Archive for October, 2007

Di Meja Rindu

Tuesday, October 30th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas Menumpang segengam kabut, malam ini kukurim pesan bilik jiwa angan yang terkurung di balik ilalang rindu, serindu-rindu rindu Jarak bukanlah persimpangan ujung waktu para pencari berkirim lubuk jiwa kuala rasa danau harap telaga maaf di meja rindu sudut bumi menjadi taman hati Hadirku adalah ada mu Banjarbaru, 30 Oktober 2007

Memaknai Waktu Menulis (4)

Monday, October 29th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas JIBRIL mejemput Nabi Muhammad SAW. Karena akan menghadap Allah SWT, disucikan. Dibelah dada Beliau, dicuci dengan air zamzam. Lalu, menaiki Buraq, berbadan kuda berkepala wanita cantik, dan bersayap. Ketiga makhluk terbang ke Masjidil Aqsa. Rasulullah sholat malam, dan kemudian menuju Sidratul Muntaha. Banyak hal diperlihatkan. Setelah melakukan ...

Memaknai Waktu Menulis (3)

Monday, October 29th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MENURUT fisikawan, alam semesta ini berisi empat hal; materi, energi, ruang, dan waktu. Keempatnya berfungsi membentuk alam semesta. Perubahan pada materi dan energi akan membawa perubahan pada ruang dan waktu. Wah, kalau dilanjutkan nanti dibilang kuliah fisika. Jauhlah dari bidang saya.  

Memaknai Waktu Menulis (2)

Sunday, October 28th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas TIDAK ragu lagi, kesempatan dan peluang harus dimanfaatkan. Kita tentu mempunyai pekerjaan masing-masing. Bisa jadi seorang guru, mahasiswa, ibu rumah tangga, sampai pebisnis. Sekalipun bukan penulis profesional, berkeinginan menulis. Tetapi, gara-gara sibuk (alasan saja tu), mengkabinghitamkan waktu.  Saya mau, tapi tidak punya waktu.  

Memaknai Waktu Menulis (1)

Saturday, October 27th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Sepertinya, ide menumpuk di kepala untuk ditulis. Begitu mulai, eh menguap. Ada yang setengah jadi, membuat endingnya susah. Menulis perlu waktu tersendiri ya? Seorang blogger dari Medan, seperti yang ditulis blogger dari Batam di atas, lebih keren malahan. Tulisnya, sibuk ini-itu. Penyakit saya, soal waktu dan kesempatan. ...

Menulis Pemantik Menulis

Saturday, October 27th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Kalau menulis (di blog), sekonyong-konyong ide muncul, tempo-tempo macet. Kalau macet, tidak karuan lagi. Susah menyusunnya. Apalagi, kalau ada gangguan teknis dan non-teknis. Terkadang, bacaan perlu diperbanyak. Setelah ada pemantiknya, baru bisa ditulis. Yah, begitulah. Penyakit saya seperti itu. Membaca tentang sesuatu, idenya muncul belakangan, dan terkadang ...

Menulis Menyederhanakan Menulis

Thursday, October 25th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Pak ... kesulitan saya dalam menulis memaparkan secara runtut, dengan plot, dan bahasa yang enak dibaca. Kalimat berlompatan, karena banyaknya informasi yang ingin dituangkan. Walhasil, tulisan jadi kacau he ... he ... Berbeda dengan berbicara, dengan mudah menemukan kata. Lugas dan tuntas ... tas ... tas mengucapkannya. ...

Menulis Tujuan Menulis

Thursday, October 25th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Apa sebenanya tujuan menulis? Jujur saja, saya ingin buah pikir, ide, pendapat saya ‘dibaca’ orang. Terkadang melamun menjadi orang terkenal dan medapatkan uang dari menulis. Apa itu benar? Hanya saja, begitu tulisan selesai, setelah dibaca keder sendiri. Tulisan saya tidak seperti tulisan penulis-penulis yang saya kagumi. Dimana ...

Menulis Kutipan dalam Menulis

Wednesday, October 24th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Selamat atas peluncuran situs Menulis Sangat Mudah (www.menulismudah.com). Semoga semakin menjangkiti banyak kalangan. Bagaimana tentang kutipan dalam menulis. Saya agak sulit mengingat nama. Bagaimana jika harus ada data dan lain-lain? Konon, tulisan yang baik itu kalau didukung data akurat. Misalnya, nana, umur, ciri-ciri, dan sebagainya. Bukankah di ...

Menulis Doktor yang Sadar

Sunday, October 21st, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS:  Seperti tahun sebelumnya, Abdur Rafi Shadiqin dan Ma’ruful Kahri bersilaturrahmi, bermaaf-maafan di hari mulia penuh berkah. Mereka sahabat saya. Shadiqin, Doktor Kesehatan Olah Raga, dan Ma’rupul calon doktor yang tengah menempuh S3 di UPI Bandung.   Pembicaraan merembet kesana-kemari. Kami ketawa-ketawa memaknai Hari Lebaran. Saya tersenang ketika Shadiqin ...

Menulis Guru yang Lucu

Saturday, October 20th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Tidak diragukan lagi, guru sangat berjasa dalam kehidupan. Tidak bisa dibayangkan, kalaulah guru tidak  mengajarkan  huruf-huruf, dari a sampai z. Lalu, dituntun merakit aneka huruf menjadi kata hingga bermakna.   Pendek kata, fundamental membaca, kemudian menulis, yang kita punyai adalah berkat jasa guru. Menjadi manusia durhaka apabila menafikan, ...

Menulis Hikmah Lebaran

Tuesday, October 16th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Senin, 15 September 2007. Selepas lohor kami pusing-pusing dengan mobil baru seorang teman. Si Teman sedang dilimpahkan rahmat dan nikmat, satunya, ya itu tadi, bermobil baru menjelang Lebaran. Mungkin, ‘hadiah’ perjuangan seselesai program S3, menduduki jabatan strategis, dan kondisi ekonomi membaik.   Yang seru, dalam perbincangan, olok-olokan  terkeluar ...

Menulis Mematikan Mental

Thursday, October 11th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Masya Allah. Lagi-lagi Abang ini bikin saya tersentil (lagi). Terus bagaimana dengan istilah mematikan mental Bang? Sebab, ada-ada saja hal yang membuat kita tergerus semangatnya.   Saya penasaran ketika seorang anak muda (kali) yang tulisannya sering saya renungkan menulis tentang mematikan mental. Padahal, selama ini, diam-diam bangga dan ...

Menulis Bikin Gila

Tuesday, October 9th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Buku ini bener-bener membuat saya gila. Sebenarnya sudah lama ingin menulis. Setelah membaca buku ini, nyoba-nyoba nulis, dan ternyata ... Menulis (itu) Sangat Mudah. Kita cuma butuh motivasi, kertas, dan inspirasi yang bisa didapat dari apa pun yang ditemui.   Isi buku Menulis Sangat Mudah tidak bertele-tele. Malah, ...

Menulis Percaya Diri

Monday, October 8th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas KASUS: Saya sudah menulis beberapa cerpen Pak. Hanya untuk dibaca sendiri. Saya tahu, karya saya jelek, dan semakin dibaca semakin minder. Duh, apa yang salah dengan saya? Mohon pencerahan Pak.   Seorang teman bloger lain menulis: Saya termasuk orang yang senang berimajinasi dan menjadikannya sebuah tulisan (cerita). Tapi saya ...