BBM Bakalan ‘Terbang’?

15 May 2008 | Ditulis oleh: EWA |

Wacana kenaikan BBM (hampir pasti), menuai protes. Pemerintah berargumen, kalau tidak naik, APBN (P) bakalan ‘gawat; tersedot subsidi. Bagaimana kalau jurus ngutang? Kata Wapres JK, siapa yang mau ngutangi untuk subsidi BBM. Nah, buah simalakama.

Kalau protes meningkat, bisa-bisa jadi … yang ujung-ujung … duh susah membayangkan. Sekalipun, alasan pemerintah mengalihkan subsidi dari kalangan berpunya kepada kalangan tidak berpunya.

Bagaimana menurut Sampeyan?

  1. 41 Responses to “BBM Bakalan ‘Terbang’?”

  2. By Juliach on May 15, 2008 | Reply

    Sudah waktunya menggunakan minyak Colza untuk motor diesel dan kembali ke sepeda genjot!

    ***Ya ya … apa itu minyak Colza, soritelmi, belum paham euy

  3. By Syam al Ideris on May 16, 2008 | Reply

    Perlu dikaji kembali apa arti sebenarnya “subsidi BBM” karena bukan benar-benar subsidi. Maksudnya? Menurut Kwik Kian Gie harga atau modal memproduksi 1 liter bensin di dalam negeri hanya Rp 630,-. Jadi kalau sekarang pemerintah menjual BBM seharga Rp 4.500,- kan masih memperoleh keuntungan Rp 3.870,-. Jika dikalikan dengan total produksi seluruh BBM setahun akan memperoleh keuntungan Rp 30 triliun. Trus apanya yang disubsidi.

    Mungkin kalau melihat harga minyak mentah dunia saat ini, memang harga jual bensin di dunia internasional sekitar Rp 6.000 perliter. Jadi maksud “subsidi BBM” disini adalah selisih keuntungan (berkurang) yang didapat pemerintah jika menjual bensin kepada rakyat sendiri seharga Rp 4.500 jika dibandingkan dengan harga dunia yang lebih mahal. Tapi biar bagaimanapun juga kan pemerintah masih untung, jadi nggak perlu ribut memikirkan keuntungan yang lebih banyak dengan melihat harga BBM diluar sana. Toh, untuk rakyat sendiri dan minyak yang diproduksi dari bumi kita (milik rakyat atau negara? ).

    Jadi arti subsidi pemerintah itu, “pemerintah menomboki APBN” atau “masih untung cuma harusnya bisa lebih banyak lagi”. Bisa dikatakan pemerintah dalam mensubsidi cuma di atas kertas, tapi realnya kan cuma “opportunity lost”.

    ***Ha lah

  4. By fahmi! on May 16, 2008 | Reply

    tentunya pemerintah sudah memikirkan situasi ini secara detail pak. dan didukung banyak ilmuwan pula. aku percaya pemerintah bikin keputusan yg paling baik buat negara. harga BBM naik itu nggak enak, tapi bisa jadi kalo harga BBM nggak naik malah sangat nggak enak di belakang.

    jadi sebelum teriak teriak di jalanan, boleh coba berpikir dulu dari posisi pemerintah, dari posisi pengusaha, dari posisi rakyat. apa iya kebijakan ini nggak bijak? kalo iya, lalu apa solusi yg lebih baik?

    ***Bisa juga

  5. By M. Rizky Adha on May 16, 2008 | Reply

    BBM = Benar Benar Mabok !!! Gak ngarti jg negara ini mau dibawa kemana… Yg kasihan to rakyat kecil,,, Yg kaya makin kaya, yg miskin makin miskin… Cukup duduk tenang, ngerenung, teriak2… Terserah pilih yg mana? Makin mabok dah!

  6. By noorlatifah on May 16, 2008 | Reply

    Jika kenaikkan BBM ini merupakan jalan terbaik untuk negara, yach mau apalagi? Tinggal kita aja lagi pandai-pandai menghemat BBM. Yach jangan pakai motor kalau ga perlu.

  7. By Badiyo on May 16, 2008 | Reply

    Sebagai orang awam, saya hanya heran, apakah untuk menyelamatkan APBN harus rakyat kecil yang dikorbankan? Apakah tidak bisa dari penghematan?, misalnya penghematan dari pengeluaran departemen-departemen, pengadaan barang dan jasa, gaji-gaji para pejabat yang semakin tinggi, dan lain sebagainya.

    Apakah inilah yang disebut ekonomi liberal? Yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin (karena diterkam oleh yang kaya)? Saya gak ngerti.

    Yang jelas, dampak ekonomis dari kenaikan BBM akan semakin menambah penduduk miskin. Dampak secara politis, sedikit banyak akan menurunkan popularitas SBY-JK dalam Pilpres 2009.

  8. By hanggadamai on May 17, 2008 | Reply

    wah diriku udah mumets sama masalh beginian pak :(

    ***Sama, biarkan saja berlalu … he he

  9. By M. Rizky Adha on May 17, 2008 | Reply

    Wah, Salah juga kalo dibiarkan berlalu,,, ????

    Kita memang tidak mempunyai daya dan upaya, tetapi
    sebagai manusia yg mempunyai fitrah, hendaknya kita merasakan betul dialektika sosial yg terjadi terhadap saudara2 kita yg tak berdaya…

  10. By masud on May 17, 2008 | Reply

    Walah embuh lah! Mau naik kek mau turun kek ga masalah soalnya kan semua juga kena.
    Mau apa lagi kalau pembuat kebijakan sudah ngotot. Ya terpaksa ikutlah. mau Demo? kalau tidak kompak sama saja, malah kadang pen-Demo yang diboncengi orang yang berkepentingan.

  11. By imcw on May 17, 2008 | Reply

    NKRI = Negara Komplicated Republik Indonesia. :(

  12. By budimeeong on May 18, 2008 | Reply

    kada kawa’ae..mun yang di atas nang bakuasa.
    nang dibawah ne sabar’ae…
    BBM larang tapi banyak ja urang bajual.
    tapi biar BBM murah, yang bajual kadada. sama ja jua pa EWA’ae…hehe

    ***He he bujur jua pang

  13. By Sriathin Maridah Amin on May 19, 2008 | Reply

    Pendapat Dan Komentar Saya Tentang Rencana Kenaikan BBM Oleh Pemerintah
    Bahan Bakar Minyak (BBM) yang selama beberapa pekan ini menjadi masalah bagi sebagian masyarakat ditanah air, terutama bagi rakyat miskin. Rencana Pemerintah untuk menaikkan tarif BBM dengan mengurangi subsidi yang selama ini diberikan sebagai bantuan kepada rakyat Indonesia atas tingginya harga minyak dunia saat ini. Karena dengan tingginya subsidi yang telah diberikan pemerintah akan menguras keuangan negara hingga mencapai lebih dari 250 Triliyun setiap tahunnya. Tentu saja dengan naiknya harga BBM ini sangat memberatkan dan meresahkan warga. Karena dengan naiknya harga BBM sudah pasti akan mempengaruhi harga-harga sembako yang ada dipasaran dan merupakan kebutuhan pokok kita. Bahkan saat inipun harga-harga sembako dibeberapa tempat diwilayah Indonesia sudah mengalami kenaikkan, dan juga banyak mahasiswa yang melakukan penolakan terhadap rencana pemerintah tersebut dengan berdemonstrasi sehingga akhirnya ada yang menyebabkan kerusuhan.
    Tetapi disamping itu, kenaikan BBM merupakan hak dari pemerintah karena selama ini harga BBM adalah bantuan dari pemerintah. Sehingga apabila sewaktu-waktu subsidi ini akan dicabut maka hal ini adalah merupakan wewenangnya.
    Apabila dengan cara dinaikkannya tarif BBM ini, dan kemudian subsidinya dapat dialihkan kepada perbaikan ekonomi diIndonesia agar menjadi lebih baik tentu saja saya menyetujui kebijakan pemerintah untuk menaikkan tarif BBM ini dan semoga saja seluruh masyarakat dapat menerimanya, karena tentu saja ini sudah menjadi pertimbangan bagi negara. Tetapi harapan saya agar pemerintah tetap dapat untuk bersikap bijak, seandainya harga BBM benar-benar dinaikkan hendaknya tidak langsung mengalami kenaikan yang besar. Karena bagaimanapun keadaan perekonomian masyarakat kita terutama masyarakat menengah kebawah masih belum sesuai dengan tingginya harga minyak dunia. Walaupun saya pribadi juga tetap merasa berat apabila BBM dinaikkan, karena saya juga sebagai konsumen harus membeli dengan harga yang lebih mahal. Tetapi saya tetap merasa setuju dengan kenaikan BBM karena hal itu sudah sudah menjadi hak dan wewenang dari pemerintah untuk mengatur harga bahan bakar minyak didalam negeri (Indonesia).

  14. By Rista Budi Asih Sej'07(A1A107237) on May 19, 2008 | Reply

    Menurut saya kenaikan harga BBM sangat tidak setuju sekali karena dengan begitu akan menyulitkan terutama bagi rakyat yang kurang mampu.Dengan naiknya harga BBM tersebut maka akan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan yang lain yang menjadi semakin mahal semua orang kalangan mampu maupun tidak mampu akan merasa dirugikan sekali. harga BBM yang naik pun akan semakin langka dan dapat menghambat seluruh aktivitas warga yang menggunakan BBM.
    BBM sangat berperan penting bagi kehidupan sehari-hari dapat dilihat makin banyaknya yang menggunakan alat transportasi,saya akan sangat setuju apabila kebutuhan yang lain pun akan turun seperti harga bahan sembako yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan seharusnya pemerintah dapat menyeimbangkan seluruh harga kebutuhan yang lain. semoga saja pemerintah dapat lebih memperhatikan hal ini. sebagian rakyat indonesia hidup dengan kemiskinan harga bahan-bahan sembako pun sudah naik tidak mungkinkan harga BBM pun ikut-ikutan naik,ini akan sangat menyulitkan banyak orang termasuk saya yang ikut merasakan semua harga yang serba naik. pemerintah harus bijak dalam memikirkan hal ini,mereka harus memikirkan rakyat miskin yang seharusnya ditolong bukan disiksa secara perlahan-lahan.

  15. By Risa Yunida on May 20, 2008 | Reply

    kontropersi tentang kenaikan BBM sedang hangat-hangatnya sekarang ini. di satu sisi rakyat miskin terbebani, karena berimbas pada kenaikan harga. disisi lain pemerintah tidak mampu lagi membayar subsidi yang begitu besar, karena ujung-ujungnya pasti akan ngutang ke negara lain. itulah yang membuat saya berfikir kalau kebijakan pemerintah itu ada bagusnya dalam artian saya setuju. kenaikan harga sembako dapat ditanggulangi secara perlahan-lahan, namun kalau hutang yang terus menumpuk, apa mungkin dapat dibayar, apalagi hutang nagara kita sudah sangat banyak. maka marilah kita berfikir disisi lain. pemerintah tidak mungkin mengambil kebijakan yang mentelantarkan rakyatnya.

  16. By Rista Budi Asih on May 20, 2008 | Reply

    Menurut saya kenaikan harga BBM sangat tidak setuju sekali karena dengan begitu akan menyulitkan terutama bagi rakyat yang kurang mampu.Dengan naiknya harga BBM tersebut maka akan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan yang lain yang menjadi semakin mahal semua orang kalangan mampu maupun tidak mampu akan merasa dirugikan sekali. harga BBM yang naik pun akan semakin langka dan dapat menghambat seluruh aktivitas warga yang menggunakan BBM.
    BBM sangat berperan penting bagi kehidupan sehari-hari dapat dilihat makin banyaknya yang menggunakan alat transportasi,saya akan sangat setuju apabila kebutuhan yang lain pun akan turun seperti harga bahan sembako yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan seharusnya pemerintah dapat menyeimbangkan seluruh harga kebutuhan yang lain. semoga saja pemerintah dapat lebih memperhatikan hal ini. sebagian rakyat indonesia hidup dengan kemiskinan harga bahan-bahan sembako pun sudah naik tidak mungkinkan harga BBM pun ikut-ikutan naik,ini akan sangat menyulitkan banyak orang termasuk saya yang ikut merasakan semua harga yang serba naik. pemerintah harus bijak dalam memikirkan hal ini,mereka harus memikirkan rakyat miskin yang seharusnya ditolong bukan disiksa secara perlahan-lahan.

  17. By Fauzi Rahmat on May 20, 2008 | Reply

    Pendapat saya mengenai kenaikan harga BBM pada awal juni mendatang adalah saya sangat tidak setuju sekali karena BBM bagi saya sangat berperan penting untuk kehidupan masyarakat, dengan naiknya harga BBM maka akan menyulitkan masyarakat,terutama bagi rakyat yang kurang mampu.Dengan naiknya harga BBM tersebut maka akan berdampak pada kenaikan harga kebutuhan yang lain,misalnya sembako yang menjadi semakin mahal semua orang kalangan mampu maupun tidak mampu akan merasa dirugikan sekali.demikianlah pendapat saya tentang kenaikan harga BBM.

  18. By Suci Dinarni on May 20, 2008 | Reply

    Pro dan kontra tentang kenaikan harga BBM sangat ramai di bicarakan meskipun dengan naiknya harga BBM sangat memberatkan dan meresahkan warga karena kenaikkan harga BBM sudah pasti akan mempengaruhi harga-harga kebutuhan lain. Saya setuju dengan keputusan pemerintah untuk menaikkan BBM karena menurut saya kenaikkan BBM merupakan hak pemerintah, karena selama ini subsidi BBM adalah bantuan dari pemerintah, sehingga apabila subsidi tersebut dicabut itu merupakan wewenang dari pemerintah. Saya yakin dengan pemerintah mengambil keputusan untuk menaikkan harga BBM pasti sudah dipikir terlebih dahulu.

  19. By Wiwik Listianik on May 20, 2008 | Reply

    secara pribadi saya tidak setuju dengan kenaikkan harga bbm saat ini.
    Mengapa ???
    karena dampak yang saya rasakan dari kenaikkan harga bbm sangat tidak mengenakkan diri saya. otomatis bila harga bbm naik maka kebutuhan2 pokok lainpun akan ikut melambung naik juga. apalagi seorang seperti saya yang uang sakunya dijatah dan dibatasi oleh orang tua.
    seharusnya pemerintah tidak menaikkan harga bbm ditengah kesulitan masyarakat saat ini. tapi ya mau gimana lagi, pemerintah memiliki wewenang penuh akan hal tersebut dan pemerintah juga pastinya ingin memperbaiki keadaan ekonomi negara kita yang saat ini bisa dikatakan “semrawut”lagian selama ini juga kita menikmati bbm dengan harga yang terjangkau jika di bandingkan negara2 lain yang menjual bbm dengan harga standar dunia. mungkin pemerintahjuga ingin seperti negara2 lain menjual bbm dengan harga standar dunia, mencabut subsidi bbm demi memperbaiki keadaan ekonomi negara kita. saat ini mungkin dengan di cabutnya subsidi bbm tersebut negara paling tidak bisa mencicil hutang2nya sedikit demi sedikit.

  20. By Muhammad Zainullah on May 20, 2008 | Reply

    saya setuju saja dengan kenaikan BBM in, karena walaupun kita tidak setuju BBM akan tetap naik.Karena keputusan ad ditngan pemerintah.Istilahnya kita inikan seperti budaya sungai(orang banjar) jd,selalu mengikuti arus bila kehilir ya kehilr…klo kehulu ya ikut juga dong.
    Dan dikarenakan juga kita selama ini subsidi yang dtujukan pada rakyat miskin,malah orang kaya yang menggunakannya.

  21. By M.Faried.Syuhada on May 20, 2008 | Reply

    menurut ulun pa lach…,ulun stuju za lwan kenaikkan BBM ini,karena seandainya negara ini di hutangi untuk subsidi,sama saja negara ini memanjakan rakyat terus-trusan…,kapan majunya kita kalau di subsidi,iya kalo pa..!dan sbnarnya subsidi itu kbnyakan di pakai oleh golongan mengah keatas…,org kecil mah mana ada memakai subsidi..,jadi naik atau tidak BBM semuanya tu tagantung pemerintah juwa…,kita ne nrimo apapun yang akan terjadi nanti.

  22. By M.Fakhruddin Alwy on May 21, 2008 | Reply

    Ane setuju-setuju aje kalau BBM naik pa’, karena kalau tidak dinaikkan kita akan ketergantungan terus pada subsidi yang diberikan pemerintah, sudah banyak subsidi yang kita gunakan (lebih banyak lagi kalangan menengah ke atas yang menggunakannya dari pada kalangan miskin). yah,,,hitung-hitung sedikit mengurangi beban pemerintah dalam membangun perekonomian Negara ini. maju terus Indonesia dan jadilah Negara yang selama ini kita cita-citakan!!!

  23. By Fathurrida on May 21, 2008 | Reply

    BBM adalah singkatan dari bahan bakar minyak yang akhir-akhir ini ramai dibicarakan, bukan hanya dibicarakan tapi juga ramai dipeributkan dan menyebabkan demo-demo yang hampir terjadi diseluruh pelosok Indonesia, karena hanya suatu keputusan pemerintah yang ingin menaikkan harga BBM atau mengurangi subsidi yang yang telah diberikan oleh pemerintah kepada rakyat, yang rencananya akan direalisasikan bulan Juli 2008 ini dari harga Rp.4500- menjadi Rp.6000-.
    memang kalau dilihat sekilas, kebijakan ini sangat menyusahkan rakyat yang mempunyai penghasilan yang tidak seberapa, karena apabila harga BBM naik maka harga-harga barng kebutuhan lainnya pasti ikut naik.
    Tapi coba kita pikir !
    pemerintah memutuskan suatu suatu kebijakan itu pasti melalui proses perundingan yang rumit dan lama untuk mengambil keputusan yang terbaik yang tidak merugikan atau memberatkan pihak manapun dan mungkin keputusan untuk menaikkan harga BBM atau mengurangi subsida BBM adalah suatu keputusan yang terbaik, dari pada harus berhutang untuk nutupin uang subsidi tersebut, kalau ngutang terus, kapan bangsa ini akan terbebas dari belenggu hutanh ?
    toh juga yng menikmati subsidi tersebut kebnyakan orang-orang kaya jadi yang kaya makin kaya yang miskin makin miskin, lebih baik dana subsidi tersebut langsung diberikan pada orang yang berhak.
    jadi menurut saya sah-sah aja kalau harga BBM itu naik, itu jugakan tujuannya untuk memajukan kesejahteraan rakyat indonesia juga, dan jika dibandingkan dengan negara lain, harga BBM dinegeri kita termasuk yang termurah, jadi kita patut bersyukur.
    dan harapan saya, semoga saja pemerintah disamping menaikkan harga BBM juga bisa meningkatkan standar pendapatan masyarakat Indonesia.

  24. By Wahyu Nofianti on May 21, 2008 | Reply

    Harga bahan bakar minyak (BBM) dinaikkan karena harga minyak dunia naik. BBM di Indonesia disubsidi oleh pemerintah, sehingga harganya lebih murah dari harga BBM dinegara-negara lain yang tidak disubsidi. Karena disubsidi inilah kenapa pada saat pemerintah akan menaikkan harga BBM masyarakat menjadi kalang kabut, khususnya rakyat kecil. Padahal subsidi BBM ini lebih banyak dinikmati oleh masyarakat kalangan menengah keatas. Akibat harga BBM ini, disetiap tempat dimana ada SPBU pasti ada antrian panjang kendaraan bermotor, baik beroda empat maupun beroda dua.sehingga aktivitas lalulintas terganggu dan kemacetan tidak dapat dihindari. Selain itu bagi orang-orang yang ingin mendapat banyak untung, memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan ini. Penimbunan BBM pun dilakukan, dan pada saat BBM sudah mulai langka ia akan menjualnya dengan harga semahal-mahalnya sesuai keinginannya. Bagi masyarakat harga BBM naik berarti harga-harga yang lain juga akan naik baik harga barang maupun jasa. Dan yang paling menderita adalah rakyat kecil, karena apabila harga-harga naik hidup mereka yang sudah susah akan semakin bertambah susah. Namun dalam hal ini pemerintahlah yang paling serba salah. Apabila harga BBM dinaikkkan pasti akan banyak protes, karena tidak hanya harga BBM saja yang mahal tetapi harga-harga yang lain juga ikut mahal, sehingga kasihan rakyat kecil. Tetapi jika harga BBM tidak dinaikkan maka pemerintah harus menutupi harga minyak dunia dengan anggaran negara yang sudah menipis dan pasti ujung-ujungnya adalah hutang. Padahal hutang negara kita ini sudah sangat banyak kepada luar negeri. Jadi saya setuju dengan dinaikkannya harga BBM ini, walaupun tidak nyaman bagi rakyat kecil. Dengan naiknya harga BBM dan naiknya harga-harga yang lain, kita bisa belajar hidup lebih hemat dengan tidak mengeluarkan biaya untuk hal-hal yang kurang penting. Selain itu dalam hal ini hutang negara bisa ditekan, agar tidak terlampau banyak. Harapan saya akan ada jalan keluar yang lebih baik selain dinaikkannya harga BBM, agar kesejahteraan masyarakat Indonesia bisa terwujud.

  25. By Nina setiani on May 21, 2008 | Reply

    Komentar saya tentang naeknya BBM yaitu…
    saya setuju kok dengan naeknya harga BBM,alasannya karna BBM naek tu’kan disebabkan oleh harga minyak dunia naek.Kalo kita tidak menaekkan harga BBM otomatis kita berhutang lg deh ama negara lain.Memang sih,naeknya harga BBM menyebabkan bahan pangan naek,sehingga dengan naeknya bahan pangan ini bisa menyiksa rakyat kecil.Tapi,mungkin dengan naeknya BBM ini pemerintah punya kebijakan laen untuk rakyat kecil.
    Walaupun harga BBM naek setinggi apapun,kalo kita protes atau demo sekalipun kan nggak mungkin harganya bisa turun…jadi, kalo harga BBM naek ya…syah-syah saja,toh yang banyak make kalangan atas bukan kalangan bawah.Tapi ya…setidakya,pemerintah bisa memberi kebijakan kepada rakyat kecil,atas imbas dari naeknya harga BBM ini.Supaya,walaupun harga BBM naek, tapi perekonomian tetap stabil dan tidak menyiksa rakyat kecil.

  26. By endah damayanti on May 21, 2008 | Reply

    BBM naik…oke-oke aja tuh… kan kita tau kalau harga minyak di dunia sekarang udah naik. Hal ini yang membuat pemerintah mengambil keputusun untuk mengurangi subsidi BBM yang menyebabkan harga BBM itu sendiri menjadi melambung…. Hal ini menimbulkan reaksi masyarakat, ada yang setuju dan ada pula yang tidak setuju. Mereka yang tidak setuju mengadakan demo-demo menuntut supaya harga BBM tidak dinaikkan, kalau BBM naik maka otomatis barang-barang juga pada ikut naik terutama kebutuhan pokok. Keadaan ini yang tidak seimbang dengan keadaan ekonomi rakyat kita yang sedang terpuruk, kasiankan rakyat miskin…..sedangkan mereka yang setuju,mungkin mereka sudah faham kalau minyak dunia naik dan pemerintah tidak mungkin lagi untuk mensubsidi BBM. Oleh karena itu, setuju atau tidaknya harga BBM naik toh pemerintah akan tetap menaikan harga BBM tersebut, tapi kita berharap aja semoga pemerintah punya kebijakan lain sehingga masyarakat kecil tidak merasa terbebani.

  27. By Tophan Satriyono on May 22, 2008 | Reply

    Saya setuju dengan di naikanya harga BBM

    Harga minyak di negara kita berbeda jauh dengan harga minyak dunia, 50% lebih harga minyak di negara kita teringgal dan pemerintah memberi kebijaksanaan dengan adanya subsidi yang tak lain hanya masyarakat menengah keatas lah yang menikmati dari subsidi tersebut. Dana APBN yang ada saja belum memberikan dampak yang baik untuk negara,mengapa pemerintah memberikan subsidi dan yang dapat menikmati hanyalah kalangan menengah keatas.

    Namun dengan dinaikkan harga BBM pemerintah juga harus memiliki persiapan-persiapan program yang kiranya mengubah penduduk dan negara ini ke arah yang lebih baik,sehingga rakyat tidak hanya merasakan dampak buruk dengan penekanan ekonomi dengan naiknya harga BBM yang pastinya mempengaruhi harga barang-barang lainya,namun rakyat di berbagai kalangan dapat merasakan dampak baik dari menjulangnya harga BBM.

  28. By Muhammad Supiani on May 22, 2008 | Reply

    saya tidak setuju kalau BBM naik karena hanya menyengsarakan rakyat kecil.Karena dengan kenaikan BBM harga kebutuhan ekonomi menjadi naik dan sepertinya BLT yang dijanjikan oleh pemerintah tidak tepat karena hanya mebuat masyarakat kita menjadi malas,lebih baik kita mengambil subsidi pada bank-bank yang ada di Indonesia sekarang ini yang lebih besar dari pada kenaikan BBM.

  29. By SRI KARTIKA HANDAYANI on May 22, 2008 | Reply

    Berdasarkan fakta didunia baha ketersediaan BBM didunia suadah mengalami keterbatasan karna banyaknya masyarakat didunia ini menggunakan BBM dalam segala hal hal kehidupan,baik yang berupa kebutuhan perusahaan-perusahaan maupun yang bersifat pribadi seperti transpot-transpot pribadi.

    selain itu banyaknya konflek antara negara Barat gengan negara timur sehingga Negara timur menboykot BBM yang mereka hasilkan untuk tidak mengekspornya ke negara Barat sehingga BBM menjadi langka.

    Hal itupun juga berdampak terhadap negara kita.Dimana dalam pidato SBY mengatakan bahwa subsidi buat BBM di negara kita ini tidak bisa di lakukan lagi,karena kalau BBM diberi subsidi maka APBN negara kita akan terancam,maka otomatis negara kita akan mengalami krisis kalau tidak menaikan BBM.

    menurut saya masalah kenaikan BBM kalau tidak dinaikkan maka APBM akan menurun habis, namun disisi lain kalau dinaikkkan maka rakyat kecil akan menderita dan melarat.

  30. By NURUL QAMARIYAH on May 22, 2008 | Reply

    Sekarang ini harga minyak dunia cukup mahal mencapai Rp.12.000/liter sedangkan harga BBM diIndonesia hanya Rp.4500/liternya,hal itu membuat pemerintah Indonesia mau tidak mau harus menaikkan harga BBM untuk menyeimbangkan dengan harga minyak dunia. Sebenarnya naiknya minyak dunia juga dirasakn oleh seluruh negara tapi karna harga minyak dinegara itu sudah mendekati harga minyak dunia mereka tidak terlalu mempermasalahkannya lagi. DiIndonesia sendiri sebenarnya harga BBM juga mahal tapi karena pemerintahan mensubsidinya jadi harganya menjadi lebih murah. Dan sekarang inisubsidi itu mau dihapuskan,hal itulah yang membuat BBM Indonesia menjadi naik.

    Menyikapi naiknya harga BBM ini saya setuju-setuju saja asalkan pemerintah memiliki kebijakan yang tepat untuk membantu rakyat miskin karna bagaimanapun juga mereka adalah pengonsumsi BBM terutama minyak tanah dan jika BBM naik harga sembako dan barang lainnya ikut naik,jika semua barang naik maka kehidupan meraka akan semakin sengsara. Mengenai pemberian BLT asalkan pemberian itu benar-benar tepat sasaran bisa saja dijalankan kembali tapi jika pemberian itu banyak tidak tepat sasaran seperti tahun-tahun lalu sebaiknya dipertimbangkan lagi atau dicari cara lainnya.

    Menurut pikiran saya apa tidak bisa BBM jenis tertentu saja yang harganya dinaikkan misalnya bensin,solar dan pertamax sebab pemakainya kebanyakan orang-orang kaya dan perusahaan-perusahaan. Sedangkan minyak tanah tidak usah dinaikkan sebab pemakainya kebanyakan rakyat miskin.

  31. By FITRIANI on May 22, 2008 | Reply

    Ditengah situasi ketetapan kenaikan harga BBM Dunia,dimana seluruh dunia sudah menyepakati akan kenaikan BBM tersebut.Contohnya di negara Malaysia nilai harga BBM sudah mencapai kurang lebih 12.000.Sedangkan di Negara kita akhir-akhir ini naik mencapai 7.000 an.Hal ini menandakan bahwa negara kita masih dibawah standar harga dunia.Hal itu masih dianggap meresahkan masyarakat kita.Dan menimbulkan berbagai kontropersi di beberapa kalangan masyarakat.

    Menurut pendapat saya,mengenai kenaikan BBM tersebut syah-syah saja dilakukan demi menutupi keuangan negara agar terhindar dari krisis berkepanjangan yang dapat merugikan semua pihak.Namun di sisi lain,saya tidak menyetujui kenaikan BBM tersebut,karena di negara kita ini BBM merupakan suatu patokan akan kenaikan harga barang lainnya,jadi apabila BBM naik maka otomatis harga barang lainnya juga ikut naik.Justru yang menikmati keuntungan dari kenaikan BBM ini hanyalah dari kalangan atas saja,sedangkan yang merasakan penderitaan atas kenaikan BBM ini adalah dari kalangan bawah.

  32. By dodi suryadi on May 22, 2008 | Reply

    setuju aja,karena 35% subsidi BBM yang diberikan oleh pemerintah hanya untuk golongan menengah ke atas sedangkan golongan menengah ke bawah hanya menikmati 1% saja subsidi yang di nikmati oleh mereka golongan menengah ke bawah.
    di samping itu naiknya harga BBM ini juga harus di imbangi dengan gaji pegawai negeri,buruh,di naikan,lapangan kerja di tanbah atu di perluas sehingga ada keseimbngan ekonomi di negara indonesia ini.mudah-mudahan dengan naiknya BBM di indonesia ini akan menjadi pemicu terciptanya negara yang maju.

  33. By rini safitri on May 23, 2008 | Reply

    harga BBM naik karena subsidi di cabut ? kenapa musti gak setuju ? rakyat setuju atau tidak, toh harga BBM pasti akan tetap melambung.lagipula selama ini kita menikmati subsidi dari berhutang dengan luar negeri (katanya..),jadi daripada hidup enak tapi punya hutang kan lebih baik hidup sederhana. Yang harus ditekankan disini ialah bagimana pemerintah bisa menerapkan kebijakan ini dengan bijaksana, artinya tidak menambah kesengsaraan bagi rakyat yang memang sudah sengsara.Pemerintah boleh saja menarik dana untuk subsidi BBM,tetapi bantuan untuk rakyat miskin harus tetap diberikan.Atau dengan kata lain,pemerintah tidak lagi mensubsidi barang tetapi pemerintah mensubsidi orang.

  34. By Rusida Yustarina on May 23, 2008 | Reply

    Saya setuju dengan langkah pemerintah yang akan menaikkan harga BBM dengan mangurangi nilai subsidi BBM yang dikonsumsi masyarakat karena dengan cara ini pemerintah bertujuan untuk menyelamatkan APBN 2008 agar tidak terkuras untuk menutup subsidi BBM dan energi sehingga negara bisa terhindar dari kebangkrutan.

    Langkah pemerintah untuk menaikkan harga BBM bisa dimaklumi karena harga minyak mentah dunia terus naik melebihi angka 100 dolar AS per barel.Ini berarti subsidi yang harus ditanggung pemerintah juga kian melonjak. Dengan asumsi harga minyak dunia 120 dolar AS Per barel subsidi yang harus dikeluarkan Rp.260 triliun, sungguh suatu angka yang sangat besar. Padahal subsidi BBM pada kenyataannya lebih banyak dinikmati orang kaya(sekitar 82 persen subsidi)sedangkan penduduk miskin hanya bisa menikmati sisa subsidi tersebut. Subsidi BBM hanya membuat senang orang kaya dan semakin memperlebar jurang perbedaan antara sikaya dan simiskin.

    Jadi,pemerintah sudah seharusnya memilih mengurangi langsung jumlah subsidi dengan cara menaikkan harga BBM.Rakyat Indonesia memang senang hidup denngan bermanjakan subsidi sehingga saat pemerintah akan menaikkan harga BBM banyak orang yang tidak setuju dengan keputusan tersebut.Seharusnya kita bisa mengerti dengan kesulitan pemerintah saat ini dan kita bisa menyikapi kenaikkan harga BBM dengan hal-hal positif bukannya semakin memperparah keadaan dengan menimbulkan keributan, demo, dan sebagainya.Kita setuju atau tidak toh keputusan pemerintah sudah bulat untuk menaikkan harga BBM dan pemerintah berhak dan mempunyai wewenang untuk mengambil keputusan itu.Tujuannya juga demi kebaikan bersama untuk menyelamatkan keuangan negara agar terhindar dari kerugian.Jadi,sebagai rakyat kita seharusnya tetap bisa menerima kenaikan harga BBM.

  35. By kartini on May 23, 2008 | Reply

    setuju aja sich.
    karena walau bagaimanapun pemerintah mempunyai wewenang untuk mengambil keputusan yang dianggap terbaik bagi negara, kita sebagai rakyat cuma bisa memberikan kritikan meski pada akhirnya harga BBM tetap dinaikkan.
    dan sebagai warganegara yang baik, kita cuma bisa berdoa semoga dengan kebijakan ini perekonomian negara kita bisa menjadi lebih baik dari sekarang.

  36. By Yunita Anggraini on May 23, 2008 | Reply

    Pusing BBM naik…???
    Saya sich setuju saja dengan kenaikkan harga BBM.Kita jugakan nggak bisa apa-apa,sedangkan kita tahu bahwa saat ini harga minyak dunia sedang melambung tinggi.Kalau subsidi tetap diberlakukan sepenuhnya maka negara akan menanggung kerugian yang tidak sedikit.Karena kalau dilihat-lihat yang lebih banyak menggunakan BBM itu adalah dari kalangan menengah keatas.Pada kenyataannya memang sangat berimbas kepada masyarakat kecil.Bagi yang kaya naik atau tidaknya BBM sama saja karena mereka akan tetap membeli BBM tersebut .Jelas ini akan sangat menguntungkan mereka sebab subsidikan dikhususkan bagi masyarakat yang tidak mampu.
    Tapi…pemerintah juga punya kebijakan-kebijakan untuk mengatasi masalah tersebut.

  37. By Marisa D.Mufidah on May 25, 2008 | Reply

    Menurut saya tentang kenaikan BBM ini sangat merugikan bagi masyarakat terutama rakyat miskin karena kalau minyak naik secara tidak langsung bahan pokok pun akan menjadi naik,uang seribu pun seakan-akan tidak berarti lagi.Apakah pemerintah tidak memikirkan sebab dan akibat BBM naik? Padahal suda ada pengalaman yang telah lalu,BBM dinaikan maka semua bahan pokok dll menjadi naik.
    Untung baik yang kaya bisa mengimbangi,coba yang miskin dan sederhana otomatis yang sederhana menjadi miskin dan yang miskin bertambah miskin.Memang sih pemerintah memberikan subsidi uang bagi raskin tetapi,apakah semua itu tepat pada sasaranya? setelah diteliti orang yang mampu pun mendapat uang raskin sedangkan yang miskin tidak mendapatkanya.Bagaimana itu?
    Apakah pemerintah sekarang sudah gila dan buta akan segala-galanya hanya karena uang dan jabatan!

  38. By Nurhamidah on May 25, 2008 | Reply

    Menurut saya masalah kenaikan BBM ini,sah-sah saja karena ini sudah keputusan pemerintah,sebagai rakyat kita hanya bisa menerimanya.Sebab keputusan pemerintah tentang kenaikan BBM sudah dipikirkan terlebih dahulu positif dan negatifnya.
    Kemungkinan dengan adanya kenaikan BBM ini subsidi pemerintah akan berkurang dan meringankanya beban pemerintah yang sekarang sedang di lilit hutang negara otomatis hutang negara bisa terbayar walaupun sedikit demi sedikit.

  39. By silvia Merdekawati on May 25, 2008 | Reply

    menurut saya BBM naik sangat meresahkan bagi rakyat karena dengan adanya BBm naik maka otomatis harga sembako juga ikut naik jadi pemerintah harus mengerti dengan keadaan masyarakat miskin. tapi ada pula dampak fositifnya dengan naiknya BBM yaitu kita sebagai warga negara indonesia dapat membayar hutang negara dan menstabilkan dengan rata-rata harga BBm diseluruh didunia. dengan pernyataan ini saya setuju dengan adanya BBM naik.

  40. By Siska Erina.N on May 25, 2008 | Reply

    sebenarnya saya setuju-setuju saja asal perekonomian sudah stabil jalannya dan angka kemiskinan sudah mulai berkurang dan kesejahteraanya merata. kalau itu semua tidak sesuai ya gak setuju dech….. BBM naik gak tau pokok permasalahannya.

  41. By pendy on May 29, 2008 | Reply

    kapan mau maju kalau semua di subsidi,..?
    masih untung nga 100 persen, bersukurlah dengan kebijakan pemerintah

  42. By Alex on May 31, 2008 | Reply

    terbang kemana pak ???

    terbang sama pesawat ya ???

Post a Comment