Istirahat Menulis di Blog

9 January 2008 | Ditulis oleh: EWA |

Oleh Ersis Warmansyah Abbas

ISTIRAHAT. Setia Budi, aktivis guru Banjarbaru, pagi Selasa, 8 Januari 2008, sudah nongkrong di pustaka kerja saya. Dia berkeinginan menerbitkan majalah guru Banjarbaru. Mantan mahasiswa penyetaraan D3 ke S1 ini, tergolong tabah.
 
Ketika kuliah saya ‘kerjain’habis: “Yang merusak kualitas pendidikan, ya kalian ini. Menjadi guru belasan tahun, baru kini belajar evaluasi pendidikan. Kalian ‘berdosa besar’ mengevaluasi tanpa ilmunya. Kita tidak bakalan bertemu di akhirat. Jalan kalian ke neraka. Saya ke surga”, kata saya bercanda. Budi serius belajar evaluasi pendidikan dan mendapat nilai A.
 
Budi akhirnya menjadi penatar evaluasi pendidikan di kalangan guru-guru. Mengikutkannya dalam beberapa pekerjaan. Kini, mau menerbitkan majalah, namun tidak paham media, ngak ngerti PageMaker atau InDesign. Terpaksalah dibimbing.
 
Tiba-tiba, HP siut-siut. Erwin menelepon dari kantor Radar Banjarmasin di Banjarbaru. Saya jemput dia dan langsung ke RM Parahyangan. Wuaw ngobrol ngalor ngidul. Harap maklum, kami seruntang-serungrung lima tahuan. Sejak kembali ke Kaltim Pos, jarang bertemu.
 
Jam 14.00, di rumah, komputer diambilalihnya. Erwin guru yang bertanggung jawab. Pelajaran internet, terutama blog, segera dicecarkan sambil ngobrol ngalor-ngidul. Kami mengulang-ngulang kisah lama. Dia bangga ketika statistik blog dibanding-bandingkan. Kami sama-sama mengidap penyakit; bangga murid lebih maju. Laju blog saya kini unggul. Kami mendiskusikan banyak hal.
 
Sedang asyik-asyik belajar sembari ngobrol, Dewi dari TVRI Kalsel menelepon. Jam 19.00 ditunggu di TVRI untuk tayangan interaktif pendidikan. Karena jam menunjuk angka 17.30 langsung mandi. Jarak Banjarbaru-Banjarmasin 35 kilo. Selesai mandi Dharmawan Jaya, datang dan saya menjemput Jumadi. Erwin ‘dibawa’ Jaya.
 
Begitulah, kami ke Banjarmasin memakai mobil baru Pak Doktor. Setiba di TVRI Kalsel disambut Wandi, penyiar top daerah kami dan Arif Furqon —dedengkot LSM. Mereka langsung main protes. “OK tahun 2008 aktif lagi”. Tahun 2007 menolak hampir segala kegiatan. Saya lagi tafakur. Hatta, PR I Unlam datang. Jumadi Asisiten Pascasarjana Unlam. Saya?
 
Dialog itu ramai, dan seperti dikatakan pemirsa, sekalipun mereka pejabat kampus, saya paling hebat. Presiden; presiden Lembaga Pengkajian Kebudayaan dan Pembangunan Kalimantan. Di RM Padang Roda Baru digulirkan gagasan Unlam tiap bulan di TVRI.
 
Saya menelepon Erwin dan SMS walikota Banjarbaru. Segera ke Banjarbaru. HP diserbu SMS dan telepon. ‘Diledek’ kali ini menjadi “Pembela Sejati Unlam”, sebab biasanya kritik habis. Ada-ada saja.
 
Setiba di Banjarbaru angsung ke Pujasera Minggu Raya Banjarbaru. Tokoh-tokoh Banjarbaru telah ngumpul. Saya bergabung. MGR adalah tempat kongkow-kongkow favarit warga. Pukul 22.30 menuju kediaman walikota Banjarbaru.
 
Dimulai dengan diskusi serius pembenahaan Taman, berkembang kemana-mana. Ujung-ujungnya membuka lembaran masa-masa Pilkada. Wui sungguh meyenagkan, dan terkadang menggelikan. Semua kami adalah pelibat aktif. Asyik.
 
Sehabis makan malam, pulang. Jam menunjuk angka 03.00 dini hari. Saya langsung tidur. Besok pagi harus mengerjakan proposal yang dijanjikan siangnya kepada walikota dan dua skripsi mahasiswa ‘wajib’ diperiksa. Siaaap.
 
Cerita —yang mungkin agak konyol ini— sengaja saya buat, menulis tidak ada hentinya. Pada rangkaian aktivitas tersebut tetap menulis, menulis di otak. Tapi, dalam menulis konvensional, ya tidak dilakoni. Begitu juga menulis di blog.
 
Artinya, menulis di blog itu tidak segalanya. Kalau ada hal lebih penting, ngak usah menulis. Tugas utama, tugas profesional, yang bemanfaat langsung, baik untuk pribadi maupun khalayak, kalau lebih berarti, dahulukan, tinggalkan ngeblog.  Jadi, intinya, soal prioritas, soal menakar mana yang lebih penting.
 
Saya, istirahat menulis di blog, seharian. Kalau mulai ‘membenahi’ (menulis) buku, istirahatnya bisa lebih panjang.
 
 
Bagaimana menurut Sampeyan?
 
Banjarbaru, 9 Januari 2008.

  1. 20 Responses to “Istirahat Menulis di Blog”

  2. By M Fahmi Aulia on Jan 9, 2008 | Reply

    salut buat bapaknya..
    semangat dan tenaga seakan tidak habis :)

    ***Ha ha bisa aja … seandainya lebih muda (ah mimpi yang ngak mungkin). Saya yakin anak-anak muda sekarang akan membawa kehidupan lebih baik. Selalu semangat.

  3. By M Fahmi Aulia on Jan 9, 2008 | Reply

    salut buat bapaknya..
    semangat dan tenaga seakan tidak habis :)

    ***Bisa kalau tidak digunakan. Atau, ditindih dengan alasan ini, itu. Alsan yang dilahirkan dari kepala dan hati adalah bukan saja pembunuh semangat, tetapi kehidupan itu sendiri.

  4. By gempur on Jan 9, 2008 | Reply

    Istirahat menulis.. ehmmm… nggak juga tuh..

    Menulis kok ya seperti ngomong aja ya pak?! hehehehehehe.. gaya bertuturnya seperti orang bercerita dan mendongeng.. hehehehehe..

    penuh aktifitas.. benar2 salut saya..! ;-)

    ***Bertutur dalam gaya dialogis, kali ya … kali aja.

  5. By Yari NK on Jan 9, 2008 | Reply

    <p>Ya iyalah…. pekerjaan profesional lebih penting dong, bukan hanya menyangkut masyarakat atau pelayanan yg baik bagi masyarakat, tetapi juga menyangkut apakah kita masih bisa ngeblog (berbagi dan belajar secara “gratis”) atau tidak (kalau tidak kerja ya bagaimana saya harus mbayar tagihan internet, kalau ngga bisa mbayar tagihan internet ya bagaimana saya bisa ngeblog! :mrgreen: ). </p>
    <p>Maklum kantor saya juga mau pindahan gedung, lagi repot segala sesuatunya, untung kalo lunch break masih bisa nge-net/online kayak sekarang ini dikit2. Kalau malem kalau nggak lagi “merem-melek” ya nyempet juga ngeblog dikit2 tapi biasanya sekarang cuma pagi2 sebelum berangkat ngantor nge-netnya.</p>
    <p>Ya udah deh, buat pak Ersis selamat mengerjakan tugas profesional yg tentu saja mulia, mengenai ngeblog ya santai saja, yg penting hiatusnya ngga terlalu lama banget kan? :D</p>

    ***Siiiip, 100% setuju.

  6. By sawali on Jan 9, 2008 | Reply

    bener, pak. jangan jadikan blog sbg satu2nya “adrenalin” untuk semacu vitalitas hidup dan etos kerja. Halah. tapi saya yakin ndak akan lama pak ersis akan segera kangen untuk nulis kembali di blog yang megah ini. *halah*

    ***Ya wong sehari saja kog.

  7. By journalx on Jan 9, 2008 | Reply

    asalamu alaikum ustas.
    saya tertarik memiliki buku anda yang berjudul Kolaborasi Nusantara dari Banjarbaru, Pamulung, (2006) apakah ada di jual di toko buku gramedia atau toko buku gunung agung di bandung. dan saya mau memberi saran semoga anda tidak keberatan, mohon kiranya buku karya anda di resensi, biar kami tahu gambaran singkat dari karya anda (atau anda sudah mengulas karya-karya anda , tolong di beri info di kolom bagian mana di blog anda). saya doa kan semoga karya-karya anda dapat menginspirasi jiwa_jiwa yang gelisa menapak hari………………..

    ***Kirim saja alamat. Ringkas.

  8. By meiy on Jan 9, 2008 | Reply

    Iya nih ngiri sama bapak, always semangat…melipat waktu n menulis dg refleks itu yg ingin saya dalami pak. eh iya juga nulis di otak :)

    ***Ingin menikmati alam dan ‘bersatu’ dengan alam. Tapi, dengan bacanya lapeh jua taragak. Trims.

  9. By Dhan on Jan 9, 2008 | Reply

    Sibuk betul…. Beneran udah jadi selebritis ini mah. :D
    Moga sukses buat segala upaya dan aktivitasnya bapak.

    ***Ngak juga … apa sih arti sibuk? Padahal, dalam rentang waktu segitu sebenarnya banyak yang bisa dilakukan dan lebih bermakna. Memanfaatkan waktu.

  10. By Iwan Awaludin on Jan 9, 2008 | Reply

    Lah, Bapak tuh masih kalah sama saya. Bapak baru sehari istirahat nulis blog. Saya sudah berhari-hari ga nulis blog. He he he, ternyata masih ada juga ya kelebihan saya dibandingkan orang lain.

    ***Ha ha … taai biar saja kalah dalam hal yang begituan he he

  11. By Mega on Jan 9, 2008 | Reply

    ya ya ya..begitu lah..menulis di blog itu kala ada waktu istirahat..bukan lagi bekarja nulis diblog ya..itu namanya go-blog ya..hahaha..ikutannnnnnn..:))

    ***Kecuali … mereak yang kerjanya, bekerja di blog he he

  12. By Mega on Jan 9, 2008 | Reply

    wah..tuh kan..nyindir aku terus2an..
    AKU KAN KERJANYA DI B L O G ..h a h a h a ….

    ***Persaan aja tu. Jangan terlalu perasalah … agar hidup lebih berasa he he

  13. By ridu on Jan 10, 2008 | Reply

    Yaaah.. ridu aja yang lagi uas masih bisa ngeblog! hehehe…

    ***Ya ya bagus. Kalah dech gua. Nulis trus en ngeblog. Asyyyiiikkk.

  14. By Toeti on Jan 10, 2008 | Reply

    Om EWA dan Om Erwin kayak KIKI dan KOKO deh jadinya, berdua, bahkan sampai didunia maya dan mewujudkan web dengan owner duet menulis mudah hiks

    ***He asal jangan ditambah ‘r’ untuk Kiki, dan ‘k’ untuk Koko, he he

  15. By Ani on Jan 10, 2008 | Reply

    Setuju ! Menulis di otak bisa jalan terus, nulis di blog, ntar dulu. Selesaikan kewajiban dulu, ada waktu baru deh nulis di blog. Saya kalau lagi sibuk ma kerjaan kantor, pulang malam dan sudah kecapekan, ya mana sempat nulis di blog lagi, makanya terkadang kalau pas sibuk begitu, seminggu baru sempat update.

    ***Ya ya, jadikan menulis itu pekerjaan menyenangkan, tidak membeban kehidupan, te tapi … justeru menambah vitalitas. Setujuuuuuu.

  16. By STR on Jan 10, 2008 | Reply

    Wuihh … Ini dia, Pak! Terima kasih sudah mengajarkan saya untuk bisa meninggalkan dunia menulis dan blog di kala ada hal lain yang lebih penting untuk dikerjakan. :D

    ***Ya ya begitu, tapi kalau menulis dan ngeblog pekerjaan utama, jangan ditinggalkan dong. Ntar gimana sumber finansialnya he he

  17. By sigit on Jan 11, 2008 | Reply

    Selamat istirahat Pak EWA

    Saya yakin setelah istirahat pasti lebih banyak lagi energi untuk menulis

  18. By Bibidapi on Jan 11, 2008 | Reply

    setuju paaakkk… menulis itu pekerjaan menyenangkan. bisa menghilangkan stress akibat rutinitas di kantor malah. saya ngerasain banget, kalo lagi stres nulis aja apa yang ada di otak. mau bagus kek nggak kek, yang penting muntahkan dulu yang di otak biar gak mual2 jadinya..

  19. By husnun on Jan 11, 2008 | Reply

    Begitulah kalau maniak menulis. Apa saja ditulis. Biasanya, orang yang punya kemampuan menulis yang baik, kemampuan bicaranya kurang baik. Sebaliknya, banyak yang bisa bicara berapi-api sampai berbusa-busa, tapi ketika diminta menulis, mati kutu. Saya lihat sampeyan punya keduanya, doyan ngobrol juga piawai menulis. Orang kita lebih suka pakai bahasa lisan daripada bahasa tulis. Salam kenal. Saya temannya Erwin, tapi sekarang saya kehilangan kontak. Kalau sampeyan bisa membantu saya kontak lagi dengan Erwin, terima kasih. wassalam. http://www.husnun.wordpress.com

  20. By caplang[dot]net on Jan 11, 2008 | Reply

    iya jng sampe kecanduan blog yak :D

    ***Yang sedang-sedang aja ya

  21. By ncomputing penganti-pc on Jul 22, 2008 | Reply

    sudah jelas,,,segala sesuatu kalau sudah istirahat pasti bisa dilakukan dengan baik,,, :) :)

    ***Persis. perlu rehat, refresh.

Post a Comment