Bertemu Hanung Bramantiyo

20 May 2008 | Ditulis oleh: EWA |

Oleh Ersis Warmansyah Abbas

Hanung BramantiyoHANUNG Bramantiyo, sutradara film Get Married , Ayat-Ayat Cinta, dan seterusnya, nampaknya bintangya semakin bercahaya. Apalagi, sehabis sukses film AAC menggarap film klosal Sunan Kalijaga. Film berbiaya Rp.14. Riset sedang dilakukan.
 
Minggu lalu, saya sempat berteleponan dengan Hanung. Ya itu, berjanji bertemu di Jakarta. Dari lobi GrandKemang, pukul 14.15 WIB saya di-SMS Lihan: Opick dan Hanung sudah datang. Pian kami tunggu”. Menyambar tustel dan turun ke lobi. Wualah anak-anak muda tersebut sudah menunggu. Bersalaman, percaya diri, membagi Bandjarbaroe Post: media lokal, namun saya yakin, tampilannya tidak malu-maluin amat.
 
Mereka nampaknya senang. Memulai dengan beberapa pertanyaan basa-basi kami terlihat diskusi serius sekitar sejaman. Berawal dari kenapa tertarik memfilemkan Sunan Kalijaga, soal dana, sampai teknis penggarapan, saya berkesimpulan, Hanung sangat serius. Katanya itu obsesinya.
 
Saya mengusulkan beberapa hal. Pertama, agar pengambaran Sunan Kalijaga jangan sampai tercerabut hal manusianya. Kedua, dibangun atas fakta historis tajam dan berkonsultasi, misalnya ke jurusan Sejarah UGM. Ketiga, mengakualisasikan ke keterkinian dakwah masa berbasis nilai-nilai sejarah yang dikemas dalam kandungan syiar.
 
Bukan hendak memuji. Hanung jelas terkesan sangat cerdas. Misalnya ketika diskusi tentang, apakah Sunan Kalijaga itu ‘mencuri’ harta orang tuanya untuk ‘dibagikan’ atau apa memang perampok benaran. Belum lagi ke hal lebih serius, apakah Sunan Kalijaga keturunan Cina atau tidak.
 
Pada hal-hal mendasar begini tim riset sedang fokus. Kesimpulan akan diambil berdasarkan riset setelah nantinya didiskusikan dengan berbagai kalangan. Wow … pengagarapannya direncanakan detail. Bukan sekadar filem sejarah selintas tetapi berdasarkan riset dan ‘pengujian’ khalayak, terutama ulama dan intelektual. Dalam bahasa Opick, mulai penggarapan dilakukan ‘terbuka’.
 
Hanung anak muda yang hangat. Tidak sombong, percaya diri, dan sangat rasional. Saya katakan, sekalipun AAC sukses dalam banyak hal, tidak sedikit yang mengekritik, untuk tidak dikatakan menghujat. Hanung merespon dengan amat rasional, tidak semua hal harus diamini. Wajar pandangan dan persepsi berbeda, tetapi tujuan semua orang pasti baik. Wualah … kalau anak-anak muda mayoritas berpikiran  begini, kenringasan pemikiran dan tindakan akan enyah dari Bumi Pertiwi.
 
Bagi Hanum, seperti juga tandem pengagas Opick, dan pendana Lihan, soal sukses komersial bukanlah tujuan utama. Ada idealis, ada aobsesi, ada kebanggaan meneruskan cita-cita Kebangkitan Nasional yang hendak ditegakkan. Ada pula apa yang mereka sebut, menjadikan Islam dalam praktik historis —Sunan Kalijaga— agar dipahami sebagaimana mestinya.
 
Film dibuat bukan untuk menggurui atau memperlihatkan kehebatan Sunan Kalijaga dalam tindakan ‘ayat-ayat dakwah’ —ini istilah saya— tetapi bagaimana dengan menonton film esensi nilai-nilai Islam demi diinternalisasi tanpa paksaan.
 
Menurut Hanung, pada sejarah kehidupan dan perjuangan Sunan Kalijaga terdapat nilai-nilai yang hidup sepanjang jaman. Sunan Kalijaga adalah tokoh perubahan ke arah kebaikan di jamannya.
 
Walah … dalam tulisan pengantar ini, cukup demikian mengapa film itu digarap. Saya sedang menyipakan tulisan berikutnya. Maaf kalau terlalu ringan, dan memang dimaksudkan sebagai pantulan, betapa senangnya berbincang dengan sutradara yang digandrungi banyak orang tersebut.
 
Bagaimana Menurtu Sampeyan?
 
Hotel Grandkenang, 20 Mei 2008.

  1. 13 Responses to “Bertemu Hanung Bramantiyo”

  2. By sawali tuhusetya on May 21, 2008 | Reply

    orang hebat ketemu orang hebat, wah, salut banget! yang dijadikan topik diskusi pun pastinya hal-hal yang hebat, ya, pak. wah, jadi ngiri, nih, hehehehe :lol:

    ***Delek nich ye. Saya ngak marah kog, yang ngledek guru sendiri. Salam hangat.

  3. By Totok Sugianto on May 21, 2008 | Reply

    kelihatannya bakalan ada kolaborasi sutradara dan penulis.. dan mudah2an proyek filmnya bisa segera dikerjakan.. saya siap jadi pemeran pembantu pak :D

  4. By Mega on May 21, 2008 | Reply

    Ikutan jadi pameran pemain cadangan dung hehehe..

  5. By Suci on May 21, 2008 | Reply

    wah, Saya penggemar karya2 Hanung (Mungkin, Kecuali AAC). Terutama untuk Get Married. He’s a brilliant and idealist Director after Dedy Mizwar and Rudy Sujarwo… Pemuda yang rasa nasionalisnya masih tinggi di hare gene… :)

  6. By jimmy on May 21, 2008 | Reply

    asik sekali bertemu dengan sutradara beken.. apa pak Ersis mau bekerja sama bikin film? hehe.. harusnya pak Ersis saja yang bikin skenarionya :D

  7. By aLe on May 21, 2008 | Reply

    huhu, lama ga mampir ke suhu yg 1 ini ^^
    apa kabar oM?

    weits,
    pertemuan para orang hebat neh *membayangkan*

  8. By meiy on May 21, 2008 | Reply

    salut buat mas hanung, muda berprestasi, semoga filmnya lebih bermutu.

  9. By dana on May 21, 2008 | Reply

    Wedeh, ketemu seleb donk pak. :D

  10. By Faujiah Herlina on May 21, 2008 | Reply

    hendaknya seperti itulah untuk menggarap sebuah film, perlu kajian yang mendalam jangan asal bikin, kita butuh film-film yang bermutu. Jangan film kacangan yang hanya mempetontonkan kemolekan, itu sudah tidak zamannya lagi. Saya gerah melihatnya

  11. By Zul ... on May 21, 2008 | Reply

    Banyak hal yang harus digali dari seorang Hanung. Kesuksesannya menggarap AAC seakan menjadi Hanung luar biasa. Sekarang, akan dititipi ‘Sunan Kalijaga’. Semoga Hanung bisa menjadikannya luar biasa.

    Selalu berbaik sangka untuk sebuah kebaikan.

    Tabik!

    ***Yap mudahan. Ak juga bar tahu Hanung, luar biasa anak itu; berpikir dan berbuat. Great.

  12. By SQ on May 22, 2008 | Reply

    “ayat-ayat dakwah” untuk kebaikan, mudah2n benar tercapai niat baik semuanya amieen

    ***Amin.

  13. By edo on May 23, 2008 | Reply

    ngg..
    kapan yah punya kesempatan ketemu dengan uda ersis?
    lha hanung opick aja ngantri e
    hehehe..
    piss uda :)

    ***He he kog gitu, ada yang ngatur.

  14. By Alex on May 31, 2008 | Reply

    wah..jelas senang pak ??

    Kiai Haji Ahmad Dahlan juga mo dipilemkna oleh hanung ya pak ???

    dukung aja….

Post a Comment