Archive for September, 2007

Ikhlas Berbuat Belajar Ikhlas (1.11)

Thursday, September 27th, 2007

Oleh Ersis Warmansya Abbas IKHLAS ALA AA GYM. Pada satu tulisannya di harian Waspada, Abdullah Gymnastiar membahas tentang ikhlas dengan sangat menyentuh rasa. Saya penikmat siraman ruhani dan pembaca karya AA Gym.   Hanya mohon maaf, tidak menulis di awal namanya, KH ---Kiai haji--- sebab menurut saya ‘kiai’ bukan gelar, dan haji adalah ...

Ikhlas Meraih Nilai Tambah (1.10)

Thursday, September 27th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MEMPRAKTIKAN IKHLAS. Saudara-saudara sekalian. Pada contoh terdahulu, sengaja digambarkan dengan memahami dalam kontek manusia, kandungan kebahagiaan pada dan di dalam diri sendiri. Sebagai makhluk yang mengerti, tentu akan lebih bermakna manakala kesemua itu kita sandarkan hanya pada Allah SWT semata.   Harap dicatat, kalau landasannya hanya kemanusiaan, sama saja ...

Ikhlas Belajar Ikhlas (1.9)

Thursday, September 27th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MEMPRAKTIKAN IKHLAS. Apabila kita membaca Al-Qur’an dan hadis Rasulullah, tidak pelak lagi, hati terenggut, jiwa terenyuh, qalbu tergugah, ikhlas menjadi pegangan kehidupan. Ikhlas  menyamankan dan menyelamatkan kehiduan di dunia sampai ke akhirat. Sungguh indah dan memberi harap.  

Ikhlas Menulis Riya Memotivasi (1.8)

Thursday, September 27th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas IKHLAS DAN RIYA. Dalam praktik kehidupan, ikhlas dan riya barangkali bak two side in one coin dalam arti di satu sisi ikhlas, di sisi lain riya. Apabila sesuatu dilakukan murni ikhlas, ya sungguh luar biasa. Apabila dilakukan karena sesuatu sebab demi kemasyhuran diri, bukan karena  Allah SWT, ...

Ikhlas Melawan Riya (1.7)

Wednesday, September 26th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas RIYA YA RIYA. Dalam praktik kehidupan, terutama dalam relasi sosial, berbeda dalam relasi vertikal dengan Sang Pencipta, nampaknya susah menerapkan ikhlas dalam arti 100%. Kalau dalam amal ibadah kita bisa langsung mendeteksinya di mata batin. Ketika melaksanakan kewajiban sebagaimana diperintahkan-Nya, hanya karena Dia, jelas dengan sendirinya. Misalnya, ...

Ikhlas Berbagi Ikhlas Menerima (1.6)

Wednesday, September 26th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MENERIMA PEMBERIAN. Dalam menyelami samudera ikhlas yang sebenarnya mudah dipahami dalam arti konseptual ada hal tergayut yang tak kalah rumitnya. Bisa jadi kita sampai pada pemahamannya, tetapi bagaimana memonitor perilaku ikhlas tersebut? Berhakkan kita memantapkan peletakkan kriteria ikhlas terhadap apa yang kita perbuat?  

Ikhlas Berbagi (1.5)

Wednesday, September 26th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas IKHLAS NI YE. Ikhlas berbuat berarti mensucikan perbuatan dari cacat-cacat pamrih perbuatan hanya demi Allah semata. Dalam menunaikan tugas kemanusiaan sebagai makhluk Allah SWT kita tidak menyandarkan kepada apa pun, kecuali karena-Nya.  Tidak selain karena Allah SWT.    

Ikhlas Memancing Energi Ikhlas (1.4)

Saturday, September 22nd, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas YOHA, IKHLAS TU PANG. Saya punya pengalaman cukup unik. Sebagai lanjutan beredarnya buku Menulis Sangat Mudah (2007) banyak hal ‘rada aneh’ hampir. Suatu ketika di-SMS seseorang yang tidak saya kenal sama sekali. Intinya dia nekat belajar menulis. Saya katakan, saya bukan guru menulis hanya motivator penulisan. Dia ...

Ikhlas Karena Allah SWT (1.3)

Saturday, September 22nd, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas YA, SAYA IKHLAS. Begitu yang kita ucapkan manakala suatu ketika kurang berkenan dengan kelakuan seorang teman, ikhlas memaafkan. Hati yang dongkol terobati, dan teman yang bersalah hilang rasa bersalahnya. Persahabatan kembali terjalin normal.   Ikhlas berarti: (dengan) hati yang bersih (jujur); tulus hati (KBBI, 1988: 322). Mengikhlaskan memberikan atau ...

Ikhlas Keduniaan (1.2)

Friday, September 21st, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas IKHLAS NILAI TAMBAH. Pada sajian terdahulu, digambarkan aksi ikhlas dalam kontek manusia, kandungan kebahagiaan pada dan di dalam diri sendiri. Sebagai makhluk yang mengerti, tentu akan lebih bermakna manakala kesemua itu kita sandarkan hanya pada Allah SWT semata. Tidak ada cela dan celaan ketika berikhlas dalam kemanusiaan.  

Ikhlas Kaca Keluarga (1.1)

Friday, September 21st, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MENJELANG IDUL FITRI. Suatu kali, menjelang hari raya Idul Fitri, saya dan isteri, membawa anak-anak ke mall di kota kami membelikan pakaian dan perlengkapan sholat. Si Buah Hati senang tak terkirakan. Rona muka mereka berbunga-bunga, senyum dan tawa pancarannya. Mobil seolah bergoncang menampung dendang gembira mereka ikut ...

Buku Hidup Nyaman: Ikhlas dan Sabar

Friday, September 21st, 2007

BAB I IKHLAS Modal Batin Hadiah Jiwa Oleh Ersis Warmansyah Abbas Ya Ar-Rahman Ya Arrahim Dudukku dalam hampa pangkuan telusri jurang-jurang makna menggapai harap di bawah lindungan anugerah suci hampa penuhi lembah bathin pemberianMU

Belajar Matematika di Bulan Ramadhan

Thursday, September 20th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas MATEMATIKA. Berbicara tentang matematika, tepatnya pendidikan matematika, membuat gregetan. Betapa tidak. Capaian prestasi pendidikan matematika ---SD-SMTA--- sungguh tak elok. Selidik punya selidik, ... nya banyak yang payah atau parah. Buktinya? Capaian pengajaran matematika anjlok.

Menulis di Bulan Ramadhan

Wednesday, September 19th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas SAAT berpuasa di bulan Ramadhan adalah saat paling kondusif menulis. Mungkin, ada orang yang berpendapat, puasa heregene kog menulis. Puasa ya leyeh-leyeh dong. Menghormati bulan puasa. Ya santailah, jaga ‘kemurnian’ puasa.   Bisa jadi yang berpendapat demikian adalah ‘korban latihan’ guru atau birokrat pendidikan yang berpendapat, puasa dihormati dengan ...

Kuliah di Bulan Ramadhan

Tuesday, September 18th, 2007

Oleh Ersis Warmansyah Abbas BOS, tadi ngajarnya keren banget. Kalau bisa setiap mata kuliah EWA ngajarnya seperti itu. Selain mendapatkan pengetahuan akademik mahasiswa juga mendapatkan pengetahuan imformatika. Sukses selalu. Someone in Somewhere Yup, Selasa 18 September 2007. Empat puluhan mahasiswa tidak mendengar dosen berdendang tentang teori. Tetapi, ya tetapi, langsung praktik. Tidak ada teori-teorian. ...