Archive for the ‘Guru’ Category
Saturday, June 6th, 2009
DALAM kegiatan pembelajar tiga komponen utama, guru, bahan pembelajaran, dan siswa saling berkaitan dalam mencapai tujuan pendidikan. Hilang atau timpangnya satu ‘tiga tungku’ tersebut akan berakibat gagalnya pencapaian tujuan. Dengan kata lain, ketiganya harus saling bersinergi dalam mencapai tujuan.
Sepanjang sejarahnya, pergeseran empasis dalam nemandang ketiga komponen tersebut bisa saja terjadi. ...
Posted in Guru | 4 Comments »
Sunday, February 15th, 2009
Dalam rangka HUT MAN 2 Model Banjarmasin saya didaulat memacu semangat menulis di kalangan guru-guru pada Seminar Motivasi Kepenulisan, Sabtu 14 Februari 2009. Temanya keren: ‘Dengan Menulis Kita Tingkatkan Kompetensi dan Kreativitas Guru’.
Di hadapan seratus lebih guru yang datang dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan, gamblang ditandaskan: Semua kita born ...
Posted in Guru, Menulis | 13 Comments »
Wednesday, February 11th, 2009
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
KALAU ada pertanyaan, kelompok profesi mana yang berpeluang besar menulis? Bisa jadi, jawabannya adalah guru. Guru? Ya, guru dan dosen. Kalau yang setiap saat menulis, jawabannya pastilah jurnalis he he. Sekalipun pada dasarnya menulis tidak berkaitan langsung dengan profesi sesorang, kajian dari kaca pandang profesi tentu tidak ...
Posted in Guru, Menulis | 26 Comments »
Friday, December 12th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas (Radar Banjarmasin, 12 Desember 2008)
SETIAP guru adalah peneliti. Guru, dalam keseharian, telah melakukan dan atau menerapkan prinsip-prinsip penelitian. Begitu pengantar umum yang saya persiapkan (tulis) sebagai nara sumber pada Pendidikan dan Pelatihan Guru (PLPG) Rayon Unlam, bertitel: Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Ya, guru peneliti.
Manakala peserta ...
Posted in Guru | 18 Comments »
Wednesday, December 10th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
BEGITU keadaan genting, musuh bebuyutan nun dari kampung kejahatan mengganas, Power Rangges berubah, dari manusia biasa menjadi manusia super. Sudah dapat ditebak, Power Rangges menang. Bumi selamat dari kehancuran. Berubah menjadi kunci bagi munculnya kekuatan super, manusia super. Guru berubah?
Guru berubah tentu bukan berubah kelamin. Tetapi, berubah ...
Posted in Guru | 21 Comments »
Tuesday, December 9th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas (Sinar Kalimantan, 10 Desember 2008)
GURU adalah orang tua muridnya, Ibu dan Bapak bagi pembelajar. Nyaman diucapkan, nyaman di telinga : Guru, Ibu bagi siswa, Bapak bagi peserta didik. Ibu melahirkan anak dengan perjuangan tuntas, membeasarkan tanpa mengeluh, mengasuh dan mendidik. Terlepas anak tidak tahu diri atau ...
Posted in Guru | 18 Comments »
Monday, November 17th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas (Calon Makalah untuk Hari Guru)
1. Hantaran
Kapan sekolah kami lebih baik dari kandang ayam. Kapan pengetahuan kami bukan ilmu kedaluwarsa. Mungkinkah berharap yang terbaik dalam kondisi yang terburuk ...
Bolehkah kami bertanya, apakah artinya bertugas mulia, ketika kami hanya terpinggirkan, tanpa ditanya, tanpa disapa.
Di sejuta batu nisan guru ...
Posted in Guru | 28 Comments »
Saturday, November 1st, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
PEMERINTAH, dalam hal ini Depdiknas, kalau dipikir-pikir, terkadang menelorkan kebijakan yang, bisa jadi, membuat dunia pendidikan nasional mabuk. Setidaknya, membuat kepala berdenyut-denyut. Apakah karena tidak mampu mencerna hal hebat dibaliknya, atau memang perlu lebih tajam berpikir, tak tahulah. Atau, saya saja barangkali yang bodoh memahami kebjikan pemerintah.
Sekalipun ...
Posted in Guru | 34 Comments »
Saturday, August 23rd, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Aula Amir Hasan Bondan FKIP Unlam panas. Rada-rada sumpek. Sekitar 80 sertifikator, istilah resminya asesor, serius mengamati, membolak-balik, mencocokkan bukti tertulis. Ada yang mengeluh, berpenampilan pusing, gelisah, atau geleng-geleng kepala. Ada yang senyum-senyum atau mengeluh pada guru, Kepala Sekolah, atau Diknas. Macam-macam. The show must go on.
Para ...
Posted in Guru | 15 Comments »
Tuesday, April 29th, 2008
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
TULISAN Guru Curang, Tangkap mendapat respon dari teman-teman. Ada yang berlogika, guru curang karena sayang pada murid-muridnya. Kasihan kalau siswa-siswa tidak lulus. Padahal, sudah capek-capek belajar selama tiga tahun. Gara-gara tidak lulus UN, masa depannya bisa hancur.
Selintas pintas, logika tersebut ‘menyentuh’. Tapi, tidak dalam tinjauan esensial. Kenapa? ...
Posted in Guru | 15 Comments »