Dahaga Rindu Dendam
28 October 2006 | Ditulis oleh:Pagi ini kuterima salam perdamaian
kau sentuh inti diri
dahaga rindu dendam
hutan pinus teduhkan lindung pikir
damai bukan pada ekstasi
Kau kirim bait-bait
kurengkuh makna-makna
terjun ke danau hikmah
lempangkan jalan setapak
untuk kita layari berkapal karya
Kini, sadarku menyesal masa
persuaan kenapa dimakan waktu
jumpa kita di masa datang
membangun Indonesia dari relung jiwa
bersama
Banjarbaru, 6 Februari 2006 (10.05)









2 Responses to “Dahaga Rindu Dendam”
By mulara on Mar 20, 2007 | Reply
cape deh !
hari gini!!!!!!!!
By Akmal MR on Aug 6, 2007 | Reply
Cukup sederhana….