Ejakulasi Menulis

23 June 2008 | Ditulis oleh: EWA |

Oleh Ersis Warmansyah Abbas

POSTINGAN Menulis www.webersis.com 11 Desember 2007 Ejakulasi Dini Menulis mendapat respon lumayan. Entah ada kaitannya, A. Ghofur berkesimpulan menulis di blog itu ejakulasi dini; seperti orang senggama tapi mengalami ejakulasi dini. Dijadikan subheader.
 
Postingan tersebut memuat pesan: … apabila urat menulis terangsang, ide yang begitu ‘kuat’, tiba-tiba hilang. Tulisan berhenti di tengah jalan (emang mobil), baru dua alinea, sekalipun berawal semangat mengebu-gebu, mandeg. Apa sebab?
 
Bahannya belum cukup, ide belum matang (emang telur mata sapi), latihan menulis cekak, … sekalipun rangsangan menghentak ubun-ubun. Kalau terus terjadi, berhati-hatilah, bisa jadi menuju penyakit permanen. Penyakit permanen?
 
Lebih celaka, jangankan dicari obatnya tetapi dijadikan perilaku yang berulang. Lama-lama menjadi pola. Akan sangat berbahaya apabila menjadi pola tingkah laku. Kalau manusia memapankan tingkah laku maka akan menjadi karakter. Kalau menjadi karekater akan susah diubah. Dus, sadarilah akar masalahnya. Apa itu?
 
Ya, itu tadi. Diperlukan kematangan dan atau pematangan ide berbasis bahan-bahan. Rangsangan tidak lebih dari pemicu. Kalau rangsangan tergelincir menjadi angan, tulisan tidak akan pernah menjadi, ejakulasi dini. Akan menjadi sempurna parahnya apabila tidak dilatih dengan menulis, menulis, dan menulis.
 
Nah, sampailah kita kepada obat melawannya. Membaca; Iqra’, iqra’, iqra. Membaca apa yang tersurat, lalu yang tersirat. Pada tingkat paling tinggi ‘membaca alam’, tanda-tanda kebesaran Allah. Gunakan indera; mata, telinga, hidung, lidah, dan syaraf-syaraf peraba. Akan sempurna kalau bisa membaca melalui ‘mata hati’.
 
Berikutnya latih mematangkan dan membiasakan posesnya di otak, plus menuangkan dalam bentuk tulisan. Cara terbaik dengan menulis, menulis, dan terus menulis. Pada aktivitas menulis itulah pemasihan input dan proces berlaku secara melekad. Enjakulasi dini menulis? No, way.
 
Bagaimana menurut Sampeyan?
 
Banjarbaru, 23 Juni 2008.

  1. 15 Responses to “Ejakulasi Menulis”

  2. By Hery Azwan on Jun 23, 2008 | Reply

    Kalau ada ejakulasi menulis, ada juga nggak foreplay menulis?
    Hi hi…EWA ada-ada aja…

    ***Kita ciptakan aja he … itu kan istilah, esensinya ada dong.

  3. By wawan halwany on Jun 23, 2008 | Reply

    wah ada-ada aja idenya. yah jangan sampai jadi impoten menulis bisa lama tuch obatinnya.

    ***Ngak gampang … membaca, berpikir, dan menulis … jadi deh.

  4. By DV on Jun 23, 2008 | Reply

    Bermutu, Pak!
    Saya sering juga ngalami yang begitu itu….
    Tercerahkan dengan ide Pak EWA

    ***Hay ya … muji nich ye … kita sama-sama mencerahkan aja he he

  5. By meiy on Jun 23, 2008 | Reply

    wehehe kesian bgt ampe ejakulasi dini, semuanya kontrol di pikiran aja kok, easy, kalau targetnya nulis yg canggih2 di luar kemampuan, ya mandeg, tp jangan berenti seperti kata pak ewa, iqra, iqra, iqra. bagi saya juga riset kecil2an :D

    ***Ya ya, iqra iqar iqar, itu kuncinya.

  6. By ummu_mumtazah on Jun 23, 2008 | Reply

    Wah..pak ersis udah bikin buku yaa ?? di banjarmasin ? Subhanallah… banyak sekali buku2 nya.. :) keep on writing ya pak. Semoga dengan kertas dan tinta, kebaikan dapat membuka mata..

    ***Ya. Ya. Amin,

  7. By febry on Jun 23, 2008 | Reply

    Yap…ya..ya..Ejakulasi menulis.Kadang itu yang jadi masalahnya pa.

    ***Ka ada obatnya tu.

  8. By laporan on Jun 23, 2008 | Reply

    Mungkin seperti ini pak ersis, Dapat inspirasi maka muncul ereksi, memiliki blog maka senggama, posting tulisan maka orgasme. *halah*

    ***Haha ada-ada sazza

  9. By Anang Banjar on Jun 24, 2008 | Reply

    Kalau gitu buka saja praktik “MAK EROT - WRITING” agar setiap keluhan seperti ejakulasi, impoten, dan sejenisnya lah dapat teratasi… Tidak perlu teori-teori yang lain, Dijamin tokcerr…!!!

    ***Bikin aja theori baru …

  10. By marshmallow on Jun 24, 2008 | Reply

    nah, gimana kalau gak kunjung ejakulasi, pak?
    excessive gitu loh jadinya, tapi ngelantur.
    itu disebut apa ya?

  11. By Alex Abdillah on Jun 24, 2008 | Reply

    hehe……ada-ada saja ya Pak,
    tapi kadang sy juga mengalami tuh pak…hehe

  12. By zoel on Jun 24, 2008 | Reply

    wahhhh ternyata ada ejakulasinya juga dalam menulis :lol:

  13. By achoey sang khilaf on Jun 24, 2008 | Reply

    judlnya tentangmenulis
    tapi aneka kata :)

  14. By Wempi on Jun 25, 2008 | Reply

    Wempi malah suka berlama-lama ejakulasi dalam menulis, huahahaha… *cerita orang dewasa ya*

    ***He he ejakulasi ngak bisa lama he he (guyonan orang deawas memang)

  15. By nurkhulis wardani on Jun 27, 2008 | Reply

    pasiennya mak erot, hehehehe…

    bener tu bos ae….hehehehehe…
    kurang jamu (bahan bacaan & pengetahuan) trus jadi ejakulasi dini (mandeg menulis) macet jadinya, tulisan ngak selesai2…

  16. By fikri on Nov 8, 2008 | Reply

    Ejakulasi menulis? it,s somewhat natural, inilah makluk yang sering menghantui saya ketika keinginan untuk menulis merasuk, sehingga saya ogah nyari bolpoint untuk sekedar membuat sketsa pikiran yang lagi meradang. Buang EWA, kadang saya tergoda untuk negatif kalo udah bersentuhan dengan kemampuan menuangkan isi otak untuk jadi tulisan, membaca tulisan anda memaksa saya harus meromantisir kembali postur diri saya dengan “Minderwardigheid Complex” yang meraung dan menggejala sekian lama dalam alam pikir saya. Thanks anyway.

Post a Comment