Menantang Suhadi
20 July 2008 | Ditulis oleh: EWA |Saya menyimak blog Suhadi sejak awal. Tentu dia bukan siapa-siapa, belum ‘orang besar’. Suatu kali, membaca tayangkan sekolahnya di kelilingi rawa. Hati terenyuh bangga. Saya kirimi dia 14 buku. Dia jujur profesional. Postinga teranyarnya, merindukan menulis dan bikin buku. Saya tantang: komen di blognya:
Kayakanya Sampeyan ngak perlu motivasi dan ‘ilmu’ lagi deh, ngak perlu bertanya atau merendah lagi, ntar habis waktu dan kesempatan lho. Lalu?
Nulis saja, dan jadikan buku. Saya tantang, mau ngak bikin buku? Ntar saya bantu deh. Tapi, saya ngak suka orang pengeluh, lho. Pertanyaan saya: Udah mahir PageMaker atau InDesign apa belum?
Kedua, dalam menerbitkan buku, jangan pernah berpikir tentang biaya. Itu kuno, dan belenggu. Saya, kalau mau nerbitkan buku, ada aja tuh sponsor he he. Sampeyan juga bisa. Saya akan lempangkan jalannya, Insya Allah. Apa syarat?
Melakukan, dan jangan mengeluh. Titik.
Banjarbaru, 20 Juli 2008










27 Responses to “Menantang Suhadi”
By azaxs on Jul 20, 2008 | Reply
Wah.. luarbiasa blog pak…
Bisa saling memotivasi dan membuat kreativitas baru…
Sebenarnya yang tertantang bukan hanya pak Suhadi, tapi buat semua orang yang terobsesi menjadi penulis… Trimakasih
***Amin.
Salam
By Mahmud on Jul 20, 2008 | Reply
Assalamu’alaikum w.w.
Waw! Bapak orang yang sangat peduli dengan dunia tulis-menulis rupanya. Jujur, saya salut dengan Bapak.
Saya memunyai naskah buku yang belum terbit, bisakah Bapak membantu saya menerbitkan naskah buku saya itu? He he he he.
Oh iya, atas kunjungan Bapak di laman pribadi saya beberapa hari yang lalu, saya sampaikan terima kasih.
Jangan sungkan Pak berkunjung kembali di laman pribadi saya tersebut.
***Makasih ya apresiasinya. Ya mari saling mengunjung, silaturahmi. Salam. Solah buku Sampeyan ntar saya bilangi sama Hakim; tai gimana caranya dia tahu ya?
Wassalam.
By aminhers on Jul 20, 2008 | Reply
Mudah2an Pak Suhadi bisa menerima tantangan ini.
***Kita berdoa bersama he he
By herdianto on Jul 20, 2008 | Reply
cuma bisa mendukung dari jauh saja
***Wow sudah sangat berarti. Trims.
By Catra on Jul 20, 2008 | Reply
wah pak ersis memang motivator…
ayo pak suhadi kamu bisa!!!!
***Semua kita motivator bagi lainnya. Ya, kita lihat saja Pak Suhadinya, berani ngak?
By suhadinet on Jul 20, 2008 | Reply
Aduh. Kacau ini!
Saya jadi malu..
Tapi senangnya juga bukan kepalang.
Pak Ersis, saya baru saja kirim cerpen berjudul “Umi” ke Radar Banjarmasin, tentang anak jalanan, gak horor dan gak ada adegan kekerasan. Mudah-mudah memenuhi syarat untuk dimuat di sana. Dalam rangka hari anak, maksud saya.
Saya juga sedang bikin kerangka novel dengan tema perjuangan anak-anak Desa Sapala, Danau Panggang. Entah judulnya apa nanti, saya mau bikin konfliknya dulu matang-matang biar sinambung antar Bab. Ada sih terbersit judulnya “Anak-Anak Kalang Lepas Kandang”. Perjuangan 4 anak laki-laki yang kerja sehari-harinya menggembala kerbau rawa, lulus SMP Sapala untuk melanjutkan ke SMA Danau Panggang hingga akhirnya lulus, sukses mendapat beasiswa kuliah, dan dapat tawaran kerja karena prestasi.
Saya juga akan menyelingi dengan menulis sesuatu yang bisa dijadikan bahan bacaan untuk guru di blog saya, selain tetap terus berlatih menulis cerpen.
Saya sudah terlanjur tulis-bongkar “rahasia” itu di sini. Itu artinya saya akan TULIS, pokoknya TULIS!
Jelek atau bagus tinggal urusan nanti. Soal penerbitan saya tak perduli. Syukur-syukur bisa kriteria penerbit. Terimakasih banyak Pak. Saya belum pernah “bertemu” orang seperti Bapak. Mudah-mudahan saya tidak mengecewakan nantinya.
***ha ha justru itu yang tidak kacau. Ingat: gama = kacau. agama = tidak kacau.
By jenderal on Jul 20, 2008 | Reply
melakukan … itu jelas (mimpi hanya akan menjadi mimpi tanpa satu langkah perbuatan)
jangan mengeluh,.. ada kalanya kita sampai di titik dimanan tanpa sadar keluhan itu akan keluar dari mulut kita…
***Minimal kita meminimalisirnya he he
By suhadinet on Jul 20, 2008 | Reply
Pak Ersis benar-benar bikin saya panas. Ha.ha… Adobe Pagemaker saya bisa walau cuma versi 7.0. Saya dulu pernah me-lay out ‘buletin cangkal’ dgn tebal 20 halaman dan terbit sampai 3 edisi, milik dinas pendidikan kab H.S.U walau sekarang gak jalan lagi karena kehabisan dana ‘cetak’. Mati suri karena para ‘atasannya ada perang dingin’.
Maksud Bapak naskah bukunya langsung di lay out ya?
***Betul, ntar saya kasih formatnya. Lumayan kalau PM, Insya Allah OK. Akan lebih bagus kalau ke Bjm mampir ke kantor saya, dan semua lebih OK. Jangan ditunda lagi. he he
By mascayo on Jul 20, 2008 | Reply
wah akhirnya saya menemukan blog motivasi menulis . mudah-mudahan saya bisa mengikuti jejak penulis yang baik..
***he he … bisa aja. Pasti bisa lebih hebat dari saya. Yakini itu.
By Alwi on Jul 20, 2008 | Reply
Emm…saya mengenali blog Pak Ersis melalui ustazah saya. Bagus banget…Bila saya baca artikel2nya termotivasi kpd saya untuk terus menulis. Mudah-mudahan saya juga bisa mengikuti jejak penulis hebat kayatnya persis Pak Ersis..he he..
***Alhamdlillah. Mar kita sama-sama memotivasi, sama memberi. Sampeyan pasti bisa. Allah akan mengabulkan niat baik hambNya sejauh Si hamba mau melakukan apa yang diniatkan. Amin. Saya senang dikunjungi, bersilaturahmi. Salam dari Indon.
Kalam Abu Musaddad
http://ibnismail.wordpress.com
By fira on Jul 21, 2008 | Reply
Ass…salam jumpa pak…lama tak bersua ya. Pas buka blog bapak wah baru lagi atau fira yang baru buka kali yah…maklum baru nongol lagi nih. Kangen ama tulisan bapak. Salam jumpa nih pak hehehe. Wslm
By Alex Abdillah on Jul 21, 2008 | Reply
Ass.
Motivasi yang LUAR BIASA pak……..
By achoey sang khilaf on Jul 21, 2008 | Reply
Jadi semangat nih Pak
Mphpn tantang juga daku!
By achoey sang khilaf on Jul 21, 2008 | Reply
Maksudnya mohon tantang daku
By sawali tuhusetya on Jul 21, 2008 | Reply
tantangan yang menarik, pak ersis, biar jadi “jamu” buat yang muda2. btw, untuk pak suhadi, kalau menulis cerpen atau fiksi apa pun akan lebih bagus kalau tidak ditulis “dalam rangka” apa gitu, hehehehe
ini persoalan imajinasi dan kreativitas yang sangat universal nilai2nya. maaf kalausok tahu. saya yakin tak lama lagi tulisan pak suhadi bakalan bertengger di media cetak. salam kreatif!
By hamsin on Jul 21, 2008 | Reply
suatu nasehat dan motivasi yang baik pak lakukan jangan kebanyakan mengeluh “waja sampai kaputing” he..he…
By marshmallow on Jul 21, 2008 | Reply
ini motivasi ekstrinsik namanya. *melirik posting pak suhadi tentang volition*
motivasi ekstrinsik yang baik akan mencetuskan motivasi intrinsik.
saya yakin ini salah satu contohnya.
salut!
By Eka on Jul 21, 2008 | Reply
kalo mnurut ku menulis itu perlu ketekunan…. jangankan nulis buku… posting untuk blog aja kadang susah…
By Wempi on Jul 21, 2008 | Reply
yup, wempi tantang juga… mana bukunya? kapan terbitnya?
By Yari NK on Jul 21, 2008 | Reply
Nggak apa2 mengeluh juga, namun asal kerjanya juga kontinyu. Mengeluh bisa sebagai pertanda bahwa ia tengah berusaha untuk menyingkirkan halangan yang berada di depan. Daripada tidak mengeluh tapi kerjanya juga tidak ada…..
Tapi memang yang paling baik adalah kerja yang kontinyu tanpa mengeluh……..
By Ani on Jul 21, 2008 | Reply
Mas Ewa memang seorang motivator yang hebat…!
By salwangga on Jul 21, 2008 | Reply
hari berganti,
minggu berubah,
bulan selalu kembali,
tahun?
selalu bertambah.
menusuk, merasuk, menyebar melewati pori-pori, membakar seluruh tubuh bersama aliran darah.
“tak udah banyak ber-andai. lakukan, tulis, tulis, dan tulis, terbit atau tidak. urusan belakang. laku atau tidak, hasilkan dulu karya, baru ikutin alur berikutnya”
luar biasa sakti kata-kata ini. aku hanya sanggup menghela nafas, tertahan. untuk aku hempaskan kembali dengan semangat baru. aku tidak menyesal, bahkan bersyukur. walau baru sekarang menjumpai blog ini.
sangat berasa, pak ersis tertanam erat dibenakku. sedalam kata-katanya terhujam dijantungku. semangat!
salam,
salwangga
By endang on Jul 21, 2008 | Reply
wah……hebat pak Ersis ini….juga buat yg ditantang…..salut !
***Maksih pujiannya. Jangan sering-sering ya, ntar besar kepala torang he he
By septha on Jul 21, 2008 | Reply
Alhamdulillah, akhirnya ada “korban” Bapak selanjutnya. Hehe.
***he he mudah-mudahan ‘korban’ terus bertambah
By panda on Jul 21, 2008 | Reply
yang nantang aku, ada gak ya? hehe
***Pasti ada kala … kalau semua ditantang, bisa repot he he
By Siti Fatimah Ahmad on Jul 21, 2008 | Reply
Tiap pagi mesti terus memikirkan ilmu dari tuan untuk dibaca. Jika tidak…rasa seperti kehilangan sesuatu dalam diri. Ya…tidak rugi rupanya jadi manusia. Jika tahu guna hidup ini untuk apa ? Semua orang bisa melakukan, tinggal mau atau tidak sahaja.
Kebiasaan-kebiasaan kitalah yang menentukan nasib kita. Apabila kita ingin berjaya, biasakanlah berkarya dan bercita-cita besar. Maka dengan sendirinya kita akan dihantar ke arah cita-cita besar itu. Syabas buat tuan. Memoga semakin cerah ilmu dan rezekinya untuk manusia sejagat.