Kebiasaan Buruk 9 : Menulis Membanding-Bandingkan
26 August 2010SEORANG pesharing berkeinginan luar biasa menulis. Ketika dia mengutarakan: “Saya ingin menulis seperti Pak EWA. Enak dibaca dan sentilannya mengena”. Mau tahu komentar saya? “Maaf Mas, Sampeyan tidak usah menjadi penulis”. Tentu saja dia terperangah. Yaps, syarat utama menjadi penulis adalah menjadi diri sendiri.
Membanding-bandingkan tentu bukan hal haram. Yang haram ‘proposalnya’ studi banding, tetapi dalam pelaksanaan plesiran. Yang beginian konon kelakuan ‘golongan tertentu’; uang negara dihambur-hamburkan untuk melayani syahwat melancong. Keterlaluan memang. Teruskan membaca… »












