Sirah Nabi Muhammad SAW

12 September 2007 | Ditulis oleh: EWA |

004-0004-2005
Pustaka Ersis Warmansyah Abbas
Abdul Hamid Siddiqi, 2005.
Sirah Nabi Muhammad SAW, Marja, Bandung. Judul asli The Life Muhammad, penerjemah Munir, 426 halaman; 16 x 24 cm. Rp90.000,00

Brifis: Seperti buku-buku ‘standar’ sejarah Nabi Muhammad SAW lainnya, buku ini dimulai dengan masa pra-Islam (19-60) disajikan dalam bahasa enak dicerna. Setelah dibahas sejarah kehidupan dengan segala putarannya. Abdul Hamid nampaknya memang bersengaja agar buku ini mudah dicerna.

Pada akhir buku, digambarkan bagaimana keseharian nabi sebagai seorang pemimpin yang sibuk (h.401-402) engan aktivitas laur baias, dan … Nabi Muhammad SAW menjalani dengan senang bersadndar pada ridho Allah, tahap mengeluh.

  1. 13 Responses to “Sirah Nabi Muhammad SAW”

  2. By Agus Setiyo Utomo on Sep 12, 2007 | Reply

    ikut berkunjung…….

  3. By Ahmad Nur Irsan Finazli on Sep 13, 2007 | Reply

    MAri kita bersibuk ria dalam beraktivitas dan bersrtategi meneladani cara Nabi, ya via Sirah Nabi.

  4. By sugiharni on Sep 13, 2007 | Reply

    met buka puasa bozz??????????????aku cuma mau ikut cek-cek aja kalo’ ada isi buku yang masuk dalam hati dan bertaubat hahahaaaaaaaa…..yach… sambil ngabuburiiiiiiiiiittttttttt tunggu buka puasa yang perdana bozzzzzzzzzz!!!!!!!!!! jangan lupa tar malam tarawih kan sunah Nabi ha..haaaaaa!thank’s ternyata isi buku-bukunya sangat menarik…?

  5. By Sundoro on Sep 14, 2007 | Reply

    Wah saya juga punya tuh Pak koleksinya yang satu ini.
    Termasuk buku Sirah Nabi terbaik karena mengulas dengan detail dan gamblang.

    Kalau tidak salah penulisnya …….. ……… Mubarrakfurry, saya cuma inget nama belakangnya. Dan buku ini menjadi juara satu lomba penulisan Sejarah Nabi Muhammad SAW.

    Pokoknya buku ini patut dibaca deh.. :D

    ***Benar salah link, seharusnya buku ke 74

  6. By feifei_fairy on Oct 17, 2007 | Reply

    Muhammad seorang Penipu dan Pelanggar Sumpah

    Muhammad dalam banyak hal telah melakukan hal2 yg tidak saja bertentangan dg prinsip etika yg diakui secara umum, bahkan dalam masyarakat ketika dia tinggalpun, tapi juga dia bertentangan dg aturan2 yg telah dia tetapkan sendiri. Pada dasarnya dia melakukan apa yg dia suka dan ketika hal itu mengagetkan para pengikutnya, dia keluarkan ayat dari Allah khayalannya utk membenarkan tindakan2nya dan membuat semua kritikan terdiam.Dg ayat2 dikantungnya, siapapun yg membisikan kata2 menentang ketidak sopanan dia, dituduh menyangkal tuhan dan tentu saja, sebagai penyangkal tuhan situasinya sudah jelas. Hal itu menjadi Faslul-khitab (Akhir dari diskusi). Contoh2nya banyak sekali. Ini salah satunya:

    Quran membatasi empat istri bagi para pengikutnya. Tapi Muhammad pikir dia tidak perlu mengikuti aturan yg dibuatnya sendiri dan dg begitu dibuatnya Allah menurunkan ayat 33:49-50 yg memberitahunya bahwa dia sebuah perkecualian dan boleh punya wanita sebanyak mungkin sebagai istri, selir, budak atau `pemberian’ (Habba) semau dia suka. Lalu ditambahkannya “sebagai pengkhususan bagimu, bukan untuk semua orang mukmin. Sesungguhnya Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka tentang istri-istri mereka dan hamba sahaya yang mereka miliki supaya tidak menjadi kesempitan/kesulita n bagimu. Dan adalah Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    Kesulitan/kesempita n apa? Kesulitan mengontrol birahinya, kesulitan karena menjadi manusia yg sopan, yg setia pada satu perempuan! Apa kita harus percaya pada orang yg kesulitan mengontrol insting binatangnya dan menyebutnya sebagai “ciptaan terbaik”? Bukankah tindakan berbicara lebih kencang dari perkataan? Disatu pihak dia hidup seperti binatang buas dan dilain pihak dia begitu sombong hingga menaruh kalimat2 sanjungan utknya sendiri dan diakuinya sebagai kalimat2 tuhan. Ingat ketika dia masih di Mekah, hidup mengisap kekayaan istrinya, Muhammad tidak berani membawa wanita lain kerumah Khadijah. Semua tingkah laku seksualnya dimulai ketika dia mulai berkuasa. Apa kita harus percaya bahwa sebagai seorang yg muda dan kuat dia tidak punya kesulitan meniduri wanita yg lebih tua dan kesulitannya muncul pada 10 tahun terakhir dari kehidupannya ketika dia sudah tua dan ditimpa banyak penyakit? Atau haruskah kita tafsirkan ini sebagai tanda lain dari seorang berumur yg jadi liar setelah menemukan kebebasannya setelah Khadijah meninggal dan seperti anak kecil yg dibiarkan bebas ditoko permen, tidak mampu menentukan batas2?

    Satu hari Muhammad mengunjungi istrinya Hafsa, anak perempuan dari Umad dan ketika bertemu pembantu Hafsa, Mariyah, dia dilanda birahi terhadapnya (Mariyah). Dia suruh pergi Hafsa dg membohonginya bahwa ayahnya ingin bicara. Ketika Hafsa sudah pergi, dia bawa Mariyah ketempat tidur dan ditindih dan disetubuhi olehnya. Hafsa kembali karena ayahnya bilang tidak minta bertemu dgnya dan mengetahui apa yg sedang terjadi, sadar kenapa Muhammad menipunya agar pergi. Hafsa jadi marah dan mulai mengamuk menarik perhatian orang2 (Ah! Wanita akan tetap selalu seperti wanita!) Untuk menenangkannya, Muhammad berjanji utk melarang Mariyah bagi dirinya. (Dari sinilah penamaan Surat Tahrim Quran bab 6 diambil). Tapi, dia tetap menginginkan Mariyah. Bagaimana caranya orang melanggar sumpahnya sendiri? Well, tidak sulit jika anda punya Allah dikantungmu. Jadi Allah menurunkan surat Tahrim dan bilang bahwa oke-oke saja utk melanggar sumpah dan menyetubuhi budak perempuan yg jadi haknya. Malahan sebenarnya sang Allah pembuat jagat raya ini marah pada Muhammad dan bahkan menegurnya dg pedas karena mengingkari kenikmatan jasmani bagi dirinya sendiri dan karena telah berjanji utk tidak berlaku seperti itu lagi sepanjang hidupnya hanya untuk menyenangkan istrinya.

    Al-Tahrim 66.1-5
    Hai Nabi, mengapa kamu mengharamkan apa yang Allah menghalalkannya
    bagimu; kamu mencari kesenangan hati istri-istrimu? Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
    [66.2] Sesungguhnya Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu; dan Allah adalah Pelindungmu dan Dia Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
    [66.3] Dan ingatlah ketika Nabi membicarakan secara rahasia kepada salah seorang dari istri-istrinya (Hafshah) suatu peristiwa. Maka tatkala (Hafshah)
    menceritakan peristiwa itu (kepada Aisyah) dan Allah memberitahukan hal itu (semua pembicaraan antara Hafshah dengan Aisyah) kepada Muhammad lalu Muhammad memberitahukan sebagian (yang diberitakan Allah kepadanya) dan menyembunyikan sebagian yang lain (kepada Hafshah). Maka tatkala (Muhammad) memberitahukan pembicaraan (antara Hafshah dan Aisyah) lalu Hafshah bertanya: “Siapakah yang telah memberitahukan hal ini kepadamu?” Nabi menjawab: “Telah diberitahukan kepadaku oleh Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.
    [66.4] Jika kamu berdua bertobat kepada Allah, maka sesungguhnya hati kamu berdua telah condong (untuk menerima kebaikan); dan jika kamu berdua bantu-membantu menyusahkan Nabi, maka sesungguhnya Allah adalah Pelindungnya dan (begitu pula) Jibril dan orang-orang mukmin yang baik; dan selain dari itu malaikat-malaikat adalah penolongnya pula.
    [66.5] Jika Nabi menceraikan kamu, boleh jadi Tuhannya akan memberi ganti kepadanya dengan istri-istri yang lebih baik daripada kamu, yang patuh, yang beriman, yang taat, yang bertobat, yang mengerjakan ibadah, yang berpuasa, yang janda dan yang perawan.

    Allah telah mewajibkan kepada kamu sekalian membebaskan diri dari sumpahmu. Enak sekaleee!!

    Ibnu Sa’d menulis: “Abu Bkr menceritakan bahwa rasul (PBUH) melakukan persetubuhan dg Mariyah dirumah Hafsa. Ketika rasul keluar rumah, Hafsa duduk digerbang (dibelakang pintu yg terkunci). Dia bilang pada nabi, O rasul, apa anda melakukan ini dirumahku dan ketika giliranku? Nabi berkata, kendalikan dirimu dan biarkan aku pergi karena aku telah membuatnya (Mariyah) haram bagiku. Hafsa berkata, Aku tidak terima kecuali kamu bersumpah bagiku. Hazrat (yg mulia) itu berkata, Demi Allah aku tidak akan menyentuhnya lagi.” (Tabaqat volume 8, halaman 223).

    Seperti biasa, para muslim membenarkan Muhammad karena melanggar sumpahnya. Tidak jadi masalah apa yg Muhammad lakukan. Para muslim akan selalu membenarkan tindakannya. Mereka telah menyerahkan intelegensia mereka padanya dan telah berhenti berpikir. Ibn Sa’d melanjutkan: “Qasim ibn Muhammad berkata bahwa janji nabi ini yg melarang Mariyah baginya adalah tidak sah – jadi tidak menjadi sebuah pelanggaran. (Tabaqat volume 8, halaman 223).

    Pertanyaannya adalah jika sumpah ini tidak sah, kenapa dia melakukan sumpah itu dan jika sumpah itu sah kenapa dia langgar? Terdapat banyak sekali contoh2 bahwa Muhammad melanggar sumpahnya sendiri. Disini, dia bersumpah pada tuhannya dan bahkan itupun tidak jadi halangan baginya. Tuhannya adalah hasil isapan jempoknya, imajinasinya dan dia tidaklah begitu bodoh utk membiarkan sumpah demi hasil imajinasinya menghentikannya menyetubuhi Mariyah yg cantik. Ide utamanya adalah menciptakan tuhan yg menyetujui apapun yg dia inginkan dan bukan utk membuat halangan2 untuknya.

    Satu hari Muhammad pergi menemui anak adopsinya Zaid dan disana dirumahnya (Zaid sedang keluar) dia bertemu Zainab, yg sedang berpakaian (karena dia nyelonong masuk). Bangkit birahinya akan kecantikan Zainab dan dia tidak dapat mengontrol hasratnya. Ia pergi sambil menggumamkan sesuatu, dan Zainab mendengar itu. Ketika Zaid tahu akan hal ini, dia merasa wajib utk menceraikan istrinya agar Muhammad dapat memilikinya. Sekarang, sangat menarik bahwa ini kisah beberapa tahun sebelumnya, ketika itu Muhammad mengaku telah naik kesurga ketujuh, dia bilang disurga itu dia telah bertemu seorang wanita. Dia tanya tentang wanita itu, mereka bilang dia adalah Zainab, istri Zaid. (Hal ini sangat menyalahi waktu, tapi hey, ini surganya Muhammad yg dibuat oleh imajinasi liarnya, jadi waktu bisa mundur atau maju disurga itu). Belakangan dia bilang kisah ini ke Zaid yg langsung berpikir bahwa perkawinannya (Zaid dan Zainab) telah diatur disurga. Tapi, setelah Muhammad melihatnya setengah telanjang, dia lupa akan semua cerita tentang perkawinan Zaid dan Zainab disurga dulu. Tentu saja, tidak ada orang lain yg tahu selain dia bahwa seluruh cerita Mi’raj (kenaikan kesurga) adalah karangannya belaka. Sekarang dia bilang bahwa disurga Zainab dikawinkan dgnya (Muhammad).

    Perkawinan Muhammad dan Zainab, anak menantunya, mengagetkan bahkan para pengikutnyapun, yg kebanyakan otaknya rendah, seperti juga pengikutnya sekarang. Utk menenangkan mereka, Allah keluar dari kantungnya dg sebuah ayat yg mengatkan bahwa Muhammad bukan ayah dari siapapun tapi seorang utusan Allah dan nabi terakhir. Dia mengklaim bahwa pernikahannya dg Zainab telah diatur Allah utk menunjukkan bahwa adopsi anak adalah hal yg buruk dan harus ditiadakan. Seperti anda lihat, Cuma karena dia tidak bisa mengontrol birahinya, dia buat Allah palsunya bilang keorang bahwa adopsi itu salah dan dg begitu menghilangkan jutaan anak yatim utk mendapat kesempatan diangkat anak. Bukankah ini saja mendiskualifikasi dia sebagai utusan tuhan? Bagaimana bisa yg maha kuasa tersakiti oleh adopsi, yg mungkin adalah tindakan paling mulia dan paling manusiawi, hingga dia larang? Apa Allah benar2 tuhan yg maha kuasa, atau dia itu setan?

    Muhammad mengenalkan kembali tradisi kaum berhala tentang puasa dibulan Ramadhan. Tapi dia kesulitan utk tidak makan dan minum sejak subuh hingga magrib, jadi dia makan minum semau dia. Ibn Sa’d menulis: “Rasul suka berkata `Kami para nabi perlu makan makanan pagi kita sedikit terlambat dibanding orang lain dan lebih cepat dalam buka puasa diwaktu magrib.” (Tabaqat, Volume 1, halaman 369)

    Ini hanya beberapa contoh bagaimana Muhammad melakukan yg dia mau dan membuat Allahnya menyetujui apa yg dia lakukan. Aisha istrinya yg masih anak2 dan cerdik memperhatikan hal ini dan mungkin menyindir secara sarkastik atau bisa jadi karena keluguannya berkata padanya “Saya merasa Allahmu selalu gesit/cepat dalam memenuhi keinginan dan hasrat2mu.” (Sahih Al-Bukhari, Volume 6, Buku 60, No 311)

    Tuhan memperingatkan kita akan Setan. Yesus, yg anda percayai sebagai utusan sejati Tuhan, memperingatkan orang2 utk berjaga2 terhadap nabi2 palsu. Ketika ditanya bagaimana kita tahu mereka itu palsu, jawabnya, dari buah2nya. Buah2 Muhammad semuanya pahit dan beracun. Tapi, anda memberitahu kita bahwa karena dia adalah seorang utusan tuhan, bukan kita yg harus menilainya dari buah2nya? Bukankah ini memungkiri apa yg Yesus katakan? Jika yg anda katakan itu benar, jadi Yesus yg bohong. Dia membohongi kita. Dia harusnya berkata, ikuti seseorang yg tindakannya paling tercela, yg mengalirkan darah orang tak berdosa hanya karena tidak sejalan dgnya, yg asalnya gelandangan menjadi kaya dg cara merampok karavan2 dan merampok dusun dan kota2, yg menjarah kaum nomad dan dusun2 tanpa peringatan terlebih dahulu dan secara pengecut membunuhi orang2 tak bersenjata kemudian mengambil istri2 dan anak2 mereka sebagai budak dan memperkosa wanita mana saja yg dia suka, karena dia pastilah utusan sejati dari Tuhan.

    Kenapa tuhan memainkan muslihat macam ini? Kenapa dia ingin menipu manusia dan bukannya mengirim orang suci dia malah mengirim seseorang yg tindakannya tidak bisa dibedakan dari monster mengerikan sepanjang sejarah utk membimbing kita kejalan yg benar? Bukankah ini salahnya tuhan karena menyesatkan ktia? Tidak, ini bukan salah tuhan. Satu2nya jawaban yg benar adalah bahwa Muhammad seorang nabi palsu. Tuhan memperingatkan kita akan dia. Yg perlu kita lakukan adalah mendengarkan apa yg Yesus katakan dan kita akan tahu Muhammad adalah nabi palsu. Kita dapat mengenal pemalsu ini dari buah2nya. Semuanya sudah jelas terlihat. Jika anda memilih menutup mata anda dan utk tidak melihat, anda tidak bisa menyalahkan orang lain kecuali diri sendiri. Jika ada hari pengadilan, anda harus menjawab kepencipta anda utk jalan salah yg anda ambil sekarang. Bukti terhadap Muhammad sangat banyak. Anda tidak bisa menghindar. Karena pastilah alasan bahwa saya hanya mengikuti mayoritas tidak akan diterima dan anda tahu itu.

    Muhammad mengklaim punya moral yg sangat luhur (Q 68.4), menjadi contoh yg baik utk diikuti (Q 33.21), pengampunan bagi semua makhluk (Q 21.107), utusan yg mulia (Q 81.19). Dia membanggakan diri sendiri. Apa semua klaim ini benar? Jika tidak maka dia bohong dan dia tidak dapat jadi nabi tuhan. Akankah seorang yg luhur dan mulia menyetubuhi istri orang lain setelah menangkapnya dalam sebuah perampokan? Apa melakukan seks dg anak umur 8 tahun 9 bulan merupakan contoh baik yg harus ditiru? Jika saat ini orang melakukan apa yg Muhammad lakukan dia akan dimasukkan penjara, mungkin utk waktu yg lama sekali. “Mulia?” “Contoh yg baik?” Ini persisnya bagaimana seorang narsisis menjelaskan dirinya sendiri. Ini gambaran dari Hitler, Stalin, Mao, Pol Pot dan Saddam, mencoba menggambarkan diri mereka sendiri. Sementara mereka adalah makhluk paling menjijikan, mereka mengklaim sebagai orang yg lebih baik dari orang lain dan membunuh mereka yg tidak setuju dg itu. Bagaimana orang yg berinteligen seperti anda yg baik meliwatkan semua bukti2 ini dan tetap percaya pada orang yg demikian?

    Ketika kecil ibuku menceritakan kisah tentang Muhammad yg tidak pernah kubaca dari sumber2 yg terpercaya. Katanya pada satu hari seorang wanita mengeluh pada Muhammad bahwa anaknya yg kecil terlalu banyak makan kurma dan dia minta agar Muhammad menyuruh anak itu agar jangan makan banyak2 kurma. Muhammad bilang, agar kembali esok hari. Keesokan harinya dia datang, diberitahukannya anak kecil itu agar jangan makan kurma banyak2. Sang ibu kaget, dan bertanya kenapa tidak mengatakannya kemarin? Jawab Muhammad, karena kemarin, saya makan kurma juga dan saya tidak bisa bilang ke anak itu sesuatu yg saya sendiri lakukan. Nah, ini cerita yg bagus, semacam kisah2 yg oleh orang tua akan ceritakan pada anak2nya agar mereka mencintai Muhammad. Tapi sebenarnya diragukan cerita ini, atau jikapun benar, itu hanya cara Muhammad utk berpura-pura alim utk menipu orang yg mudah ditipu. Para muslim terkesan oleh kisah2 palsu semacam ini. Yg benar adalah bahwa kalimat dan perbuatan Muhammad sangatlah berbeda. Dia melarang membunuh lewat mulutnya tapi dia membunuh ribuan orang tak berdosa karena mereka tidak tergoda oleh kebohongannya. Sebagai seorang narsisis dia tidak dapat mentoleransi perbedaan pendapat dan berpikiran yg kuat itu yg benar. Dia mengatakan pada orang lain agar berbaik hati pada anak yatim, ketika dia pada prakteknya membuat ribuan anak menjadi yatim. Dia melarang mencuri tapi dia merampok karavan2 dan menjarah banyak kota dan dusun. Darimana dia mengumpulkan kekayaannya yg luar biasa? Bukankah segala yg dia punya, hasil rampasan dari perampokan? Apa itu juga perintah dari Allah? Kenapa Allah perlu kepemilikan sekelompok orang Arab? Berapa banyak lagi kita harus membodohi diri sendiri? Dia menyiksa hingga mati Kinana, suami dari Safiyah yg Muhammad bawa ketendanya malam itu juga dan disetubuhi, Kinana disiksa agar mengatakan tempat harta Khaibar yg dia sembunyikan. Apa itu juga diperintahkan tuhan? Tidak bisakah tuhan yg begitu cepat menurunkan ayat utk membenarkan hasrat seks nabinya dan memenuhi semua kebutuhannya, mengatakan dimana harta itu disembunyikan dan menyelamatkan jiwa malang itu dari siksaan? Dia melarang seks diluar perkawinan tapi dia buat resep dan praktek pemerkosaan wanita tangkapan perang. Dg kata lain seks diantara dua orang dewasa itu dosa dg hukuman dilempari batu hingga mati tapi memperkosa seorang tahanan wanita adalah bagus dan sangat baik.

  7. By Ersis W. Abbas on Oct 17, 2007 | Reply

    Persis gaya ‘lesetan’orientalis … dan mengutip hadis yang ngak jelas plus logika yang sudah dipakem. Kalau dibaca sirahnya secara logika jernih, tidak menurut plesetan hadis-hadis dhaif, Sampeyan akan terkagum-kagum dan menjdi pengikutnya. Salam.

  8. By jontor on Nov 21, 2007 | Reply

    lesetannya dimana yach ? tulis lengkap donk ?

    Absurditas (tidak masuk akal) hadis dan sanggahan Muslim

    By: Ali Sina

    Ada dua kategori Muslim:
    - yg menerima otentisitas Hadis secara keseluruhan, dan
    - mereka yg menolak Hadis, secara sebagian ataupun keseluruhan, karena malu melihat tingkah Muhamad dan mencoba menafsirkan Quran sedemikian rupa shg bertentangan artinya dgn isinya, hanya agar dapat diterima oleh otak waras.

    Selama 1200 tahun, koleksi hadis Bukhari dianggap (dan masih tetap) diakui oleh mayoritas Muslim. Selain Quran, Muslim Sunni (khususnya), menganggap hadis sbg sumber pengarahan. Hadis adalah cerita2 kehidupan Muhamad, yg dikumpulkan para pakar dlm abad kedua dan ketiga setelah Hijrah. Yg paling terkenal dan dijadikan pegangan adalah Bukhari dan siswanya yg bernama Muslim. Mereka disebut Sahih (sah, otentik, benar) karena mereka melalui proses yg disebut Ilmu Hadis. Namun, kini ada trend Muslim baru utk menolak otentisitas hadis. Malah mereka berani menyatakan para penyusun hadis ternama sbg pembohong (!) dan badut. Padahal, para penyusun hadis cuma menyusun hadis dan tidak patut diberi julukan menyedihkan semacam itu.

    Para pakar muslim dini menerima hadis sbg Sahih hanya kalau otentisitasnya dibenarkan atas dasar Fann-i-Riwaayat (seni sekwensi narasi) dan Fann-i-Daraayat (seni konkordansi logis). Hadis juga tidak boleh mengkontradiksi Sunnah (biografi Nabi) dan Quran. Saya tidak interes dan kitapun tidak berkwalifikasi utk menentukan metodologi yg digunakan utk menerima atau menolak Hadis didasarkan Fann-i-Riwaayat. Ini semua cerita2 lama. Mereka yg melaporkan sudah mati 1000 tahun yg lalu dan kami tidak dapat mengecek mereka bohong atau tidak. Satu2nya metoda yg kami miliki utk menentukan kebenaran (sihhat) sebuah Hadis adalah Fann-i-Daraayat dan kompatibilitasnya dgn Quran.

    Asif Iftikhar menulis :
    “Oleh karena itu, sebuah hadis dapat dianggap sbg sumber arahan kepercayaan hanya ‘jika dasar hadis itu ada dalam Quran or the Sunnah atau prinsip2 sifat dan intelek manusia. Juga, hadis tidak boleh meng-kontradiksi dasar2 ini” (dari The Authenticity of Hadith)

    Ia juga mengatakan :
    “Imam Ibni Ali Jauzee dilaporkan sbg mengatakan :
    ‘Jika kau menemukan hadis yg melawan jalur logika atau prinsip universal, anggaplah hadis itu palsu; pembahasan ttg apakah para narator bisa dipercaya atau tidak adalah percuma saja. Ahadis macam itu harus dicurigai sbg tidak masuk akal karena tidak memiliki ruang bagi penjelasan. Juga, sebuah hadis dimana kompensasi kolosal dijanjikan bagi kelakuan minim dan sebuah sebuah hadis yg artinya tidak masuk akal (absurd) harus dicurigai.’”

    Dgn menguji sejumlah hadis sesuai dgn “jalur logika” sesuai dgn yg dianjurkan Ibn Ali Jauzee, kami menemukan banyak hadis yg walau diakui sbg Sahih tetap harus ditolak. Contoh hadis berikut ini :

    Sahih Bukhari Volume 3, Book 43, Number 652
    Diriwayahkan Abu Huraira:
    Rasulullah mengatakan, “Saat seorang lelaki sedang dlm perjalanan, ia menemui cabang pohon yg berduri dan mencabutnya. Allah berterima kasih padanya dan mengampuninya.”

    Disini nampaknya, hadiahnya melebihi kelakuan, dan jika kita mau mengikuti nasehat Ibni Ali Jauzee, maka kita harus menganggap hadis ini palsu. Ini mungkin hal kecil, tapi dampaknya luar biasanya. Dgn menyatakan sebuah hadis sahih sbg TIDAK SAHIH, bgm dng hadis2 sahih lainnya ? Ini membuktikan bahwa terlepas dari fakta bahwa 90% Muslim percaya pada hadis Bukhari dan siswanya, Muslim, dan terlepas dari fakta bahwa buku2 ini dianggap sbg buku2 sakral setelah Quran selama lebih dari 1200 tahun, ternyata buku2 itu tidak dapat dipercaya.

    Nah, mari ambil lagi contoh Hadis lain dan mengujinya dgn ‘jalur logika.’ Tapi kita harus tentukan dulu apa yg dimaksudkan dgn jalur logika. Karena ‘jalur logika’ orang yg sudah dijejali dgn dogma agama, kadang agak berbeda.

    Contoh, adalah logis bahwa wanita dan lelaki, secara umum, memiliki derajad kepandaian yg sama. Memang ada orang tolol dan ada orang pandai, tapi ini tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin. Tidak pernah ada studi yg mengatakan bahwa otak lelaki lebih pandai dari otak perempuan. Bahkan dlm jenis kelamin yg sama, tidak semua lelaki memiliki derajad intelektualitas yg sama. Dan terlepas dari tingkat intelektualitas anda, semua lelaki atau perempuan memiliki hak dan kewajiban yg sama didepan pengadilan hukum. Tapi logika Muslim lain. Mereka menganggap bahwa hijab memberikan mereka ‘kebebasan.’ Mereka berpikir bahwa ini akan meningkatkan status mereka dan sekali2 dipukuli suami juga sehat utk mereka. Mereka percaya bahwa mayoritas dari mereka akan ke neraka karena Muhamad yg bilang.

    Jadi, yg saya maksud dgn ‘jalur logika’ adalah bukan logikanya pengikut agama yg fanatik, tapi logika yg bisa dibuktikan dgn sains.

    1) HADIS TIDAK LOGIS, TAPI DIKUATKAN QURAN. SAHIH APA TIDAK ?

    Nah, marilah kita lihat apakah ada Hadis yg tidak memenuhi jalur logika.

    Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 414
    …” Ia (Muhamad) mengatakan, “Pada mulanya, tidak ada apapun kecuali Allah, dan lala IA menciptakan TahtaNya. TahtaNya meliputi Lautan dan IA menulis semuanya dlm Buku (di Surga) dan menciptakan Langit dan Bumi.…”

    Nah, bgm cerita ini masuk akal ? Kalau pada mulanya ‘tidak ada apapun,’ bgm Tuhan busa menciptakan TahtaNya diatas Lautan ? Lautan mana ? Apa yg menopang Lautan itu ? Bukankah bumi yg menopangnya ? Nah, kalau begitu, bgm IA menciptakan Bumi setelah duduk2 di Lautan ? Bgm ‘Langit dan Bumi’ diciptakan setelah Lautan ? Dan bukankah Langit diperlukan utk menopang Bumi ?

    Jadi hadis diatas jelas tidak masuk akal. Jadi kita bisa mengatakan bahwa hadis itu palsu karena mengkontradiksi jalur logika dan bertentangan dgn prinsip2 universal. Atau tidak ?

    Masalahnya adalah bahwa hadis yg tidak masuk akal itu SESUAI Quran ! Dan spt yg dikatakan Asif Iftikhar “sebuah Hadis bisa dianggap sbg sumber arahan agama hanya jika `dasar Hadis itu eksis dlm Quran atau Sunnah”.

    Nahh lho ! Bgm kalau memang Quran menguatkan hadis yg tidak masuk akal itu ? Lihatlah ayat2 Quran berikut ini :

    [18.86] Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbenam matahari, dia melihat matahari terbenam di dalam laut yang berlumpur hitam, dan dia mendapati di situ segolongan umat. …

    [18.89] Kemudian dia menempuh jalan (yang lain).

    [18.90] Hingga apabila dia telah sampai ke tempat terbit matahari (sebelah Timur) dia mendapati matahari itu menyinari segolongan umat yang Kami tidak menjadikan bagi mereka sesuatu yang melindunginya dari (cahaya) matahari itu,

    Ini membuktikan bahwa Muhamad benar2 percaya bahwa bumi adalah ceper dan matahari bergerak dari satu tempat di langit dan terbenam di tempat lain. (Bagi yg mulai bingung : bukan matahari yg bergerak di langit mengitari bumi, tapi bumi yg bergerak di orbitnya, mengitari matahari.)

    Ini bukti lagi bahwa Muhamad menyangka bumi ceper.

    Sahih Bukhari Volume 4, Book 54, Number 421
    Narrated Abu Dhar:
    Nabi bertanya pada saya saat matahari terbenam, “Tahukah kau kemana matahari pergi (pada saat terbenam)?” Saya menjawab, “Allah dan RasulNya lebih tahu.” Ia mengatakan, “Matahari bergerak sampai menundukkan diri dibawah TahtaNya dan meminta ijin utk terbit kembali dan setelah diijinkan dan lalu (matahari) akan hendak menundukkan diri tetapi penundukkan dirinya itu tidak diterima dan matahari akan meminta pamit utk melanjutkan perjalanannya tapi tidak diijinkan, melainkan diperintah utk kembali ke tempat asalnya dan setelah itu matahari akan terbit di barat. Dan itulah interpretasi Pernyataan Allah: “Dan matahari berjalan pada jalan yg sudah ditetapkan. Itulah keputusan (Allah) sang Maha Kuasa dan Maha Tahu.” (Q. 36: 38)

    OK ! Jadi ini hadis yg dikonfirmasi oleh Quran dan juga disahkan oleh hadis lain, dan sekali lagi ditunjukkan dalam Quran. Tapi apakah hadis ini sesuai dgn sains ? Dgn jalur logika ?? Jelas tidak ! Tetapi hadis itu tidak bertentangan dgn Quran. Jadi, hadisnya ngaco, tetapi tetap Sahih.

    Kalau kita meragukan pemikiran Muhamad ttg bentuk bumi, silahkan baca ayat dibawah ini.

    [78.6] Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?,
    [78.7] dan gunung-gunung sebagai pasak?

    “Hamparan” jelas menunjukkan sesuatu yg ceper. Kata Arab yg digunakan dlm Quran adalah Mehad, (tempat tidur). Dan sejauh yg saya pernah lihat, tempat tidur sepertinya selalu ceper. Belum ada tuh, tempat tidur yg bulat. Juga, gunung2 bukan PASAK yg menghindari bumi bergetar, spt yg disangka nabi.

    Jadi, apa yg harus dilakukan dgn hadis yg sudah disahihkan dan sesuai dgn ayat2 Quran, tapi tidak masuk akal ?

    2) HADIS TIDAK MASUK AKAL, BERTENTANGAN DGN QURAN, TAPI TETAP DIPERCAYA MUSLIM ??

    Ada banyak hadis yg menyatakan Muhamad membuat mukjizat. Padahal di Quran, Muhamad mengatakan tidak membuat mukjizat.

    [13.7] Orang-orang yang kafir berkata: “Mengapa tidak diturunkan kepadanya (Muhammad) suatu tanda (kebesaran) dari Tuhannya?” Sesungguhnya kamu hanyalah seorang pemberi peringatan; dan bagi tiap-tiap kaum ada orang yang memberi petunjuk

    Jadi secara teori, hadis2 yg menyatakan ia membuat mukjizat PALSU, bukan ? Kalau begitu, mengapa Muslim percaya bahwa Muhamad melakukan mukjizat, bisa jalan2 ke surga dan bisa meramalkan ciptaan2 sains masa datang dsb dsb ?

    Pakar ternama, Ali Dashti sendiri bertanya : “Kalau Muhamad memang benar bisa buat mukjizat, membelah bulan, memperbanyak makanan, mengunjungi neraka dan surga pada malam hari dsb spt yg tertera dlm hadis, mengapa ia tidak melakukan mukjizat yg lebih berguna, spt mampu membaca dan menulis ? Apakah masuk akal kalau orang yg bisa melihat dunia akhirat tetapi stelah diberiakn kertas dgn tulisan dlm bahasanya sendiri tidak bisa membacanya ? Muslim percaya bahwa Muhamad bisa melihat mata orang dan membaca pikiran orang. Muhamad sendiri mengatakan bahwa kalau ia memimpin solat, ia bisa melihat pengikut dibelakangnya tanpa perlu menoleh. Tapi utk baca tulis saja, ia tidak bisa ? Diantara semua mukjizat jelimet yg ia buat, bukankah ini mukjizat yg paling sederhana dan paling berguna ?”

    Selain Quran, masih banyak lagi hadis yg menolak kekuatan supernatural
    Muhamad.

    Sahih Bukhari Volume 3, Book 43, Number 638
    … nabi mengatakan, “SAYA HANYA MANUSIA BELAKA … ”

    2) HADIS TIDAK MASUK AKAL SEKARANG , TETAPI MASUK AKAL BAGI ORANG JAMAN DULU

    Sahih Bukhari Volume 1, Book 6, Number 315
    Narrated Anas bin Malik:
    The Prophet said, “At every womb Allah appoints an angel who says, ‘O Lord! A drop of semen, O Lord! A clot. O Lord! A little lump of flesh.” Then if Allah wishes (to complete) its creation, the angel asks, (O Lord!) Will it be a male or female, a wretched or a blessed, and how much will his provision be? And what will his age be?’ So all that is written while the child is still in the mother’s womb.”

    Hadis ini sama saja dgn lelucon. Bahwa malaikat harus menunggu dan berdiri didepan rahim, setiap saat seorang lelaki bersenggama dgn isterinya dan sang malaikat sambil menonton, meminta2 Allah agar disemprotkan sebutir air mani diatas mukanya, sungguh menggelikan !

    Apakah kita akan menganggap hadis ini palsu ? Jelas hadis ini bertentangan dgn jalur logika. Tapi tunggu dulu ! Hadis ini TIDAK BERTENTANGAN dgn jalur logika ORANG JAMAN DULU, 1200 tahun yg lalu. Jadi, menurut kami tidak masuk akal, tetapi menurut mereka, jelas masuk akal. Jadi, jalur logika siapa yg harus dipakai ?

    Jadi, kita tidak bisa meragukan otentisitas hadis karena tidak sesuai dng jalur logika kita. Muslim yg menolak Hadis2 macam ini lupa bahwa Muhamad adalah rasulnya Allah dan oleh karena itu ia tidak mungkin salah. Jadi mereka mulai mengevaluasi kembali hadis2 yg dlm anggapan mereka dianggap tidak logis. Ini metode yg sangat sepihak.

    Namun karena mayoritas Hadis memang penuh dgn omong kosong, semakin banyak Muslim kini menyatakan bahwa mereka menolak semua hadis dan mengecam si Bukhari dan Muslim yg dihormati selama lebih dari satu millennium. Kasihan betul ! Bukan Bukhari dan Muslim yg menciptakan hadis2 ini. Mereka cuma merekam apa yg dikatakan kpd mereka. Bukan salah mereka kalau citra Muhamad jadi jelek karena hadis.

    Memang pasti ada laporan yg palsu, tetapi (mudah2an) kebanyakan adalah benar. Hanya hadis2 ini yg kita miliki sbg sumber cerita kehidupan Muhamad. Kalau bukan dari hadis, dari mana lagi ? Jika kau menolak hadis, bgm kau bisa membuktikan bahwa Muhamad pernah eksis ? Bgm menentukan jumlah dan cara solat/puasa/haji kalau tidak ada hadis ? Jadi kalau semua cerita dlm hadis ini dipalsukan, bukankah tidak mungkin bahwa QURAN juga bisa dipalsukan dan ISLAM TIDAK LEBIH DARI CERITA OMONG KOSONG ?

    ABSURDITAS QURAN :

    Menyanggah otentisitas hadis karena tidak masuk akal mengantar kita pada problema baru : bgm kalau Quran palsu karena sama tidak masuk akalnya dgn hadis ?

    Muslim suka menafsirkan ayat2 Quran sesuai dgn keinginan dan keperluan mereka. Ini memang karena Quran tidak masuk akal dan tidak mengandung arti.

    Sbg orang Iran, saya tahu bahwa kaum Shi’ah adalah yg pertama yg menyadari ketidaksempurnaan Quran. Sufisme juga secara keseluruhan didasarkan pada pemberian tafsiran esoterik (indah) pada Quran. Sufisme memang, par exultance, upaya utk meng-‘interiorize’ wahyu2 Quran, utk memisahkan diri dari tafsiran yg legalistik dan menyaring darinya arti mistik dari pertemuan Muhamad dgn Allah pada malam Mi’raj.

    Imam Ja’far Sadiq dilaporkan telah mengatakan: “Tujuan kami adalah sebuah rahasia (siir) didalam rahasia lain. Rahasia sesuatu yg masih tersembunyi; sebuah rahasia yg hanya bisa diungkapkan oleh rahasia lain. Ini sebuah rahasia ttg sebuah rahasia yg didasarkan pada sebuah rahasia.
    [Henri Corbin, Historia de la Filosofia Siglo XXI editores. V.3 p.253]

    Selain kalimat diatas itu tidak masuk akal, pengertian Sufi ini sendiri mengkontradiksi Quran yg berulang2 menyatakan diri sbg “buku jelas” (5:15) “mudah dimengerti” (44:58 , 54:22 , 54:32, 54:40) “dijelaskan secara detil” (6:114), “disampaikan secara jelas”, (5:16, 10:15) dan tanpa “keraguan” didalamnya (2:1).

    Jadi, jelas Ja’far perlu alasannya (raison d’être) sbg Imam. Tentu ia harus meyakinkan orang2 Shi’ah bahwa Quran adalah sebuah rahasia (siir) yg perlu ditafsirkan. Dan tidak ada yg bisa melakukannya kecuali mereka yg diberi otoritas dan Ismat (tidak mungkin salah). Oleh karena itu institusi Imamat diperlukan oleh kaum Shi’ah. Pertanyaannya adalah, apa yg harus dilakukan kalau tidak ada imam lagi ? Siapa yg akan menafsirkan rahasia2 Quran dan Shariah? Nah, diciptakanlah institusi baru yg dinamakan velayat. Vali adalah sang penjaga Agama. Ia adalah penengah antara Imam Qayeb (Imam yg tersembunyi) dan Umatnya. Tapi siapa yg memberi otoritas kpd para Imam dan para vali ? Tidak siapapun ! Institusi2 ini tidak mendapat backing dari Quran. Hadis yg mendukungpun sangat meragukan dan sudah pasti DIPALSUKAN OLEH SHI’AH SENDIRI UTK MENGABSAHKAN VERSI MEREKA.

    Aneh bukan bahwa Tuhan mengirimkan arahan kpd manusia dlm bentuk rahasia ? Lelucon macam apa itu ?? Mengapa Tuhan ingin mempermainkan kita ?

    OK. Marilah kita kembali kepada kedua KATEGORI MUSLIM.

    Yg pertama adalah mereka yg membela Muhamad, APAPUN yg ia lakukan. Biar bertentangan dgn kepantasan, keadilan atau kebenaran. Pokoknya Muhamad benar. Sebodo kalau Muhamad yg pada usia setua opa saya (53 tahun), masih juga menikahi bocah yg belum akhil balik, membunuhi para pengritiknya, membunuh masal 900 tawanan perang, melakukan genocide terhdp kaum Yahudi di semenanjung Arab (daerah asal mereka), memperkosa tawanan perang dan meniduri pembantu2 isteri2nya. Paling tidak kelompok yg satu ini JUJUR dan tidak membantah terjadinya peristiwa2 diatas.

    Kelompok kedua adalah mereka yg membantah semua fakta negatif ttg dirinya dan mencoba memutar balikkan bukti agar membuat nabi yg sudah ketahuan bengis ini diterima oleh moralitas dan nilai2 masa kini. Ini yg disebut dgn Muslim ‘moderat.’

    Ini dia Muslim2 yg menyembunyikan brutalitas yg terkandung dlm Quran. Mereka rajin mengutip ayat2 Mekah yg dini saat Muhamad masih lemah, dan menunjukkan ayat2 ‘manis:’ “Tidak ada paksaan dalam agama, membunuh satu orang sama saja dgn membunuh seluruh dunia” dsb. Dan mereka akan menyembunyikan atau mengubah arti ayat2 Medinah yg kejam (yg membatalkan ayat2 Mekah yg ‘manis’) itu dan memolesnya agar bisa diterima. (POLES TERUS !)

    Mayoritas Muslim memang spt Muslim ‘moderat’ ini dan lebih suka menutup mata mereka (in denial). Penolakan terhdp hadis memang mudah, tetapi penolakan terhdp Quran, agak sulit. Jadi mau tidak mau, satu2nya jalan bagi mereka adalah : ‘penafsiran kembali.’

    The Submitters

    Pada tahun 70an, Muslim Mesir mendapatkan solusi brilyan yg bisa membujuk Muslim2 yg terdidik agar tetap jadi Muslim. Namanya adalah Rashed Khalifa. Pada mulanya ia menyatakan telah menemukan mukjizat matematik dlm Quran. Ini dibantah berkali2 sbg penipuan terang2an.

    Tapi ia kemudian dianggap selebriti oloh Muslim, sampai suatu saat ia menyatakan diri sbg rasul. Keputusan ini membuat marah para petinggi agama dan ia akhirnya tewas terbunuh ! Tapi sumbangannya penting bagi pembantahan total terhdp hadis dan upanya utk menerjemahkan Quran, menafsirkannya kembali shg dpt menjinakkan pesan2 yg intoleran dan biadab dlm Quran, menciptakan gerakan baru diantara para Muslim pseudo-intellectual yg suka berpura2 bahwa Islam tidak menyerukan pembunuhan kafir yg doyan menumpahkan darah kafir demi jihad.

    Pembantahan mereka atas hadis sama saja dgn membantah sejarah Muhammad. Mereka membantah semua perang, semua pembunhannya, genocide terhdp Yahudi Medinah, penjarahannya dsb dsb. Serangan2nya disebut bela diri. Umur Aisha (yg hanya berusia 9 ketika nabi berusia 53 menidurinya) mereka rubah dan mereka membantah gaya hidup seksual, hedonis dan amoral Muhamad yg tercatat dlm ratusan cerita yg diriwayahkan pengikutnya dan disimpan selama lebih dari seribu tahun. Muslim2 penipu ini bertujuan utk menampilkan Quran sbg buku modern penuh dgn mukjizat membuat mereka lupa akan segala jalur logika sampai dgn sengaja merubah segala isi Quran dan menafsirkannya dgn cara yg paling absurd demi me-rasionalisasikan absurditasnya.

    Salah seorang malah sampai mencoba meyakinkan saya bahwa kesalahan dlm penghitungan bagian2 warisan, sebenarnya bukan sebuah kesalahan, tapi kesalahpengertian. Katanya : bagian 1/3 utk orang tua 2/3 bagi puteri2 1/8 bagi isteri yg diperintahkan Quran, jumlahnya sebenarnya sama dgn SATU (bukan 1 1/. Kok bisa ? Dijelaskannya bahwa 1/8 bagian isteri harus datang dari bagian yg 2/3 yg diperuntukkan bagi para puteri. Quran sama sekali tidak menyebutkannya, tapi upayanya dan entusiasmenya utk membenarkan kesalahan2 dalam Quran benar2 tidak masuk akal.

    Mereka yg membantah hadis menggunakan surah2 Quran berkut ini utk membela pendapat mereka.

    [12.111] Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Qur’an itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman.

    dan

    [31.6] Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.

    Spt dikatakan ayat2 diatas, Muhamad dicemoohkan oleh rekan2nya dan Qurannya dianggap cerita2 tidak masuk akal. Kata ‘cerita’ dlm Arab adalah ‘HADIS.’ Jadi, dlm ayat2 ini ia membela wahunya dng mengatakan bahwa ini bukan cerita (Hadis) yg dibuat2 olehnya.

    Ketika Muhamad melontarkan kata2 ini, Bukhari, Muslim dan para kolektor hadis lainnya BELUM LAHIR dan tidak ada cerita atau hadis ttg dirinya. Dlm ayat diatas, ‘nabi’ menolak cerita2 atau hadis2 PARA KAFIR. Bukan cerita2 ttg hidupnya yg belum diceritakan. Tetapi karena ia menggunakan kata “Hadis”, para Muslim pembantah hadis ini menganggapnya sbg bukti bahwa Muhamad menentang Hadis. Betapa membingungkan !

  9. By jontor on Feb 26, 2008 | Reply

    PROSES TURUNNYA WAHYU

    Mari kita simak Hadis-Hadis dibawah ini yang menceriterakan tentang turunnya wahyu Quran sebagai berikut:
    1.Proses turunnya Quran ( Model I )

    Diriwayahkan oleh ‘Aisha:
    Al-Harith bin Hisham bertanya Rasulullah ‘Ya Rasul, bagaimana wahyu diberikan kepadamu ?” Rasulullah menjawab, “Kadang kala diberikan seperti gemerincing suara lonceng, bentuk pewahyuan seperti ini yang paling berat …. Kadang kala malaikat datang dan berbicara dengan saya dan saya mencoba mengerti apa yang dikatakannya.” ‘Aisha menambahkan: Sungguh saya melihat nabi diberikan wahyu pada hari yang sangat dingin dan melihat keringat menderas dari keningnya (saat wahyu selesai). (Sahih Bukhari Jilid : 1, Buku 1, Nomer 2)

    ‘A’isha melaporkan bahwa Harith B. Hisham bertanya kepada Rasulullah (saw): BAGAIMANA WAHYU DIBERIKAN KEPADAMU ? Katanya: KADANGKALA BERUPA GEMERINCING SUARA LONCENG YANG MANA PALING BERAT BUAT SAYA … (Sahih Muslim Buku : 30, Nomer : 5765, Sahih Bukhari Vol I No. 1, Sahih Bukhari Vol. IV No : 438)

    kemudian dalam hadist selanjutnya:

    Abu Huraira melaporkan Rasulullah (saw) mengatakan: LONCENG ADALAH INSTRUMEN IBLIS (Sahih Muslim Buku : 24, Nomer : 5279)

    Diriwayahkan oleh Umar ibn al-Khattab:
    Ibn az-Zubayr mengatakan bahwa seorang klien wanita mereka membawa puterinya az-Zubayr ke Umar ibn al-Khattab sambil mengenakan lonceng di kakinya. Umar mencabutnya dan mengatakan bahwa ia mendengar Rasulullah mengatakan bahwa: Ada Iblis disetiap lonceng. (Sunan Abu Dawud Buku 34, Nomer : 4218)

    Diriwayahkan Umm Habibah:

    Nabi (saw) mengatakan: MALAIKAT TIDAK AKAN MENEMANI DIMANA ADA SUARA GEMERINCING LONCENG. (Sunan Abu Dawud Buku : 14, Nomer : 2548)
    Dari hadis-hadis tersebut diatas, dari siapakah wahyu yang diterima Muhammad ?

    2.Proses turunnya wahyu Quran ( MODEL II )

    Perhatikanlah ayat pada hadis dibawah ini dengan hati nan jernih serta akal sehat :
    Sahih Bukhari: Jilid : 7, buku : 62, nomor 136:
    Dikisahkan oleh Jabir :
    Kami biasa melakukan azl/coitus interruptus ketika Qur’an diwahyukan. Jabir menambahkan: Kami biasa melakukan azl/coitus interruptus semasa hidup Rasul Alloh ketika Qur’an sedang diwahyukan.

    azl/coitus interruptus = mengeluarkan sperma diluar tubuh wanita yang disetubuhi agar tidak hamil.

  10. By maman suratman pariaman on Feb 26, 2008 | Reply

    Surat 33( Al Ahzab) : 21 “Sesungguhnya telah ada pada diri Ralulullah itu SURI TELADAN yang BAIK BAGIMU, yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Alloh dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Alloh.”

    Konsekuensi dengan adanya ayat ini, sudah seharusnya kita sebagai umat Muslim dalam segala aspek kehidupannya meniru/meneladani seperti apa yang telah Nabi Muhammad lakukan semasa hidupnya.

    1.Muhammad menikahi anak kecil umur 9 th (Aisha), Hadis Sahih Bukhari Vol. V No : 234 dan 236. Jika anda muslimin, anda boleh meniru teladan/contoh yang telah dipraktekkan Muhammad.
    2.Muhammad mendapat wahyu bahwa dirinya dinikahkah dengan Zainab oleh Alloh disurga. Zainab sebelumnya adalah istri dari Zaid yang adalah anak angkat Muhammad sendiri. (Baca Bab XVII Kisah Zainab). Kepada para muslimin, silahlah meniru hal seperti ini.
    3.Boleh meniduri budak/hamba sahaya/pembantu
    QS 23 (Al Mu’minun) : 5-6 “dan orang yang memelihara KEMALUANNYA, kecuali terhadap istri-istri mereka atau HAMBA SAHAYA/budak/pembantu yang mereka miliki.
    4.Boleh menggauli istri-istri yang telah diceraikan, dan itu tidak dosa. QS Al Ahzab 33:51 “Engkau boleh menggauli kembali istri-istrimu yang telah kamu ceraikan, maka tidak ada dosa bagimu.
    5.Mengecat Rambut menjadi warna ke jingga-jinggaan (Hadis Sahih Bukhari Vol I No. 167.) Pengecatan rambut seperti ini telah ditiru oleh Jema’ah An Nadzir di GOWA - Sulawesi Selatan. Semua kamu laki-laki dari jema’ah tersebut rambutnya dicat semua.
    6.Daun Palem berkasiat. Sahih Bukhari Vol II No. 443 “Sang Nabi melalui dua kuburan dan orang-orang itu (yang dikubur) sedang disiksa. Dia mengambil daun palem hijau, membelahnya jadi dua dan meletakkannya pada masing-masing kuburan. Orang-orang bertanya, “Wahai Rasul Alloh, mengapa kau melakukan hal itu”, Dia menjawab, “Kuharap hukuman mereka jadi berkurang sampai daun jadi kering”.
    7.Hadis Sahih Bukhari Vol. II No. 167 Terjadi gerhana matahari dam sang Nabi terperanjat KETAKUTAN kalau-kalau saat itu adalah hari kiamat.
    8.Dilarang Makan Bawang. Sahih Bukhari Jilid VII No. 362, Hadith Bukhari jilid 1, no.812, 813 dan Hadith Bukhari jilid 5, no. 526 Diriwayatkan oleh Abdul Aziz : Dikatakan oleh Anas, ”Apa yang kau dengar dari perkataan sang Nabi tentang bawang ? Anas menjawab, ”Siapapun yang makan bawang tidak boleh mendekati mesjid”
    9.Menguap berasal dari Setan. Sahih Bukhari Vol. IV No. 509 dikisahkan oleh Abu Huraira : Sang nabi berkata ,”Menguap berasal dari Setan.”
    10.Jika orang tidur tanpa sembahyang, maka Setan akan mengencingi kuping-kupingnya. dikisahkan oleh Abdullah, saang nabi berkata, “Setan mengencingi kuping-kupingnya” Sahih Bukhari Vol. II No.245
    11.Muslim dilarang menengadahkan mata ke arah surga jika sembahyang.. Sahih Muslim Vol. I No.863, Abu Huraira menyatakan Rasul Alloh berkata,” orang-orang tidak boleh mengarahkan mata menghadap surga jika ingin sembahyang, kalau tidak MATA MEREKA AKAN DICUNGKIL KELUAR.
    12.Muslim memiliki 1 usus, sedangkan non-muslim memiliki 7 usus. Hadis Sahih Muslim Vol III No. 5113-5115
    13.Muslim dilarang main catur. Sahih Muslim Vol. IV No.5612. Rasul Alloh berkata,”Dia yang bermain catur adalah seperti orang yang membasuh tangannya dengan daging babi dan darah babi.
    14.Air kencing unta adalah obatyang manjur untuk sakit-penyakit manusia. Hadith sahih Bukhari Jilid (Volume) 7 nomor 590 dan Hadith Sahih Muslim jilid 3 nomor 4130, Hadith Sahih Bukhari I, no. 234. dan Sahih Bukhari Jilid : 4, Buku 63, Nomer 261
    15.Syaitan dan Iblis menginap di dalam lubang hidung manusia di waktu malam. Ia boleh disembur keluar dengan menghembus air kedalam hidung dan kemudian disembur keluar melalui lubang hidung yang sama.. Hadith Bukhari jilid 4, nomor 516 dan Hadith Muslim jilid 1, nomor 462.
    16.Anjing yang berwarna hitam adalah iblis dan syaitan dan mereka harus dibunuh, karena anjing-anjing hitam itu berupaya berupaya membatalkan Sholat umat muslim. Hadith Sahih Muslim jilid 1, nomor 1032 dan Hadith Sahih Muslim jilid 3, nomor 3809-3829. Hadith Sahih Bukhari jilid IV no.539,540
    17.Sayap kiri seekor lalat beracun, dan sayap kanannya ada penawarnya. Hadith Bukhari jilid 7, nombor 673
    18.Dilarang kencing atau membuang air kecil ke dalam lubang/rongga dalam tanah. Lubang-lubang itu kononnya adalah tempat tinggal jin-jin tertentu. Sunan Abu Daud Jilid 1 (Pasal 16), Nomor 29.
    19.Penyakit Demam berasal dari api neraka, dan ia boleh disejukkan dengan air sejuk! Hadith Sahih Bukhari IV, no. 483, 486.
    20.Nabi Adam adalah setinggi 90 hasta (60 CUBITS) / 30 meter.! - Hadith Sahih Bukhari IV, no.543.
    21.Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Alloh) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat (nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu, adalah penghuni neraka Jahanam. Surat At Taubah : 113
    22.Sahih Bukhari Jilid 6, Buku 61, Nomer 577: “Aku mendengar Nabi berkata,”Di hari-hari akhir (dunia) akan muncul orang-orang muda dengan pikiran-pikiran dan ide-ide yang bodoh. Mereka akan berkata baik, tapi mereka akan meninggalkan Islam seperti anak panah yang ke luar jalur, iman mereka tidak lebih dalam dari tenggorokannya. Maka, jika kalian menemukan mereka, bunuh mereka, karena akan ada upah bagi para pembunuh itu di Hari Kebangkitan.”
    23.Sahih Bukhari Jilid : 4, Buku 63, Nomer 260 : “Ali membakar beberapa orang dan berita ini terdengar oleh Ibn ‘Abbas, yang berkata,”Jika aku berada di posisinya, aku tidak akan membakar mereka, seperti yang dikatakan sang Nabi,’Jangan hukum (siapapun) dengan Hukuman Alloh (yaitu : api).’ Tidak ragu lagi, aku sudah akan membunuh mereka, karena Nabi berkata, ’Jika seseorang (Muslim) meninggalkan agamanya, bunuh dia.’”
    24.Sahih Bukhari Jilid : 4, Buku 63, Nomer 261: “Delapan orang dari suku ‘Ukil datang kepada sang Nabi dan mereka merasa udara Medina tidak cocok bagi mereka. Karena itu mereka berkata,”O Rasul Alloh! Tolong berikan kami susu.” Rasul Alloh berkata, ”Aku anjurkan kalian untuk bergabung dengan kelompok unta-unta.” Maka mereka pergi dan minum air kencing dan susu unta-unta (sebagai obat) sampai mereka sehat dan gemuk. Lalu mereka membunuh gembala unta dan melarikan unta-unta itu, dan mereka meninggalkan agamanya setelah tadinya mereka adalah Muslim. Pada saat sang Nabi diberitahu hal ini oleh orang yang minta tolong padanya, ia menyuruh beberapa orang untuk memburu para pencuri unta itu, dan sebelum matahari bertambah tinggi, pencuri-pencuri itu dibawa kepada Nabi, dan Nabi memotong tangan-tangan dan kaki-kaki mereka. Ia meminta paku-paku, yang dipanaskan dan ditusukkan ke dalam mata-mata para pencuri, dan mereka diterlantarkan di Harra (daerah berbatu di Medinah). Mereka minta air, dan tidak ada seorang pun yang memberi mereka air sampai mereka mati.”
    25.Dan sebagian terjemahan dari Sunan Abu Daud, Buku 38, Nomer 4339 disampaikan oleh Aisha, Ummul Mu’minin : “Rasulullah (saw) berkata: Darah seorang lelaki Muslim, yang mengaku tiada Tuhan selain Alloh dan bahwa Muhammad adalah Rasul Alloh, secara hukum tidak boleh ditumpahkan kecuali oleh karena satu dari ketiga hal ini: orang yang berzinah setelah menikah, dan hukumannya adalah dirajam; orang yang melawan Alloh dan RasulNya, dan hukumannya adalah ia harus dibunuh atau disalib atau diasingkan dari tanah ini; atau orang yang membunuh dan hukumannya adalah ia harus dibunuh. ”
    26.Berikut ini sangat mengerikan. Aku berani berkata bahwa orang mana pun yang membaca ini dan tidak merasa muak berarti tidak dapat disebut manusia. Sunan Abu-Dawud Buku 38, Nomer 4348 ”Disampaikan oleh Abdullah Ibn Abbas : Seorang pria buta punya seorang budak wanita yang sedang mengandung (bayi pria buta itu sendiri) dan budak ini suka mengolok-olok dan menghina sang Nabi. Ia melarang budak ini tapi budaknya tidak mau berhenti. Ia memarahinya, tapi budak itu tetap tidak meninggalkan tabiatnya. Suatu malam, budak itu mulai mencemooh sang Nabi dan menghinanya. Lalu pria itu mengambil sebuah pisau, menempelkannya di perut budak itu, lalu menusuknya, dan membunuhnya. Janinnya ke luar diantara kakinya berlumuran darah. Pagi harinya, sang Nabi diberitahu tentang hal ini. Dia mengumpulkan orang-orangnya dan berkata: Aku meminta dengan sangat demi Alloh orang yang melakukan hal ini untuk berdiri mengaku. Pria buta itu lalu melompat dan dengan gemetar berdiri. Dia duduk di sebelah sang Nabi dan berkata: Rasul Alloh! Akulah majikan budak itu; ia seringkali menghina dan mengolok-olokmu. Aku melarangnya, tapi dia tidak berhenti, aku memarahinya, tapi dia tidak meninggalkan tabiatnya. Ia punya dua anak laki seperti mutiara dari budak perempuan ini, dan ia adalah kesayanganku. Kemaren malam, dia mulai lagi menghina dan mengolok-olok engkau. Lalu kuambil sebuah pisau, menempelkannya di perutnya, dan menusukkannya sampai aku membunuhnya. Sang Nabi berkata: Oh jadilah saksi ini, tidak ada pembalasan yang perlu dibayar bagi darahnya”.
    27.Sahih Bukhari:Jilid : 7, Buku 62, Nomer 173: Diriwayahkan Jabir bin ‘Abdullah :
    Nabi mengatakan, “Jika kau memasuki (kotamu) pada malam hari (dari perjalanan) jangan memasuki rumah keluargamu sebelum wanita yang suaminya absent (dari rumah) mencukur bulu kemaluannyanya dan wanita dengan rambut tidak teratur, menyisir rambutnya.Dilanjutkan oleh Rasulullah, “(O Jabir!) Dapatkanlah keturunan, dapatkan keturunan !”
    28.Sahih Muslim buku : 008, nomor 3459 : Jabir b. ‘Abdullah melaporkan: saya menikahi seorang janda yang dikatakan rasulullah (saw) : mengapa kau tidak menyukai kenikmatan dengan perawan ? Shu’ba mengatakan: Saya menyebut ini kepada ‘Amr B. Dinar dan ia mengatakan : Saya juga mendengarkan dari Jabir bahwa rasulullah mengatakan : Mengapa kau tidak menikahi seorang gadis, agar kau dapat bermain-main dengannya dan ia bermain-main denganmu ? (maksudnya mencotoh Muhammad menikahi Aisha yang masih anak-anak supaya bisa bermain-main.)
    29.Sahih Muslim buku : 008, nomor 3253 : Rabi’ b. Sabra melaporkan bahwa ayahnya mengadakan ekspedisi dengan rasulullah (saw) selama kemenangan Mekah dan kami tinggal disana selama 15, dan rasulullah (saw) mengijinkan kami mengadakan perkawinan sementara dengan wanita. Jadi, saya dan seseorang lain dari suku saya keluar. Saya lebih ganteng dari dia. Kami memiliki jubah. Jubah saya sudah tua, sementara jubah teman saya masih baru. Saat kita sampai di sebuah bagian Mekah, kami melihat seorang wanita muda. Kami katakan: Mungkinkah salah satu dari kami bisa mengadakan kontrak perkawinan sementara dengan kamu ? Katanya: Apa yang kalian berikan sebagai emas kawin ? Kami masing-masing menyebarkan jubah kami. Teman saya mengatakan : Jubah miliknya itu sudah tua, sementara jubah saya masih baru. Namun sang wanita mengatakan 2 atau 3 kali bahwa tidak ada salahnya menerima jubah tua itu. Akhirnya saya mengadakan kontrak perkawinan sementara, dan saya tidak melepaskannya sebelum rasulullah (saw) melarangnya.
    30.Sahih Muslim buku : 008, nomor 3240: Jabir melaporkan bahwa rasulullah (saw) melihat seorang wanita dan oleh karena itu ia pergi ke isterinya, Zainab (…), dan bersenggama dengannya. Ia kemudian pergi ke para sahabat dan mengatakan : wanita datang dan pergi dalam bentuk setan, jadi kalau kau melihat seorang wanita (dan terangsang), kau harus cepat menghampiri isterimu, untukk mengusir apa yang kau rasakan dalam hatinya.
    31.Sahih Muslim buku : 3, nomor 0677 : Ubayy Ibn Ka’b melaporkan : saya bertanya kpd Rasulullah (saw) tentang seorang lelaki yang senggama dengan isterinya tetapi meninggalkan isterinya sebelum orgasme. Nabi menjawab : ia harus membersihkan dari dari cairan isterinya, berwudhu dan sholat.
    32.Sunaan Abu Dawud: buku : 11, nomor 2044:Diriwayahkan Abdullah ibn Abbas:
    Seorang lelaki datang kepada nabi (saw) dan mengatakan : isteri saya tidak menolak tangan lelaki yang menyentuhnya. Kata nabi: Ceraikan ia. Sang lelaki lalu mengatakan: Tapi takutnya nanti saya masih menginginkannya. Kata nabi: Kalau begitu, nikmatilah dirinya.
    33.Sahih Bukhari: Jilid : 3, buku : 31, nomor 149 : Dikisahkan oleh ‘Aisha:
    Sang Nabi biasa mencium dan memeluk (istri2nya) ketika dia sedang puasa, dan dia punya kemampuan untuk mengontrol nafsu berahinya lebih hebat dari siapapun diantara kamu. Jabir berkata, “Orang yang batal karena setelah melihat (istrinya) harus menuntaskan puasanya.” selanjutnya Sunan Abu Dawud: Buku 13, Nomer 2380 : Dikisahkan oleh Aisha, Ummul Mu’minin : Sang Nabi biasa menciumnya dan menghisap lidahnya ketika dia sedang puasa. Sahih Bukhari: Jilid : 1, Buku 6, Nomer 319 : Dikisahkan oleh Zainab bint Abi Salama :
    “Sang Nabi biasa menciumku saat dia puasa. Sang Nabi dan aku biasa mandi Janaba dari satu baskom”
    34.Mereka bertanya kepadamu tentang haidh. Katakanlah: “Haidh itu adalah suatu kotoran.” Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haidh; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci. Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka itu di tempat yang diperintahkan Allah kepadamu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. ( Al Baqarah : 222) atau melakukan contoh seperti berikut : Sunaan Abu Dawud: Buku 1, Nomer 270 : Diriwayahkan Aisha, Ummul Mu’minin : Umarah ibn Ghurab mengatakan bahwa bibi dari garis ayahnya meriwayahkan kpd nya bahwa ia bertanya kpd Aisha: Bagaimana jika wanita sedang datang bulan dan suaminya tidak memiliki tempat tidur selain tempat tidur isterinya ? Jawab Aisha: Ini yang dilakukan Rasulullah (saw). Satu hari ia memasuki dirinya saat saya sedang datang bulan. Ia pergi ke tempat solat yg disediakan dirumahnya. Ia tidak kembali sebelum sampai saya tertidur nyenyak dan ia merasakan sakit karena kedinginan. Dan ia mengatakan: Dekatilah saya. Saya mengatkaan: Saya sedang datang bulan. KATANYA: BUKALAH PAHAMU. Saya kemudian membuka kedua paha saya. Lalu ia menaruh pipi dan dadanya pada paha saya dan dan saya bersandar padanya sampai ia menjadi hangat dan tertidur. Dan ini : Sahih Bukhari:Jilid : 3, buku : 33, nomor 247: Diriwayahkan ‘Aisha: Nabi biasa memeluk saya selama menses/haid saya. Ia juga mengeluarkan kepalanya dari mesjid saat ia di Itikaf, dan saya selalu mencucinya selama menses. Sunaan Abu Dawud: Buku 11, Nomer 2161 : Diriwayahkan Aisha, Ummul Mu’minin:
    Saya dan Rasulullah (saw) sering tidur disatu kain pada malam hari saat saya menses. Kalau ada hal dari saya mengotorinya, ia mencuci bagian kotoran itu, dan bukan bagian lain. Kalau ada hal dari dirinya yang mengotori pakaian saya, ia mencuci bagian itu dan tidak mencuci bagian lain dan ia bersolat dgnnya (yaitu kain tersebut). Sunaan Abu Dawud: Buku 1, Nomer 0264 : Diriwayahkan Abdullah ibn Abbas : Nabi (saw) bercerita tentang seseorang yang bersenggama dengan isterinya selama ia haid: ia harus memberikan satu dinar atau setengah dinar sebagai zakat.
    35.Sahih Muslim buku : 008, nomor 3354 : ‘A’isha melaporkan : Datanglah isteri Rifa’a kpd rasulullah (saw) dan mengatakan: saua menikahi Rifa’a tetapi ia menceraikan saya. Setelah itu saya menikahi Abd al-Rahman b. al-Zubair, tetapi kepemilikannya hanya lemah (yaitu ia lemah secara seksual). Rasulullah (saw) tersenyum dan berkata: Apakah kau ingin kembali ke Rifa’a ? (Kau) tidak dapat melakukannya sebelum kau menikmati madu dirinya dan ia (’Abd al-Rahman) menikmati madumu…. Sahih Muslim Buku 008, Nomer 3357 : ‘A’isha melaporkan bawha rasulullah (saw) ditanya tentang seorang wanita yang dikawini sesorang lelaki dan lalu menceraikannya, dan sang wanita lalu menikahi orang lain dan ia bercerai sebelum bersenggama, apakah halal bagi suami pertamanya untuk mengawininya kembali. Ia (nabi) mengatakan: Tidak sebelum ia menikmati madu sang wanita.
    36.Isteri-isterimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok-tanammu itu bagaimana saja kamu kehendaki. Dan kerjakanlah (amal yang baik) untuk dirimu, dan bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu kelak akan menemui-Nya. Dan berilah kabar gembira orang-orang yang beriman. Al Baqarah : 223
    37.Sahih Bukhari: Jilid 7, Buku 62, Nomer 137 : Diriwayahkan Abu Said Al-Khudri : Kami mendapatkan tahanan wanita sebagai jarahan perang dan kami melaksanakan coitus interruptus dengan mereka. Jadi kami tanya Rasulullah mengenai hal itu dan ia menjawab … “Tidak ada jiwa yang akan hidup kalau memang tidak ditakdirkan …” Sahih Bukhari: Jilid : 9, buku : 93, nomor 506 : Diriwayahkan Abu Said Al-Khudri : Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan-tawanan wanita dan ingin menyetubuhi wanita-wanita itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang azl/coitus interruptus. Kata Nabi, “Sebaiknya kalian tidak melakukannya, karena Alloh sudah menentukan siapa yang akan diciptakannya.” Qaza’a mengatakan, “saya mendengar Abu Sa’id mengatakan bahwa nabi mengatakan, ‘Tidak ada jiwa yang tercipta kecuali Alloh yang menciptakannya. (maksudnya jangan menumpahkan sperma diluar vagina, karena kalau perempuan itu hamil, itu kemauan Alloh)
    Sahih Muslim buku : 008, nomor 3371 : Abu Sirma berkata kepada Abu Sa’id al Khadri : O Abu Sa’id, apakah kau mendengar Rasul Alloh berkata tentang al-azl/coitus interuptus? Dia berkata: Ya, dan menambahkan: Kami pergi bersama Rasulullah dalam perjalanan ke Bi’l-Mustaliq dan mengambil tawanan-tawanan wanita Arab yang cantik-cantik ; kami terangsang melihat mereka, karena kami jauh dari istri-istri kami, (tapi pada saat yang sama) kami juga ingin menggunakan mereka sebagai sandera untuk ditebus (dengan uang). Karena itu kami mengambil keputusan untuk berhubungan seks dengan mereka tapi dengan melakukan azl/coitus interruptus …. Namun kami mengatakan: Kami melakukan tindakan selagi Rasullullah berada diantara kita; mengapa tidak menanyakannya ? … Dan Rasulullah menjawab : Tidak apa-apa kalau kau tidak melakukannya, karena setiap jiwa akan dilahirkan sampai Hari Kiamat.
    Sunan Abu Dawud buku : 11, nomor 2166 : Dikisahkan oleh AbuSa’id al-Khudri : Seorang pria berkata: Rasul Alloh, aku punya seorang budak wanita dan aku mengeluarkan penisku dari tubuhnya (ketika sedang berhubungan seks), dan aku tidak mau dia menjadi hamil. Aku melakukan itu karenanya. Orang-orang Yahudi berkata bahwa mengeluarkan penis (azl) adalah sama seperti mengubur hidup-hidup anak-anak perempuan dalam skala kecil. Dia (sang Nabi) berkata: Orang Yahudi itu berbohong. Jika Alloh memang mau menciptakan (bayi), maka kau tidak dapat mencegahnya.

  11. By Mr.Nunusaku on Mar 29, 2008 | Reply

    Muhammad disebut sekarang ´PEDOPHILE´ seorang kakek yang berumur 53 tahun mempunyai keinginan seksuel terhadap anak anak.
    Berdasarkan fakta bahwa muhammad mengawini Aisyah berumur 6 tahun
    setelah Aisyah 9 tahun serumah dengan kakek berumur 53 tahun seranjang
    Nabi Muhammad dengan Aisyah….yang muhammad dalam haditsnya mengatakan Makanan daging yang lesat.

  12. By Hery on Nov 7, 2008 | Reply

    apa kamu lebih suci?????
    lebih bermoral????
    lebih berakhlak????
    mungkin juga kamu seorang kristen ato nasrani yang mengaku bertuhan manusia,ato bertuhan salib
    kurang kerjaan loe kali

  13. By Hery on Nov 7, 2008 | Reply

    kalian thu g ada bedanya sama anjing

  14. By dwipa on Nov 21, 2008 | Reply

    bacalah al-Quran dan carilah kelemahan di dalamnya!kalau ada kelemahan di dalamnya..baru anda beritakan ke dunia

Post a Comment