Ikhlas Berbagi Buku
22 August 2008 | Ditulis oleh: EWA |Oleh Ersis Warmansyah Abbas
MERUSAK PAKEM. Terkadang, kalau dipikir-pikir, ada hal aneh pada tindakan saya. Setidaknya dalam pandangan kebanyakan. Misalnya, ketika menerbitkan buku Nyaman Memahami ESQ (2005) di sampul dalam ditulis: Dipersilahkan memfotokopi, memperbanyak, atau mengandakan dalam bentuk apa pun asal dimaksudkan untuk pengembangan ilmu dan syiar Islam.
Dasar pikirnya sederhana. Sebelum terbit, 10 orang teman membantu ongkos cetak. Tiga orang berkontribusi masing-masing Rp.10 juta, selebihnya dari Rp.1 juta sampai Rp.5 juta. Penerbit tidak bisa mendebat, saya pesan 1.000 eksemplar. Untuk dibagi-bagi. Saya senang dan bangga.
Ada memang yang dijual di toko buku seharga Rp.30 ribu. Beberapa ratus buku laku. Tergolong laris. Sebagian disisihkan untuk menerbitkan beberapa buku teman, terutama buku sastra yang agak susah diterbitkan penerbit. Dengan bantuan uang teman, karena uangnya berlebih, disalurkan untuk membantu sesama.
Cerita berlanjut. Belive it or not. Menerbitkan buku-buku, terutama seri menulis (tulisan ini bagian dari buku Sabar dan Ikhlas) terasa (menjadi) mudah. Menulis di blog, rapihkan, kasih kata pengantar, kirim ke penerbit, dan dicetak. Semua biaya ditanggung penerbit. Untuk pra cetak, ada yang membantu.
Jujur saja, saya belum yakin itu balikan ikhlas berbagi. Yang pasti, kreativitas menulis lancar, menerbitkan buku tidak sulit, dan … Alhamdulillah beberapa tergolong laris. Sejalan dengan itu, membagi beberapa buku untuk teman-teman. Terakhir, membeli ke penerbit 200 buku, dan membagikan kepada siapa saja dimana hati mau memberi. Tanpa rekayasa. Yang dijual ada juga he he.
Yang seru, tentu apabila teman-teman bloger ingin memiliki. Kepada anak-anak di kantor, minta dikirimi saja siapa yang meminta. Jumlahnya lumayan banyak. Saya sih senang saja, saya suka berbagi ada yang suka dibagi. Beres. Terakhir, mereka komplain: “Pak, ongkos kirimnya itu”. Rada-rada bego ditanya: “Emang kenapa? Something wrong?”.
Setelah mereka pak dengan rapih, tidak jadi dikirim. Misalnya untuk Al Jupri di Belanda atau Suryanita di Jepang. Saya baru tahu, ternyata ongkos kirim buku begitu mahal. Tapi ya sudah, ngapain dipikirin.
Kini, saya tidak (mau) memikirkan distribusi buku. Bagaimana ‘jalannya’ saja. Dengan demikian, bisa fokus menulis, dan membuat buku. Entahlah. Sungguh ternyaman menulis. Hati lempang saja begitu. Alhamdulillah.
Tidak ada maksud hati untuk beriya-riya menulis hal ini. Tidak lain tidak bukan agar nilai motivasionalnya bisa ditangkap. Bangga dan bahagia membuncah manakala orang yang berkomunikasi libido menulisnya menaik. Inilah inti sharing.
Lagi pula, pengiriman buku-buku tersebut bukan bermaksud gagah-gagahan. Harap terikutnya, mana tahu ada hal-hal baik, ketermotivasian karena membaca buku saya. Sebagai penulis, ada yang mengeliat di hulu rasa manakala apa yang ditulis bermanfaatn bagi teman-teman. Apakah itu tidak baik? Semoga tidak.
Sejalan dengan itu, saya juga dikirimi buku. Padahal tidak meminta. Seorang teman dari Jakarta, mengirim aneka buku seputar Chinese. Hebatnya pula dia menantang: “Buku anu sudah punya?”. Memang, terkadang di TB Gramedia Banjarmasin terlambat. Tetapi, biasanya dikabari bila ada buku baru. Ajaibnya apabila belanja buku, seberapa pun, didiskon 10%.
Kalau sudah demikian, mari berbagi, berbagi buku tidaklah salah. Semakin rajin berbagai buku, faktanya buku saya semakin bertambah. Kenapa ya? Mana tahu Sampeyan lebih paham menjabarkannya.
Bagaimana menurut Sampeyan?
Banjarbaru, 22 Agustus 2008.













27 Responses to “Ikhlas Berbagi Buku”
By fien prasetyo on Aug 22, 2008 | Reply
kalo tulus ikhlas, semuanya akan lempang jlnnya pak, Allah SWT kan tidak tidur..Dia-lah yg Maha Adil dan Maha Kaya..kira2 seperti itu..
By Gun on Aug 22, 2008 | Reply
Haiks, saya pun harus mulai semangat, sekarang lagi di Gerakan 1000 Buku-nya BHI.
By suhadinet on Aug 22, 2008 | Reply
Tidak ada orang yang menjadi miskin karena berbagi. Bukankah Allah telah menjanjikan balasan yang jauh lebih besar dan banyak? Soal berbagi buku, saya kepingin sekali. Tapi belum punya buku buat dibagi. Jadi ya, berbagi tulisan saja dulu lewat blog sederhana saya. Mudah-mudahan ada manfaat buat orang banyak. Amin.
By syam on Aug 22, 2008 | Reply
ikhlas adalah kata yang indah. apalagi dengan berbagi buku, sangat indah. tulisan ini, sangat menginspirasi…
Salam untuk semua…
By Septha on Aug 22, 2008 | Reply
Saya termasuk orang yang paling ikhlas di bagikan buku pak. Yach semoga saja banyak penulis buku yang seperti Bapak mau Ikhlas membagi-bagikan bukunya. Dan semkin banyak dech buku koleksi saya. Hehe.
By salwangga on Aug 22, 2008 | Reply
“apa yang akan kamu dapatkan, adalah dari apa yang sudah kamu berikan”. sepak terjang pak “pendekar” ersis, menjadi kitab tersirat.
semoga, aku menjadi bagian dari kumpulan orang-orang yang berfikir. amin.
By Hery Azwan on Aug 22, 2008 | Reply
Pak EWA, saya mau mengirim buku BLIND POWER untuk Bapak. Minta alamatnya ya…Kirim via email: hery.azwan@grafindo.co.id
By esa on Aug 22, 2008 | Reply
1. Hmm..bagi-bagi buku ya? Bapak udah ikut yg 1000buku yg dibilangin Gun Pak?Hmm, itu bagus juga.


2. Kayanya belum ada deh yg nyaingin bapak, penulis yg rela berbagi bukunya, karyanya + ilmunya tanpa “nyusahin”. Harusnya dapet rekor MURI jg ya
3. Bener Pak, berbagi malah akan bertambah baik dari segi rezeki maupun nikmat.
4. Sy jg ikhlas kok jd bagian yg dapet bukunya Bpk
5. Semua akan tetap berjalan. Kita sudah ikhtiar, ALLAH juga yg menetapkan. Justru ketika berbagi, itu semakin membuat ALLAH akan senang membantu, ya kan Pak?
heheh..
***He he bisa azza. Pie kabare
By Hidjrah on Aug 22, 2008 | Reply
ass. wr. wb.
mas masih bagi2 buku ya, boleh dong saya kirim bukunya, terutama cara2 menulis soalnya saya masih bingung kalo mau nulis itu.
terima kasih sebelumnya
***Boleh aja to
By erry on Aug 22, 2008 | Reply
waah senangnya bisa berbagi!!!,…pengen banget ikut terlibat di dalamnya!! Sukses selalu pak!!!
O,ya sekedar pengen cerita aja. Sudah hampir setahun ini bersama teman-teman satu perkumpulan, kami belajar membuat buletin yang isinya tentang insya allah motivasi dan syiar Islam. Alhamdulillah sudah dikirimkan setiap bulannya hampir ke seluruh pelosok tanah air. Dan alhamdulillah pula permintaan pengiriman makin banyak. Cuman ya itu,..kami masih sedikit bermasalah di sumber dana buat cetak buletinnya (ada yang berminat jadi donatur..hehe…suerr..seriuss!!!). Tapi insya allah kami akan terus berusaha supaya bisa terus terbit dan tambah oplah cetaknya. Mohon doanya dari semua. Salah satu cita-cita kami saat adalah ingin membuat suatu buku kumpulan karya bersama. Mudah-mudahan bisa segera terwujud. Mohon doanya juga ya!!!Nuhun pisaan.(Maaf ya pak, komen nya keluar jalur..hehe).
***Malah bagus. Salam.
By esa on Aug 22, 2008 | Reply
heuheu..setuju sm T’Erry. Sy jd ingin berbagi juga, mungkin ga Teh..temen-temen blogger klo minta dikirimin buletinnya? Termasuk siapa tau Pak Ersis juga mau dikirimin. *tapi kalo satu kan ga lucu,,* InsyaALLAH manfaat. Sekarang udah dikirim hampir k seluruh Indonesia loh. Jadi, kalo ada yg mau bantu, dijapri boleh k T’Erry mungkin. Bisa lewat situs jg kok (blog T’Erry maksudnya). Heheh.
***Great idea.
By Al Jupri on Aug 22, 2008 | Reply
Mmm, Pak, buku-buku bapak sudah saya baca.
Yang menurut saya paling menarik, adalah buku Nyaman Memahami ESQ.
Sedangkan buku-buku tentang puisi, saya baca sebisanya, semnegrti-mengertinya saja. Oiya, bberapa hari lalu, adik saya membaca puisi-puisi dar buku kiriman bapak. Katanya, buat dijadikan contoh, dalam kegiatan KKN-nya. Engga tahu dalam acara apa…
Oiya lagi, saya cari-cari buku tulisan bapak di Gramedia Bandung or di Gunung Agung, saya belum pernah menemukan buku-buku tulisan bapak… (padahal, saya ingin baca juga tulisan-tuilisan yang lainnya…
By mathematicse on Aug 22, 2008 | Reply
Mmmmm, Pak, buku-buku bapak sudah saya baca.
Yang menurut saya paling menarik, adalah buku Nyaman Memahami ESQ.
Sedangkan buku-buku tentang puisi, saya baca sebisanya, semnegrti-mengertinya saja. Oiya, bberapa hari lalu, adik saya membaca puisi-puisi dar buku kiriman bapak. Katanya, buat dijadikan contoh, dalam kegiatan KKN-nya. Engga tahu dalam acara apa…
Oiya lagi, saya cari-cari buku tulisan bapak di Gramedia Bandung or di Gunung Agung, saya belum pernah menemukan buku-buku tulisan bapak… (padahal, saya ingin baca juga tulisan-tuilisan yang lainnya…
****Makasih tu … salam buat adiknya. Saya juga ngak tau tu Pak, urusan penerbit. Mudahan mereka baca hal tersebut.
By DV on Aug 22, 2008 | Reply
Btw, Pak, bukunya sudah sampai dua buah, untuk saya satu dan satu lagi untuk rekan DM. Semalam saya sudah sms ke nomer yang tertera di belakang nama Pak Ersis di sampul paketnya.
Terimakasih, selagi lagi terimakasih.
***Yoi.
By suhadinet on Aug 22, 2008 | Reply
Laporan Pak Ersis, buku kiriman pian sudah sampai tadi sore, pas ulun bulik dari wadah mintuha, ada paketan tiki di meja kamar. Sakalinya buku pian. Alhamdulillah. Tengkyu Sir!
***Siiiiiip.
By sawali tuhusetya on Aug 22, 2008 | Reply
wah, makasih banget kiriman bukunya, pak ersis. dah sampai kemarin, tapi belum sempat baca semuanya. dari buku itu saya bisa belajar banyak ttg trik2 menulis, matur nuwun pak ersis.
***Yoi. Baca dong pak, and jangan lupa kirim kritiknya.
By kambingkelir on Aug 23, 2008 | Reply
As Wr WB
Sehat semua tentu nya seperti yang di harap
Kok bagi bukunya nggak nyampe ke purworejo mbah
hehehehe Salam
Wass wr wb.
***he he bisa aja. Ngak bisa terbang sendiri kali. Gimana kabarnya nich Mas?
By Willy Ediyanto on Aug 23, 2008 | Reply
Waduh, libido menulis saya mencapai puncak nih.
***Bagus. Puncak menulis akan ditantang puncak lebih teinggi, begitu seterusnya, masih ada puncak di atas puncak. Itulah yang ‘menarik’ libido untuk selalu menulis. Jadi, jangan takut orgasme he he
By Daniel Mahendra on Aug 23, 2008 | Reply
Malam, Pak Ersis.
Rekan DV sudah menginformasikan pada saya bahwa buku pemberian Pak Ersis telah tiba di Yogya. Beribu terima kasih saya ucapkan dari Bandung.
Tak sabar ingin cepat membacanya.
**Yoi. Sama-sama. Selamat membaca.Salam hangat selalu,
-DM-
By Syukriy on Aug 24, 2008 | Reply
Salut…salut… Sangat inspiratif.
Saya juga tengah mulai mencoba, meski sangat kecil.
Semoga sukses selalu, kang.
Amin…
By Silo on Aug 24, 2008 | Reply
Wah senoga bukunya berbarokah pak….
Dan menjadi amalan sholeh dan ilmu yang bermanfaat.
Para Ulama dahulu juga ndak pernah pakai hak cipta tapi karyanya akan diakui hingga beratur-ratus tahun kemudian.
Siapa tahu buku bapak salah satunya…
***Amin. Maksih pencerahannya.
By tri aja gin on Aug 25, 2008 | Reply
wah…kalo begitu ulun termasuk beruntung donk dikasih gratis trus buku. dan asiknya lagi, semua menjadi inspirasi tuk terus maju dan membuka pikiran. he..he..he..
oya, moga selamatan dan mambrur menjalankan ibadah umrohnya.
**he he. Kmsiah, xe xe. Amin. Maksih doanya.
By meiy on Aug 26, 2008 | Reply
Insya Allah berbagi membuat kaya ya pak. dan terima kasih sekali lagi saya kebagian buku bapak. saya pun sering gitu, kalo abis ngasih buku, eh dikasih buku juga. alhamdulillah…
kemarin baru saya ngobrol dg suami, pengen ketemu dengan pak ewa sang motivator, soalnya minggu lalu baru bisa ketemuan dg penulis pujaan juga hehe
***Amin.
By langitjiwa on Aug 26, 2008 | Reply
wah! saya mau dong bang,dibagi bukunya.hehehe..
salamku
By indah ip on Aug 29, 2008 | Reply
ehm. saya juga ikhlas buanget dilemparin buku banyak-banyak, Pak
(paling pingin buku kumpulan surat cinta dan memahami ESQ), nggak ada superman jurusan KL yah? Kan lumayan bisa bebas ongkos kirim hehehe
kok kelihatannya nggak pernah kehabisan inspirasi ya, Pak? Nggak pernah mandeg atau mentok alias beku nulis kayaknya. Mau dunk tips nya. Pasti pak EWA bilang kuncinya ya satu: nggak lain nggak bukan ya menulis,menulis,menulis sajalah! Hehehe…pingin bisa memotivasi diri sedemikian euy.Maju terus, Pak!
By eliez on Nov 8, 2008 | Reply
aku menyukai novel,dari itu aku sngt suka mnulis crpen.trkdng aku ingn skli mnerbtkanny,nmun tak ada dana dn org yg dpt membnyuku,maukah kau membntuku?jk bersedia,kbri q melalui e-mail.please….
By eliez on Nov 8, 2008 | Reply
aku menyukai novel,dari itu aku sngt suka mnulis crpen.trkdng aku ingn skli mnerbtkanny,nmun tak ada dana dn org yg dpt membntuku,maukah kau membntuku?jk bersedia,kbri q melalui e-mail.please….