, ...