Archive for the ‘Lomba Menulis’ Category

Tiba-Tiba Saja Saya Menulis

Sunday, January 13th, 2008

3.8 Tiba-Tiba Saja Saya Menulis GUS TF Sakai berkhotbah, menulis itu tidak mudah. Tidak jarang ungkapnya, dia menggebu ingin menulis. Ingin menumpahkan segala yang ada dalam benak. Menguras habis ide-ide yang menggelitik meminta untuk dituliskan, namun ternyata menulis itu tidak mudah. Ide yang mengalir deras, menggelontor bagai banjir, tidak mudah untuk ...

BAB IV BERKARYA MENUAI HATI

Sunday, January 13th, 2008

BAB IV BERKARYA MENUAI HATI

Sepatu Dari Menulis

Sunday, January 13th, 2008

4.1 Sepatu Dari Menulis SEPATU. Warnanya hitam. Saya menyebutnya dengan sepatu basket. Jika melihat anak-anak sekolah menengah memakainya, selalu teringat akan sepatu kain itu. Ya,  sebuah sepatu. Benda pertama yang saya beli menggunakan uang hasil keringat saya. Uang dari honorarium tulisan.   1983. Dua puluh empat tahun yang lalu. Di satu hari Minggu ...

Menulis Membahagiakan

Sunday, January 13th, 2008

Hermita Desmerri 4.2 Menulis Membahagiakan SEJAK kecil aku dibiasakan orangtua membaca. Ibu dan papaku yang keduanya guru selalu membawakan buku-buku, buku apa saja, ilmu pengetahuan, sastra, seni, dan sebagainya.      Jadilah aku dan adik-adik pecandu buku. Kerakusanku membaca tak terpuaskan hanya dengan buku-buku yang dipinjamkan orangtua. Kami bertiga, aku dan dua adikku, sering ...

Malaikatpun Menulis

Sunday, January 13th, 2008

4.3 Malaikatpun Menulis SEJARAH Islam mencatat dengan baik sebuah episode gemilang tentang penulisan. Umar bin Khattab r.a. yang berbicara berapi-api untuk meyakinkan khalifah Abu Bakar as-Shiddiq r.a. agar mengumpulkan serakan mushaf  Al Quran yang ditulis para sahabat pada pelepah kurrma, daun atau tulang belulang dan menuliskan kembali ayat-ayat Al Quran  yang ...

Aku Menulis, Maka Aku Ada

Sunday, January 13th, 2008

4.4 Aku Menulis, Maka Aku Ada SEORANG penulis besar pernah mengatakan, menulis itu mudah. Seorang penulis besar lainnya menimpali, menulis itu adalah pekerjaan yang funky dan sexy. Sahabat saya bilang, menulis itu gampang-gampang susah. Teman saya mengatakan, menulis itu sulit. Menurut saya, menulis menyenangkan.   Setiap orang pasti mempunyai definisi yang berbeda-beda tentang ...

Saya Menulis, Maka Saya Ada

Sunday, January 13th, 2008

4.5 Saya Menulis, Maka Saya Ada Keajaiban menulis   Kata-kata ‘saya berpikir, maka saya ada’, Cogito ergo sum’ ungkapan filsuf Rene Descrates beberapa ratus tahun yang lalu telah ‘mengubah’ dunia. Paradigma baru yang memberikan warna perubahan bagi pemikiran bangsa Eropa menuju modernisasi. Seseorang akan dikenal karena buah-buah pemikirannya.   Ungkatan Descrates bolehlah diganti menjadi ‘saya ...

Senjataku Menulis

Sunday, January 13th, 2008

4.6 Senjataku Menulis PERTANYAAN Mengapa aku menulis? menggiringku pada satu masa ketika masih duduk di bangku sekolah. Aku ingat betul bagaimana aku berkenalan dengan kegiatan satu ini. Di sekolah, mau tidak mau, suka tidak suka, aku diwajibkan untuk menulis. Menulis yang awalnya mengasyikkan, perlahan menjadi monster yang siap menakutiku kapan pun. Aku, ...

BAB V MENATAP DIRI MERAIH HARAP

Sunday, January 13th, 2008

BAB V MENATAP DIRI MERAIH HARAP

Menulis Untuk Biaya Kuliah

Sunday, January 13th, 2008

5.1 Menulis Untuk Biaya Kuliah MENULIS merupakan satu kata yang amat bermakna dalam kehidupan saya. Dengan berkiprah di kancah tulis menulis, kehidupan yang saya jalani bisa berubah seratus delapan puluh derajat. Mengapa demikian? Gara-gara menulis, kondisi kehidupan saya yang berasal dari keluarga miskin, mampu terkatrol fantastik sehingga sukses kuliah di sebuah ...

Menulis Untuk Perubahan

Sunday, January 13th, 2008

5.2 Menulis Untuk Perubahan PERKENALAN saya dengan dunia tulis menulis dimulai saat duduk di bangku sekolah menengah pertama. Jatuh cinta dipicu kegemaran membaca. Buku-buku yang saya baca pada waktu itu masih sebatas cerita bergambar atau komik. Komik-komik kegemaran saya karangan Teguh Esha dan A.Kosasih. Komik-komik Teguh Esha membuat tenggelam dalam samudera imajinasi. ...

Durian Pembawa Hoki

Sunday, January 13th, 2008

5.3 Durian Pembawa Hoki SEJAK SD saya senang menulis. Semua hal yang bisa saya tulis, tanpa beban. Mengalir begitu saja. Di bangku SD saya sudah memiliki buku harian yang menjadi tempat ‘publikasi’ tulisan saya yang paling aman. Bahkan ketika anak-anak seusia saya bercita-cita ingin jadi dokter, insinyur, pilot, dan pramugari, saya ...