Didoakan Ary Ginandjar Agustian
22 May 2008 | Ditulis oleh: EWA |Oleh Ersis Warmansyah Abbas
MENARA 165 … baru sekali ini saya kujungi. Saya diikutkan ‘Pasukan’ ESQ Kalsel memeriahkan hari Kebangkitan Nasional; dalam kemasan ESQ Leader Center, Menuju Indonesia Emas 2020. Sekadar catatan, sekalipun bukan pengurus Korwil ESQ Kalsel, kenal saja dengan para pendekar ESQ.
Menara 165 di bilangan TB Simatupang, Jakarta, sungguh mengangumkan. Setelah berbincang dengan Syahrani Budi, Dirut pembangunan Menara 165 semakin kaget, manapula masuk ke ruangan elite, VVIP yang berisi para petinggi ESQ Pusat, Korwil ESQ, dan petinggi-petinggi lainnya. Ruanganya mengairahkan, tertata rapi, nyaman, lengkap dengan aneka makanan. Ala hotel bintang lima.
Menurut Syahrani Budi, empat lantai sudah OK, telah dipakai sebagai kantor dan aneka kegiatan. Tahun ini dilanjutkan sampai lantai 25 yang dananya OK, sudah ditenderkan. Segera go.
Ndilalah, dalam keterkaguman tersebut, Pak Ary, suhu kami, guru spiritual kami, menghampiri. Saya yang sudah setahunan tidak bertemu dengan lelaki besar tegap cerdas ini. Saya pertama kali disalami dan paling lama sejak mengenalnya. Berpelukan ala ESQ. Langsung ‘memaksa’ makan. Bahkan, dengan lantang di bilang: Ini pasukan ESQ Kalsel. Kami bersalaman dengan para petinggi, yang tidak usah ditulis namanya.
Pak Ary lantang mengatakan, Kalimantan Selatan adalah ‘pelopor’ penyebaran ESQ. Pikiran saya menggoda kenangan tiga tahun lalu, betapa perjuangan teman-teman ‘berdarah-darah’ membumikan ESQ; entah para pendekar ESQ Kalsel sekarang tahu sejarahnya, saya juga tak peduli.
Setelah memuji, menurut saya sangat tulus, mantap dia katakan: Khusus untuk Kalsel, sebagai terima kasih, ESQ mengundang 500 orang; ulama, umara, intelektual, saudagar, dan kaum muda, masing-masing 100 untuk ESQ Training Professional. Silahkan atur, dari penginapan (hotel), makan, dan segala halnya ditanggung ESQ; gratis. Jangankan kami yang dari Kalsel, siapa saja yang mendengar tercengang. Ya, Kalsel memang memelopori ESQ di daerah.
Terima kasih Pak Ary, kami nampaknya diistimewakan. Kontingen Kalsel, sejauh yang saya lihat, satu-satunya yang mendapat meja khusus di ruang VVIP. Lalu Pak Ary memimpin doa. Mau tau doanya?
Pertama-tama bersyukur pada Allah SWT, lalu mendoakan agar dilimpahkan rahmat dan hidayah, dimudahkan rizki dan bla bla. Jaya (Korwil ESQ Kalsel), didoakan khusus. Bagi seluruh masyarakat didoakan bagi segala yang baik-baik (semoga makbul). Sekembali dari Menara 165 saya candai; Bos pian tu dah kami doakan, didoakin Pak Ary, kalau tidak berhasil, salahnya pada Pian he he. Jaya, senyum masam saja. Saya memang suka usil pada Jaya dalam bicara, kalau dia dalam perbuatan he he. Soalnya, dia sering memandang enteng sih. Dia adalah sahabat kental.
Jujur saja, saya sangat senang. Inilah hal paling menyenangkan selama terlibat ESQ. Apalagi ketika bilang: Pak Ary, saya minta Sampeyan membuatkan kata pengantar buku saya, Nyaman Hidup: Sabar, Ikhlas, dan Syukur. Pak Ary Ok. dan memberi semangat, agar terus menulis. Wah susah digambarkan deh …
Pak Ary berlama-lama, makan di meja kami, mendiskusikan banyak hal, lebih tepat menyuntik semangat, memberi ‘hadiah’, dan seterusnya. Luar biasa, Pak Ary ingat dan men-flashback perjalanan ESQ, dan … beterimah kasih pada ESQ Kalsel. Dalam pandangan saya, sudah ditulis di buku Nyaman Memahami ESQ.
Terharu, Jaya meneteskan air mata sesunguhnya. Seingat saya, inilah ragapan terlama dengan Pak Ary. Saya yang tidak doyan mengangungkan orang, apalagi mengkultuskan, mengakui Pak Ary menggugah jiwa.
Sampai, pada ketikanya, Pak Ary berbicara dengan seluruh korwil, dan kemudian menuju audotorium pertemuan, merayakan puncak Hari Kebangkitan Nasional, Menuju Indonesia Emas 2020.
Bagaimana Menurut Sampeyan?
Jakarta, 21Mei 2008.













14 Responses to “Didoakan Ary Ginandjar Agustian”
By meiy on May 22, 2008 | Reply
perjalanan spiritual ya pak
***He he
By aLe on May 22, 2008 | Reply
aLe ikut mengamini ya,
benar2 pertemuan yang sangat menggugah jiwa.
aLe membayangkan saja sudah seperti merasakan kebanggaan yang oM EWA rasakan.
ah, semoga aLe suatu saat jg bisa hebat seperti oM EWA dan Pak Ary, aMien,.
***He he bisa aja … ntar Insya Allah dirasakan juga kog
By prayogo on May 22, 2008 | Reply
Sungguh suatu anugerah yang harus di sukuri. Karena aktivitas yang Bapak lakukan bermanfaat buat orang lain.
Saya pikir, inilah kenikmatan dalam hidup. Bisa berbuat untuk orang lain.
***Amin. Kata-kata Sampeyan membuai membuat saya malu … padahal ngak ada apa2nya uey
By Ersis Warmansyah Abbas on May 23, 2008 | Reply
Sori ya … komen sempat tertutup
By Ani on May 23, 2008 | Reply
Pertemuan dengan orang2 hebat biasanya memotivasi kita untuk menjadi seperti mereka pula. It’s great!
***Itu dia; memotivasi dalam bidang kita. Makasih.
By eNPe on May 23, 2008 | Reply
weks…udah bisa komen
***Yoi, Pa kabar Pontianak?
By Mbelgedez on May 23, 2008 | Reply
Tapi situ belom pernah ketemu sayah, kan ???
Imam dari Madzab Bocor Alus, Orang Nyang Ndak Ada Kerjaan….
***Mudahan Allah SWT mempertemukan kita demi dan dalam kebaikan. Amin.
By achoey sang khilaf on May 23, 2008 | Reply
subhanallah
hebat Pak
***Subhanallah.
By M-Clais on May 24, 2008 | Reply
wow..memang bisa jadi great motivation bila terinspirasi seseorang kemudian bisa duduk berdampingan dan mendoakan pula..selamat!
btw..boleh tau email pak Ary, coz era 90an saya pernah juga mengabdi pada beliau. wass
By Amin maizun on May 24, 2008 | Reply
Brtemu sm Bung ary aja udh sneng aplgi brtmu nabi muhammad.saw.mas ewa percya ga ktmu nabi dlm keadaan sadar (tdk mimpi) bikin tulisanya pasti menarik. KITA BISA KTMU NABI TANPA MIMPI.
***Ngak, kalau dalam mimpi, ya … ini pernah kami diskusikan dengan Hadad Alwi … Syartnya mudah katanya, berhenti merokok. Saya belum bisa euy berhenti merokok.
By gerak jalan esq on May 27, 2008 | Reply
Assalammu’alaikum mas EWA , senang sekali ya…..ternyata mas Ewa kesana juga ?
boleh mampir ke http://www.gerakjalanesq.wordpress.com dan beri testimoni disana, sudah berkumpul dari jakarta indonesia dan malaysia. Makasih yaa.
***Yap, aku punya puluhan gambar; ngak sempat posting …
By Alex on May 31, 2008 | Reply
Bukannya HUT RI 50 itu udah jadi emas pak ????
2015 InsyaAllah sudah jadi “EMAS”. amin.
By Asep on Jun 2, 2008 | Reply
Amiiin, semoga doanya terkabul dan semoga Kalsel jaya, mempelopori Kebangkitan Nasional baru.
***Amin.