Resensi Buku MdG

12 August 2008 | Ditulis oleh: EWA |

Ahmad Rizky M.U menulis di komen postingan buku Menulis dengan Gembira (MdG): Saya sudah membaca sekilas buku Pak Ersis di Book Fair JEC Jogja. Ada lomba resensinya juga lo disana, salah satunya buku Pak Ersis. Saya lupa yang mana bukunya.

Kalo boleh tau, gimana ya caranya mengirim naskah ke Gama Media? Saya ada niatan nulis buku juga lo pak… yah, minimal kumpulan artikel2 saya di Radar Banjarmasin.

Syukron pak.

Dari komen informatif ARMU saya jadi berkehendak meminta teman-teman bloger merensi buku MdG. Hadiahnya semua buku karya saya yang masih ada stok. Ada yang berminat? Silahkan dan muat di blog masing-masing lalu link ke blog saya. Bagaimana berani?

Kedua, buat ARMU, Suhadi, dan Taufik, saya tawarkan, Sampeyan mau ngak datang ke kantor atau rumah saya secara bersamaan. Saya akan pertemukan dengan Dona yang bukunya saya jadualkan terbit Oktober 2008. Mana tahu saya mampu menerbitkan. Soalnya, kalau yang pertama menulis buku, penerbit gimana gitu. Kalau perlu kita ‘upahkan’. Kalau OK, bersepakatkanlah, nanti saya fasilitasi.

Pada buku MdG ada Senarai Tanggapan sebagi berikut:

Sampai hari ini saya belum pernah berjumpa seorang pun yang derajat keseriusannya sebagai motivator penulisan sedahsyat apa yang ditunjukkan Ersis Warmansyah Abbas (EWA). Setiap saat, setiap kesempatan, dalam tema perjumpaan seperti apa pun, pria nyentrik ini selalu memotivasi lawan bicaranya untuk menulis.
Erwin D. Nugroho (Jurnalis, penulis buku Email dari Tanah Suci).

Bang EWA sosok motivator penulisan dahsyat. Saya belum pernah berjumpa, tetapi merasakan ’sentuhan’ batin beliau selalu memotivasi untuk tidak abai menulis dalam situasi dan kondisi apa pun. Saya jadi semakin semangat menulis. Bravo Bang EWA.
Didi Djunaedie Hz (penulis)

Hari gini kita harus wapada …  Virus nulis ada di sekitar kita. Kalau virus flu burung harus dibasmi dengan anggaran yang besar, virus nulis kita inkubasi dengan anggaran yang juga besar … he … Kaya apa menurut Sampeyan?
Ibnu Sina (Anggota DPRD Kalimantan Selatan)

EWA benar-benar seorang motivator. Saya  salut. Moga buku Menulis dengan Gembira lebih menghebohkan lagi.  EWA terus menerus membimbing saya. Kalau bisa beri dong obat penawar, sebab waktu istirahat berkurang tu gara-gara virus menulis. Salam sukses.
Hanna Fransisca (Jakarta).

Ya, semoga semua mendadak jadi penulis. E, tapi koq jadi teringat “seleb mendadak dangdut” ya. He3
Daud Pamungkas (Penulis buku Membaca Meretas Jalan Menuju Sukses)

Mmm … inspiratif banget tuh. EWA bisa dibilang the one and only man who dreams many achievements for himself and also for others. Tidak banyak yang peduli dengan penulis muda, EWA adalah satu diantaranya.
Suciati (Penulis buku Aku Bangga Jadi Urang Banjar)

Saya percaya EWA membuat sejarah dalam dunia tulis menulis. Mudah-mudahan buku Menulis dengan Gembira menyemangati Kalsel atau Indonesia untuk lebih mencintai menulis.
Syamsuwal Qomar (Penulis buku Geliat Pikiran di Kampus)

Yaah… saya terkena virus menulis, dan ternyata nyaman banar tuh. EWA patut diacungi jempol…
Irsan Finazli (Lembaga Psikologi GLOBAL, Banjarbaru)

Saya termasuk kena virus EWA dan kini punya keberanian menulis. So.. I call him my angel. For me ewa is the best. EWA menyemangati dan membantu penulis pemula. Semoga EWA diberikan segala kemudahan yang Maha Kuasa seperti kemudahan dan kelancaran EWA menulis. Amin.
Maghfira Mimi (Jakarta)

Membaca tulisan-tulisan EWA dengan sangat cepat saya mengikuti alurnya. Pengaruh kata-katanya membuat saya terseret dengan kecepatannya …  Tulisan EWA sangat berbeda dengan tulisan-tulisan tentang “menulis” sebelumnya, khas dan memotivasi.
Al Jupri (Blogger)

Pertama kali bertemu EWA, 7 juli 2007 (070707) di Duta Mall Banjarmasin. Jiwa motivatornya sungguh melekat. Saya katakan ingin menjadi penulis, saya senang berbicara. “Kalau suka ngomong berarti mudah jadi penulis. Tinggal tulis apa yang diomongin”. Ungkapan EWA luar biasa. Sederhana, dengan gaya santai pula, memotivasi. Mungkin EWA tidak menyadari, ’secara tidak sengaja’ memberikan motivasi.
Gita Rose (Mahasiswa Pascasarjana Pengkajian Ketahanan Nasional UI)
 
Bagi EWA menulis “tak ada matinya”. Dia seperti heran bila ada orang yang tidak mau menulis atau tidak bisa menulis. Barangkali itulah, mengapa kali ini dia membuat buku “Menulis dengan Gembira”, bahwa menulis itu adalah senang-senang, kegembiraan, asyik-asyik…
Sandi Firly (Redaktur Pelaksana Radar Banjarmasin)

Bang Ersis, bagi saya, tak sekadar motivator dalam hal menulis, tetapi juga guru dalam membangun kepercayaan diri dan tampil pede. Tulisan Bang Ersis memang menarik, faktual, mengalir begitu saja, dan kadang sedikit “nakal”. Tema-temanya juga beragam, kadang agak provokatif.
Muhammad Arsyad (Kalteng Pos dan Radar Sampit).

  1. 13 Responses to “Resensi Buku MdG”

  2. By achoey sang khilaf on Aug 12, 2008 | Reply

    bimbing saya terus Pak!

  3. By Sandy Guswan on Aug 12, 2008 | Reply

    Moga teman2 yang ingin menerbitkan buku akan berhasil dan kita yang lain menyusul.

  4. By Achmad Sholeh on Aug 12, 2008 | Reply

    saya juga lagi belajar menulis pak, lewat blog sukses selalu pak

  5. By sawali tuhusetya on Aug 12, 2008 | Reply

    tantangan yang menarik, pak. semoga buku2 yang digarap pak ersis selalu memberikan inspirasi bagi temen2 penulis untuk terus mengembangbiakkan virus dalam ranah pikiran dan imajinasinya. salam kreatif!

  6. By Daniel Mahendra on Aug 12, 2008 | Reply

    Semoga bukunya berusia panjang, Pak Esis…

  7. By taliguci on Aug 12, 2008 | Reply

    betul pak, rasanya pak ersis adalah motivator jempolan,
    lebih-lebih posting pak ersis soal buat apa mengeluh, sangat mencerahkan..

  8. By kambingkelir on Aug 13, 2008 | Reply

    Tak Salah Jika aku pun punya sisi pandang yang menganut faham Mbah Ewa
    Salam Dari Sumbar

  9. By gus on Aug 13, 2008 | Reply

    salam takzim suhu….
    salam kenal juga…
    dr semarang neh..

  10. By suhadinet on Aug 13, 2008 | Reply

    Mau banget Pak, kapan?
    Saya benar-benar merasa tersanjung Pak.

  11. By suhadinet on Aug 13, 2008 | Reply

    @ taufik dan ARMU
 no saya 085249825152

  12. By Ahmad Rizky M.U on Aug 13, 2008 | Reply

    Wah, mau banget pak,,,,

    masalahnya saya sekarang udah di yogya…
    keliatannya kalo memungkinkan saya pulang untuk liburan idul fitri dan liburan semester…

    Mengenai lomba kemaren kebetulan saya agak telat datangnya kesana, jadinya pas lombanya udah tutup. cuma waktu ke stand gama media kok liat ada bukunya pak ersis, waktu saya buka ternyata terbitan agustus 2008…

    hmm.. kalo boleh tau alamat bapak yang lengkap dimana?

    o ya satu lagi buku menulis mudah, dari babu sampai pak dosen kapan terbitnya pak?

    e-mail saya rizky_mardhatillah@yahoo.co.id

  13. By Yari NK on Aug 13, 2008 | Reply

    Menulis dengan gembira, salah satu faktor kesuksesan sebuah tulisan….. siip deh….

  14. By meiy on Aug 15, 2008 | Reply

    provokasi positif, itulah pak ewa, mau ikutan, bukunya beli dimana ya pak

Post a Comment