Buku Menulis Berbunga-bunga

2 November 2008 | Ditulis oleh: EWA |

Buku Menulis Berbunga-BungaSeperti biasa, 10 pengomentar pertama postingan buku Menulis Berbunga-Bunga, kebagian deh jatah buku. Syaratnya mudah, ketika nama dan alamat pada bagian komentar.

Pengantar:
Menulis itu gampang. Menulis itu mudah. Menulis sangat mudah. Menulis nyaman. Menulis menyamankan. Menulis menyehatkan pikiran dan jiwa. Menulis menjalin silaturrahim. Menulis ibadah. Kata-kata itu atau kalimat sedemikian akan ditemukan dalam berbagai varian dalam aneka tulisan saya. Ya, menulis mudah, dan memudahkan. Menulis nyaman dan menyamankan.
 
Sebagai motivator, kata-kata dan atau kalimat tersebut, kini telah menjadi ‘obat’ bagi banyak orang guna melawan kemandulan menulis. Kata-kata dan atau kalimat tersebut dimaksudkan agar self-image tentang menulis susah dan menyusahkan beralih menjadi sikap optimis. Yang mudah kog disusah-susahkan.
 
Pada awalnya, kebanyakan pelibat sharing membawa ‘pedang loyo’, bertimbun-timbun ide telah antri di kuala otak untuk ditulis, e … begitu ditulis, satu atau dua alinea, mandek. Jari-jari tangan mogok, otak tidak berfungsi, dan hal-hal serupa yang memandulkan menulis. Ada apa?
 
Diri, bisa jadi, telah dibelenggu self-image, telah terbentuk, menulis harus begini begitu, wajib dirangkai seperti ini seperti itu, dan bla-bla. Mana pula, belum selesai, dibaca. Lalu, dikoreksi. Kalau ada kosakata yang meragukan sibuk mencari kamus, membolak-balik majalah, buku, atau bertanya pada suami atau istri, bahkan anak. Begitu kembali ke komputer, lupa deh.
 
Jelas saja, menulis kog dibiarkan diintervensi hal-hal sedemikian. Bodohnya lagi, hal tersebut diulang, diulang, dan diulang setiap menulis. Ya, hasilnya tetap sama, berhenti sebelum selesai. Pusing. Memaki diri. Memaki-maki, menulis susah. Wajarlah, tidak belajar dari pengalaman.
 
Buku ini, Menulis Berbunga-Bunga, disengaja untuk melawan belenggu-belenggu menulis yang diundang oleh (calon) penulis sendiri. Nyamankan kondisi sebelum, ketika, dan sesudah menulis. Menulis jangan dijadikan beban. Caranya?
 
Ya, gembirakan diri, perasaan dan pikiran. Tanamkan menulis itu bak berkelana ke tempat-tempat indah menyamankan, kenapa sih? Apa susahnya dijadikan sebagai wahana pemerdekaan diri, memerdekakan pikiran dan perasaan. Bukankah begitu yang bergelora di kuala pikir, di danau rasa, di samudera ingin akan menyehatkan manakala telah menjadi tulisan?
 
Campakkan dulu teori, simpan ujaran-ujaran bagus tentang menulis, nasihat guru bahasa, menariknya paparan Kahlil Gibran, indahnya kata-kata Hamka, ketegangan buatan Agatha Christy, bualan meninabobokan Ian Flemming, kelana misteri J.K. Rowling atau godaan Andre Hirata.
 
Wajar saja berkehendak menulis seperti Renald Kasali, esai-esai mantap Goenawan Mohammad, guncangan ala Samuel P. Hungtington, peringatan-peringatan Francis Fukuyama, indahnya sirah Rasulullah oleh berbagai penulis, sampai mimpi-mimpi bagaimana menjadi orang berpunya ala Robert T. Kiyosaki. Yah, mereka penulis-penulis hebat sebagai referensi. Tapi, manalah mungkin kemampuan kita (menulis) sebanding orang-orang hebat tersebut. Angan boleh digantung setinggi langit (dimana sih, apakah memang ada langit?), kita hidup dalam realitas.
 
Karena itu menulislah apa yang ‘dikuasai’; dipahami atau dialami. Menulis dari dalam diri, sesuai kemampuan diri. Buang ke laut tak bertepi hal di luar diri, di luar kemampuan. Jadikan sebagai pengingat atau pendorong. Manalah mungkin menandingi Shakespeare, wong dia hanya seorang saja seperti juga Albert Einstein.
 
Kenali diri, pahami diri. Bak nasehat para tetuha, pandai-pandailah mengukur bayang-bayang. Setelah itu asah kemampuan, latih menulis dengan menulis sembari memperbanyak isi kepala. Pengetahuan OK, pratik OK. Membelajarkan diri.
 
Kalaulah mampu mengisolir diri, untuk dijadikan ‘menyapa’ publik, menghindari belenggu-belenggu, menulis akan nyaman dan menyamankan. Contoh-contoh riil tulisan-tulisan dalam buku ini adalah fresh from the oven; bukan dari teori atau peniruan. Terlahir dari pemahaman, menulis itu menyenangkan, nyaman dan menyamankan. Tidak membeban.
 
Tidak usah malu memulai menulis dari hal-hal kecil, hal-hal sederhana, hal-hal yang dekat diri. Menjadi penulis besar bisa jadi cita-cita semua kita, memulai menulis adalah jalan menjadi penulis besar. Kali aja, he he.
 
Pesan utama buku ini, jadikan menulis hal nyaman dan menyamankan, bukan membeban. Dan, dimulai dari suasana ‘kebatinan’, self-image, menulis adalah jiwa itu sendiri.
 
Menulis, karena itu sekali lagi, dimulai dari diri dalam kaitan silaturahmi pemikiran. Alhamdulillah jika bermanfaat, bukan saja untuk diri sendiri, tetapi juga buat sesama.
 
Bagaimana Menurut Sampeyan?

Banjarbaru, 2 November 2008

  1. 38 Responses to “Buku Menulis Berbunga-bunga”

  2. By marshmallow on Nov 2, 2008 | Reply

    asyiik… akhirnya ada kesempatan lagi.
    pak ewa, saya boleh titip bukunya dikirim ke alamat Daniel Mahendra yang di bandung aja gak?
    soalnya alamat dia sudah ada di pak ewa, dan dia bersedia menyimpannya sampai saya kembali.
    makasiiiihhh banget, pak.

    ***Pertama, makasih, blog saya dianggap penting he he (makasih sekali lagi). Alamatnya? Saya punya perjanjian dengan teman-teman di kantor; agar mereka tidak teribet, kirim yang ada alamat pada postingan. Kalau alamat ditulis, pada komen postingan ini, niat baik saya berbagi buku terpenuhi. Salam. Giman kabar Ausie?
    (padahal lagi cuti ngeblog karena tugas menumpuk, cuman karena ingat pak ewa mau bagi-bagi buku lagi, saya sempatkan juga buka blog. hehe! dasar!)

  3. By Erina Marsiana on Nov 2, 2008 | Reply

    Pak boleh donk bukunya buat saya atu, kan lagi bagi-bagi buku neh ceritanya.. Hehee!! Memang Punya Dosen seperti Bapa kayanya Ada rasa bangga juga, banyak banget kontribusinya yang diberikan dalam dunia tulis-menulis khususnya untuk mahasiswanya, jarang-jarang ada dosen yang seperti bapa. Makasih y Pak,mudah-mudahan ilmu yang Bapa berikan tidak sia-sia N’ Dapat dipergunakan untuk khalayak umum dan tidak lupa saya ucapin semoga ini nantinya menjadi Amal jariah buat bapa. Amiiiin!!!

    ***Ya boleh dong, kan terbuka begitu, semua punya kesempatan. Orang yang ngak dikenal saja dikasih apalagi murid sendiri. Tapi, ya itu … kompeteitif.

  4. By Erina Marsiana on Nov 2, 2008 | Reply

    Pa alamatnya lupa…Komplek Andai Jaya Persada blok B2 RT.31 NO.86 Kelurahan Banjarmasin Utara. Nama: Erina Marsiana.

    ***Ini baru benar

  5. By imron Rosidi, M.Pd on Nov 2, 2008 | Reply

    aku tertarik banget untuk memiliki buku ini. aku juga sedang membina mata kuliah menulis untuk mahasiswa. Kirimi dong bukunya ke alamat SMKN 2 Pasuruan. Aku udah menulis buku Menulis, Siapa Takut? Proses terbit di Kanisius.

    ***Nah ini baru guru hebat, ngajar nulis kalau ngak ada bukti bukunya, kan memalukan. Selamat deh. Saya demen guru beginian, bukan seperti banyak guru, bisanya ngedongeng melulu … lalu membantai karya siswa dengan membandingkan dengan tulisan penulis hebat; meminjam tulisan orang untuk menghajar tulisan anak didiknya, menulis ngak ada buktinya. Selamat ya.

  6. By imron Rosidi, M.Pd on Nov 2, 2008 | Reply

    aku tertarik banget untuk memiliki buku ini. aku juga sedang membina mata kuliah menulis untuk mahasiswa. Kirimi dong bukunya ke alamat SMKN 2 Pasuruan. jalan Patiunus 141 kota Pasuruan. Aku udah menulis buku Menulis, Siapa Takut? Proses terbit di Kanisius.

  7. By David Pangaribuan on Nov 2, 2008 | Reply

    Selamat siang Pak, salam kenal dan ucapkan thanks ya telah kunjungi dan kasih commnet di Blog saya. Rejeki memang ndak lari kemana ya Pak, hendak bertutur dan berkunjung ke blog ini malah dapat hadiah.

    Menulis memang tidak mudah (anggapan banyak orang), namun bila telah menemukan jalannya dan rahasiannya, menulis tidaklah sesulit bayangan mereka. Punya Blog juga melatih kita menulis. Oh lupa Pak tukaran link ya …
    Salam

    ***Soal hadiah belum tentu deh … soalnya mau dikirim kemana tu; masyak tanpa alamat.

  8. By mathematicse on Nov 2, 2008 | Reply

    Mau deh bukunyaaaaaaaa… :D

    Eh, alamat saya ya? Yg di Bandung lagi aja Pak? :D

    Mmmmm…

    Juursan Pendidikan Matematika, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia.
    Jl. Dr Setiabudhi no 229 Bandung 40154.

  9. By mathematicse on Nov 2, 2008 | Reply

    Jurusan Pendidikan Matematika, FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia.
    Jl. Dr Setiabudhi no 229 Bandung 40154.

  10. By mathematicse on Nov 2, 2008 | Reply

    Makasih Paaaaaaaaaaaaaaaaak…. :D

  11. By WAHYU FIRMANSYAH on Nov 2, 2008 | Reply

    program studi S1 PGSD,FIP, Universitas Negeri Malang. NIM : 107151453386. JLN SURABAYA 6 KOTA MALANG. JATIM

    ***Tunggu saja …

  12. By by muhammad fajar on Nov 2 2008 on Nov 2, 2008 | Reply

    assalamualaikum,wr.wb. pertama aku lihat buku ini,aku langsung tertarik sama judulnya,padahal aku belum menyelami kata per kata di dalamnya,tolong dong kirimi buat aku,biar aku dapat minum khazanah ilmu di dalam-nya.terus terang aku memang kutu buku lho!aku juga menulis di majalah da’watuna dan di website pondokku.tolong kirim ke pondokku , Ponpes Salafiyah,jl KH.Hamid,gang VIII Pasuruan. ok trims.

    ***Pasti dah dicatat tu ama petugas kirim he he.

  13. By marshmallow on Nov 2, 2008 | Reply

    nah, ini dia alamatnya, pak ewa. saya juga gak tau alamat Daniel Mahendra, jadi musti ngoprek-oprek blog ini dulu. hehe!

    Jalan Kembar Mas III No.39
    Bandung 40254

    makasih banyak ya, pak.

    (sori, DM, aku pake alamatmu, mudah-mudahan gak keberatan)

    ***Nah, kalau ada alamat begini kan baru bisa dikirim sama petugas pengirim.

  14. By Rizal Hasannor on Nov 2, 2008 | Reply

    wah..asyik nich bagi2 buku ya pak…
    mau donk satu..hehe

    ***Begitulah. Saya diberi nomor bukti 10 oleh penerbit, ya dibagi-bagilah.

  15. By imoe on Nov 2, 2008 | Reply

    Saya juga mau…

    Imoe
    Jl. Sutan Syahrir No. 50 Padang Sumbar

    Yang penting kasih alamat dulu, mudah-mudahan pak ewa ngirimin hehehehehe

    ***Yang penting kan ada mau, ya kan?

  16. By Rizal Hasannor on Nov 3, 2008 | Reply

    Klo msh ada jatah buat saya tlong krim ya pak..Alamat’y: komp.Kayu tangi 1 jalur 2 no.73 Banjarmasin utara

    ***Amin. Tu postman, tolong ya kirimi orang ini, dia mahasiswa saya lho.

  17. By Zulmasri on Nov 3, 2008 | Reply

    Wah, buku yg terakhir dikirim belum selesai saya baca serta saya ulas pak. Tapi buku-buku yg ada dan tersisa akan amat bermanfaat bila dikirim ke perpustakaan tempat saya mengajar pak. anak-anak haus buku bacaan yg memotivasi mereka tuk menulis (beberapa karya mereka ada di http://smp2talun.wordpress.com ), sedangkan perpustakaan sangat kekurangan buku. bgm pak, apa masih banyak tumpukan buku yg teronggok sia-sia?

  18. By wiwik on Nov 3, 2008 | Reply

    Ass..
    Hehehe kayaknya saya telat nih dapat jatah buku dari bapak. Sudah lewat dari 10 orang sih, padahal pengen dapat buku terbaru dari bapak..hehee

  19. By Linda A. on Nov 3, 2008 | Reply

    Wahhn saya sangat telat pa, ga kebagian buku dec.
    Kacian deh saya pa…Hikss hiksss
    pa, minta satu dunk pa.

  20. By NI LUH SRI ARSINI on Nov 3, 2008 | Reply

    Yaaa pak saya ga kebagian bukunya nie. . .

    Tidak semua orang suka menulis, salah satu faktor penyebabnya yaitu mereka tidak tahu apa yang harus mereka tulis. Maka dari itu gemar membaca sangat diperlukan untuk menambah kosa kata dan mengasah otak kita agar dapat aktif berfikir.

  21. By meiy on Nov 3, 2008 | Reply

    aku turut berbunga juga walau gak kebagian gratis kali ini hehe

  22. By alris on Nov 3, 2008 | Reply

    Terlambat nih, tapi berharap masih ada buku gratis buat saya.
    Betul kita telah dibelenggu self-image yang ditanamkan oleh para pendidik. Hasil tulisan anak didik dibandingkan dengan karya bagus pengarang hebat. Gimana tunas mau berkembang kalo baru muncul udah diracun. Saya suka cara almarhum pak Tino Sidin memberikan pujian kala dia memberikan pelajaran menggambar di TVRI. Beliau sering mengatakan “Bagus..bagus…” untuk memuji hasil belajar muridnya, walaupun karyanya tidak bagus. Andaikan guru-guru kita dari SD sampai perguruan tinggi seperti pak Ersis….

    Alris Sutan Batuah
    Gedung Alita
    PT. ANK
    Jl. TB. Simatupang Kav.12
    Jakarta 12310

    ***Siiip. Tenang aja.

  23. By Ganjar Muttaqin on Nov 4, 2008 | Reply

    wah saya juga pengen pa??? msh ada gak pa buku gratisnya buat saya???

    Ganjar Muttaqin
    jl. dahlia kebun sayur RT.26 No.27
    banjarmasin 70112
    jangan lupa ya pa hehehehe

  24. By erry on Nov 4, 2008 | Reply

    yaaah,..pasti di waktu saya nggak OL bagi-bagi buku. Tapi saya yakin pak Ersis berkenan kirim saya buku. Terima kasiiih!!!

    Erry Damajanti
    Cijerah 1 RT.04 No.50
    Bandung 40213
    Indonesia

  25. By erry on Nov 4, 2008 | Reply

    Lupa…di Bandung Jawa Barat ya Pak:
    Erry Damajanti
    Cijerah 1 RT.04 No.50
    Bandung 40213 Jabar
    Indonesia

    ***Bandung ya … saya di Bandung enam tahun lho

  26. By Agus on Nov 4, 2008 | Reply

    Assalamualaikum Wr. Wb.
    Waah, boleh tidak Pak saya minta juga bukunya? Semoga Bapak berkenan. Silakan berkunjung juga ke blog saya ya Pak. http://www.agusmuhajir.co.cc

    Alamat saya:
    Agus Almuhajir
    Radio MQFM Bandung
    Graha Edukasi
    Jl.Gegerkalong Girang Baru No.11
    Bandung Jabar

    Syukron

    ***Syukron deik

  27. By Esa on Nov 4, 2008 | Reply

    Asyiiik ada bagi-bagi buku lagi! Saya masih kebagian kan Pak? Terima kasih sebelumnya:

    Esa Puspita G.
    Jl. Peta Gg. Lingkar II RT. 02/02
    Bandung 20233 Jabar

    ***Asyik memang, mana tahu, terserah anak-anak di kantro tu.

  28. By Chalim on Nov 4, 2008 | Reply

    wah produktif banget, Baru beberapa bulan udah nerbitin buku lagi…

    Saya ingin tertular virus semangat, moga2 jadi penulis juga.
    Maturnuwun sanget,

    Selamat Berkarya terus, Pak Ersis…

    Abdul Chalim
    Jl. Cisitu Baru 37
    Bandung 40135

    ***Trims doanya.

  29. By Hidjrah on Nov 4, 2008 | Reply

    Pak, kali ini saya kebagian kan? hehe..terima kasih banyak ya Pak!

    Hidjrah Saepudin
    PT. KTSM Bandung
    Bojongmanggu Pameungpeuk
    Bandung 20376
    Jawa Barat

    ***Tergantung yang ngirim, lewat quota tu

  30. By Ismawardah on Nov 5, 2008 | Reply

    Kapan yaa saya bisa bikin buku bagus seperti bapak??he.he

  31. By selvia agustina on Nov 5, 2008 | Reply

    sayang sekali saya terlambat pak.
    soalnya baru datang dari kampung sih.

    ***Kira-kira begitu

  32. By ihya ul ihsan on Nov 5, 2008 | Reply

    mahasiswa nggak dapat buku ya pak???

    ***Entahlah

  33. By Alam on Nov 5, 2008 | Reply

    Satu Lagi Pak yah bukunya, nuhun
    R.Sukma Alam
    Komp. Permata Kopo EA. 333
    Sayati - Bandung - 40228

    ***Amin. Mana blognya?

  34. By Samhani Ismail on Nov 6, 2008 | Reply

    Saya orang malaysia pasti boleh jugak ye pak.

    13,Hilir Maahad Muhammadi Pasir Pekan, 16250 Wakaf Bharu, Kelantan..

  35. By taufik on Nov 6, 2008 | Reply

    Telat lagi, telat lagi, kalau masih ada stok tlong dikirimin pak yaa??

  36. By Hamidah ulfah on Nov 8, 2008 | Reply

    Pengen juga sih pak dapat buku itu, tapi apa boleh buat karena telat ngomentarinya jadinya nggak kebagian deh,..ya saya doakan saja semoga apa yang sudah bapa hasilkan tsb menjadi bermanfaat khususnya buat mahasiswa bapa ini, dan khalayak umum,aminnn…

  37. By Mini Febrianti on Nov 9, 2008 | Reply

    saya sudah telat hehe

  38. By genthokelir on Nov 13, 2008 | Reply

    saya nggak kebagian ya pak ta pi nggak papa lha wong saya lagi di daerah jadi jarang online pak
    namun yang penting motivasi bapak sangat lah penting bagi saya
    salam penuh hormat

  39. By Martina on Nov 15, 2008 | Reply

    hiks..hiks…hiks. pokoknya entar harus jadi 10 pengomentar pertama,biar bisa dapet buku!

Post a Comment