Mengurangi Merokok … Berhenti Merokok

10 February 2008 | Ditulis oleh: EWA |

Ketika berselancar terpatok blog Nurina P. Sari, Salam Revolusi: Anakku, rokok itu haram sayang. Saya, memang sedang memikir untuk mengurangi merokok, syukur nantinya bisa berhenti. Dalil-dalil memang sudah sangat kuat, dan kata teman yang berhenti merokok, berhenti merokok itu sangat mudah. Asal ada niat, lakukan, jadilah. Seperti menulis, katanya menyindir he he. OK.

Kawan-kawan bloger yang punya pengalaman berhenti merokok, akan lebih afdol ‘menasehati’ sebab sesama penderita frekuensi akan lebih nyambung. Teori penting, namun pengalaman tentu tak kalah penting.

Oh ya, berikut tulisan Nurian P. Sari (Maaf ditayang ulang ya):
Anakku, memang pada zaman Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam rokok itu belum ada, namun sesungguhnya Islam datang dengan pokok yang umum, mengharamkan segala sesuatu yang membahayakan tubuh, mengganggu orang di dekatnya, atau menyia-nyiakan harta. Inilah dalil-dalil yang menunjukkan hukum rokok:

1. Allah ta’ala berfirman: Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk (Al-A’raf: 157).
Dan rokok merupakan perkara buruk yang memudharatkan dan baunya pun busuk.

2. Allah ta’ala berfirman: Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. (Al-Baqarah: 195).
Rokok akan menyebabkan penyakit yang mematikan seperti TBC, kanker dan lain-lain.

3. Allah ta’ala berfirman: Janganlah kalian membunuh jiwa-jiwa kalian. (An-Nisa: 29).
Rokok itu membunuh secara perlahan-lahan.

4. Allah berfirman tentang mudharatnya khamr: Tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya. (Al-Baqarah: 219).
Bahaya rokok itu lebih besar dari manfaatnya, bahkan rokok itu seluruhnya membahayakan (tidak ada manfaatnya sama sekali –pent.).

5. Allah ta’ala berfirman: Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan (Al-Isra’: 28).
Rokok itu bentuk pemborosan dan berlebih-lebihan, termasuk perbuatannya syaithan.

6. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidaklah membahayakan dan tidaklah dibahayakan” (Shahih, riwayat Ahmad).
Rokok itu membahayakan orang yang menghisapnya, dan mengganggu orang yang di dekatnya serta menyia-nyiakan hartanya (bahkan berakibat buruk sekali bagi orang sekitarnya yang disebut perokok pasif -pent).

7. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Allah membenci penyia-nyiaan harta bagi kalian” (Muttafaqun ‘alaihi).
Dan rokok merupakan penyia-nyiaan harta penghisapnya yang dibenci oleh Allah ta’ala.

Demikianlah dalil-dalil yang menunjukkan haramnya rokok. Sehingga janganlah kalian coba-coba menghisapnya ya. Barakallahu fiikum.

(Sumber: Kaifa Nurabbi Auladana, Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu)

  1. 27 Responses to “Mengurangi Merokok … Berhenti Merokok”

  2. By sawali tuhusetya on Feb 11, 2008 | Reply

    walah, pak, betapa bejibunnya dosa2 saya sejak saya merokok. mungkin sudah ndak bisa saya tebus seumur hidup, hiks. sampai sekarang pun mau berhenti kok belum bisa juga. niat sudag ada, hehehe :lol: tapi begitu kumpul sama temen2 kambuh lagi. berapa dosa juga yang harus disandang oleh pak kyai dan ulama yang demen ngrokok ity ya pak kalau merokok diberi label haram?

    ***ha ha ha, sama dong.

  3. By danalingga on Feb 11, 2008 | Reply

    Sumbangsih saya cuma ini pak : http://danalingga.wordpress.com/2007/11/18/tips-berhenti-merokok-dari-suhu-dana/ . :mrgreen:

    ***ya ya ya … aduh puisi Taufik itu.

  4. By mathematicse on Feb 11, 2008 | Reply

    Wah, klo saya sih ga merokok, jadinya ga bisa kasih saran Pak. Maaf… :D

    ***Bagus. Tidak merokok lebih baik

  5. By Mega on Feb 11, 2008 | Reply

    Wuih..aku musuhan berat sama perokok..termasuk laki ndiri..perokok berat die..sampe sering aku marah marah krn rokok..dan sampe mau dicium aku tak pernah mau..dan selalu ancam..BERHENTI LAH KAMU MEROKOK baru aku mau dicium dan setiap aku mencium anak anakku..dia melihat..kapan jatahku katanya dan dengan santai aku selalu ngledek:sayang kamu merokok ya..hahahaa…

    Wkt diindo dulu,,kalau naik angkotan umum,,aku paling stressnya jikala dapatkan sebelah bangku,lelaki yg merokok tak henti hentinya..kayak duduk dengan iblis aku,sampe sampe aku rela ganti bus lain biar ga kena asap rokok..

    Dan kemaren kemaren ini aku nemuin banyak pecatter yg perokok berat..dan ketika sharing, aku bujuk bujuk untuk berhenti merokok..ada dua orang yang telah berhenti total,,asikk,,aku basmi perokok deh,,tapi,,gmn bisa terbasmi yah.kalau pabrik/perusahan2 rokok malah jadi sponsor2 segala event didunia..wuih..pusing dengan rokok ach..

    ***He he ngeri deh bacanya. Maafkanlah hamba duhai Tuan Putri … kira-kira gitukan bojonya. Sebarkan virus anti rokok …

  6. By avartara on Feb 11, 2008 | Reply

    menghentikan kebiasaan yang udah lama di geluti dengan ikhlas emang susah Pak,…Saya dah mencoba ratusan kali,..ya yang paling lama cuma 1 minggu,..itupun karena sempat mampir dirumah sakit,..hehehehe,..memang lingkungan faktor utama yang selalu menghantui,..makanya saya posting yang ini http://volatilitas.blogspot.com/2008/02/tuhan-sembilan-senti.html

    ***Siiip … berniat dan berusaha dapat pahala lho.

  7. By Yari NK on Feb 11, 2008 | Reply

    Tetapi herannya kenapa MUI tidak mengharamkan rokok? Padahal sudah jelas-jelas di Al-Qur’an bahwa sesuatu yang merusak tubuh adalah haram adanya. Apakah karena ulama2 kita sendiri banyak yang merokok?? Wah kalau begitu aturan halal haram bisa difabrikasi dong ya??

    ***Terlalu ‘maju’ Pak Yari ai. Tapi, lucu juga ya, Entah mereka punya argumen yang lebih kuat kali.

  8. By olangbiaca on Feb 11, 2008 | Reply

    Ass..tulisan yang luar biasa, karna begitu udah kumatnyanya candu yg satu ini, liat aja pejabat kita, lagi rapat pasti asap2nya ngepul2..ehe…, Alhamdulillah beruntung sy nggak ngrokok.

    ***Begitulah. Berbahagialah mereka yang tidak merokok.

  9. By ridu on Feb 11, 2008 | Reply

    Alhamdulillah Ridu gak ngerokok!

    ***Alhamdulilla, memang satu langkah tu.

  10. By eNPe on Feb 11, 2008 | Reply

    terima kasih, bah atas informasi yang sangat bermanfaat ini.
    Ita termasuk orang yang gak bisa dekat dgn perokok pasif, kalo ada yang merokok pasti batuk2 ato bahkan bisa sesak napas gitu.
    Ita lagi berusaha membantu seseorang utk berhenti merokok :-D

    ***Yoi, makasih. E … giman tu cara bantunya.

  11. By jowopinter on Feb 11, 2008 | Reply

    Salam.

    Saya tiada pengalaman bagaimana untuk berhenti merokok, kerana sememaangnya saya non-smoker. :D

    ***Selamat … dah memang selangkah.

  12. By Santri Gundhul on Feb 11, 2008 | Reply

    Halah…halah….

    Bicara soal ROKOK, dari dulu hingga kini gak pernah TUNTAS loh…percis kayak MENGURAI BENANG KUSUT…!! Memulainya dari mana yah…??.
    Jadi inget TELOR sama AYAM duluan yang mana yah…??.

    Biasa seh klu dah menggunakan Dasar dan Dalil sebuah teks book Kitab Suci, apalagi yang SAMAR…sesuatu menjadi SUBYEKTIF…bergantung siapa yang menjadi Pembicara dan pelakunya.
    Yah..percis juga dengan POLYGAMI….yang doyan MBOJO LORO..akan menggunakan dasar ayat SAMAR_SAMAR juga untuk mendukung keinginannya. Demikian yg nolak…akan menggunakan dasar ayat yang laen…

    Walah..walah…bisa-bisa PERANG AYAT dan HADIS neh….

    Hmmm…hmmm…sebentar dulu..
    Nyulut ROKOK sambil nyruput Kopi….sedaaaaaaap….bul..bul…Asepnya bunder-bunder kebul…kebul…
    Sambil menerawang…. buruh-buruh Tani yang dah bangun pagi hari mencangkul lahan Tembakau tanpa mengenakan kaos oblong sekalipun rela tubuhnya yang ringkih TERSENGAT matahari demi menghidupi Anak dan Isteri…
    Berduyun-duyun Puluhan Ribu Sepeda onthel Karyawan Pabrik Rokok yang memenuhi jalan di pagi hari dah membuatkan ( melintingkan ) Rokok untuk saya….
    Terima kasih Non, Mbak, Buk…hanya dengan membantu mengelinthing Rokok
    di Juragan Pak Darmo dan…. lalu saya membelinya lantas tinggal mengisapnya walaupun sambil batuk-batuk gak apa-apa buat saya…yang penting Suamimu, Ayahmu yang kini lagi LUMPUH..dan Anak-anakmu yang membutuhkan Rupiah untuk biaya sekolah bisa lancar…tiap bulannya.

    Mungkin buat saya…hanya sampai pada taraf baru membeli HASIL KARYA/KERJA kalian semua. Dan, belum sampai kepada KESANGGUPAN saya untuk mengentaskan 1 buruh di pabrik sebagai orang yang bisa saya MERDEKAKAN.

    Terima kasih…terima kasih…para Petani, Buruh-buruh pabrik Rokok dan semua yang terlibat di dalamnya.Atas kerja samanya yang BAIK selama ini…

    Salam DAMAI dan KASIH buat alam semesta beserta isinya

    Kawulo Alit
    soko Padepokan Borneo Timur
    Perokok 12 btg sehari.

  13. By Mega on Feb 11, 2008 | Reply

    waitt…masuk lagi kesini ach..merokok juga penyebab global warming tuh..berhentilah merokok biar bumi juga jadi sehat..dan merokok juga sama aja dengan membakar duit..lebih baik beramal ke anak yatim piatu dari pada bakar2 duit..wuih…jadi nafsu aku ngebahas topik ini hehee…:P

  14. By LieZMaya on Feb 12, 2008 | Reply

    Wah baru kemarin bahas sama temen, makasih buat penguat omelan postingannya hehe, mudah2an ajah mo berhenti yaks

    ***Amin.

  15. By didi junaedi hz on Feb 12, 2008 | Reply

    Iya nih, sulit banget yah tuk berhenti ngerokok… Ya sekarang lagi nyoba kurangin sih…mudah-mudahan bisa berhenti total…thanks postingannya Bang…

    ***It tantangan … mari kita coba siasati.

  16. By meiy on Feb 12, 2008 | Reply

    postingannya mengena bgt tuh pak, juga avartara punya (puisi Taufik Ismail)

    Pak tempelin tuh puisi di dinding hehehe, baca terus

    Selamat berhenti :)

  17. By jalian on Feb 12, 2008 | Reply

    alhamdulillah…………..
    untung saya tidak merokok.

    ***Alhamdulillah …

  18. By Cabe Rawit on Feb 12, 2008 | Reply

    Assalaamu ‘alaikum bang Ersis. Akhir-na ane bisa sampe juga di blogna abang… Fiyuhhhh, asek-asek pisan bang!!! :)

    Ane dulu perokok berat, apalagi abang ane paling yang nomor satu kerjanya di perusahaan rokok… Gratis dah ane kalo ngerokok mau berapa slop juga. Ane berhenti ngerokok, dengan 3 langkah:

    1. Buletin tekad dulu
    2. Beli rokok satu bungkus (gak minta jatah yang gratis nih)
    3. Ane ucap basmallah, terus ane injek-injek itu rokok ampe penyot kagak keruan lagi. Sambil merutuki itu rokok, selanjutnya ane sugesti diri sendiri kalo tidak merokok kagak bakalan bikin mampus.

    Ini cara ane bang, belom tentu cocok ama perokok yang laen…
    Oh iya, ane blogger baru bang, masih belajar. Minta bimbingannya ya..

    ***Dicoba.
    Dengan hati senang dan dengan senang hati.

  19. By syaharuddin on Feb 12, 2008 | Reply

    bicara soal rokok, adalah menarik. Karena akan banyak orang yang terlibat di dalam pembicaraan ini. buktinya aja banyak komentar he…he….he…. tapi yang penting dari itu semua adalah adanya kemampuan menyadarkan diri dari informasi ini yang sudah sekian kali kita dengar. Bagi saya, silahkan merokok –urusan dosa, urusan anda dengan Tuan ajalah– tapi yang jadi masalah kadang ada orang yang emosinya gak cerdas: merokok di tempat umum, merokok dekat teman tanpa permisi, merokok dekat orang hamil, banyi dll…..wah kebayakan nih udah ya….

    ***Siiiiiiiiiip … makna kesadaran

  20. By Ahmad Nur Irsan Finazli on Feb 12, 2008 | Reply

    Rokoknya dikasih petasan, biar meledak sekalian, sehingga berhentilah merokoknya… ha ha ha, he he he, hi hi hi (sambil senyam-senyum).

  21. By Ahmad Nur Irsan Finazli on Feb 12, 2008 | Reply

    maksudnya didalam tembakaunya dicampur bahan petasan. he he he

    ***Duaaaaaaaaaaaaaaaaaar. Khusus untuk orang frstasi.

  22. By unai on Feb 13, 2008 | Reply

    saya benci rokok, eprokok, dan asap rokok…uhukkk bikin bauk dan sesak nafas saja

    ***Berarti normal. Satu hal, benci dan kebencian, merusak diri. Kini mari, jangan membenci tapi menyahabati diri dengan kasih sayang sembari ‘memtivasi’ perokok berhenti he he.

  23. By Ahmid on Feb 13, 2008 | Reply

    Pak kyai merokok, karena belum tahu kalau merokok itu dapat merusak kesehatan?Kalau dokter yang merokok bagaimana? tidak sedikit saat ini dokter yang merokok,barangkali pak dokter tidak yakin sama ilmu yang dimilikinya,yakin namun belum sadar atau ilmunya belum mendapat hidayah.
    Hidayah itukan harus dijemput yakan pak kyai.
    Ilmu tanpa hidayah bisa celakaaa.
    pak kyai,pak dokter berhentilah merokok dan jemput hidayah.

  24. By Arif on Feb 13, 2008 | Reply

    Pak EWA, coba baca ini tulisan saya <a href=”http://www.widarto.net/2007/06/cara-gampang-berhenti-merokok.html” rel=”nofollow”>Cara gampang berhenti merokok</a>.

    ***Maksih, tips yang pas.

  25. By Siti Jenang on Feb 14, 2008 | Reply

    mudah-mudahan kalo saya sudah bisa berhenti, pekerja pabrik rokok tidak rugi karena kurang satu pelanggannya. :D

    ***Wuaw …

  26. By balawi as on Feb 18, 2008 | Reply

    Memang merokok adalah suatu kebiasaan yang susah dihentikan, terlebih lagi apabila sudah candu.
    Tetapi yakinlah kalau ada niat yang kuat dari hati yang sangat dalam inya Allah, ada pameo dimana ada kemauan disitu ada jalan, hi hi hi ….
    Berusahalah terus untuk berhenti merokok ….
    Ini harus dikampenyekan dimana saja ada kesempatan iyakan, bang …, maaf yaa saya bisa ngomong gini karena saya belum bisa merokok.

    ***Yoi makasih

  27. By muhammadiman on Apr 5, 2008 | Reply

    Temukan cara mudah,cepat dan murah berhenti merokok tanpa obat2an, tanpa efek samping dan tanpa menderita, jangan lewatkan program kami, Qsweft GRATISS senilai Rp 2 juta. ditunggu.

  28. By arni on Apr 19, 2008 | Reply

    Memang benar Pak. Niat dan kemauan serta usaha dari si Perokok sendirilah yang dapat membantu mereka-mereka itu berhenti merokok.
    Suami saya juga seorang perokok. Sudah berulang kali saya anjurkan untuk berhenti namun sampai saat ini masih belum juga.
    Sekarang begitu ketahuan anak saya sudah mulai ikut-ikutan merokok karena terpengaruh dengan temannya hati saya menangis.
    Saya coba untuk menasehatinya dan menjelaskan bahayanya, semoga aja ia tidak lagi mengulangi.

Post a Comment