Archive for December, 2007

Menulis Bersama Gubernur

Monday, December 31st, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MINGGU, 30 Desember 2007.  Pukul 9.00 Witeng, bersama Abdurahman Hakim, pemimpin redaksi Bandjarbaore Post, ke Banjarmasin. Saya menyetir santai saja sembari pusing-pusing di Kota Seribu Sungai. Jarak Banjarbaru-Banjarmasin, 35 km. Hakim sudah me-SMS Rahayu Sucati dan Syamsuwal Qomar, pewarta Bandjarbaroe Post region Banjarmasin agar menunggu di kediaman ...

Lomba Menulis: Diikuti Lebih 300 Peserta

Saturday, December 29th, 2007

Alhamdulillah, sambutan 'masyarakat menulis' luar biasa. Lomba Menulis Menyambut 2008 dan launching www.menulismudah.com, menjelang tutup, 31 Desember 2007, jam 00, diikuti lebih 200 peserta. Oh ya, ada satu tulisan yang ngak bisa dibuka komputer panitia karena dikirim dengan program sangat yahud. Jadi, tolong cek di www.menulismudah com. kiriman Sampeyan. Kalau belum ...

Dosen Pelit Menulis

Friday, December 28th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas Menulis keperluan profesional sebaiknya didahulukan, apalagi sebagai tenaga edukatif. Penghalangnya, alasan, alasan, dan alasan. Melawan alasan adalah perjuangan tersendiri DOSEN PELIT. Ya ya, saya (mungkin) dosen pelit. Suatu kali, di perpustakaan kerja saya, Daud Pamungkas, dosen senior mata kuliah Membaca, menghadiahkan buku: Membaca Mertas Jalan Sukses. Buku pertamanya ...

Menulis Kampung Intelektual

Thursday, December 27th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas Memang tidak ada aturan, intelektual harus subur menulis. Tetapi, akan lebih bagus intelektual menuliskan kemampuan agar dinikmati yang lain. LEBARAN 1428 H. Seperti tahun sebelumnya, Abdur Rafi Shadiqin dan Ma’ruful Kahri bersilaturrahmi, bermaaf-maafan di hari mulia penuh berkah. Mereka sahabat saya. Shadiqin, Doktor Kesehatan Olah Raga, dan Ma’rupul ...

Menulis Guru yang Lucu

Wednesday, December 26th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas Menulis tidak berakitan ketat dengan capaian pendidikan atau gelar akdemik, tetapi lebih pada kemauan dan keberanian menggelar pemikiran. GURU MENULIS. Tidak perlu diragukan lagi, guru sangat berjasa dalam kehidupan. Tidak bisa dibayangkan, kalaulah guru tidak  mengajarkan  huruf-huruf, dari a sampai z. Lalu, dituntun merakit aneka huruf menjadi kata ...

Lomba Menulis, Tembus 100 peserta.

Tuesday, December 25th, 2007

Lomba Menulis menyambut tahun baru 2008 dan launching www.menulismudah.com., rupanya mendapat sambutan mengembirakan. Hampir dari segala penjuru Tanai Air ada 'kirimanan' tulisan. Bahkan, datang dari Jepang. Inga' inga', bagi yang belum mengirim, paling lat 31 Desember 2007.

Universitas Kolam Ikan

Monday, December 24th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas Karya fiktif ini ditulis sebagai 'tugas akhir tahun' dari Kang Jupri, http://mathematicse.wordpress.com/  dari Belanda,  kelanjutan surat berantai kerjaan Mas Swali, http://sawali.wordpress.com/. Selamat membaca.   Embun pagi menghantar sejuk ke lobang pori-pori. Hujan di akhir Desember membentang nyaman menjangkau awal Januari. Ikan nila merah berkejaran dengan nila hitam, memadu kasih mengitari ...

Menulis en than Ngantuk

Sunday, December 23rd, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: ... Pak, sering kalau sedang menulis, apalagi kebuntuan datang, bawaannya ngantuk. Kalau sudah begitu,  ide yang semula diyakini bagus, hilang deh. Menulis lalu mengantuk? Wow itu ‘hal baru’ bagi saya. Ada pula yang mencengangkan, seorang yang lain, katanya sih, menulis sambil ngatuk. Wah akan lebih seru kalau ...

Menulis Sampai di Draf

Saturday, December 22nd, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Saya kurang bisa membuat tulisan panjang. Sebab, kalau menulis terkadang terbentur waktu. Belum selesai suatu tulisan sudah harus mengerjakan pekerjaan lain. Maklum, ngeblog di sela waktu kerja.  Nah, saat masuk draft, ide awal tulisan itu hilang, dan untuk melanjutkannya jadi kurang nikmat. Akibatnya, cuma menumpuk di ...

Menulis Memaafkan Diri

Friday, December 21st, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: ... tersentil dan syahwat menulis susah terbendung ... Lagi-lagi, Bapak ini kalimatnya mencengangkan saya. Terima kasih Pak.   Someone in somewhere BERDAMAI. Dalam menulis, terutama bagi pemula, setidaknya ada dua hal pengganggu. Pertama, ketidakpercayaan diri. Hal ini tersebab mulai dari minornya self-concept yang ditancapkan sampai kurangnya latihan. Kalau dikaji ...

Menulis Memaafkan

Friday, December 21st, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Kalau tulisan dikritik, dicaci, dan atau, diblejeti wajar ada perih hinggap di dada. Itu belum seberepa. Bagaimana kalau difitnah? Apalagi kalau sampai ide tulisan dicuri lalu oleh Si Pencuri, kita dijelek-jelekkan? Biasanya, bawaanya  marah-marah saja.   Dasar babi, maki seseoang. Sudah tidak menulis menghajar pula, mana tidak punya ...

Menulis Lipatan Kata

Thursday, December 20th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: “Saya justru belajar dzikir menulis dari Bang Ersis.” Waah ini deklarasiku. Ternyata dari sekalimat kata bisa melahirkan tulisan sepanjang ini? Salut letupan pikirannya. Ibarat pemantik atau korek api, mampu membakar semangat.   Samoeone in Somewhere MELIPAT DUNIA. Saya tidak tahu persis. Apakah kawan yang satu ini bagarah-garah atau maulu-ulu. ...

Nebula Rindu

Thursday, December 20th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas Tertegun di pusar Bumi sudut hati sajadah panjang memekik rindu melumat angkuh sumur tak berdasar risalah Rasulullah Nafas nurani mengangkut mata hati pada busur melejit ke Arasy cintaMu kedip-kedip nebula membentang halimun lipatan kasih kembang perjalanan jarak tak berarti di pangkal qolbu Persuakan ya Rabbi, Siti Hajar membasuh nafsu pangil-panggil di danau jiwa syahwat cinta bendungan birahi TanahMU rumahMU di ...

Puisi Cinta: Surat Buat Yang Maha Kasih (1)

Sunday, December 16th, 2007

Ahai ... tiba-tiba ada keinginan membaca bait-bait lama. Ngak paham juga kog mengapa, bagaimana, dan kenapa menulis puisi 'kekagumam' kepada Allah SWT. Rintihan jiwa? Entahlah. Bagaimana Menurut Sampeyan? Banjarbaru, 16 Desember 2007. Surat Buat Yang Maha Kasih Malam ini, Ya Allah asma-Mu bahana puncak-puncak gunung lampaui pucuk langit menaik ke arasy-Mu dari julang menara-menara gema berirama melayang lampaui ...

Puisi Cinta: Surat Buat Yang Maha Kasih (2)

Sunday, December 16th, 2007

Ketika Bayangku Melayang ke Rumah-Mu, Ya Rabb   Ketika bayangku Kau bawa melayang ke rumah-Mu, Ya Al-Rahman bisikmu makin kencang lupaku jadi ingat dustaku jadi amal aku, keakuan menjadi atom tanpa elektron bertawaf suka cita