Antropologi: Unsur-Unsur Kebudayaan
13 April 2008 | Ditulis oleh: EWA |Oleh Ersis Warmansyah Abbas
Bangsa Indonesia, setidaknya begitu sejarawan menulis atau didengungkan para petinggi, adalah bangsa pelaut. Atau, negara agraris dengan sebagian besar penduduk berkehidupan bertani, menjadi petani. Bahwa, kenyataan menunjukkan, produksi kelautan (ikan) jauh dari yang diharapkan, bahkan dicuri nelayan negara lain, itu soal lain. Bahwa, menjadi pengimpor beras, kedelai, atau produk-produk pertanian lainnya, itu soal lain. Soal kinerja atau kualitas, bo.
Apabila Sampeyan raun-raun ke Singapura, di sana tidak ada sawah. Gedung-gedung menjulang menjadi pemandangan lazim. Kebanyakan warganya berbisnis sebagai mata pencaharian hidup. Begitu juga kalau ke Cina atau Brazil. Ada matapencaharian hidup warganya. Pada setiap pendukung kebudayaan ada mata pencaharian hidup. Itulah yang dinamakan unsur kebudayaan.
Kebudayaan sebagai konsep umum tentu terlalu ‘besar’ untuk dipahami. Para sarjana antrpologi mengkaji sampai ke unsur-unsur, dan atau, sampai ke unsur terkecil, ke khal khusus. Unsur-unsur yang ada di setiap kebuadayan disebut cultural universal. Artinya ada pada setiap kebudayaan.
C. Kluckhohn dalam buknya Universal Categories of Culture (1953) membahas kerangka-kerangka kebudayaan yang kemudian dijadikan kerangka umum. Berdasarkan itu pulalah, Koentjaraningrat (200: 203-204) memaparkan 7 unsur kebudayaan, yaitu:
1. Bahasa
2. Sistem pengetahuan
3. Organisasi sosial
4. Sistem peralatan hidup dan teknologi
5. Sistem mata pencaharian hidup
6. Sistem religi
7. Kesenian
Begitulah ketika kita belajar kebudayaan Minangkabau, kita mengenal Bahasa Minang sebagai alat komunikasi. Bahasa Minang sebagai bahasa ‘kebudayaan’ penanda masyarakat Minangkabau yang sekaligus memnuat pikiran, ide, gagasan, dan atau apa saja muatan kebudayaannya sehingga dapat bertahan dan berkembang. Bahasa Minang, dalam kajian keilmuan dapat diurai ke banyak hal. Biarlah menjadi urusan ahli bahasa.
Ketika kita mempelajari kebudayaan Jawa, tentu saja masyarakat Jawa mempunyai organisasi sosial. Organisai sosial masyarakat Jawa yang mapan menjadikan perekat tatanan sosial yang bagus. Kita mengenal masyarakat Jawa yang tingkat kebudyaannya tinggi. Kita tidak membahasnya lebih dalam.
Begitulah, bila kita tertarik pada kebudayaan Banjar, dalam mendayung kebudayaannya, masyarakat Banjar memiliki sistem peralatan hidup dan tehnologi. Masyarakat Banjar sebagai pendukung culture river mempunyai peralatan dan tehnologi khas yang susah ditandingi masyarakat Nusantara.
Mengenai sistem mata pencaharian hidup telah kita singgung pada awal tulisan ini. Intinya, pada setiap pendukung kebudayaan pastilah ada sistem mata pencaharian hidup. Seperti juga, sistem religi dan kesenian. Untuk dua yang terakhir, masyarakat Bali antas dijadikan contoh betapa sistem relegi dan kesenian dipadu sedemikia rupa sehingga menjadi sangat terkenal.
Dengan kata lain, ketujuh unsur-unsur kebudyaan tersebut terdapat pada kebudayaan manapun. Bahwa ketujuhnya saling berkait, sudah jelas dengan sendiri. Bahwa, bisa pula satu, dua, atau tiga unsur lebih menonjol, bisa pula terjadi. Kalau ketujuh unsur tersebut pelan-pelan hilang, maka kebudayaan, dan atau, pendukung kebudayaan tertentu tersebut, menuju kepunahan.
Dalam kajian lebih dalam, masyarakat pendukung suatu kebudayaan, manakala memiliki keunggulan, jangankan pada keseluruhan unsur, pada satu unsur saja unggul, memungkin masyarakat (bangsa) tersebut unggul dari lainnya.
Misalnya begini. Amerika Serikat unggul pada sistem teknologi. Mau lebih detail, teknologi hiburan. Lebih khusus teknologi perfileman. Hollywood menjadi pusat industri film internasional. Kita jadi familier dengan Arnold Swazenger, John Travolta, atau Julia Robert. Omar sharif, aktor Mesir yang terkenal tersebut, harus ke Hollywwod baru diakui sebagai pemain film handal. Tidak heran, Jacky Chan juga sowan ke sana. Belum seorangpun aktor Indonesia terkenal di Hollywood.
Dari film, kita mengenal kekonyolah atau ‘kebodohan’, lebih tepatnya bagaimana orang-orang film Amerika Serikat membodohi masyarakat dunia. Pernah nonton Deer Hunter, Platoon, Appocalipso Now, Missing in Action, atau serial Rambo? Jelas-jelas kalah telak dalam Perang Vietnam. Eh … melalaui kehebatan Silvester Stalone, Chuck Norries, atau bejibun lainnya, digambarkan begitu hebatnya tentara AS. Padahal, dari Vietnam, Somalia, sampai Irak, tentara AS sangat erat dengan kekalahan. Tapi, digambarkan begitu hebat. Cukup satu orang saja bisa mengalahkan orang senegara.
Oh ya, kog jadi melantur. Kembali ke pokok bahasan, mempelajari unsur-unur kebudayaan umum, menunjukkan hal-hal tersebut didapat pada setiap kebudayaan, dan atau, pendukung suatu kebudayaan. Bagaimana dengan kebudayaan Sampeyan? Pelajarilah kebudayaan sendiri, baru lainnya. Pada kebudayaan tersimpan ‘siapa’ sesungguhnya pendukung kebudayaan tersebut.
Bagaimana menurut Sampeyan?
Banjarbaru, 13 April 2008.










68 Responses to “Antropologi: Unsur-Unsur Kebudayaan”
By M. Rizky Adha on Apr 13, 2008 | Reply
Budaya merupakan suatu hal yang sangat universal… Bila berkaca pada realita yang ada di masyarakat, lebih-lebih kita sebagai masyarakat Banjar hendaknya dapat mengaktualisasikan sebaran-sebaran budaya yang masih kita pertahankan pada saat ini. Namun tantangan sekarang yang kita hadapi adalah Produk-produk budaya lokal semakin tergerus saja oleh kemajuan globalisasi… Nah untuk itu, disinilah peran kita sebagai orang banua untuk memajukan budaya Banjar… So, saatnya kita dari sekarang berbuat yang terbaik untuk eksistensi Budaya Banjar!!!
By setyawan dharma on Apr 13, 2008 | Reply
<p>orang banjar mulai kehilangan identitasnya!!!</p>
<p>kebudayaan memang terlahir dari maindset yang sama dari para masyarakat pendukungnya. menjadi suatu hal yang aneh bila kebudayaan kita sendiri tidak mempunyai pendukung yang kuat, banyak memang kebudayaan kita “banjar” menjadi sangat asing bahkan oleh masyarakat yang seharusnya menjadi pendukung kebudayan ini(orang banjar).</p>
<p>solusinya adalah edukasi yang tersistem rapi, dalam upaya membentuk maindset masyarakat yang bernafas banjarisme tanpa harus menjadi seseorang primordial yang arogan. walaupun sifat primordial saya percaya adalah salah satu benteng kebudayaan yang kokoh.</p>
<p>saat komentar ini dibuat, saya sedang berada di sebuah warnet di Jogjakarta, disini saya sepenuhnya sadar bahwa kita “banjar” mempunyai keunggulan dalam hal komunikasi”bahasa”, yaitu sifat penutur bahasa banjar yang begitu extrovet (terbuka) terhadap bahasa daerah lain, sehingga aliran informasi yang menjadi asupan otak menjadi sangat lancar. hal ini juga seharunya disadari oleh orang banjar lainnya, sehingga dapat mengaktualisasi diri lebih cepat dari budaya manapun.<br />
***Siiip, Yoi.
sekarang tidak ada sebuah alasan untuk menjadi bergerak pelan menuju kemajuan. </p>
<p>saatnya budaya banjar harus berperan dalam pembentukan budaya Indonesia yang plural..</p>
By setyawan dharma on Apr 13, 2008 | Reply
<p>kebudayaan memang terlahir dari maindset yang sama dari para masyarakat pendukungnya. menjadi suatu hal yang aneh bila kebudayaan kita sendiri tidak mempunyai pendukung yang kuat, banyak memang kebudayaan kita “banjar” menjadi sangat asing bahkan oleh masyarakat yang seharusnya menjadi pendukung kebudayan ini(orang banjar).</p>
<p>solusinya adalah edukasi yang tersistem rapi, dalam upaya membentuk maindset masyarakat yang bernafas banjarisme tanpa harus menjadi seseorang primordial yang arogan. walaupun sifat primordial saya percaya adalah salah satu benteng kebudayaan yang kokoh.</p>
<p>saat komentar ini dibuat, saya sedang berada di sebuah warnet di Jogjakarta, disini saya sepenuhnya sadar bahwa kita “banjar” mempunyai keunggulan dalam hal komunikasi”bahasa”, yaitu sifat penutur bahasa banjar yang begitu extrovet (terbuka) terhadap bahasa daerah lain, sehingga aliran informasi yang menjadi asupan otak menjadi sangat lancar. hal ini juga seharunya disadari oleh orang banjar lainnya, sehingga dapat mengaktualisasi diri lebih cepat dari budaya manapun.<br />
sekarang tidak ada sebuah alasan untuk menjadi bergerak pelan menuju kemajuan.</p>
***Yap. bergerak … memajukan kebudayaan.
<p>saatnya budaya banjar harus berperan dalam pembentukan budaya Indonesia yang plural..</p>
By Ki Bodronoyo on Apr 13, 2008 | Reply
Kenapa ya Pak, setelah saya berada jauh dari kampung halaman, setelah beberapa bulan menginjakkan kaki di negeri tetangga, baru tersadar betapa rindunya saya akan kebudayaan kampung halaman. Betapa kaya, betapa tiada ternilai harganya. Semoga belumlah terlambat untuk memulai. Mengumpulkan keping-keping budaya yang sudah mulai terkubur. Berkelana di alam maya mencari oase yang dapat memuaskan rasa dahaga saya. Maka saya merasa sangat nyaman menggunakan idiom-idiom jawa dalam tulisan saya.Saya masih merasa menyesal saat SMP dulu ketika saya ditawari untuk belajar karawitan atau musik kontemporer. Saya memilih belajar musik kontemporer. Ternyata jiwa saya tak bisa menyatu di sana (atau memang tak punya talenta?). Baru sekarang terasa iri membayangkan betapa nikmatnya saat menyaksikan teman sefakultas saya bercerita betapa asyiknya memainkan peking, bonang, atau saron.
***Ya ya … wajar Mas. Kita tidak pernah berdosa karena terlambat. Saatnya memulia, jangan menyalahkan diri, apa yang ada d dunia ini disediakan Allah SWT untuk kita, untuk keberkahan semua. Semoag.
By nurkhulis wardani on Apr 14, 2008 | Reply
masyarakat Banjar dengan kemajemukannya tersendiri telah mampu menyatukan unsur-unsur budayanya menjadi satu kesatuan sebagai ciri khas dari masyarakat Banjar itu sendiri.
masyrakat Banjar merupakan masyarakat agraris yang bersifat demokratis..hal ini tercermin pada perasaan tidak suka terhadap pemaksaan kekuasaan,,lebih mengutamakan kebebasan serta bekerja sama..
namun pada saat ini kebudayaan itu sudah terkikis oleh datangnya budaya dari luar. yang dapat dilihat pada banyaknya konflik yang muncul karena adanya pergeseran kebudayaan..
kepada masyarakat banjar yang juga sebagai pendukung kebudayaannya diharapkan mampu untuk mengemkbalikan kebudayaan banjar..
By Risma Yunyta on Apr 14, 2008 | Reply
Di seluruh dunia memang bisa dikatakan memiliki unsur kebudayaan yang dikatakan universal atau ada disetiap daerah tetapi unsur kebudayaan tersebut tebtunya memiliki cirikhas disetiap daerah karena berbagai faktor pembentuk yaitu lingkungan alam. Itulah mengapa disetiap daerah misalnya Indonesia terdapat berabagai macam kebudayaan yang berbeda. Kita tidak bisa membandingkan kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain karena tiap kebudayaan terbentuk karena memenuhi atau adaptasi terhadap lingkungan alam. Kita ambil contoh kebudayaan Minangkabau belum tentu cocok digunakan pada masyarakat Banjar yang berorientasi pada sungai. Jadi kita harus bangga dan memajukan kebudayaan kita masing-masing tapi tidak meremehkan kebudayaan lain karena setiap budaya dapat terjadi akulturasi maupun asimilasi.
By Erina Marsiana on Apr 14, 2008 | Reply
Unsur kebudayaan setiap bangsa atau masyarakat terdiri dari barbagai unsur-unsur besar maupun yang kecil yang merupakan sebagai kesatuan,Dimana unsur-unsur tersebut mempengaruhi sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. Dalam kaitanya dengan budaya banjar bahwa seluruh aktifitas yang dibentuk oleh masyarakat itu dipengaruhi oleh keadaan lingkungan geografisnya, oleh karena itu mata pencaharian masyarakat banjar lebih condong kepada pemanfaatan sungai. Dan ketika budaya banjar itu terkikis oleh pengaruh globalisme dan sikap dari masyarakat banjar itu sendiri yang acuh terhadap budayanya dalam hal ini culture river, maka sudah saatnya lah kita kembali pada kearifan lokal.
By VIDA AULIA RAKHMAN on Apr 14, 2008 | Reply
Kebudayaan memang tidak bisa terlepas dari unsurnya dan seperti yang telah dijelaskan di atas kebudayaan terbentuk apabila ketujuh unsurnya itu merupakan suatu pendorong hasil dari suatu tindakan manusia. seperti yang EWA jelaskan tentang masyarakat minang yang apabila kita ingin mengetahui kebudayaan minang kita harus dapat mempelajari salah satu dari ketujuh unsur itu yang termuat misalnya bahasa tentunya lewat itu dapat diketahui paling sedikit bagaimana kebudayaan itu.
Contoh lain banyak pengacara di Indonesia yang menjalanakan keahliannya dengan menampangkan marganya, orang Batak mungkin dapat dinilai sebagai suatu pribadi yang tegas hal ini dapat dilihat dalam kelantangannya dalam berbicara dan mungkin dari situlah dapat sedikit diketahui kebudayaannya.
Misalnya Vd sendiri berasal dari Hulu sungai yang notaben kebudayaannya tentunya sangatlah berbeda dengan daerah yang lain,terlihat dari bahasa saja. Mungkin kita belum menyadari kenudayaan yang kita miliki itu apakah sudah terdapat 7 unsur yang telah dikemukakan oleh Koentjaraningrat.
Mohon koreksi EWA apabila terdapat kesalahan dlam pemahaman. Thankzz…
By chairi Ramadhan on Apr 14, 2008 | Reply
Ass.wr.wb
Suatu kebudayaan tidak bisa dikatakan jika tidak memiliki beberapa unsur, unsur-unsur itu antara lain bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, dan kesenian.Semua unsur diatas merupakan suatu kesatuan yang akan membentuk suatu kebudayaan. jadi bila suatu budaya tidak memiliki unsur tersebut tidak bisa dikatakan kebudayaan.
By Helmi Hakim on Apr 14, 2008 | Reply
Dalam setiat kbudayaan masyarakat pastilah memiliki unsur-unsur kebudayaan yang mana setiap unsur-unsur tersebut pastilah akan danggap baik oleh para pndukungnya.Unsur-unsur kebudayaan yang ada disetiap masyarakat memiliki ciri khas masing-masing yang mana ciri-ciri tersebut merupakan pembeda antara kebudayaan yang satu dengan kebudayaan yang lain.
By Rizal Hasannor on Apr 14, 2008 | Reply
Ass EWA…
Kebudayaan memang tidak bisa dilepaskan dari manusia sebagai pendukungnya. Eksistensi suatu budaya juga bergantung pada manusia. Apabila manusia mulai melupakan unsur-unsur budaya yang ada didalam kebudayaan, maka secara perlahan kebudayaan itu akan hilang. Hal ini bukanlah suatu hal yang mustahil karena seiring dengan perkembangan zaman manusia dituntut untuk berkompetisi dalam hidup sehingga rentan sekali menyebabkan terjadinya pergeseran unsur-unsur budaya. Contohnya saja sekarang ini banyak orang yang tidak mengenal budaya aslinya sendiri akibat dari masuknya budaya dari luar sehingga unsur budaya yang lama mulai terpinggirkan. Untuk itu kita harus mengenali budaya kita sendiri agar budaya tersebut tidak menghilang ditelan zaman.
Wassalam…
By Rumadi on Apr 14, 2008 | Reply
Ass.wr.wb
Wujud sistem budaya dari suatu unsur kebudayaan universal berupa adat, adat dan pada tahap pertamanya adat dapat diperinci kedalam beberapa kompleks budaya, tiap kompleks budaya dapat diperinci lebih lanjut ke dalam beberapa tema budaya dan pada akhirnya pada tahap ketiga tema budaya dapat diperinci kedalam gagasan.Dengan itu sistem sosial dari unsur kebudayaan univrsal yang berupa aktifitas-aktifitas sosial dapat kita perinci pada tahap prtamanya kedalam kompleks sosial, tiap kompleks sosial dapat diperinci lebih khusus kedalam berbagai pola sosial.
By M.Yumni Rasyid on Apr 14, 2008 | Reply
Ass Ewa. . .
Unsur kebudayaan setiap bangsa atau masyarakat terdiri dari barbagai unsur-unsur besar maupun yang kecil yang merupakan sebagai kesatuan,Dimana unsur-unsur tersebut mempengaruhi sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.
Kebudayaan memang tidak bisa terlepas dari unsurnya dan seperti yang telah dijelaskan di atas kebudayaan terbentuk apabila ketujuh unsurnya itu merupakan suatu pendorong hasil dari suatu tindakan manusia.
Tiap-tiap unsur kebudayaan universal sudah tntu juga menjelma dalam ketiga wujud kebudayaan yaitu wujudnya yang berupa sistem budaya, yang berupa sistem sosial, dan yang berupa unsur-unsur kebudayaan fisik.
By Ganjar Muttaqin on Apr 14, 2008 | Reply
Ass EWA…
Kebudayaan memang tidak pernah lepas dari yang namanya manusia, karena manusialah motor penggerak dari sebuah kebudayaan. seperti yang telah dijelaskan di atas kebudayaan terbentuk karena ketujuh unsur tersebut. Di tiap belahan dunia sudah pasti nya memiliki kebudayaan yang berbeda
Sebagai contohnya di Indonesia sendiri memiliki kekayaan kebudayaan yang tiada duanya, hal ini dapat kita lihat kebudayaan banjar yang terkenal dengan keagamisannya nya sangat berbeda dengan kebudayaan orang manado yang suka berpesta di berbagai macam upacara baik upacara keagaaman maupun upacara adat, orang-orang manado sendiri di setiap melakukan upacara selalu berpesta pora dengan berjudi, mabuk-mabukan, bernyanyi bersama, menari bersama meskipun dalam upacara kematian.
Semoga saja dengan adanya berbagai macam kultur budaya di dunia dapat menjadikan kita sebagai manusia yang berbudaya dan beradab.amien
By Farida Ariyani on Apr 14, 2008 | Reply
Ass EWA……
Budaya dan unsur-unsurnya merupakan dua bagian yang terpisahkan kerena tanpa unsur-unsur pendukungnya maka budaya akan mengalami suatu proses stagnanisasi dan akhirnya musnah. Masing-masing budaya juga tentunya memiliki unsur-unsur yang berbeda, misalnya dalam segi religi dan kesenian budaya Banjar kita mengenal adanya budaya baayun mulud yang tentunya tidak kita dapatkan dalam budaya Bali. Masing-masing daerah memiliki corak budaya yang khas. Adalah tugas kita melestarikan budaya-budaya tersebut yang merupakan kekayaan bangsa ini agar tidak hilang seiring dengan perkembangan zaman.
Wasalam……
By Haris Zaky Mubarak on Apr 14, 2008 | Reply
dari seseorang yang merasa legend diprodi sejarah FKIP UNLAM
budaya, adalah bukan daya yang tidak beralasan, tetapi lebih cenderung pada pencirian atau identitas dari suatu hal. didalam budaya, menurut pemikiran mata hati saya cenderung diposisikan sebagai kegamangan, kebimbangan dan kepicikan semata. alasan ini cukup kuat karena dalam substansi budaya tidak ada kategori budaya yang baik dan budaya yang buruk.
satu konsepsi yang biasa dipakai olehy para dosen untuk meminggirkan atau melarikan pertanyaan yang diajukan mahasiswa.
akhir kata, budaya merupakan pilihan yang cerdas untuk dipagut sebagai sesuatu yang diyakini.
By randy ahmad on Apr 14, 2008 | Reply
Assalamu’laikum…
Unsur-unsur kebudayaan bersifat universal. yaitu semua budaya yang ada di dunia ini pasti memiliki unsur-unsur yang sama. dimana bila salah satu dari unsur-unsur tersebut mulai menghilang, maka kebudayaan itu akan mulai mengalami kemunduran dan pada akhirnya akan menuju kepunahan dari budaya tersebut. budaya itu pun tidak bisa lepas dari campur tangan manusia, karena manusia merupakan penggerak budaya itu, tanpa adanya manusia, maka budaya pun tidak akan pernah ada..
By toni februari on Apr 14, 2008 | Reply
Pendukung kebudayaan dan unsur kebudayaan di ibaratkan suporter dan club sepak bola. kefanatikan dan rasa cinta suporter bisa jadi membuat club sepakbola tersebut bisa unggul dibanding dengan yang lainnya setidaknya menjadi terkenal dan mampu bersaing, jika suporternya loyo mana mungkin club tersebut bisa main dengan maksimal.
Manusia sebagai pendukung kebudayaan, harusnya menumbuhkan rasa fanatik dengan pengetahuan yang dalam terhadap unsur kebudayaannya sendiri.tumbuhkan dulu rasa cinta dan sadar akan kebudayaan sendiri serta kebudayaan orang lain jika itu muncul maka akan menimbulkan rasa toleransi dan sportif dalam perkembangannya..lalu keunggulan akan mengikutinya seperti bayangan..yapp
By Dewi komalasari on Apr 15, 2008 | Reply
Unsur Kebudayaan..
Unsur-unsur kebudayaan merupakan faktor penting dalam eksistensi sebuah kebudayaan karena hal tersebut yang paling utama.apabila unsur-unsur suatu kebudayaan lebih menonjol maka kebudayaan itu akan lebih unggul dibanding kebudayaan lain.begitu pula sebaliknya apabila faktor pendukung
suatu kebudayaan itu yang termuat dalam unsur-unsur kebudayan lemah bahkan tidak dapat mempengaruhi kebudayaan dan hilang secara perlahan maka suatu kebudayaan itu hilang pula bersamaan.
By sri wahyu astuti on Apr 15, 2008 | Reply
Pada kebudayaan tersimpan ‘siapa’ sesungguhnya pendukung kebudayaan tersebut. Sebenarnya ialah kita sendiri sebagai pendukung kebudayaan itu hanya saja kita belum memahami betul keunggulan dari kebudayaan sendiri. Saya memang bukan asli orang Banjar disisi lain saya begitu salut pada bahasa Banjar yang mana merupakan sebagai salah satu unsur kebuyaan tapi saya jhuga bangga dengan kebudayaann saya sendiri. Yang di disekitar tempat tinggal saya banyak para pendatang dari Banjarmasin yang di dalam keseharian maupun perdagangan meraka sangat mendominasi dibandingkan penduduk asli kal-teng. Karena bahasanya yang tidak susah disebut dan dieja maka bahasa Banjar sangat mudah dimengerti dan di pakai dalam sehari – hari selain itu bahasanya hampir mirip bahasa Indonesia. Tapi yang sangat mengherankan kok sangat jarang anak – anak mudanya berpartisipasi dalam festival kebudayaan. Jelas sangat terlihat dan terasa bahwasanya rasa cinta dan bangga akan kebudayaan sendiri mulai memudarrrrrrr, apabila faktor pendukung suatu kebudayaan itu lemah bahkan tidak dapat mempengaruhi kebudayaan dan hilang secara perlahan maka suatu kebudayaan itu hilang pula bersamaan.waahhh sayangkan ….
By Riduan Saidi on Apr 15, 2008 | Reply
Ass…EWA
Kebudayaan itu pada dasarnya adalah ciptaan manusia yang berawal ide, lalu menjadi aktifitas, dan ada hasilnya. Kebudayaan akan berkembang dengan sendirinya, mulai dari discovery/penemuan. Setelah diterima akan menjadi invention, kemudian dijadikan inovasi bagi kreatif.
By Akhmad fauji on Apr 15, 2008 | Reply
suatu kebudayaan akan dapat bertahan apabila ada unsur-unsur pendukungnya,dalam halini yaitu manusia(masyarakat yang selalu memeliharanya dan senantiasa melaksanakannya,serta selalu mewariskannya kepada anak dan cucunya.Namun dengan hal lainpun suatu kebudayaan itu dapat dipertahankan yaitu dengan menerapkan unsur MAGIS RELIGIUS pada kebudayaan tersebut,yangsifatnya sakrat dan mengikat.Maka masyarakat yang menganutnya pun akan senantiasa melaksanakannya,baikdalam bentuk ritual keagamaan maupun kesenian.
Namun kalau kita memandang dalam konteks kekinian,sekarang ini semakin berkembangnya paham-paham liberalis yang sifat jalan pemikirannya hanya menerima hal-hal yang bersifat rasio saja.Maka dengan hal inilah suatu kebudayaan dapat hilang,karna apabila suatu kebudayan itu tidak sesuai dengan rasio pemikiran mereka,maka merikapun akan meninggalkannya,maka lambat laun suatu kebudayaan itu akan lenyap.
By Hadi_eR on Apr 15, 2008 | Reply
Unsur-unsur kebudayaan adalah rincian suatu kebudayaan agar dapat kebudayaan yang khusus. Ada tujuh unsur kebudayaan yang merupakan isi pokok dari setiap kebudayaan yang bersifat universal, yang artinya ada dalam setiap kebudayaan di dunia. Ketujuh unsur kebudayaan universal iu maing-masing mempunyai wujud fisik, walaupun tidak ada satu wujud fisik untuk keseluruhan dari satu unsur kebudayaan universal. Tiap unsur kebudayaan universal dapat dipeinci ke dalam unsur-unsurnya yang lebih kecil sampai beberapa kali.
By Siti nurul kamila on Apr 15, 2008 | Reply
Ass
Berbicara tentang budaya tak lepas dari hasil pemikiran dan tindakan manusia yang dapat kita lihat dalam kehidupan nyata kita sehari-hari.Budaya memiliki ciri khas tersendri dari masing-masing daerah.Melalui budaya itu jaga kita dapat melihat dan mengamati pola dan tatanan kehidupan yang ada dalam suatu daerah.Seperti yang sudah dikemukakan EWA menurut Koentjaraningrat tadi bahwa,budaya memiliki tujuh unsur kebudayaan yang saling berkaitan,keterkaitan ketujuh unsur budaya tadi tentunya dipengaruhi kembali oleh siapa yang menjalankan budaya tadi.Budaya akan dirasa sempurna apabila semua unsur tadi dapat dipegang dengan semestinya.Untuk itu,pemahaman kita tentang budaya perlu diperdalam lagi sehingga kita bisa menjalankan budaya kita sendiri tanpa mngabaikan unsur-unsur budaya itu sendiri.
By NATA on Apr 15, 2008 | Reply
BUDAYA ADALAH KEHIDUPAN . DAN HIDUP PERLU DIPERJUANGKAN, PERJUANGAN PERLU PENGORBANAN PENGORBANAN LAHIR DAN BATIN…..
CHAHYO………… SYOKRUN
By Novi Ariyanti on Apr 15, 2008 | Reply
Kebudayaan merupakan kesatuan-kesatuan dari berbagai macam unsur kebudayaan yang disebut para ahli dengan unsur-unsur kebudayaan universal. Tiap-tiap unsur kebudayaan universal menjelma dalam tiga wujud yaitu sistem budaya, sistem sosial dan unsur kebudayaan fisik yang saling mendukung satu sama lainnya. Manusia sebagai pendukung kebudayaan hendaknya mampu menonjolkan dan mengunggulkan budaya daerahnya sendiri apabila ia ingin unggul dari masyarakat yang lain dan tak ingin budayanya mengalami kepunahan.
By Asmia Ulfah on Apr 15, 2008 | Reply
Kebudayaan dan unsur-unsurnya merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan, karna unsur-unsur kebudayaan merupakan isi pokok dari tiap-tiap kebudayaan.semua unsur-unsur kebudayaan universal merupakan suatu sistem rincian dari keseluruhan bagian-bagian kebudayaan.jadi manusia sebagai salah satu pendukung kebudayaan seharusnya bisa mengenal,mengerti dan melestarikan kebudayaan nya sendiri.misalnya saja kebudayaan banjar,dari segi bahasa saja antara daerah satu dengan yang lain berbeda logat nya tapi hal itulah yang membuat kebudayaan Banjar menjadi unik.
By Haryani on Apr 15, 2008 | Reply
Setiap bangsa pastilah mempunyai kebudayaan,dan didalam kebudayaan tersebut terdapat unsur-unsur yang menyatu didalamnya.Hanya saja masing-masing bangsa berbeda kemampuan dalam menonjolkan unsur-unsur kebudayaan yang dimilikinya. Misalnya, semua bangsa pasti mempunyai bahasa,tetapi bahasa yang dimiliki bangsa inggris ternyata yang lebih menonjol,hal ini terlihat adanya peng-internasional-isasian bahasa inggris,oleh sebab itu seluruh bangsa yang ada di dunia kalau kemana-mana dipaksa untuk bisa menggunakan bahasanya orang inggris.
By juwita sari on Apr 15, 2008 | Reply
kebudayaan akan bisa bertahan apabila kita manusia melestarikannya, manusia adalah pendukung suatu kebudayaan, bukan hewan atau tumbuhan, manusia lah yang memiliki kemampuan untuk berpikir bagaimana suatu kebudayaan akan tetap lestari.suatu kebudayaan bagaimana pun sempurna serta tinggi nilainya apabila tidak ada manusia sebagai pendukung kebudayaan, kebudayaan tersebut akan musnah.
Misalnya saja di kota saya tinggal yaitu kota banjarmasin yang dikenal dengan kota seribu sungai, terkenal dengan budaya sungainya tetapi saat lomba renang atau lomba jukung malah kalah.Lalu soal makanan khas daerah ini, sekarang orang lebih suka makan-makanan yang kebarat-baratan seperti junk food, atau yang kesunda-sundaan seperti lalapan. saat ditanya kenapa? mereka bilang lebih gaya, lebih keren, lebih bergensi, sehingga banyak makanan khas yang makin lama makin terlupakan. Belum lagi soal bahasa, banyak generasi muda, termasuk saya yang tidak terlalu paham mengenai bahasa banjar. juga yang tidak kalah penting mengenai kesenian khas banjar, salah satunya kesenian madihin, banyak orang banjar sendiri yang tidak mengenal atau tidak pernah melihat kesenian tersebut, mereka malah tahunya breakdance.
ini membuktikan betapa pentingnya pendukung kebudayaan yaitu manusia, dimana dengan adanya pendukung kebudayaan suatu budaya akan dapat bertahan, malah akan terus berkembang seiring dengan perkembangan jaman.
By Noor Fahriani on Apr 15, 2008 | Reply
kebudayaan merupakan hasil integrasi dari ketujuh unsur yang membentuk kebudayaan, unsur-unsur tersebut sifatnya universal, itu artinya semua kebudayaan yang ada di dunia terbentuk dari 7 unsur yang sama, tiap2 unsur dalam kebudayaan akan terurai dalam wujud kebudayaan.walaupun unsur2 yang membentuk kebudayaan bersifat universal akan tetapi ketika sudah menjadi satu kebudayaan maka akan berbeda antara satu dengan yang lain.
By mini febrianti on Apr 15, 2008 | Reply
Unsur kebudayaan umum/universal ada dan bisa didapatkan didalam smua kebudayaan dari semua bangsa dimanapun didunia.Yang termasuk unsur-unsur kebudayaan universal yang bisa ditemukan dari semua bangsa didunia adalah bahasa,sistem pengetahuan,organisasi sosial,sistem peralatan hidup,sistem religi,dan kesenian.Contoh lain unsur universal/umum kesenian adalah berwujud gagasan-gagasan,ciptaan-ciptaan fikiran,cerita-cerita dan syair-syair yang indah namun kesenian juga dapat berwujud tindakan-tindakan/interaksi,berpola antara seniman pencipta,seniman penyelenggara,sponsor kesenian,pendengar,penonton,konsumen hasil kesenian.Tetapi kecuali itu semua kesenian juga berupa benda-benda indah,candi,kain tenun yang indah,benda-benda kerajinan dsb.
Konsep mengenai 7 unsur kebudayaan universal merupakan suatu sistem perincian dari suatu keseluruhan kedalam bagian-bagian.Salah satu contoh unsur kebudayaan universal sistem mata pencaharian dapat diperinci kedalam beberapa sub unsur seperti perburuan,perladangan,pertanian,peternakan,perdagangan,industri jasa dan industri manufaktur.
Contoh lain lagi seperti organisasi sosial sub unsurnya terdiri dari(sistem kekerabatan,sistem komuniti,sistem pelapisan sosial,sistem pimpinan dan sistem politik).
Dari contoh-contoh diatas telah menjelaskan unsur-unsur kebudayaan umum yang ada dan bisa didapat pada setiap kebudayaan/pendukung suatu kebudayaan di dunia.
By selvia agustina on Apr 15, 2008 | Reply
Setiap masyarakat mempunyai kebudayaan yang berbeda.Akan tetapi,setiap budaya mempunyai sifat hakiki yang berlaku umum bagi semua budaya dimanapun juga.Masyarakat sebagai wadah dan budaya sebagai isi merupakan dua komponen yang bersatu.Setiap masyarakat memiliki budaya dan setiap budaya pasti dimiliki oleh masyarakat,yang membuat berbeda adalah ciri-ciri khusus (khas) yang disebabkan perbedaan latar belakang masing-masing masyarakat.
Tiap-tiap unsur kebudayaan menjelma ke dalam tiga wujud kebudayaan yang berupa sistem budaya,sistem sosial dan yang berupa unsur-unsur kebudayaan fisik.
By ihya ul ihsan on Apr 15, 2008 | Reply
Budaya pada dasarnya tergantung pada manusia yang menggunakannya.Terlapas dari adanya budaya yang akhirnya dianut oleh bangsa lain bisa jadi dikarenakan pengguna budaya tersebut banyak.Contoh bahasa cina banyak digunakan di indonesia karena banyak orang cina,atau bahasa inggris yang banyak digunakan didunia dikarenakan bahasa ini merupakan bahasa internasional.Kenapa yang bukan orang inggris bisa bahasa inggris?Hal ini dikarenakan dasar-dasar kebudayaannya sama.Artinya meskipun terdapat berbagai macam kebudayaan didunia unsur pendukungnya adalah sama.
By Dwi Setiowati on Apr 16, 2008 | Reply
Maafnya…langsung saja.
Ketujuh unsur kebudayaan yang dikemukan oleh Koentjaraningrat bersifat universal yang artinya setiap unsur tersebut terdapat di setiap kebudayaan. Namun, kebudayaan tersebut dapat menjelma menjadi tiga wujud kebudayaan yaitu sistem budaya, sistem sosial dan kebudayaan fisik.
Ketiga wujud kebudayaan tersebut dapat diperinci atau disederhanakan lagi menjadi unsur-unsur yang lebih kecil.
Misalnya: wujud sistem sosial dapat diperinci menjadi kompleks sosial lalu kompleks soaial dapat diperinci menjadi pla sosial. Pada akhirnya pola soaial dapat diperinci menjadi tindakan. Apabila setiap unsur kebudayaan universal di atas diperinci, maka akan terdapat kebudayaan dari bangsa yang satu yang tidak terdapat pada bangsa lain. Misalnya dalam unsur organisasi sosial terdapat sub-unsur sistem kekerabatan yang diperinci lagi menjadi perkawinan. Dalam perkawinan dapat diperinci lagi menjadi sub-unsur mas kawin. Mas kawin dapat diperinci lagi menjadi harta mas kawin hewan ternak. Harta mas kawin berupa hewan ternak, tidak semua bangsa atau suku bangsa menggunakanya.
Terjadinya perincian kebudayaan memperlihatkan adanya keanekaragaman kebudayaan dari bangsa atau suku bangsa di dunia ini. Namun, perincian kebudayaan juga dapat menimbulkan terjadinya “pembanggaan” kebudayaan, oleh para pendukung kebudayaan tersebut. Maka lebih baik kita perlihatkan adanya persamaan kebudayaan dengan sifat yang lebih universal. Agar “perjuangan” kebudayaan menjadi lebih nyata.
By diah eka rini on Apr 16, 2008 | Reply
unsur-unsur kebudayaan adalah sel-sel pembentukan suatu kebudayaan.dan yang berperan besar dalam pembentukan kebudayaan adalah manusia.budaya adalah universal itu membuktikan bahwa pemikiran manusia juga universal dan tak terbatas.maka dari itu budaya tidak pernah sama dan selalu tercipta budaya-budaya baru setiap jamnya.lalu bagaimana dengan budaya kita?tentu saja jawabnya baik-baik saja ha..ha itu yang sering kita jawab padahal karena budaya malas kita karena budaya kotor kita Film kita tidak bisa sehebat holywood bahkan bolywood.jadi apa masih baik-baik saja.
By setiyadie on Apr 16, 2008 | Reply
Ass, EWA..
Setiap kebudayaan mmemang memiliki unsur-unsur seperti yang disebutkan di atas. Manakala satu unsur saja dari kebudayaan itu dapat berkembang lebih unggul maka suatu kebudayaan itu akan dianggap orang lebih tinggi. Setiap unsur dalam masing-masing wilayah kebudayaan tentu saja berbeda, yang menurut Saya dipengaruhi oleh keadan alam di wilyah tersebut sehingga menghasilkan keragaman budaya meski kebudayaan telah memiliki tujuh unsur yang pasti ada. Dalam perkembangannya semua unsur tersebut lah yang akan menjadikan sebuah kebudayaan itu bernilai tinggi dan bisa dikenal dengan bentuk peradaban.
Bentuk kebudayaan tinggi sudah dapat kita temui sejak manusia ada, mulai dari peraban Mesir kuno, lembah Indus di India, dan lain-lain. Semua peradaban tersebut berasal dari kebudayaan manusia yang tentu saja di dalamnya terdapat unsur-unsur kebudayaan yang tujuh tadi. Namun suatu kebudayaan juga bisa mengalami kepunahan. Hal ini dikarenakan satu unsur atau lebih dari kebudayaan tersebut hilang. Faktor perkembangan jaman juga berpengaruh besar, tidak semua kebudayaan dapat bertahan mengikuti jaman. Seperti hukum alam, siapa yang kuat, dia lah yang bertahan.
By Akbar Alamsyah Hidayat on Apr 16, 2008 | Reply
ass………..
Dalam suatu kebudayaan selalu mempunyai unsur-unsur yang menjadi dasar dari pembentuk kebudayaan itu. Yang anehnya walau pun kebudayaan itu buruk, tetapi masih saja di pertahankan. tetapi semua unsur-unsur itu satu sama lain saling berkaitan. Jadi tidak dapat dipisahkan.
wass…………………..
By st.nurhapsah on Apr 16, 2008 | Reply
Setiap daerah mempunyai kebudayaan sendiri dan ciri khas tersendiri. Manusia dan kebudayaan saling berikatan satu sama lainnya. Kebudayaan tidak akan terbentuk dan berkembang tanpa campur tangan manusia. Setiap kebudayaan terdiri dari 7 unsur kebudayaan diatas yang saling melengkapi. Dari unsur-unsur kebudayaan tersebut menjelma menjadi tiga wujud kebudayaan yakni, system budaya, system sosial, dan yang berupa unsur-unsur kebudayaan fisik.
By Arien Noor rahman on Apr 16, 2008 | Reply
Ass. .
unsur kebudayaan yang dikemukan oleh Koentjaraningrat bersifat universal yang artinya setiap unsur tersebut terdapat di setiap kebudayaan. Namun, kebudayaan tersebut dapat menjelma menjadi tiga wujud kebudayaan yaitu sistem budaya, sistem sosial dan kebudayaan fisik.
Dalam suatu kebudayaan selalu mempunyai unsur-unsur yang menjadi dasar dari pembentuk kebudayaan itu.Terjadinya perincian kebudayaan memperlihatkan adanya keanekaragaman kebudayaan dari bangsa atau suku bangsa di dunia ini.
Unsur-unsur kebudayaan universal yang bisa ditemukan dari semua bangsa didunia adalah bahasa,sistem pengetahuan,organisasi sosial,sistem peralatan hidup,sistem religi,dan kesenian.Contoh lain unsur universal/umum kesenian.
By KAMSINAH on Apr 16, 2008 | Reply
UNSUR KEBUDAYAAN
Berbicara mengenai kebudayaan maka tidak luput dari unsur - unsur yang ada didalamnya dan telah menyatu, yang mana sering dikenal dengan 7 unsur kebudayaan, Dan ke 7 unsur itu mencakup dari aspek kehidupan bermasyrakat yang saling mendukung.
Suatu kebudayaan akan berjalan dengan baik dalam kata lain mengalami suatu peningkatan yang mengarah pada suatu kemajuan, itu tergantung dari peran atau bagaimana kita menjalankan unsur - unsur kebudayaan tersebut atau menempatkannya, yang apabila kita dapat dengan baik menjalan kan unsur tersebut maka dapat mendorong maju dan berkembangnya kebudayaan tersebut, jadi peran individu dan masyarakat disini sangat penting untuk menunjang suatu perubahan.
By hamidah ulfah on Apr 16, 2008 | Reply
Unsur unsur kebudayaan,..
Setiap negara,ataupun daerah yang ada didunia ini tentulah mempunyai kebudayaan,yang lengkap dengan 7 unsur kebudayaan didalamnya.Tetapi yang harus kita tekankan disini mampukah setiap negara atau daerah itu membudidayakan kebudayaan yang dimiliki,mengingat bahwa setiap negara atau daerah itu memiliki kemampuan yang terbatas adanya.Walaupun demikian kita tidak boleh menyerah,perjuangan belum berakhir,sebagai urang banjar saya mengimbau mulailah dari sekarang kita majukan budaya Banjar,kalau bisa sampai terkenal di luar negeri,he,he,Amien…
By santy Dwi Pratiwi on Apr 16, 2008 | Reply
Unsur – Unsur kebudayaan yang dibagi 7 oleh Koentjaraningrat, saling berhubungan satu sama lain, ketujuh unsur ini ada di setiap kebudayaan, tiap unsur kebudayaan mempunyai tiga wujud yaitu wujud sistem budaya, wujud sistem sosial dan wujud kebudayaan fisik. Dalam tiga wujud inilah terlihat jelas unsur – unsur kebudayaan. Memang biasanya hanya 1 atau 2 unsur saja yang terlihat jelas, Unsur – unsur kebudayaan ini dapat berkembang dengan baik apabila pendukung kebudayaan itu terus melestarikan kebudayaannya, karena bila pendukung suatu kebudayaan tidak perduli dengan kebudayaannya maka lama kelamaan unsur- unsur kebudayaan itu akan hilang yang akan menyebabkan lenyapnya suatu kebudayaan. Unsur – Unsur Kebudayaan sangat tergantung pada suatu pendukung kebudayaan.
By Catur Widyastuti PH on Apr 16, 2008 | Reply
Catur Widyastuti PH
7Unsur Kebudayaan yang ada dikehidupan kita seharusnya dapat berperan dengan baik dalam kehidupan kita sehari-hari. Dengan unsur kebudayaan tersebut pula dapat mempererat antara kebudayaan satu dengan yang lain. Saya senang kebudayaan’banjar’ walaupun saya adalah orang Jawa, namun karena lingkungan saya adalah orang Banjar dan Jawa jadi sedikit-ditik saya mengerti. Kebudayaan tersebur membuat saya menjadi lebih bisa menerima kebudayaan dari daerah lain. Jadi, seharusnya semua perbedaan yang ada dalam unsur-unsur kebudayaan dapat disatukan dan dipahami.
By henny on Apr 16, 2008 | Reply
Dalam setiap masyarakat di suatu daerah mempunyai ciri-ciri yang membuat masyarakat itu jadi berbeda dengan masyarakat lainnya.Agak rumit jika membahas tentang bagaimana eksistensi dari unsur yang mendukung suatu budaya.Nenek saya dulu selalu menomorsatukan tradisi jawa kuno seperti meletakkan sesajen jika ada salah satu anggota keluarga yang sedang berulang tahun atau jika sedang melakukan selamatan apapun,tetapi setelah generasi kedua dari beliau (ibu saya) yang duapuluh tahun menetap di Banjarmasin sudah sedikit demi sedikit meninggalkan tradisi tersebut, ini sebagai kasus pengantar di dalam pengkaitan unsur-unsur kebudayaan dan bukan ada niatan untuk menjelekkan siapapun tapi inilah yang sedang terjadi di masyarakat sekarang ini. Ternyata dangan sepenuh hati mereka meninggalkan budaya yang mereka anggap kuno dan beralih yang “modern” atau ungkapan rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri memang telah terjadi. Sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem religi, dan kesenian yang ada di dalam tradisi yang telah saya contohkan di atas tersebut dapat di jadikan dasar apakah budaya tersebut dapat bertahan atau tidak.
By Puji Astuti on Apr 16, 2008 | Reply
Mengemukakan pendapat tentang unsur-unsur kebudayaan memang sangat menarik,karena unsur-unsur kebudayaan itulah yang membentuk kebribadian seseorang menjadi lebih berwarna dan lebih mempunyai karakter,namun sangat disayangkan sekarang ini banyak orang tidak mengetahui bahkan lebih parahnya lagi melupakan kebudayaannya itu.Untuk Bangsa kita sendiri yaitu Indonesia yang kaya akan segalanya mulai dari SDA,SDM hingga sampai corak keragaman budayanya pun begitu unik,dengan adanya hal itu seharusnya kita lebih melestarikan kebudayaan kita dan mengaplikasikannya kedalam kehidupan kita sehari-hari,hanya dengan seperti itu kita bisa melestarikannya hingga kegenerasi yang selanjutnya.
By Am.Hamsin Fitriyadi on Apr 16, 2008 | Reply
langsung saja pak, dengan adanya unsur-unsur kebudayaan tersebut membentuk karakter dan ciri khas masing-masing budaya suatu masyarakat. Oleh karena itu dengan adanya unsur kebudayaan tersebut kita dapat melihat fenomena ciri khas budaya dari suatu masyarakat. Ibarat pepatah mengatakan kalau saya gak salah sih pak ya”lain labuk lain ilalang” lain masyarakat lain budayanya..makasih
By ni luh sri arsini on Apr 16, 2008 | Reply
Di dalam kebudayaan terdapat tujuh unsur-unsur kebudayaan yang dapat dibagi lagi kedalam unsur-unsur yang lebih khusus. Ketujuh unsur kebudayaan ini saling berkaitan satu sama lain yang merupakan faktor pendorong berdirinya atau bertahannya suatu kebudayaan. Selain sebagai faktor pendorong, unsur-unsur kebudayaan juga sebagai faktor pendukung kebudayaan itu sendiri yang juga disertai oleh peran manusia, yang memiliki ide dan melakukan berbagai tindakan yang menghasilkan kebudayaan, serta keadaan alam itu sendiri yang berpengaruh juga pada kebudayaan termasuk unsur-unsur kebudayaan tersebut. Jika ke tujuh unsur kebudayaan tertentu punah, maka kebudayaan tersebut akan punah pula.
By Wiwik Norliyana on Apr 16, 2008 | Reply
Di dalam suatu budaya terdapat 7 unsur kebudayaan, yaitu bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan tekhnologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi dan kesenian.
Manusia tidak bisa terlepas dari kebudayaan karena manusia merupakan mediator dari kebudayaan tersebut. Kebudayaan merupakan cipta, rasa, karsa manusia, dan untuk di Inodnesia yang memiliki bermacam-macam suku bangsa tentu saja memiliki kebudayaan yang berbeda. Dari keragaman suku-suku bangs an kebudayaannya tercipta keindahan.
Masyarakat sebagai pendukung suatu kebudayaan bisa menjadi lebih unggul dari lainnya hanya dengan memiliki keunggulan pada salah satu unsur kebudayaan saja. Nah, Indonesia yang memiliki berbagai macam kebudayaan yang berbeda-beda tersebut, yang tiap kebudayaannya mengandung unsur-unsur kebudayaan, sangat memungkinkannya untuk menjadi bangsa yang unggul dari bangsa lain.
By Linda Araini on Apr 16, 2008 | Reply
Setiap daerah pada khususnya ataupun suatu bangsa pada umumnya pasti memiliki suatu kebudayaan yang meliputi 7 unsur dari kebudayaan yaitu: Bahasa, sistem pengetahuan,organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi , sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, dan kesenian. Kesemua unsur tersebut telah dimiliki oleh setiap daerah atau suatu bangsa hanya saja perbedaan itu terletak pada bentuk kebudayaannya. Daerah yang satu memiliki kebudayaan yang berbeda dari daerah yang lainnya, misalnya dari bahasanya dan bagaimana caranya bertutur kata itu sudah merupakan bagian dari sebuah kebudayaan. Namun secara umum, diambil satu kesatuan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang menganut budaya timur, hal ini bisa di liat dari keramah tamahannya dan cara berpakaian yang sopan, tidak terlalu bebas dalam pergaulan apalagi dengan teman lawan jenis. Hal ini sangat bertolak belakang dengan negara – negara asing yang berbudaya barat, mereka memiliki bahasa yang berbeda dari kita, itu pasti!! Sistem peralatan dan mata pencaharian mereka jauh lebih canggih dari bangsa kita, bisa dikatakan kita ini ketinggalan jauh. Mereka juga memiliki sistem sosial yang bebas dimana makhluk yang berlainan jenis bisa hidup serumah tanpa ikatan dan tidak dibatasi oleh suatu larangan tertentu jika suka sama suka kemudian tinggal serumah tanpa status yang sah di mata hukum dan agama itu bukan jadi masalah.Yang anehnya disini, budaya barat tersebut sudah masuk ke dalam bangsa kita disadari ataupun tidak seperti pergaulan bebas dan cara berpakaian yang katanya mengikuti mode atau life style. Penampilan mulai buka – bukaan, kumpul kebo di mana – mana. Ini adalah contoh sederhana bahwa, setiap tempat mempunyai budaya yang berbeda – beda, namun jika ada kemajuan seperti dalam bidang teknologi bisa memungkinkan kebudayaan tersebut menyebar dan masuk ke tempat yang lain. Seperti budaya barat, dengan adanya televisi dan internet kita jadi bisa tau dan melihat bahwa kebudayaan barat itu seperti itulah adanya dan akhirnya ya… meniru budaya tersebut dalam kehidupan sehari – hari.
By MARTINA on Apr 16, 2008 | Reply
Kebudayaan merupakan suatu konsep yang luas, akan tetapi dapat diperinci ke dalam unsur-unsur yang lebih khusus. Unsur-unsur besar dari kebudayaan disebut “ unsur-unsur kebudayaan universal”. Artinya unsur-unsur kebudayaan tersebut ada dan bisa didapatkan di dalam semua kebudayaan dari semua bangsa di manapun di dunia.
Menurut Koentjaraningrat ada 7 unsur kebudayaan, meliputi : bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, serta kesenian. Ke tujuh unsur kebudayan tesebut saling berkaitan dan saling mempengaruhi. Atau dengan kata lain keunggulan salah satu dari tujuh unsur kebudayaan tesebut akan mempengaruhi keunggulan dari unsur kebudayaan yang lainnya. Mampu atau tidaknya salah satu unsur kebudayaan tersebut menjadi unggul dan tau mampu atau tidaknya bertahan sangat tergantung dari manusia sebagai pendukung unsur-unsur kebudayaan tersebut.
By Ganda Resnadi on Apr 16, 2008 | Reply
Kebudayaan memiliki tujuh buah unsur yang akan selalu terdapat di dalamnya.
Menyoroti tentang bahasa, bahasa Banjar merupakan bahasa yang mudah dimengerti bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah Kalimantan Selatan yang bukan merupakan berasal dari suku Banjar. Contohnya masyarakat suku Dayak, mereka menggunakan bahasa Banjar untuk berkomunikasi dengan orang yang bukan dari sukunya. Seharusnya bangga donk karena bahasa Banjar banyak digunakan oleh masyarakat suku lain.
Selain itu, kebudayaan sungai yang kita miliki tergolong unggul. Pada masa kesultanan Banjar, sungai sangat berperan penting dalam perdagangan , transportasi, dan pengairan, karena Banjarmasin memiliki banyak sungai dan daerah pertanian yang luas. Berbeda dengan Kesultanan Demak dan Banten yang tidak memiliki lahan pertanian seluas punya kita, akan tetapi mereka dapat mempergunakan wilayah perairan mereka secara maksimal. Akan tetapi saat ini sepertinya kebanggaan kita terhadap budaya sungai sudah mulai berkurang, hal ini dapat terlihat dari pembangunan gedung-gedung, perumahan, dan lain sebagainya yang tidak lagi memperhatikan fungsi sungai. Sungai jadi berkurang debet airnya. Jangan sampai dong budaya kita ini terkikis dan menghilang. Dimana rasa bangga dan penghormatan kita terhadap budaya sungai?
By Melisa Prawita Sari on Apr 16, 2008 | Reply
Suatu kebudayaan itu memiliki 7 unsur kebudayaan dan setiap kebudayaan pada setiap daerah itu berbeda, perbedaan itu terletak pada wujudnya yang berupa sistem budaya, yang berupa sistem sosial dan yang berupa unsur - unsur kebudayaan fisik. misalnya saja dalam sistem mata pencaharian pada masyarakat pedesaan yaitu bertani atau bercocok tanam berbeda dengan sistem mata pencaharian penduduk yang tinggal di kota. Mereka lebih banyak berkutat pada dunia bisnis,produksi, dan hiburan.
itu adalah salah satu contoh sederhana perbedaan unsur kebudayaan antara masyarakat pedesaan dengan masyarakat perkotaan dalam sistem mata pencaharian.
By Helma novieanty on Apr 16, 2008 | Reply
Unsur-unsur kebudayaan…
Memang kita sebagai bangsa Indonesia mempunyai banyak kebudayan,bahkan beragam.Benar kata Anda bahwa kita harus pelajari dulu budaya kita sendiri baru yang lain,boleh kita meniru budaya barat tapi harus diambil yang positifnya.siapa lagi yang mendukung kebudayaan kita kalau tidak masyarakat Indonesia sendiri.Manusia saling berkaitan dengan budaya,kerena budaya sifatnya universal.Kalau Amerika dengan teknologinya,Indonesia jangan mau kalah juga dong…jadi,dalam hal ini kita sebagai generasi muda orang banua wajib memelihara dan melestarikan budaya banjar dan unsur-unsur kebudayaan.
By Nuril Najmi on Apr 16, 2008 | Reply
Pada dasarnya unsur-unsur kebudayaan kita banyak memiliki potensi-potensi unggul yang bisa dikembangkan,dan semua itu tergantung pada kita sendiri bagaimana cara agar unsur-unsur tersebut dapat di kembangkan sebagaimana mestinya agar berguna dan bermanfaat sehinga menjadi kebudayaan yang mengarah pada kebaikan untuk semua, dan mengarah kepada hal yang menuju pada perkembangan kemajuan suatu kebudayaan,terkait masalah itu unsur-unsur kebudayaan tetap dilestarikan agar tidak mengalami kepunahan,sekali lagi semua hal itu sangat tergantung pada kita sebagai pendukung kebudayaan yang harus mengganggap bahwa budaya itu perlu dan sangat penting untuk dilestarikan,,mengutip pernyataan Bapak bahwa satu unsur saja kebudayaan unggul maka memungkinkan kebudayaan yang lain akan unggul,maka dari itu marilah dari sekarang kita mulai melestarikan dan lebih mengembangkan lagi kebudayaan kita agar selangkah lebih maju dari kebudayaan lain,,
By Irma on Apr 16, 2008 | Reply
Tujuh unsur kebudayaan yang telah Anda paparkan merupakan cakupan dari unsur-unsur kebudayaan besar yang disebut cultural unversal, dimana unsur-unsur kebudayaaan tersebut dapat ditemukan dalam kebudayaan setiap bangsa di dunia ini. Unsur kebudayaan inilah yang kemudian menjadi ciri khas dari setiap bangsa atau masyarakat yang membedakannya dari bangsa atau masyarakat yang lain. Adanya unsur-unsur kebudayaan itu sendiri tidak lepas dari peran masyarakat sebagai pendukung dari kebudayaan tersebut. Masyarakat dengan segala gagasan dan tindakannya, kemudian timbullah suatu kebudayaan. Majunya suatu bangsa dapat dilihat dari tingginya kebudayaan yang dimiliki dan tingginya suatu kebudayaan tergantung kepada masyarakat pendukungnya.
Adanya perbedaan kebudayaan yang dimiliki oleh suatu bangsa dikarenakan setiap bangsa memiliki latar belakang yang berbeda. Hal ini juga tergantung kepada pengalaman yang dimiliki masyarakatnya. Kebudayaan sendiri erat kaitannya dengan keinginan suatu masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya. Misalnya, pada masyarakat yang mata pencahariannya sebagai petani. Dalam pengelolaan tanah pertanian, mereka tentunya membutuhkan suatu alat untuk memudahkan pekerjaan mereka. Maka, oleh mereka dibuatlah bajak. Bajak itu kemudian digunakan untuk mengolah tanah pertanian.
Dalam hal ini, manusia diberi akal pikiran agar dengan akal pikiran itu mereka dapat memenuhi kebutuhannya sehingga apa yang menjadi pikiran mereka (ide/gagasan) dan tindakan-tindakan mereka kemudian akan melahirkan suatu kebudayaan yang menandai siapa sebenarnya masyarakat pendukung kebudayaan tersebut.
By M.Agustiannur on Apr 16, 2008 | Reply
Mengenal unsur – unsur kebudayaan kita, secara tidak sadar kita membandingkan kebudayaan sendiri dengan kebudayaan lainnya. Kita identifikasi budaya kita yang bagus dan dibandingkan dengan kebudayaan lain, kita cari apa persamaannya dan apa perbedaanya dari ketujuh unsur-unsur kebudayaan yang umum dikenal.
Yang lebih hebat, kita menempatkan budaya kita disamping. Maksudnya kita cenderung untuk mangadaptasikan budaya baru yang dianggap lebih menarik, daripada budaya yang kita miliki.
Jadi sekarang tergantung masyarakat dan individu masing – masing untuk bergerak menyelamatkan identitas diri kita dengan lebih menghargai kebudayaan sendiri! Ya lah pa? Hehe..
By Zul Haziah on Apr 17, 2008 | Reply
Bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem religi, dan kesenian merupakan unsur-unsur kebudayaan yang ada pada setiap kebudayaan. Ketujuh unsure kebudayaan tersebut saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan dalam komunitas kehidupan, serta saling mendukung satu sama lain. Misalnya saja sistem mata pencaharian hidup. Dalam realisasinya sangat berkaitan dengan sistem peralatan hidup dan teknologi. Misalnya lagi, ketika kita ingin meneliti kebudayaan suatu masyaraka melalui sistem mata pencahariannya, maka kita tidak hanya bisa meneliti unsur itu saja, tetapi juga bisa melihat dan mengkaji unsur-unsur lainnya yang berkaitan dengan mata pencaharian tersebut. Yaitu, kita bisa mengetahui mata pencaharian seseorang dengan mengaitkannya dengan unsur organisasi social yang ada dimasyarakat tersebut. Seperti mata pencaharian untuk wanita berbeda dengan pria ataupun dengan orang dewasa.
Hilangnya unsur-unsur kebudayaan pada tiap-tiap kebudayaan menandakan bahwa manusia sebagai pendukung kebudayaan tersebut bergerak menuju kepunahan. karna seperti yang kita ketahui, kebudayaan itu sendiri berasal dari akal pikiran yang ada pada manusia. Namun, dengan memiliki kunggulan hanya dalam satu atau dua unsur saja, suatu masyarakat juga bisa mengalami perkembangan dan menjadi lebih unggul dari pada masyaraka lain. Misalnya saja negara Jepang yang berhasil unggul dalam hal peralatan hidup dan teknologi, menjadikannya negara yang unggul daripada negara-negara lain.
By MUHAMMAD FAUZI on Apr 17, 2008 | Reply
Untuk mempelajari kebudayaan sendiri, tentu tak lepas dari dari apa yang namanya kesadaran diri. Tanpa sadar diri, tentu tak akan tahu mana kebudayaan yang baik dan mana kebudayaan yang tidak baik. Mempelajari kebudayaan, kita harus mengetahui unsur-unsur kebudayaan. Sebagai contoh misalnya, kita akan mempelajari kebudayaan Banjar, tentu sebagai langkah awal, kita harus mengetahui terlebih dahulu unsur-unsur kebudayaan Banjar, misalnya bagaimana sistem mata pencaharian masyarakat Banjar, bagaimana sistem religinya, bagaimana keseniannya,dll. Dengan sudah mempelajarinya, tentu kita tidak akan sulit untuk mengetahui seperti apa kebudayaan Banjar secara keseluruhan.
By hanik puspitasari on Apr 17, 2008 | Reply
Setiap kebudayaan, terdapat didalamnya unsur-unsur kebudayaan yang menjadikan kebudayaan tersebut dikenal oleh masyarakat. Kebudayaan dan unsur-unsur kebudayaan yang melekat pada suatu masyarakat tidak bisa terlepas dari kepentingan manusia terhadap suatu kebudayaan untuk memepertahankan hidup dan kehidupannya.
Dalam hal ini masyarakat (manusia) dengan kebudayaan (unsur-unsur kebudayaan) memiliki hubungan timbal-balik. manusia akan mempertahankan “suatu” unsur-unsur kebudayaan apabila dirasa masih sejalan dengan kebutuhan hidupnya. Unsur-unsur kebudayaan pun demikian, akan tetap eksis apabila manusia sebagai pendukung kebudayaan bisa mempertahankannya atau bahkan menyebarkannya pada masyarakat lain. Tentu akan semakin kuat kedudukannya.
Tiga wujud kebudayaan pada pembahasan yang lalu juga tidak bisa dilepaskan dengan tujuh unsur kebudayaan. Unsur-unsur kebudayaan universal, baik hanya satu unsur uatu semua unsur selalu terkait dengan tiga wujud kebudayaan. Tiap butir universal of culture salalu merasuk (menjelma) ke dalam tiga wujud kebudayaan yang dihasilkan manusia atau masyarakat.
By abdul rahman s. on Apr 20, 2008 | Reply
Dalam 7 unsur kebudayaan yang ada dalam masyarakat, unsur kebudayaan inilah yang menjadi ciri khas dari setiap bangsa atau masyarakat yang membedakannya dari bangsa atau masyarakat yang lain. dengan adanya unsur kebudayaan maka dalam masayarakat akan tetap semakin eksis apabila manusia sebagai pendukung kebudayaan bisa mempertahankannya atau bahkan menyebarkannya pada masyarakat lain.
By Muhammad Hidayat on Apr 21, 2008 | Reply
Sekedar mengingatkan bahwa Indonesia adalah sebuah negara yang mempunyai nilai kebudayaan yang tinggi, hal ini didapati dengan beraneka ragam suku, ras, agama dan bahasa, bahkan Indonesia mempunyai bahasa sendiri yang dapat mempersatukannya yaitu bahasa Indonesia, bandingkan dengan Amerika Serikat yang katanya negara super power, tetapi bahasa sendiri saja tidak punya malah memakai bahasa Inggris, bukankah salah satu unsur kebudayaan adalah bahasa? oleh karena itu sebagai warga Indonesia kita seharusnya berbangga hati jangan merendahkan kebudayaan kita sendiri.
By Fahrian hefni on Apr 21, 2008 | Reply
membicarakan masalah kebudayaanh pasti didukung oleh unsur-unsur kebudayaan yang menjadi dasar sipenunjang kebudayaan dalam melakukan tradisi. Lalu yang menjadi permasalahan disini apakah sipenunjang kebudayaan itu dapat membawa kebudayaan mereka dapat dikenal oleh kebudayaan lain.
By A. Muzain on Apr 21, 2008 | Reply
saya hanya mengomentari tentang masyarakat banjar yang dikatakan orang masyarakat transisi, artinya transisi antara kota dan desa.misal ketika orang desa yang bermata pencaharian sebagai petani,pikiran mistik belaka. akan tetapi penampilan seperti orang kota dalam berpakaian, gaya hidup dan sebagainya.lalu fenomena diatas termasuk kategori yang mana? apakah ditambah lagi menjadi 8 yaitu sistem kemasyarakatan.
***Wow … nambah nich ye
By haryani on Apr 21, 2008 | Reply
EWA kok ga’ masuk evaluasi…. Saya mo kasih tulisan yang janji hari Kamis.
By Septha on Apr 22, 2008 | Reply
Kebudayaan adalah sesuatu kajian yang unik, yang mana setiap kebudayaan yang satu dan yang lainnya berbeda, hal ini disebabkan manusia yang mempunyai sifat yang dinamis dan juga didasarkan oleh pola pikir manusia yang memiliki kebudayaan tersebut. Karena kebudayaan merupakan hasil dari ide, pikiran, dan gagasan manusia untuk perkembangan selanjutnya unsur-unsur kebudayaan tersebut sangat tergantung kepada kemampuan SDM yang dimiliki oleh setiap Individu dalam masing-masing kebudayaannya. Contohnya jika HP sudah menjadi hal yang biasa Bagi masyarakat Suku Banjar, lain halnya dengan masyarakat badui dalam yang sama sekali masa bodoh dengan yang namanya HP.
By DINA YULINDA on Apr 24, 2008 | Reply
Saya sedikit kurang ngerti pada pembahasan bapa kali ini, Cuma tetap komentar dech, kalo ga nyambung harap maklum ae…hehe
Pada tiap kebudayaan di seantro dunia ini, pastilah memiliki unsur – unsur pendukungnya. Semua sudah jadi hukum mutlak suatu kebudayaan. Apabila ada kebudayaan tanpa unsur – unsur bisa jadi kebudayaan tersebut mati. Suatu kebudayaan hendaknya memiliki unsur – unsur tersendiri yang terdapat di masyarakat. Karena itu lah untuk bisa menjadikan kebudayaan kita unggul dan terdepan kita tidak harus “ menjiplak ” kebudayaan manapun, sangat simpel pelajari kebudayaan kita dan unsur – unsur pendukungnya, lalu jadikanlah salah satu unsur pendukung tersebut sebagai pendukung yang memajukan kebudayaan kita.
By tria on May 1, 2008 | Reply
kebiasaan-kebiasaan seorang individu harus dimiliki bersama oleh suatu kelompok sosial agar dapat dikatakan sebagai suatu unsur kebudayaan yang merupakan bagian kebudayaan itu sendiri. kenyataan bahwa banyak suatu unsur kebudayaan dapat bertahan dan berkembang menunjukkan bahwa kebiasaan-kebiasaan yang dikembangkan oleh masyarakat pendukungnya disesuaikan dengan keperluan tertentu dari lingkungannya. dan ini merupakan suatu strategi dari kebudayaan tersebut untuk dapat terus bertahan.