Harapku, Banjarbaruku

28 October 2006 | Ditulis oleh: |

Taman hati terbentang sudah
di kuala rawa-rawa banua
komulus tangan-tangan jahil mecincang lubang dalam
sisakan sampah-sampah serapah
amarah warisanTaman hati bertunas
di sibak retorika-retorika dusta
tentang alam tentang orde tentang anak cucu
sembari memakan memamah tanpa sisa

Oasis harap itu tinggal, kau
Banjarbaru

Mengeliat dalam kesunyian
didenda dawai-dawai ketaktaklukan
akan harap hari esok
dalam taman kedamaian
teduhnya rerindangan
pohon-pohon makna

Harap itu adalah, kau
Banjarbaruku
Banjarbarumu
Banjarbaru kita

Banjarbaru, 23 Desember 2003

Post a Comment