Archive for November, 2006

Menulis Sangat Mudah

Monday, November 27th, 2006

Hantaran Pembuka Buku Menulis Sangat Mudah merupakan kumpulan artikel saya yang di muat HU Radar Banjarmasin. Tulisan tersebut pada awalnya dimaksudkan untuk memotivasi banyak pihak, terutama murid-murid dan teman-teman, yang beranggapan menulis susah dan menyusahkan. Padahal, pengalaman  menunjukkan, menulis itu mudah, sangat mudah malahan.Garis tegas gagasan yang diapungkan sangat sensasional, menulis ...

Mengapa Kita Perlu Menulis?

Monday, November 27th, 2006

Bab 1 Pengantar Dr. Jumadi: Mengapa Kita Perlu Menulis? Peradaban berkembang karena tulisan, bukan omongan. Bayangkan betapa susahnya kita menelusuri jejak-jejak sejarah manakala para pendahulu tidak menuliskan peradaban mereka. Penyair Rusia, Tutchev, pernah berseloroh segala pemikiran yang diucapkan adalah suatu kebohongan. Sekilas, pernyataan ini bisa memerahkan telinga, terutama bagi Anda yang piawai ...

Secuil Tentang Menulis Sangat Mudah

Monday, November 27th, 2006

Bab 2 Menulis Sangat Mudah 2.1 Secuil Tentang Menulis Sangat  Mudah Manusia dilahirkan dengan potensi bawaan, manusialah orang yang membodohi diri, memperbodohi diri, dan ... mau diperbodoh. Siapkan diri Sampeyan terlebih dahulu sebelum membaca bab ini. Dipastikan, akan ditemukan kejutan yang bisa jadi berakibat memaki diri karena akan punya penyadaran, betapa selama ini ...

Menulis itu Mudah

Monday, November 27th, 2006

2.2 Menulis itu Mudah * Setiap orang punya pemikiran, karena itu berpotensi menjadi penulis asal dikembangkan tanpa menjadi duplikat siapapun. Menuliskan pikiran sangat mudah kalau mau melakukannya. Satu pertanyaan yang sering diajukan kepada saya, terutama oleh mahasiswa, pada kuliah-kuliah awal: “Bagaimana cara mudah menulis?” Pertanyaan membosankan itu tetap terulang tiap tahun dan ...

Menulis Sangat Mudah

Monday, November 27th, 2006

2.3 Menulis Sangat Mudah * Pernah menulis surat cinta? Coba baca lagi atau ingat-ingat, Sampeyan akan terkagum-kagum betapa hebatnya Sampeyan menulis. Bisa jadi, isteri atau suami Sampeyan berkat surat cinta. Sekalipun banyak orang, apalagi ‘pakar’ (?) mengatakan, menulis itu tidak mudah, yakinlah sebenarnya menulis itu mudah, sangat mudah malahan. Kenapa? Bukankah Anda ...

Menulis di Otak

Monday, November 27th, 2006

2.4 Menulis di Otak * Setiap orang terlahir dengan potensi tidak terbatas, born to be genius. Gunakan potensi, banyak membaca, tulis apa yang dipikirkan, jadilah tulisan. Begitu mudahnya. Allah Maha Pengasih Maha Penyayang. Sadarilah, sejak seseorang ‘diciptakan’ sebagai manusia, sejak dalam proses di kandungan, Allah SWT ‘menitipkan’ 1 triliun (baca: satu triliun) ...

Belenggu-Belenggu Menulis

Monday, November 27th, 2006

2.5 Belenggu-Belenggu Menulis * Apabila Sampeyan mampu berpikir, pasti mampu ‘menuangkannya’. Menuangkan pikiran dalam bentuk tulisan, itulah menulis. Begitu mudahnya. Kalau ada yang bertanya tentang   bagaimana cara menulis, jawaban standar saya: “Menulis itu gampang”.  Begitu kata Arswendo Atmowiloto, penulis yang saya kagumi. Bagi saya, mudah, sangat mudah malahan. 

Pendidikan Menulis, Buat Apa?

Monday, November 27th, 2006

2.6 Pendidikan Menulis, Buat Apa? * Kalau berkehendak menjadi penulis, tidak perlu berguru pada siapa pun. Guru menulis sesungguhnya adalah diri kita masing-masing. Tulis apa yang hendak ditulis, jadilah tulisan. Suatu kali, atas permintaan Daud Pamungkas, Saya dan Erwin Dede Nugroho diminta menjadi dosen tamu mata kuliah Menulis Kreatif pada PSP Bahasa ...

Proses Kreatif Menulis Sangat Mudah

Monday, November 27th, 2006

Bab 3 Proses Kreatif Menulis Sangat Mudah BAB 3 PROSES KREATIF MENULIS SANGAT MUDAH --- 55  3.1 Menulis dengan Gembira   —   57  3.2 Proses Kreatif: Menulis Sangat Mudah —   65  3.3 Menulis Pengalaman Mengesankan   —   69  3.4 Bacaan Menyentuh Qalbu   —   77  3.5 Merespon Persitiwa Langka   —    85  3.6 Ide Segar   —   93  3.7 Memapar Simpati   —   103  3.8 ...

Proses Kreatif: Menulis Sangat Mudah

Monday, November 27th, 2006

3.2 Proses Kreatif: Menulis Sangat Mudah Proses kreatif itu ada di diri masing-masing. Apa yang ada di pikiran, di sekeliling kita, dapat dijadikan pemicu proses kreatif. Tulis, tulis, dan tulis. Makin banyak menulis makin kreatiflah Sampeyan. Buku Proses Kreatif: Mengapa dan Bagaimana Saya Mengarang dieditori Pamusuk Eneste sangat berpengaruh pada sikap saya ...

Menulis Pengalaman Mengesankan

Monday, November 27th, 2006

3.3 Menulis Pengalaman Mengesankan * Pengalaman mengesankan sangat mudah ditulis dan akan menyentuh tidak saja lubuk hati Sampeyan tetapi terlebih pembaca. Menulisnya begitu mudah. Dapat dipastikan, Sampeyan pernah mengikuti pendidikan, pelatihan, loka karya, atau apapun namanya. Kegiatan semacam itu tentu saja ‘membuahkan’ pengalaman. Bisa menyenangkan bisa pula menyebalkan. Tergantung respon Sampeyan.

Bacaan Menyentuh Qalbu

Monday, November 27th, 2006

3.4 Bacaan Menyentuh Qalbu   *Bacaan yang mengesankan dan menyentuh qalbu merangsang ide baru manakala dimemenej dengan baik, dan ... bisa menjadi tulisan sangat bagus. Menulisnya pun begitu sangat mudah. Ketika kita membaca suatu tulisan, apalagi menarik, tentu akan  menimbulkan kesan tertentu. Kalau sangat menyentuh dapat ‘merangsang’ sesuatu ‘yang ada’ di diri kita. ...

Merespon Peristiwa Langka

Monday, November 27th, 2006

3.5 Merespon Peristiwa Langka * Peristiwa langka, biasa membuat banyak orang terpana, tapi kalau Sampeyan bermaksud jadi penulis, ya tulis. Sangat mudah dan menyenangkan, apalagi orang hanya membicarakannya saja. Suatu peristiwa, apalagi yang istimewa dan langka, kalau direspon dengan baik dan pas, tentu saja lebih baik dibandingkan dibiarkan berlalu begitu saja. Dalam ...

Ide Segar

Monday, November 27th, 2006

3.6 Ide Segar * Ide untuk menulis bisa datang dari mana saja, kapan saja; apakah ketika membaca sesuatu, melihat sesuatu, mengalami sesuatu, dan sebagainya, asal Sampeyan mampu  meresponnya. Kalau kita baca sejarah orang-orang ‘ besar’ yang sukses, baik dalam pemerintahan, bisnis, sampai sastra, banyak yang mencapai kuseksesan ketika masih berusia muda. Pada ...

Memapar Simpati

Monday, November 27th, 2006

3.7 Memapar Simpati * Satu ‘dosa besar’ bangsa ini adalah menumpangkan di pundak guru masa depan sementara gajinya tidak mendukung tugas profesionalnya. Bukankah hal tersebut sangat mudah ditulis? Rendahnya mutu pendidikan sudah   menjadi hal yang tidak diinginkan sejak republik ini ada. Banyak alasan dari yang bersifat warung kopi sampai penelitian pakar ...