Anak Palestina
6 January 2009 | Ditulis oleh: EWA |
Wajah-wajah itu, meringgis
wajah-wajah itu, membeku
anak-anak Palestina kita
merobek qalbu menikam duka ulu hati, pilu
kabut peluru punahkan
di jidatmu
Masih berhakah kita tertawa dalam bahak
memamah fasfood belalak mata melahap tayangan dusta
ketika hati dirampok injak
kesengsaraan abadi di kedungunan kisah
teriak, dan berteriak
sampai ke neraka
Wahal angin nan lalu, gelombang ganas
bangunkan kami
tank-tank, Uzi, dan raunagan burung dara
ubur-ubur bila iman di dada
bangunkan kami dari lelap panjang
Hibahkan sajadahmu, wahai para pencinta
permadani surga menanti
hakmu dalam kewajiaban
karenaNya
Banjarbaru, 6 Januari 2008
MER-C Peduli Palestina mengirimkan Tim Medis ke Palestina. Bila hati tergerak:
- Bank Muamalat Indonesia a/n MER-C, No. Rekening : 301.00521.15
- Bank Syariah Mandiri a/n MER-C, No. Rekening : 009.0121.773
- BCA a/n MER-C, No. Rekening : 686.0153678













58 Responses to “Anak Palestina”
By Randy on Jan 6, 2009 | Reply
Membantu dengan doa saja deh..gak sanggup klo harus pergi ke palestina.
Semoga semuanya cepat berakhir.amin
***Dengan dana, seribu atau sepuluh ribu kan mampu aja. Jadi, konkret
By jiwakelana on Jan 6, 2009 | Reply
Mari sama2 membantu sodara kita, hal yg sama jg sdg kami lakukan pak. Maaf baru brkunjung kmbali kmari.
***Ya ya. Kewajiban kita semampunya
By hanif on Jan 6, 2009 | Reply
Kami juga melakukan penggalangan dana Mas di kampus. Sama-sama membantu rakyat Palestina yuk. Kalau bisa memboykot produk-produk dari amerika dan isrel yang membantu pengeboman rakyat Palestina juga ya.
***Ya ya …bagus. Mahasiswa memang selalu jadi pelopor kebaikan (yang tidak tawuran tentunya).
By suryaden on Jan 6, 2009 | Reply
iya mas dan yang dari atas itu semua udah bom nulir…wes
neraka bener hadiahnya…para pembantai itu…
***Ih ngeri …
By antokoe on Jan 6, 2009 | Reply
semoga diberi kekuatan untuk menghadapi ini semua.
By Rizal Hasannor on Jan 6, 2009 | Reply
Semoga rakyat palestina diberikan kekuatan untuk menghadapi agresi zionis israel.Amin..
***Amin
By marshmallow on Jan 6, 2009 | Reply
sajak yang menyentuh, pak ewa.
perang di timur tengah itu memang biadab. manusia serakah sudah tak punya secuil hati lagi.
semoga Allah segera menurunkan bala bantuan-Nya yang pasti tak kan terkalahkan.
**Amin.
By Syamsuddin Ideris on Jan 6, 2009 | Reply
Mari kita bantu dengan doa, donasi, dan bagi para blogger bisa pula mengkampanyekan boikot produk Israel dan merk-merk yang mendukung zionist.
***Donasi bagus … kongkret
By ILYAS ASIA on Jan 6, 2009 | Reply
hatiku tak sejernih embun
aku seolah tak peduli dg palestine
ttapi
aku terus berdoa demi saudaraku yang tertindas di sana
***Amin.
By randu alamsyah on Jan 6, 2009 | Reply
Cannibal Holocaust, Itu tema yang tepat untuk agresi Israel…
***Kebiadaban itu aduh …
By randu alamsyah on Jan 6, 2009 | Reply
Dikesemuanya, Sajak pian yang ini berpotensi dapat Nobel.
***Realisasikan saja … kalau Mas Randu yang beri, OK. Tapi, kalau lembaga Korinska Swedia pengelola aset Alfred Nobel, tidak sudi. Sebab, si pencipta dinamit itu, ciptaannya dielaborasi dan jadilah aneka senjata pembunuh. Ngak sudi. Siap menerima Randu Award. Kapan ya?
By edratna on Jan 6, 2009 | Reply
Tak terbayangkan, makhluk yang namanya manusia, yang dikaruniai akal budi….ternyata sebagian masih ada yang saling membunuh sesamanya.
Semoga segera ada kedamaian di sana
***Amin.
By fata on Jan 6, 2009 | Reply
sajak yang bagus dan pas dengan sikon di Palestina. Menangis hati ini melihat para korban yang tak berdaya dan tak berdosa.
***Kasihan. Hati kita tercabik
By indra putu achyar on Jan 6, 2009 | Reply
Allahu Akbar… kasihan mereka…
terimakasih kang sudah berkunjung ke rumahku…
***Allahu Akbar.
By Gusti Dana on Jan 6, 2009 | Reply
“One Blogger…One Dollar”…”million blogger…million dollar for saving Palestina”.
Let’s do it Indonesian Bloggers!!
***Setuju. Mari.
By Alexhappy on Jan 6, 2009 | Reply
yook rame2 bantu dengan dana seberapa kita bisa…………………….
***Setuju.
By adi fitriansyah on Jan 6, 2009 | Reply
ketika bom meledak di gaza
takbir bergema seantero dunia
Allahu akbar….
suara-suara tangisan dan rintihan menyayat pilu
menusuk kalbu, membuat hati miris dan semakin teriris…
mereka zionis…
dan terlampau bengis
diamkah kita?
bukalah hati
gerakkan nurani
panjatkan doa untuk saudara-saudara kita
untuk rakyat palestina..
untuk mereka yang selalu tertindas dan teraniyaya.
***Mengharukan, membakar semangat.
By erry on Jan 6, 2009 | Reply
Apakah kita akan berdiam diri saja? yuuk kita bantu saudara-saudara kita, dengan doa, harta, dan tenaga, apapun itu bentuknya.
**Jangan. Kirim aja semampunya, ke MER-C
By taufik79 on Jan 6, 2009 | Reply
Kezaliman yang vulgar telah dipertontonkan Zionis Israel kepada masyarakat dunia. Bocah-bocah Gaza berderai air mata lantaran kehilangan orang tuanya, remaja-remaja Palestina bertumbangan di depan tank-tank serdadu Yahudi, dan kulit-kulit mungil itu bercucuran mengalirkan darah.
Ketika anak-anak Palestina meregang nyawa ditembus peluru Israel, sedang apakah kita? Main basket? Tidur nyenyak? Atau, malah sedang tawuran dengan sesama saudara? Ironis bukan?
***Mengerikan …
By theKRy on Jan 6, 2009 | Reply
Mari dukung mereka salah satunya one man one dollar
***Yoi. Do it
By junjungpurba on Jan 6, 2009 | Reply
iya, sangat menyedihkan melihat tayangan TV belakangan ini.
***Prihatin …
By Yoga on Jan 6, 2009 | Reply
Pak Ersis, terima kasih telah peduli pada anak-anak Palestina khususnya. Bencana perang ini otomatis berdampak pada masalah kemanusiaan, tak hanya bocah, manusia dewasa pun banyak yang membutuhkan bantuan di sana, dan issue sentralnya sebenarnya bukan masalah agama. Ini adalah masalah kedaulatan suatu bangsa yang terdiri atas banyak agama.
Bantuan untuk Palestina via Mer-C dapat disampaikan via sms ( ketik:- MERC Peduli) ke 7505. Satu sms senilai dengan Rp. 5,000. Silahkan di cek di web site Mer-C di alamat ini: http://www.mer-c.org/ dan sejak 29 Desember 2008 semua donasi via sms dikirim untuk Palestina.
***Langsung dkerjakan. Makasih infonya.
By ernut on Jan 6, 2009 | Reply
pilu…
By randy on Jan 6, 2009 | Reply
sip pak, kalo seribu sampai sepuuh ribuan saya masih bisa..
By Hejis on Jan 6, 2009 | Reply
Silakan nyumbang atau boikot. Yang mau boikot antara lain kunjungi:
http://www.inminds. co.uk/boycott- brands.html
By Hejis on Jan 6, 2009 | Reply
Ralat. Web di atas yang bener:
http://www.inminds.co.uk/boycott-brands.html
By ayik on Jan 6, 2009 | Reply
merenung…tertundukkk
By Gita Rose on Jan 6, 2009 | Reply
“sekecil” apapun bantuanmu, akan berharga…
meskipun “hanya” dengan lantunan doa dalam sejenak tarikan nafasmu…
(lama ga ketemu, damang, sehat pak?)
By Gita Rose on Jan 6, 2009 | Reply
baca, lihat, dan dengar berita-berita di media…
naif sekali alasan israel menyerang gaza : “hanya untuk memberi pelajaran pada Hamas”.
pantaskan kita percaya serangan itu hanya untuk memberi pelajaran kepada Hamas ketika bom-bom itu membunuh anak-anak bahkan bayi tak berdosa…
petugas medispun dibunuhnya…
lain waktu, Kapal laut yang membawa bantuan kemanusiaan termasuk didalamnya ada mantan anggota kongres AS dibelokkan oleh tentara Israel, dihalau agar tidak sampai ke gaza.
masih mungkir juga kalo itu ga sengaja…
kalo kata orang Betawi bilang : “alaaaah, bisa aja lo ngecap!”
By Marisa on Jan 6, 2009 | Reply
Israel, Laknatullah!!!
By Marisa on Jan 6, 2009 | Reply
tuh Pak Bush malah mengecam serangan balik Palestina ke Israel. Who is the exactly purely trully terorist??
By noto on Jan 6, 2009 | Reply
Silahkan.. silahkan… ayo.. ayo… nyumbang…
By Juliach on Jan 6, 2009 | Reply
Mereka berdua harus bisa menutup lembaran lama dan membukan lembaran baru dengan perdamaian!
Dan kita pun harus mendukung perdamaian mereka!
By Gusti Dana on Jan 6, 2009 | Reply
Ass.Wr.Wb..
Pak Ersis udah masuk Blogroll saya koq..cuma saya singkat dengan nama “Pak Ersis Kalimantan”,mohon memaklumi..:-)
***Sip. Tq.
By imoe on Jan 6, 2009 | Reply
Sajak membuat saya merinding pak…semoga anak palestina diberikan kekuatan
***Yang masih hidup, moga mereka menjadi manusi yang manusia. Amin.
By tikno on Jan 6, 2009 | Reply
Menurut saya, tidak ada yang bisa mengakhiri konflik Israel - Palestina, selama “kebencian” dan “ego” masih melekat di hati mereka berdua.
By Rita on Jan 6, 2009 | Reply
Yang pasti turut berduka buat para korban palestina, dan juga israel yang jadi korban hawa nafsu..Semoga hati kita selalu tergerak sekalipun hanya sekedar mengirimkan doa utuk saudara2 kita yang bertikai. Semoga dibukakan hati mereka sehingga dapat menangkap kebenaran denga cara saling tidak mengusik….
By whienda on Jan 6, 2009 | Reply
Maaf..rasanya, daku ga’ punya kata-kata lagi. Speakless! andaikan punya, ngeluarinnya susah. Yang keluar cuma air mata!
***yap, spekless
By Ullyanov on Jan 6, 2009 | Reply
Jangan mengutuk Israel, karena dia sudah terkutuk.
***Dikutuk mereka cuek aja … kutukan tidak mempan he he
By sawali tuhusetya on Jan 7, 2009 | Reply
duka palestina adalah duka kita semua, semoga makin banyak yang peduli dan berempati pada nasib saudara2 kita yang tengah menerima cobaan berat di tanah yang selalu berkonflik itu.
***Memprihatinkan Pak, begitulah hidup manusia.
By farizal on Jan 7, 2009 | Reply
JIHAD!!!! DISETIAP JENGKAL TANAH PALESTINA!!!
ALLAHU AKBAR!!!
***Allahu Akbar. Membantu dengan dana ala kadarnya juga berjihad
By endar on Jan 7, 2009 | Reply
saya hanya bisa membantu doa
***Lumayan …
By ANDRI on Jan 7, 2009 | Reply
Tolong dipublikasi yang sering dan dominan dong ……daftar produk yang harus diboikot ………..karena ternyata AS & Israel selain menjajah PALESTINE juga menjajah ekonomi & politik INDONESIA lho !!
***Halo … siapa yang punya lis?
By meiy on Jan 7, 2009 | Reply
aku kehilangan kata, hanya doa, mudah2an juga punya harta yg bisa diberi kan
bahkan mendengar berita tak sanggup. aku jadi ingat konflik aceh pak, aku pernah disana. semoga sdr kita di palestina segera berakhir penderitaanya
***Kenyataan pahit … duh dunia
By fadel on Jan 7, 2009 | Reply
I just can help by praying
***Just OK
By Siti Fatimah Ahmad on Jan 7, 2009 | Reply
Ternyata saya kurang mampu menahan diri dari melihat anak-anak ini. Maaf…. Pilu hati ini, sendu dan tidak sanggup melihat dan mendengar penderitaan yang dialami oleh mereka.
Ahhh…. Bagaimana jika kita berada dalam situasi itu.? Allah lebih mengetahui kegetiran hidup dan ujian yang ditimpakan ke atas mereka. Hanya Allah sahaja tumpuan kecintaan dan pengibadatan.
***Sama.
By rita on Jan 7, 2009 | Reply
dalam hati berkobar amarah, andai aku punya kuasa pasti akan ku sandera pimpinan israel, aku siksa dia, akan ku buat dia menarik pasukannya untuk hidup damai. aku juga akan sobek2 mulut Bush… sayang aku hanya ibu rumah tangga… anak2ku jadilah kalian manusia yang berguna hingga kelak dapat menolong sesama kaummu yang menderita… untuk anak2 palestina, darahmu, darah ibumu, ayahmu dan saudaramu akan menjadikan pengharum negrimu, kelak kalian pasti bahagia di alam sana, amin.
Tuhan, tunjukkan kuasa-Mu….
***Amin. Allah Mahatahu.
By Helma Novieanty on Jan 8, 2009 | Reply
Sungguh biadab israel, kini Palestina berduka.Saya hanya bisa berdo’a kepada Allah swt yang punya kuasa atas segala untuk rakyat Palestina semoga diberi ketabahan dan kesabaran.Aminn
***Begitulah. Khas Israil.
By Humaidi on Jan 8, 2009 | Reply
Tulisan ungkapan seperti itulah yang acap kali menjadi motivasi untuk melakukan gerakan, gerakan yang kadang dinilai pengecut ataupun heroic dan lain-lain. Terserah yang punya filosofis hidup tiap individu. Dengungan kalimat serupa juga menggaung dalam sanubari muslim kala saudara seiman diam membeku( bukan acuh tak acuh tapi MATI), bagaimana jika itu keluargamu…kalau saya mungkin ngamuk!
By Humaidi on Jan 8, 2009 | Reply
Dalam keadan persaan seperti yang saya ungkapkan itu apa masih berlaku proses dialogika? Mungkin yang lebih dirasakan hanyalah amarah,Bagaimana menurut Pian ?
By mujahidcilik on Jan 9, 2009 | Reply
tak ada lagi yang bisa
mewakili rasa duka yang mencabik rasa
membebat jiwa membunuh nilai mulia
karena tlah kering air mata
telah habis pula kata-kata
hanya satu saja tersisa
sepenggal doa
sebait asa
agar Engkau yang Maha Kuasa
menurunkan apa yang kami Minta
Allahuma… Binasakan Yahudi…!
Allahuma… hancurkan mereka
Allahuma… pecah belah persatuan mereka…!
Allahuma… liputi diri mereka dengan azab-Mu
duhai Palestina…
betapa lemah keadaanku kini…
tak mampu aku menampung dukamu
tak bisa aku meredam laramu
membelai luka nestapamu
apa yang bisa aku mampu menolongmu
mungkin ini bisa membantu
menyebarkan gambar kebejadan
nurani binatang , bangsa kera biadab…
YAHUDI BINASA
By helmi on Jan 9, 2009 | Reply
Saat semuanya terjadi kita hanya bisa terperanjak dan menghujat israel tanpa bisa melakukan apa yang dubuat hanya demo menolak kekeraan Israel tanpa menggunakan otak. karena demo penolakkan tersebut hanya koar-koar belaka yang diharapkan adalah gerakan nyata dari orang-orang islam di Temapat kita.
By santi hilmanda on Jan 12, 2009 | Reply
Ya Allah… Seandainya posisi israel berada pada posisi palestina, mereka pasti menyesal telah melakukannya. Tapi seandainya palestina diposisi israel aku yakin itu semua juga tidak akan terjadi karna palestina orang muslim berhati nurani bukan yahudi tidak memiliki hati nurani, iblis, syetan… tunggu murka dari Allah SWT. Israel kaum yahudi musnah dari muka bumi ini tunggu saja.
By asma on Jan 15, 2009 | Reply
semoga Allah SWT memberikan balasan dan azab yang pedih bukan hanya di dunia tapi di akhirat juga.amin Allahuakbar!!.. to saudara q dipalestina tetaplah pada keteguhan imanmu untuk menjaga amanah dari Allah SWT.
By si kecil on Jan 17, 2009 | Reply
http://gaza-sderot.blogspot.com/
By windy ariyanto on Jan 23, 2009 | Reply
Pasti..Pasti aku berdoa untuk saudaraku disana, karna akupun jua rasakan duka derita yang kamu rasakan, dalam tangis, dalam luka yg berdarah hatiku tak henti-hentinya mendoakanmu sahabat,,,,
disini ditanah yang aku pijak tak berwarnah merah seperti tanahmu…
walau terpisah ruang dan waktu aku tetap ada bersamamu disampingmu dan membawa segunung doa
semoga semua cepat berakhir
amiiiinnnnn….