Archive for the ‘Cerpen’ Category
Monday, December 24th, 2007
Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Karya fiktif ini ditulis sebagai 'tugas akhir tahun' dari Kang Jupri, http://mathematicse.wordpress.com/ dari Belanda, kelanjutan surat berantai kerjaan Mas Swali, http://sawali.wordpress.com/. Selamat membaca.
Embun pagi menghantar sejuk ke lobang pori-pori. Hujan di akhir Desember membentang nyaman menjangkau awal Januari. Ikan nila merah berkejaran dengan nila hitam, memadu kasih mengitari ...
Posted in Cerpen | 18 Comments »
Sunday, June 10th, 2007
SANDUL merobek kertas pembukus silet yang baru dibeli dari warung di sebelah rumah. Lapisan kulit luar dan bungkus putih dalam --- pengaman ketajaman silet--- robek seketika. Ujung silet merobek jari telunjuknya. Darah menetes ke lantai.
Sandul menahan perih, tetapi tidak sesakit hatinya yang remuk redam. Dampratan Sani --- temannya ...
Posted in Cerpen | 2 Comments »
Sunday, March 18th, 2007
Guntur sahut-menyahut menyebar ngeri berpadu jilatan kilat sambar-menyambar. Langit kelam menuangkan hujan bak dicurahkan. Rumput-rumput terkulai bukan lagi menjadi labuhan tanya, letih tidak bergoyang. Rapat di pendopo kelurahan Kali Dongok menebar aroma yang lain dari biasanya. Teguran alam mulai dimengerti.
Posted in Cerpen | 2 Comments »
Sunday, October 8th, 2006
Silbi sungguh kaget. Tiba-tiba dia berada di ruangan serba putih. Lantai, dinding, plafon, meja, bangku, dan benda-benda di ruangan tanpa pintu dan jendela tersebut berwarna putih. Darah Silbi terkesiap ketika memandang pakaiannya yang hitam. Kontras dengan ruangan menawan tersebut. Ada satu lagi yang hitam, … sebuah kursi. Terletak diantara meja ...
Posted in Cerpen | 1 Comment »
Sunday, October 8th, 2006
Siang itu, suasana ruang sidang pengadilan negeri Seberang Lautan begitu mencekam. Sidang yang dipimpin hakim ketua Ratul SH dengan hakim anggota Rapal SH dan Rupil SH, MH, semula diprediksi berjalan mulus. Pada sidang sebelumnya, Oemar Bakry, S.Pd. sebagai tertuduh, tidak pernah membantah BAP yang diajukan kejaksaan berdasarkan penyidikan kepolisian.
Posted in Cerpen | 3 Comments »
Sunday, October 8th, 2006
Tayangan website Banjarbaru 2020 di tugob –-semacam komputer dinding— di kantorku sungguh membuat heran. Bagaimana tidak. Website kota yang tengah berbenah membangun itu hanya berisi informasi-informasi sederhana. Mana pula, disainnya sangat awam. Padahal, ketika itu, SDM Pemko Banjarbaru ---dulu begitu nama kota yang kini menjadi metropolis Banzharbharo— rata-rata pascasarjana, bahkan ...
Posted in Cerpen | No Comments »
Sunday, October 8th, 2006
Melakukan riset tentang Banzharbharo ---dulu disebut Kalimantan Selatan--- era “jahiliyah” selalu menarik. Informasi-informasi sajian tugob –-semacam komputer dinding— di Perpustakaan Universitas Banzharbharo makin menambah amunisi keingintahuan tentang kehidupan dan prilaku nenek-moyang. Apalagi ketika Kalimantan Selatan dilahap “Tsunami Lembut” yang mengakibatkan Kalimantan Selatan dihapus dari peta bumi di tahun 2113.
Posted in Cerpen | No Comments »
Sunday, October 8th, 2006
Mataku terasa perih. Badan terasa lemas. Tapi, aku baru saja menemukan ‘sesuatu’ yang teramat penting. Informasi dari tugob –-semacam komputer dinding— di Perpustakaan Universitas Banzharbaro otomatis menghilangkan kelelahan. Sebulan penuh aku mencari file penting bermuatan informasi tentang Guvurnur Banzharbharo yang terpilih tahun 2102.
Posted in Cerpen | No Comments »