Archive for May, 2007

Guru, Buku, dan Izza Ahsin

Wednesday, May 23rd, 2007

IVAN Illich penulis buku Deschooling yang menguncang itu nampaknya mendapat tempat dalam pemikiran dan praktek kehidupan Muhammad Izza Ahsin Sidqi. Izza, remaja kelahiran 9 Maret 1991, dengan perjuangan luar biasa melawan “penjara sekolah” akhirnya diizinkan orantuanya untuk menjadi manusia merdeka, manusia yang belajar sendiri, tanpa otoritas sekolah yang membelenggu.

Muaralabuh My Dream

Tuesday, May 22nd, 2007

  BEGITU mobil bergerak meninggalkan Sigintir, siang itu, mata Erwin nampaknya terpuaskan. Betapa tidak, Muaralabuh yang ibarat mangkok dikelilingi perbukitan dengan hutan (yang nampaknya) masih perawan membuat decak kagum. Aku mulai memberikan keterangan agak panjang lebar. Betapa tidak, inilah desa kelahiranku disaat terjadinya peristiwa PRRI/Permesta.

Muaralabuh My Kampoong

Monday, May 21st, 2007

TERUS terang aku anak kampung. Lahir di atas bantaran bukit barisan yang membelah pulau Sumatera. Rindu pada kampung adalah rindu jiwa tak bertepi. Keluarga, kampung, begitu juga teman-teman, dan segala kenangan sedari kecil adalah kehidupan itu sendiri. Kita tidak bisa hidup tanpa rantai masa lalu karena dari situlah perjalanan berawal. ...

Guru dan LPTK

Saturday, May 19th, 2007

SERIAL tulisan saya tentang guru, terutama kualifikasi guru, mendapat tanggapan berbagai kalangan. Yang menarik, tanggapan melalui email dan website. Tanpa maksud mendramatisir, tetapi ada hal-hal yang pantas diketahui publik. Misalnya ‘pengakuan’ Yunizar, seorang mantan mahasiswa LPTK yang kini telah menjadi guru. Komentar (pengakuan) sebagai berikut.

Guru dan Presiden

Friday, May 18th, 2007

Seorang alumnus Sekolah Tinggi Tehnik Pogram D3, akhirnya menyadari, telah salah jalan menempuh jalur pendidikan tinggi. Setelah ditimbang-timbang, berketetapan hati, panggilan batinnya menjadi seorang guru. Maka ditemuilah pamannya seorang anggota DPR. Tapi apa lacur?

Urang Banjar Naik Haji

Thursday, May 3rd, 2007

Resenser: Ersis Warmansyah Abbas BUKU Erwin D. Nugroho Email dari Tanah Suci sebenarnya agak susah diresensi. Penyebabnya, sejak sebelum menjadi, saya pemotivasi abadinya menulis buku —begitu juga ke teman-teman lain. Ganjalan terelakkan mengingat kandungan buku itu sangat bermanfaat untuk dibaca. Ketika Erwin mau berangkat ada dua permintaan. Pertama, tulis laporan berisi dalam ...