PENGANTAR

13 January 2008 | Ditulis oleh: EWA |

Syamsuwal Qomar
Pengantar: Berani Menulis

PUJI syukur kehadirat Allah SWT, dengan keberkatan dan kemuliaan dari-Nya juga, terlahir karya yang membukukan 34 tulisan terpilih dari lomba menulis www.menulismudah.com., MENULIS MUDAH: Dari Babu Sampai Pak Dosen.
 
Semoga penyelenggara, Ersis Warmansyah Abbas dan Erwin Dede Nugroho, tercapai niat baiknya dalam memotivasi, terutama bagi mereka yang sulit menulis. Juga untuk mereka yang cenderung ‘berkecil hati’ untuk menulis disebabkan berbagai alasan. Padahal, menurut kedua penulis beken tersebut, menulis adalah perkara mudah, sangat mudah malahan.


 
Saya melihat adanya esensi yang luar biasa dari karya-karya yang terhimpun dalam buku, Menulis Mudah: Dari Babu Sampai Pak Dosen ini.  Cerminan kuatnya antusiasme para peserta untuk menghasilkan tulisan terbaik, bukan hanya untuk menjadi nomor satu, tapi juga keberanian mereka untuk jujur melahirkan curahan hati dalam menulis.
 
Bagaimana indahnya huruf-huruf dalam tulisan terukir membentuk kata, menciptakan kalimat yang terus bersuluran dan bercabang hingga terlahir paragraf demi paragraf. Semuanya merupakan luapan perasaan yang larut bersama pemikiran.
 
Betapa bernilainya itu semua, karena perjalanan melahirkan tulisan bukanlah sesuatu yang mudah. Keberanian dan kejujuran kepada diri sendiri sangat diperlukan, tekad yang gigih, kemampuan untuk fokus, pola pikir yang terorganisir serta pembatasan emosi atau perasaan yang seimbang.
 
Jujur, saya kagum dengan mereka yang menjadi partisipan, bukan hanya dengan 34 tulisan yang terpilih dalam karya ini. Terutama mereka yang baru berkenalan dengan dunia tulis menulis, pertama kali pula mengikuti lomba menulis. Acung jempol pantas diberikan, bukan saja kepada penulis yang tulisannya terpilih, tetapi kepada semua partisipan lomba menulis www.menulismudah.com.
 
Mengutip dari Franz Magnis Suseno, begitu seseorang memutuskan untuk mengawali menulis, tak ubah layaknya seperti seseorang yang memutuskan pertama kalinya bertempur ke medan laga. Bagaimana tidak?
 
Ia telah berani menetapkan hati untuk belajar tentang hal yang  tak banyak diketahui sebelumnya. Ia telah siap menghadapi kenyataan kalau hasil karya yang dihasilkan akan jauh dari harapan, dan yang paling mengerikan, berani mengambil resiko seandaikan tulisan pertamanya dikritik atau dikomentari negatif.
 
Saya percaya, beban ini lah yang disandang sebagian besar manusia hingga mereka takut untuk menulis. Baik itu pendapat maupun perasaannya sendiri, hingga lebih memilih untuk menghindar, memberikan dalih atau alasan dan berhenti menyelesaikan sebuah tulisan.
 
Untuk itu pula, lomba menulis mudah akhirnya diciptakan untuk melecut semangat, mengajak banyak individu untuk berperang melawan anggapan buruk (negatif) terhadap diri sendiri dan menyadarkan kalau sebenarnya mereka bisa menulis (dengan mudah).
 
Karya dari 34 kumpulan tulisan menjadi bukti eksistensi keberanian dalam merangkai kata dan mengalirkan perasaan, indahnya nilai-nilai dan pengalaman yang dirasakan dalam suka duka tentang menulis itu sendiri. Dengan segala kerendahan hati, saya ucapkan selamat menikmati karya para pemberani ini.
 
Teruslah menulis dan jangan pernah berputus asa, karena lewat tulisan kita bersama-sama membangun ideologi baru dan perbaikan diri. Lebih giat menjadi manusia pembelajar dan yang paling hebat, mewariskan ilmu pengetahuan.
 
Sebagaimana kutipan pengantar Jumadi dalam buku Menulis Sangat Mudah, “Pernahkah terpikir seandainya nenek moyang kita tidak meninggalkan tulisan di candi, di prasasti, di lontar, atau yang lain… betapa susahnya kita menelusuri jejak-jejak sejarah kita.”
 
Semua itu hanya bisa dicapai oleh mereka, orang-orang yang berani menulis.
Banjarmasin, 20 April 2008

Syamsuwal Qomar
Penulis buku, Geliat Pemikiran Kampus.

  
  

  1. 4 Responses to “PENGANTAR”

  2. By Mega on Jan 14, 2008 | Reply

    Selamat ntuk para bloger yang menang maupun tidak..
    semoga Virus EWA dalam Menulis selalu berkembang biak dan menjakit dipikiran para2 bloger..ciee…sok Jaim dech daku..LoL

    ***jaim nich ye

  3. By Fatah on Jan 15, 2008 | Reply

    salut!!!
    alhamdulillah…tulisan saya juga masuk nominasi…

    nggak nyangka!!!

  4. By syaharuddin on Jan 19, 2008 | Reply

    alhamdulillah, selesai juga tugas awal ewa dalam memotivasi para bloger dan mereka yang sebenarnya memiliki potensi namun merasa gak mampu menulis. selanjutnya, kami tunggu gebrakan-gebrakan yang lebih dahsyatlagi…..kami selalu mendukung untuk sebuah niat yang baik.

    ***Moga-mogahan, amin.

  5. By Zulfaisal Putera on Jan 31, 2008 | Reply

    Wah, sudah dibukukan, ya?

    Tabik!

    *** Tabik deik.

Post a Comment