Guru-Guru Go-Blog: GO
13 April 2008 | Ditulis oleh: EWA |Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Pelataran LPMP Kalsel, terasa begitu damai. Jarum jam menunjuk angka 16.00, Sabtu, 12 April 2008. Saya tercenung. Merasa sunyi. Tiba-tiba, ada yang menusuk ulu hati. Mungkin, selama ini terlalu keras. Tapi sudahlah, semua berawal dari niat baik. Langkah sudah diayun. Surut bukanlah pilihan.
Betapa tidak. Beberapa bulan lalu, mungkin di batok kepala guru-guru SD Banjarbaru, terutama para guru PBS IPA, tidak terbayangkan, akan berselancar di internet, apalagi mengutak-atik blog. Kini, mereka memasuki dunia TIK dalam arti sesungguhnya. Sekalipun baru mencicipi bibirnya. Demi percepatan peningkatan mutu pendidikan.
Kelompok guru PBS IPA adalah pionir. Setahun yang lalu dibekali (kembali) hal-hal mendasar, bagaimana sih guru berkompetensi itu? Bukan soal teori, … tapi praktik. Oleh LPMP Kalsel dielus-elus. Tercium oleh Walikota. Operasioanal, awalnya disediakan LPMP Kalsel, dan walikota menghadiahkan sarana dan prasana, termasuk hadiah laptop.
Kami melatih tetek-bengek komputer, menulis, sampai ngeblog. Jujur saja, guru yang dalam asumsi umum dianggap ‘payah’ tersebut, sejatinya sandangan harap. Mereka cepat belajar. Program dilebarkan, ke SMP dan SMA. Soal perkomputeran dibebankan ke saya.
Begitulah. Awalnya, peserta —terutama yang belum kebagian laptop, guru SMP dan SMA— diwajibkan membawa laptop. Dihindari bertanya, apalagi main-main. Fokus. Lalu, pembelajaran beranjak dari satu sekolah ke sekolah lain. Saya ‘memaksa’ di sekolah wajib hotspot. Mereka bergairah.
Markas kami, menumpang di LPMP Kalsel. Sejak awal diniatkan, tidak menganggu kegiatan rutin lembaga penjaminan mutu pendidikan tersebut. Kami pasang jaringan telepon dan speedy unlimited sendiri. Kami membuat jaringan laba-laba peningkatan kompetensi guru.
Apalagi, minggu lalu, Diklat dilebarkan. Guru PBS IPA yang sudah dilatih, dilatih lebih tajam. Dilebarkan dengan guru PBS Bahasa Indonesia, Matematika, dan IPS. “Pasukan’ menjadi 110 orang, khusus guru SD. Ditambah guru SMP dan SMA, sekitar 150 orang.
Itulah, di sore itu, kami bercanda ria. Dalam seminggu ke depan, meresmikan komunitas bloger guru Banjarbaru. Pantia kecil dibentuk. Akan launching di alun-alun kota. Pemerintah Kota Banjarbaru telah ‘menyediakan’ area hotspot lebih luas. Tinggal dimanfaatkan.
Oh ya, kami memulai tidak besar-besaran, atau bergaya sok hebat. Satu hal yang saya tanamkan sejak awal, belajar sesusai kemampuan. Biar saja awam dan jelek, yang penting usaha sendiri. Dalam berbuat kita belajar, menjadi pembelajar. Mandiri.
Memang, soal komputer dan internet merupakan program sampingan, intinya penguatan kompetensi guru. Tetapi, bukan tidak mungkin menjadi ‘penanda’ tersendiri. Pihak Disdik Banjarbaru telah mendrop ke sekolah-sekolah komputer anyar. Kalau tidak dimanfaatkan maksimal, kan memubazirkan uang negara.
Begitulah, langkah sudah diayun. Targetnya tidak muluk-muluk. Pertama, memanfaatkan internet untuk menggali bahan ajar, melancarkan arus informasi (dan administrasi), serta belajar menulis. Program penunjangnya sudah disiapkan.
Jadi, para guru Banjarbaru siap meramaikan (memanfaatkan) internet untuk pendidikan. Tidak salah bukan?
Bagaimana menurut Sampeyan?
Banjarbaru, 13 April 2008.









12 Responses to “Guru-Guru Go-Blog: GO”
By sawali tuhusetya on Apr 13, 2008 | Reply
bikin blog itu gampang, pak, hehehehe
segampang orang bikin email. yang agak sulit itu mengelola dan rutinitas mengupdate-nya. satu yang saya cemaskan setiap kali mendampingi rekan2 guru bikin blog. jeeeh, seringkali kayak obor blarak. sekali berarti sesudah itu mati. moga2 saja temen2 guru di kalsel bisa istiqomah, hehehe
ngeblognya.
***Setujuuuuuu … Hal itu yang kita siasati. Trim’s komen da peringatannya.
By Iwan Awaludin on Apr 13, 2008 | Reply
Iya Pak, manfaatkan internet secepatnya sebelum wikipedia menempatkan film fitna di situsnya dan akhirnya di blokir sama pemerintah. Hebat euy mendapatkan hadiah laptop. Kapan ya saya dapat durian runtuh satu milyar dari BNI ?
***Betul juga, Meninfpkom memang berlagak jadi ‘polisi’, bukan berusaha ‘memproduk’ hasilan untuk kepentingan bangsa. Oh ya, durian runtuh itu perumpamaan saja hehe …
By Sumar on Apr 13, 2008 | Reply
Wah, kebetulan nie pak Ersis nulis tentang guru-guru dan weblog. Sudah lama saya mau ngucapkan trima kasih sama pian yang karna ilmu nulis ini, saya bisa senyum liat tulisan saya muncul di internet (walaupun cuma dua articles).
Padahal saya modal dengkul dan gaptek, mau nulis juga mesti ke warnet. Tapi sungguh pelatihan di SMPN 1 beberapa bulan lalu itu membuat saya sadar kalo saya bisa nulis nulis meskipun baru sedikit. Sekali lagi trima kasih ya pak …
***Sip, menulis, dan terus menulis. Salam.
By mathematicse on Apr 13, 2008 | Reply
Pak Ersis, mana blog guru-guru matematikanya? Saya rindu tulisan-tulisan tentang matematika dari para guru yang berpengalaman. Saya pikir, kalau mereka mau menuliskan pengalaman-pengalaman mengajar mereka (khususnya tentang matematika) tentu akan menarik.
***Ya nanti setalah launching ya, tapi masih pemula banget. Besok saya diundang tu pada worksop matemati gelaran Educational assesment, University of New Saouth Wales, Australia. Orang ngak paham matematika, kog diundang he he. Belajar aja ya.
By mathematicse on Apr 13, 2008 | Reply
Oh iya. sekalian saja deh Pak Ersis menuliskan pengalaman mengajarnya yang sudah puluhan tahun ituh (bener ga?)… :D. Bukan cuma materi kuliah saja yang dituliskan, tapi pengalaman bapak duong? Saya yakin banyak yang menarik, itung-itung bagi pengalaman lah Pak…
Mana, mana, mana, mana,…?
peace V…
***Sudah jadi dua buku tu. Kalau ditulis lagi, ntar bosan pembacanya he he.
By edratna on Apr 14, 2008 | Reply
Betapa menariknya jika para guru sudah aktif di internet, dan muridnya demikian…pasti semangat mendidik akan makin meningkat. Demikian juga para murid tak sungkan lagi bertanya, melalui internet.
By unai on Apr 14, 2008 | Reply
Hebat euy, guru memang penting ngeblog dan posting mata pelajaran dengan bahasa yang gampang dipahami muridnya. Wahhhh kebagian hadiah laptop…spa yang mau bagi saya yah ? :), sukses tterus pak yaaaa
By meiy on Apr 14, 2008 | Reply
wah kalo guru-guru semua ada yg support kaya gini. sukses buat guru-guru, keren!
By budimeeong on Apr 16, 2008 | Reply
seneng rasanya mendengar para oemar bakrie banjar baru bisa men internet and komputer,,,
tapi bagai mana dengan guru-guru dihulu sungai, khususnya barabai,,,kira-kira bisa di itung dengan kuku deh pa ewa…
saya sebagai salah satu dari mereka sebenarnya iri juga…
but…ngga papa lah…alhamdulillah….
By nurul huda on Apr 17, 2008 | Reply
meskipun tidak rutin ikut pelatihan blok bareng Pa Ersis, tapi saya sebagai salah seorang guru di Banjarbaru ngucapin terimakasih buat pa Ersis yang telah ngajarin kita bikin blog n beri kita semangat tuk rajin nulis..semangat dan motivasi tuk terus belajar dan belajar menjadi kekuatan bagi saya dalam melangkah! Terimakasih
SEMANGAT UNTUK PERUBAHAN!
By naning on Apr 18, 2008 | Reply
Pak EWA pian sebut kami-kami PBS IPA ini pionir tapi ada benernya sih memulai yang tadinya sulit bagi kawan**guru untuk mengajar IPA yang bener itu kaya apa,yang awalnya alergi alat peraga,takut rusak atau sayang dipakai jadi disimpan saja biar tetep kelihatan baru he he sekarang tidak lagi.Nah dengan adanya Blog Guru ini pas banget deh pak buat kami**yang ndampingi kawan-kawan guru belajar pembelajaran IPA.Terimakasih Pak.
By fafau30 on Apr 20, 2008 | Reply
belajar ng blog? asal jangan yang belajar dan yang mengajar panas-panas tai ayam. he..he