Puisi ‘Cinta’
8 November 2007 | Ditulis oleh: EWA |Entah kenapa, ketika iseng membaca puisi di blog ini, aku ‘tercengang’. Kucuplik empat puisi, berikut komentar puisinya. E … terbesit ide, andaikata ada puluhan, apalagi ratusan puisi teman-teman, bisa bikin antologi puisi dong kita. Ah, melamun tak dilarang di republik ini kan kawan?
Ku Katakan Cinta
Ketika hadirku di muka selazar hatimu
dendam sembunyi dimakan waktu
pada lilitan lipat tak tersentuh
tak digapai mata hatimu
kini tumpah ketika kukatakan cinta
Kenapa pedang terlalu lama diasah pada sarungnya
senyummu yang kikir tak kumengerti berbeban magma
bahwa diam adalah keteguhan
bahwa kata-kata tidak diperlukan saat cinta kuasa
I love you
Banjarbaru, 6 Februari 2006
Karena Aku Cinta Kamu
Di helai-helai halaman nafasmu kutangguk rasa
jiwamu kugenggam tak sisakan ragu dibuhul jalin
sayangmu timpa sayangku di jembatan nurani
pagi itu kita bersatu di ambang sore
Waktu bukanlah ukuran pengertian
kasih pun tak hak dibelenggu
detik terlalu panjang bila bulan bertukar lambai kasih
bersemayam di jantung tidak pada detik jam
di situ hitungan tak bermakna tak berukuran
Pagut erat rasio setegar cadas modal sukses
menjala bekal anak cucu jangan dipadam rasa
Rasaku kini di panggung gelanggang terkucil sepi
singkirkan amanah alpha-betha matematika
hantarkan ke sorga asa ke planet harap
lumatkan langkah tatap awan berarak di langit biru
Kau menyentuh paham di lubuk sayang
curam ngarai kasih berdinding beton berlapis baja
namamu tertoreh di denyut dara rampas jiwaku
karena aku cinta kamu
Banjarbaru, 14 Februari 2006 (19.35) Rc. 01-06-92.
Aku Datang Meminang Cinta
Kusapa kalian melalui pahatan warkah
selami madah-madah jiwa merah
bertukar salam meniti angin
jabat erat di rumah masa
gelombang cinta tanpa sua
di belantara ranah kalian ku terdampar
Ajari daku, wahai pencinta segala hikmah
tentang kata-kata tentang kearifan
tentang hidup tentang indah sanubari
seperti kalian layari di samudera memberi
rumah kedamaian hati purnama
aku datang meminang cinta
Banjarbaru, 5 Februari 2006 (11.15
Di Meja Rindu
Menumpang segengam kabut, malam ini
kukurim pesan bilik jiwa
angan yang terkurung di balik ilalang
rindu, serindu-rindu rindu
Jarak bukanlah persimpangan ujung waktu
para pencari berkirim
lubuk jiwa kuala rasa danau harap telaga maaf
di meja rindu sudut bumi menjadi taman hati
Hadirku adalah ada mu
Banjarbaru, 30 Oktober 2007
Berikut puisi komen teman-teman. Asyik juga tu.
Akmal MR
andai membuat puisi itu mudah …
kuanyam seribu bait pada detik
untuk menghirup nafas.
andai nafas adalah cinta,
telah kutulis catatan keindahan puisi.
aku tak dapat menjala sajak dengan tanganku,
mengeja bait-baik kumbang pulang dari taman.
aku rindu pada tarian akar jingga kelana.
menyusup pagi diantara keburaman kampung.
senyum hati cinta.
Adi Sucipto
Indah……….
tenang……
memberi kedamaian.
Dimas Arika Mihardja
AKU DATANG MEMINANG CINTAMU
bumi yang tergelar adalah sajadah
tempat gericik air mengalir menuju hilir
ruang bebatuan lumutan
sumur tanpa dasar: jiwajiwa meriak
meneriakkan namamu, kekasih
aku tak letih meniti tasbih
menasbihkan kehadiranku
di pintu kasih sayangmu
aku tertatihtatih mengusung rindu
yang membiru
aku datang tak diundang
datang, menyelam di kedalaman cintamu
terimalah bayangbayang sosok cintaku
Roy
jatuh cinta padamu
karna ku tau kau milik sahabtku
tapi rasa ini tak bisa aku pungkiri
karna rasa ini datang dengan sendiri
tawamu adalah bahagiamu
bukan bahagiaku
tapi sedihmu
adalah sedihku
kukatakan ini bukan maksud untuk memiliki
tapi agar kau tau
keadaan ku d sini
ku sengaja menjauhi kehidupan kalian
karna ku tak ingin jadi pengganggu
Aya
Detik ini aku berharap?
Bolehkan Tuhan?
Hanya satu harapansaja
Aku ingin saat ini heru ada disini
Hanya itu….bolehkah?
I LOVE U
Aya
Ada saat dalam hidup ini
Ketika aku benar-benar merindukan heru
Sehingga. . . .
Aku ingin menjemput mu
Dalam alam mimpi
Dan. . .
Memeluk mu di alam nyata.
Adi Sucipto
Cinta…
adalah keindahan
Cinta…
adalah obat hati
Cinta…
adalah kekuatan
dan
Cinta…
adalah bahasa kehidupan.
Aku Datang Meminang Cinta
Hanna
Mata liar menatap sudut meja
Sebuah dunia kecil terlipat di atas sana
Ku buka dan ku baca
Sebuah syair nan indah
Tertulis juga di sana
Kisah pejuang meraih cita
Harapannya sederhana
Menarikan jemari berirama kata
Rindunya ada di sudut meja
Hadirnya untuk kita semua
Al Jupri
Kutatap meja
Terus saja kutatap
Ada apa gerangan
Ooooo
Ada puisi di meja-ku









63 Responses to “Puisi ‘Cinta’”
By Kurt on Nov 8, 2007 | Reply
tak bisa berkata
hanya tatap dua mata
kujambak rambut
ku cubit pipi
kuregam rasa
kutelan cinta
kuremas jemari
kuregut pena
kugapai klimaks
oh kata itukah makna
oh cinta itukah segala
oh rindu itukah rasa
oh jiwa itukah Dia….
By Kurt on Nov 8, 2007 | Reply
maaf mouseku kacau… mohon dihapus yang lainnya bang
By Mega on Nov 8, 2007 | Reply
Ikutan nulis pusi cinta achh..
cintaku
aku dan kau adalah satu kesatuan hati
lewat perasaan yang tak terpisahkan
dari hidup ini, sampai kehidupan yang hidup
cintaku…,
setiap aku merasakan lembut kasih
setiap aku mendengarkan bahasamu
hati ini langsung bisa berbicara
dengan bahasa yang aku yakini,
ini bahasa Cinta
cintaku
Ungkapan yang berkahir bahagia
adalah bukti sejati,kau bukan ungkapan,
tapi kehidupan.
Yang mencintaimu
CINTAAAAAAAAAAAaaaa….
Hahahaha..ketawaa sendiri..kok bisa ikutan nulis puisi cintaa yakkkk..latahhh
By mathematicse on Nov 9, 2007 | Reply
I love you
Ku katakan cinta padamu
wahai…
wahai kasihku
Walau…
walau ku tak tahu di mana dikau, sayang.
————————————-
Hehehehehe… (becanda doang ini mah Pak…).
By mathematicse on Nov 9, 2007 | Reply
Tuk Cintaku
Percayalah kasih
Percayalah padaku
Ku kan datang padamu
Bersabarlah kasih
Bersabarlah untukku
Aku pun kan bersabar untuk mu
Bila malam datang
Bila pagi menjelang
Wajahmu selalu membayang
Suaramu sering terngiang
Senang
Ingatlah daku pernah katakan padamu
Aku cinta padamu
Aku sayang kamu
I love you
hanya untukmu
wahai cintaku
————————————————-Gunting di sini
Puisi cinta dari yang merindukan cinta sang kekasih (yang entah di mana )
By Mega on Nov 9, 2007 | Reply
Seandainya esok paginya
Matahari menolak ntuk
bersinar
akupun akan tetap
mencintaimu cinta..
By Yari NK on Nov 9, 2007 | Reply
Saya punya puisi bikinan sendiri, agak mesum tapi nggak vulgar **halaaah** , kira2 boleh ngga ya di republik ini??
By unai on Nov 9, 2007 | Reply
Yung Pak, bikin kumpulan puisi bersama :)…wah puisinya indah indah, membuat termehe mehe pembacanya
By 5H4LEH on Nov 9, 2007 | Reply
Ikutan Dong,
DOA UNTUK PACAR MATRE
Oh Tuhan
Ku cinta dia
Berilah aku uang
Biar dia tetap setia padaku
Banjarmasin, April 2007
By mathematicse on Nov 9, 2007 | Reply
Datangnya cinta
Bersama
bersama pernah kita lalui
dalam canda dan tawa
dalam riang nan gembira
senang rasanya bila bertemu
ada yang hilang bila tak jumpa
malu-malu tuk ku akui
kamu pun begitu
………………….
Bersambung…
By meiy on Nov 9, 2007 | Reply
Pak ikutan bikin antologi puisi cinta, daftar dunk hehehe!
puisi cintaku banyak loh, ini salah satunya…(sekalian mejeng maksute :p )
CUKUPLAH SAJA DIMATAMU KUTEMUKAN INDAH
Debar tak biasa
jiwa yang gelora
dan dihati bertahta puisi
diam dalam semadi
mencari arah kembara
Cukuplah saja dimatamu
kutemukan indah.
Lamnyong, April 1, 2004
Lamnyong, dimana tu?
By Agus on Nov 9, 2007 | Reply
hari yang lalu
saat kita saling bercanda
kau hilang tak tau kemana
kini kau hadir dalam hidupku
menghalang jalanku
membawaku…….
By Mega on Nov 9, 2007 | Reply
karena cinta aku lahir
karena cinta aku hidup
karena cinta aku tertawa
karena cinta aku bahagia
dan..
karena cinta aku bisa duduk disini
*** Kayknya kepotong tu … alurnya.
By alpi on Nov 9, 2007 | Reply
Kutemukan romantisme di balik ‘keangkuhan’ ewa ketika mataku tertuju pada buku bersampul merah muda dengan terpampang sosok yang sangat familiar di benakku karena’makian2nya’ — ambigu familiar karena makian??’.dalam pola pikir skeptisisme yang selama itu/ini selalu mendasari penilaianku tentang sosok ewa kembali berkelebat anggapan tersimbol pada sampul dikotomi kelembutan dan keangkuhan.,.namun ketika ku masuki lembar demi lembar kumpulan puisi itu yang pertama tertangkap olehku (yang tidak mengerti seni ini)tema2 sederhana yang mampu di olah menjadi rangkaian kata tersirat makna kerinduan, keikhlasan, bahkan mungkin gurauan.,yaah memang benar ungkapan klasik ‘don’t look book at the cover’ hehe
tapi boz. satu lagi ‘papadah’ boz yang sampai sekarang saya ingat dan sering forward apabila saya berada dalam wacana diskusi motivasi (ga pa2kan dicopy unk kepentingan pembelajaran) yaitu : orang mencintai anda ataupun membenci anda itu adalah dua anggapan dan perlakuan yang berbeda, namun sadarkah anda ada satu kesamaan didalamnya yaitu mereka memperhatikan kita;. –redaksi tepatnya dah lupa tapi kira2 begitulah essensinya.. bujur aj lah boz??
***Siiiip. Ingat prinsip dasar dari semuanya, berpikir bebas. Tapi, … bukan berbuat bebas. Salam sukses, kawan.
By prayogo on Nov 9, 2007 | Reply
Waktu, waktu tak terasa beranjak pagi.
Pagi ini saya tersadar, bahwa semakin dekat dengan yang saya tuju.
Oh Tuhan, kuatkanlah hatiku menghadapi ini
Ah, sorry saya nggak bisa bikin puisi, kalak Bapak yang punya blog ini emang jagonya.
***Wow … kalau dilanjutkan barang lima baris saja … puisi dahsyat bo.
By Kurt on Nov 9, 2007 | Reply
Bang EWA mohon komentarku satu saja. itu kesalahan mouse, jadi malu2in bang.
Buat mathematicse sedang jatuh cinta rupanya nih…
ciritakan dong kang…
***Ngak usah pakai mohonan, Akang. Baru ‘garap’ nich.
By windede on Nov 9, 2007 | Reply
cinta
tacinta
ntacinta
intacinta
cintacinta
cintanticintaaaacaaaapeeeekdeeeehhhhh….
anticinta
nticinta
ticinta
icinta
cinta
***Turun gunung … tak iye
By mathematicse on Nov 10, 2007 | Reply
Pernah ku katakan padamu
Kala terakhir bertemu
Tunggu aku…
Tunggu aku…
Tunggu aku…
Sayang
Sayang selaksa sayang
Kau tak percaya padaku
Kau pergi
Pergi tinggalkan daku sendiri
Tak hirau
Tak peduli lagi
By mathematicse on Nov 10, 2007 | Reply
Cantik
Gumamku kala tatap wajahmu
Ayu
Dari jauh kulihat wajahmu
Manis
Bila kau senyum malu-malu
Cantik, manis, ayu itu milikmu
Mau aku memilikimu
Tapi
Malu kukatakan padamu
By mathematicse on Nov 10, 2007 | Reply
Hmmmh kok puisi-puisian buatan saya pendek-pendek ya?
Gpp deh, namanya juga belajar. Nanti kalau sudah lancar mungkin bisa juga kali ya yang panjang-panjang, Pak?
Oh iya, buat mr Kurt;
Hehe…
By Kurt on Nov 10, 2007 | Reply
Bang EWA mohon komentarku satu saja. itu kesalahan mouse, jadi malu2in bang.
Buat mathematicse sedang jatuh cinta rupanya nih…
ciritakan dong kang… 
By Kurt on Nov 10, 2007 | Reply
@ windede
antik sekali ada klimaks juga di kata-kata itu…
By hanna on Nov 11, 2007 | Reply
Cinta….
Tak bisakah kau sirna
selamanya?
Cinta…
Berhentilah membuat petaka
sedetik saja!
kumohon….
pergilah…..
agar aku jadi bijaksana
dan tak lagi merasa
apa-apa………
***Nah, ntar ketagihan virus puisi, euy
By Ogi Fajar Nuzuli on Nov 11, 2007 | Reply
Ada yang bilang,
cinta itu seperti kata;
yang tak dapat diterjemahkan dalam kamus
Ada yang bilang cinta itu seluas gurun
Ada yang bilang cinta itu seluas angkasa raya
bahkan;
Ada yang bilang cinta itu laksana bumi, jagat raya dana alam semesta……
Namun,
ada juga yang bilang cinta itu, laksana ;
Angka satu
Cinta itu bulat laksana angka nooool
Cinta itu lebih dari seribu, sejuta, semilyard, seribu milyard bahkan sedunia dan jagat raya beserta isinya.
Sekarang kemanakah cita itu kan berlabuh……
***Raja pusi juwa dangsanak nag ini
By urang banjar on Nov 12, 2007 | Reply
jadi, nangkaya apa kah cinta itu
nang bulat-bulat kah…
atau luas saduniaan,,
Eh.. unda kada tahu jua, nang mana juakah nan iyanya
tasarah pisang za, handak masak kada kah
nang nyata, jar urang cinta tu ada
***Nang kaya pian tulis tu pang … tidak bisa diidentifikasi secara eksak, namun inya ada di kehidupan kita. Kita rasakan, kita dimkati, atu dihindarkan atau dicaci, dia … tetap ada.
By febry on Nov 13, 2007 | Reply
pa ewa saya mau coba nulis puisi nich…hee..hee.
Hidup ini pilihan
Memilih mana yang benar
Mana yang salah..
Bosan aku seperti budak
slalu menurut apa kata tuan.
Aku mau jadi pemberontak.
Biar mampus para pejuang.
para pejuang atas nama mulut.
Mulut-mulut yang berbisa.
Hidup ini pilihan.
Jangan mau apa kata mereka.
Kita diciptakan dengan seribu hak
hak yang telah ada..
sebelum nyawa ditiupkan.
***Bagus. Akan lebih bagus kalau di jalan yang lurus, he he. Kalau jalan yang dihindangkan ke Mekah … kenapa memilih jalan ke Sinjuku, iya kalo?
By febry on Nov 13, 2007 | Reply
pa ewa sowy bukan puisi cinta….hee
By fira on Nov 13, 2007 | Reply
<p>Assalamualaikum pak…lama gak berkunjung pas klik puisi cinta disini bertebaran wah indah rangkaian katanya. Sip cinta selalu membuat hidup ini penuh warna warni,fira selipin beberapa bait ya pak…</p>
<p> Lentera Cinta </p>
<p>Dalam keremangan wajahmu kasih<br />
Dalam keheningan senyummu indah<br />
Ada sosok cinta hadir disana kasih<br />
Ada bahagia menari dilubuk sukma indah</p>
<p>Tatap masa depan menanti kita kasih<br />
Dekapan hangat membuai cinta nan indah<br />
Langkah pasti mantapkan hati kita kasih<br />
Oh cinta jemari bersatu mengiring doa terindah </p>
<p>Cinta terangi asa<br />
Cinta endapkan lara<br />
Cinta iringi suka cita<br />
Oh cintaku bak lentera surga…</p>
<p>Fira R</p>
<em>***Lagi mabuk nulis puisi Cinta nich ye … Selamat menunggu kelahiran belahan jiwa. Amin.</em>
By nananx on Nov 17, 2007 | Reply
“kaki cintaku
sedang melangkah kencang…
menghampiri cintanya…
hingga aku tak merasakan betapa cepatnya
kaki cintaku berlari..
“aku sedang jatuh cinta”
dan aku senang merasakannya
buat mas EWA : Thank’s ud kasih sedikit space buat karangan singkatku…
***wuaw …
By DIAN AGUNG WIBOWO on Nov 21, 2007 | Reply
??
Dunia atas bawah
meraup makna kata tepaku
hilang arah dera meronta
kini terhempas dalam lara
tahukah engkau jiwa merana?
di kalbu bersama kelam
menyayat resah terbuka
mendesah menggeliat
apakah engkau wahai sukma?
berjalan dalam kesunyaian
meronta hingga meraja
atas kalbu kesunyian
By DIAN AGUNG WIBOWO on Nov 21, 2007 | Reply
risalah dunia
betapapun engkau menjelma
hingga kapan engkau merupa
meraih cinta di atas cita
jelma rupa cinta
dunia dibalik cengkrama
meresah hingga mengusik
kalbu bertanya dalam angan
dimanakah engkau merupa?
hitam putih tak bertuan
melekat sayap-sayap makna
kelam mencoba bertanya
apakah engkau sebuah kata?
***Wouaw … semakin banyak pesajak cinta bergabung
By Abdul Rohman on Nov 22, 2007 | Reply
aku ingin mencintaimu
By Abdul Rohman on Nov 22, 2007 | Reply
biarkan aku berjalan tanpa langkah
hidup tanpa nyawa
bernafas tanpa udara
bernyanyi tanpa irama
tapi jangan biarkan aku ada tanpa cintamu
***Ending sempurna para pencinta
By Abdul Rohman on Nov 22, 2007 | Reply
Saudara saudaraku yang tak pernah ku tahu
bila ada kata yang bermakna tuk menata jiwa
tolonglah aku dengan kata katamu
sesederhana apapun itu
karna “ujung jarum pun terkadang bisa mengalirkan darah”
aku :maman_pucung@yahoo.com
***Nah …
By poetry on Dec 5, 2007 | Reply
kala cunta menyapaku,
aku dapat terenyum dengan indahnya
aku amat sangat bahagia
aku yang mampu tersenyum dikala dirundung duka…
itu semua karena Cinta
Tuhan…
terima kasih atas rasa cinta cinta yang kau ciptakan untukku,
yang hanya dapat kuberi untuknya seorang
aku dan senyum manisku ^_^
***Senyumu cintamu
By Salmah on Dec 11, 2007 | Reply
Cinta yang lain
Kemarin
Hari ini
Esok
Lusa ..
Aku tak tahu
Sampai kapan
Tuhan,
Ampuni aku atas khilafku
Tuk menyalahgunakan karunia cinta yang Kau miliki
Andai saja dibolehkan tuk mencintai
Aku akan mencintainya sepenuh hati
Andaikan tak ada adab sebagai perisai hati, aku akan mencintainya sepenuh hati
Andaikan tak ada karma, aku akan mencintainya sepenuh hati
Aku tak sesali pertemuan dengannya
Yang tlah Kau atur dengan sangat sempurna
Berikan kalamMu atas pengalaman ini Tuhan
Pintaku.
***Cinta … oh … cinta
By Talitha LOVE Patria.. on Dec 16, 2007 | Reply
Cinta Sejati..
Cinta sejati mendengar apa yang tidak di katakan..
Mengerti apa yang tidak di jelaskan..
Melihat apa yang tidak terlihat..
Sebab..
Cinta tidak datang dari bibir,, lidah,, mata,, ataupun pikiran..
Melainkan dari HATI..
***Yeah .. cinta sejati adalah …
By novi on Dec 18, 2007 | Reply
Segarnya pagi yang berkabut,
mengawali cinta yang terpenggal mimpi semalam.
Kecupan lembut dan hangatnya sapa mengantarmu mengejar asa.
Segala peluh berkejaran dengan mentari.
Ku jemput penatmu disore hari,
merebahkanmu dalam senyumku,
seiring purnama perak yang menghiasi sang Ratri.
Terimakasih Tuhan….
Terimakasih cinta….
Terima kasih atas kesempatan untuk menjadikannya jalan menuju surga-Mu
Ayah aku selalu mencintaimu.
Maret, 2005
***Amin. … merebahkanmu dalam senyumku.
By saiful Izni Bin Ismail on Dec 20, 2007 | Reply
PUISI CINTA::
::SEPI DALAM GELAP::
Duduk termenung dalam kegelapan
Duduk sendiri dalam sepi
Menanti sang pujangga cinta datang
Entah kemana dia pergi
Buat hati jadi sepi
Sepi….
Sepi sendiri dalam gelap
Dalam gelap ku menanti
Entah kapan dia kan datang
Bawa cahaya terang yang ku inginkan
Bawa arti cinta yang sesungguhnya
Sepi ku rasa hatiku
Saat ini ohhhh kekasihku
Jika kau menemaniku
Ku pasti kan tenang
(thalitha a georgiana)
::TANYAMU::
kalau kau tanya apa itu cinta
lihatlah dimataku
cinta telah meninggalkan jejak cahaya disana
kalau kau tanya kenapa bisa begitu
jawabnya adalah kamu
kalau masih ada pertanyaan kenapa harus kamu
terus terang..
aku tak tahu
karena kata-kata
tak sanggup lagi menenyampaikan isyarat hatiku
(untuk seseorang yang menatapku lembut dalam hening)
***Sampeyan ini pandai benar merakit kata-kata, wow … aku mau sharing, boleh ya.
By MichaeL_DoanK on Dec 21, 2007 | Reply
Ada rasa suka
Pertama kali kita bertemu
Ada rasa hilang
Bila tak ‘bertemu
Ada rasa damai
Bila ‘ku di dekatmu
Namun . . .
Baru ku sadari
Rasa sayang padamu
Hanya sebatas seorang sahabat
Tak mampu ‘ku ‘tuk
Membuatmu kecewa
Tak mampu ‘ku ‘tuk
Membuatmu terluka
Tak mampu ‘ku ‘tuk
Mengakhiri segalanya
Ada rasa nyeri
Saat harus melepaskanmu
Ada rasa sesal
Saat harus mengambil keputusan
Namun ini suratan
Antara aku dank au
Bertemu namun tak satu
Kuingin kau tahu . . .
Takkan pernah terlupa
Kenangan indah bersamamu
Walau hanya sekejap
Dan . . .
Ada rasa yang tersisa
“ Aku Sayang Kamu ”
dan kau adalah . . .
“ Wanita Yang Kucintai ”
***Wuaw-wuai bikin ngiler nich bait-bait. Salam dan selamat deh.
By Salmah on Jan 4, 2008 | Reply
Tak Pernah
Aku tak pernah memintamu tuk sapa aku
Aku tak pernah memintamu tuk jalin kata-kata
Aku tak pernah memintamu tuk hadir dihadapanku
Aku tak pernah memintamu tuk ber-asa
Dan aku tak menyalahkanmu
Terimakasihku tuk kesediaanmu:
Tuk sapaku tanpa kupinta
Tuk jalin kata-kata tanpa kupinta
Tuk hadir dihadapanku tanpa kupinta
Tuk ber-asa tanpa kupinta
-tuk ’sahabatku’-
By Salmah on Jan 5, 2008 | Reply
Asa yang tertinggal
Awan putih yang berarak di langit mengiringi sisa-sisa asa-ku
Terbang terbawa angin menuju cakrawala tak berbatas
Menghembuskan angin pengharapan
Letihku harapmu kembali
Tatapku bias tak mampu menangkap asa
Cerah hari ini sanggup membalut galau hati
Tuhan Yang Maha mengatur, pintaku, berikan kami yang terbaik untuk kami.
By Salmah on Jan 5, 2008 | Reply
Thx u ya Bang udah ijinin submit2 dìsini. Wahananya wooke.
***Emang dibuat untuk itu, jadi manfaatkan saja.
By Salmah on Jan 6, 2008 | Reply
Bapak-ku
Seraut wajah teduh nan damai terlintas
Samar kuraba kenangan bersamamu
Indah, tak bisa kulukis dengan kata-kata
Kau luangkan waktumu tuk sekedar mendengar ceritaku yang biasa-biasa saja
Denganmu menjadi sangat istimewa
Kau tak lupa tanya perkembangan keadaanku
Membangkitkan semangat hidupku
Selalu mengingatkan atas khilafku Terngiang selalu pesanmu ditelingaku
Ya Rabb, ampunilah dosa-dosa Ayahku
Terimalah segala amal ibadahnya
Lapangkanlah kuburnya
Terimalah ia disisi-Mu
Amiin
By dedy kristian tarigan on Jan 9, 2008 | Reply
waktu
kasih…….mungkin aku yang tak pernah mengerti……
mengerti akan kehadiran hatimu di hatiku……
mungkin kah ini sudah takdir kita bertemu?
hatiku ingin bertanya……….
hati ingin berucap…….
mengapa kita kita harus jumpa?
kasih…..
biar semua ini kujalani dalam sepiku
mungkin ini yang terbaik bagi hatimu……..
bagi hatimu yang selalu menyayangiku
biar waktu yang menjsawab………
biar waktu yang menjawab kalau aku sayang kamu……..
kasih……….jangan pernah lupkan aku
karena aku tak pernah lupakan kamu……..
created by ” dedy cristian tarigan ”
Jl. M.Yamin No.22 A-B Pekanbaru
By dedy kristian tarigan on Jan 9, 2008 | Reply
mengapa harus jumpa
kasih………
mengapa hati ini tak pernah jujur…………
mengapa hatiku tak sanggup ntuk katakan yang sejujurnya untuk hatimu……
mengapa semua ini terjadi dengan leganya…..
kadang hatiku ingin bertanya dalam kebisuan malam
yang selalu menghantuiku ntuk membayangi wajah manismu……..
tapi apalah dayaku……?
dan……..
bagaimana mungkin seekor domba dapat memakan pucuk cemara yang tinggi…………..?
kasih maafkan aku yang selalu menyayangimu……..
dan
dalam diam hatiku berkata
cintamulah yang dapat buat hatiku rindu padamu……………
created by ” dedy kristian tarigan “
By Salmah on Jan 12, 2008 | Reply
Rindu Asa
Rinduku mengering dan getas, lalu remuk dan luruh
Asaku mengais2 kemurahan hatimu tuk sudi menuangkan setetes embun kasihmu
Duhai tuan, betapa tingginya dirimu tuk kugapai
Ulurkanlah tangan kasihmu agarku tak hanyut dalam kebimbangan
Aku akan tenggelam dalam telaga yang bernama ‘cinta’
Atau sudilah kau lemparkan dayung asa
Agarku dapat berlabuh didermaga hatimu
By alina on Jan 22, 2008 | Reply
Mengapa manusia harus memiliki cinta…
Padahal cinta penuh dengan penderitaan…
Kulelah terus mencinta…
Kuterus berlari mengejar cinta…
Tetapi yang kutemui hanya lorong-lorong sepi..
Dan air mata yang terus mengalir dipipi…
By Tita on Mar 23, 2008 | Reply
Dingin jiwaku… gemetar relungku
Terbalut perih… ku berlalu
Perpisahan menggoreskan luka
Separuh nyawaku menghampa dikecewakan oleh Cinta
Tak pernah merasakan abadi
Pahit biar ku telan sendiri
Tak ingin dunia tau
Bila tau pun…
Mereka bosan dengan segala cerita sedihku
Ceceran darah yang menetes dari Hatiku lukiskan perjalanan Cintaku
Biarlah ku nikmati…………
By Tita on Mar 23, 2008 | Reply
Surat Terakhir
Bukan ku tak cinta..bukan ku tak ingin menemanimu sampai akhir hidup mu…
Namun, beribu syukurku bisa menghabiskan sisa umurku bersamamu… Mungkin memang kau lah kekasih yang kudambakan hingga akhir hayat ku..
Sayang, aku pun tak ingin penyakit ini menggerogoti jiwa dan ragaku…namun dengan segala sisa tenagaku tetap ku jaga dan kusimpan rapat cinta dan kasih sayangku hanya untuk mu…
Setelah ini…berjalanlah sayang…angkat dagu mu, jangan merunduk…masa depan masih menunggumu..akan ku relakan engkau mencintai dan dicintai wanita lain… aku pun tak mampu menggapaimu lagi..
Namun kenanglah aku, jangan lupakan aku…kunjungi aku sesekali di tempat peristirahatanku…bawa kekasih hatimu atau mungkin buah hatimu kelak…aku ingin mengenal mereka walau lewat dimensi yang berbeda…aku ingin berterima kasih pada mereka telah membuat orang yang sangat kucintai bisa hidup bahagia… seandainya aku yang berada disamping mu.. seandainya aku yang bisa memberimu buah hati…
Sayang, jangan kau bersedih terlalu lama…
Dibalik langit ketujuh, akan ku pancarkar selalu cahaya cinta kasih ku…
-tita-
By Tita on Mar 23, 2008 | Reply
“Makasih bang ….
By Quake on Mar 28, 2008 | Reply
ketika diriku berpijak dsisi yg kuharap,,
hampir semua harap kutaruh di pundakmu,,
dan akupun percaya…
seribuh senjah kulewati,, tak terhitung sudah matahari terbenam dan terbit lagi..
lalu kudapati semunya mengecewakan..
3 kali berkelit dlm kebohongan,, aku tak pedulih.. maka sering pulah kumaafkan dirimu,,, dan begitu kumaafkna begitu sring pulah kau sakiti hatiku,,
dan terus kumaafkan,, terus pulah tak kau pahami diriku,,,
By iyas on Apr 5, 2008 | Reply
aku tak pernah meminta kau mencintaiku,karena aku yakin ku tak sempurna bagimu, maafkan aku selama bersamamu aku berbuat salah kepadamu, diriku memang tak sempurana begimu, maafkan aku telah mencintaimu????
Ilove you forever
By iyas on Apr 5, 2008 | Reply
buat temen-temenku kaya: indra, dian U, dian O, indah nining, shelly,dan ani dari cute politehnik harapan bersama tegal
By iyas on Apr 5, 2008 | Reply
cinta kita akan abadi selamanya, ku ingin kau tahu bahwa aku sangat mencintaimu,buat tyo dibanjarharjo,I MISS YOU (15 september 2007)so sweeeeeeeet……….
By safar on Apr 22, 2008 | Reply
di pagi hari aqtermenug melihat mentari pagi yg menyinari pepohonan hijau memberi warna baru bagi kehidupan aq duduk di bawah pohon yg rindang menghirup udara yg sejuk,bersih dan segar dan aq melihat sepasang burung yg singgah di ranting pohon yg rindang, burung-burung pun berkicau-kicau yg terasa indah di telinga , seolah aq merasakan apa yg di rasa kan oleh burung-burung itu mungkinkah semua ini akan di nikmati oleh anak cucuku, maka itu wahai manusia jagalah kelestarian bumi ini
By safar on Apr 22, 2008 | Reply
sedalam lautan samudra sedalam cintaQ padamu perahu aq berlabuh di dermagamu sentuhan cintaQ untukmu, cintaQ dan cintamu takkan sanggup melepaskan, butiran pasir di tepi pantai semerbak cahaya matahari, sentuhanya angin sepoi -sepoi aq hirup dengan sepenuh hati walau badai menerpa ragaku aq tetap tegak biar tak rubuh.
By denden on Apr 22, 2008 | Reply
//////????!!!,gila puisi lo bagus amat far gue suka tuh sama puisi lo /??
By safar on Apr 22, 2008 | Reply
makasi den lo orang yang pertama muji puisi gue , mungkin yg lain belum tau tu puisi emang bagus? tapi lo gak ngejek kan.
By safar on Apr 22, 2008 | Reply
Rasa cinta yg dalam tanpa keraguan sedikit perih menghampiri kau…. cintku cinta mulai datang dengan sinar yg terang masuk ke dalam lubuk hatiku kan ku jaga kau takkan ku lepas walau sampai akhir hayatku terakhir dan untukmu selamanya……..
By SAFAR on Apr 24, 2008 | Reply
JARAK YG JAUH BUKANYA SUATU ALASAN CINTAQ, BERAPA JAUHNYA DIRIMU dariQ tidak akan menghilangkan cintaQ, Percayalah cintaQ,cintaQ tidak sedikit pun berkurang, tidak akan ada yg bisa menggatikan cintamu percayalah pada cintaQ, kalau kau anggap aq hanya dalam mimpimu aq tidak akan anggapmu sebagai mimpiQ, dirimu KU anggap nyata di hadapanQ walau tidak terlhat oleh mata nyata tapi terlihat jelas oleh mata hatiQ CintaQ….. jarak bukanya halangan cintaQ seberapa jauhnya dirimu dariQ aq tetap sayang kamu cintaQ
By safar on May 7, 2008 | Reply
By fata on Jun 5, 2008 | Reply
engkau yang jauh drku,terpisah oleh waktu….entah kapan bs bertemu…, sejenak aku terdiam dan tergugu dalam hening bisu